
Beberapa saat kemudian Bima sudah ada dikantor polisi .
" Selamat Malam Pak Bima " Sapa polisi
" Selamat Malam Pak " ujar Bima .Kemudian mereka berbasa basi sebentar dan membicarakan tentang pembebasan Bams dan Thalita
" Jadi mereka ini adek saya Pak ,Mereka bukan pasangan mesum maklumlah pak ,mereka pasangan pengantin baru " Ucap Bima seraya memperlihatkan buku nikah Bams dan Thalita
" Baiklah Pak Bima ,berdasarkan bukti buku nikah ini maka adek Bapak bisa keluar dari tempat ini .Saya sarankan pada kalian berdua jangan melakukan hal yang sama dikemudian hari " ucap polisi
" Iya Pak, terima kasih " ucap Bams dan Thalita kompak lalu mereka menyalami polisi dan meninggalkan kantor polisi.
" Kalian kok bisa bisanya sih ,kepergok dijalan .Nggak habis pikir kakak sama jalan pikiran kalian .Kakak tau kalian pengantin baru tapi nggak begitu juga caranya .Bikin malu aja " umpat Bima
" Dan kamu Bams kaya orang nggak punya duit aja ,Kalau kebelet mlipir dihotel bentar kan bisa " Nasehat Bima
" Iya kak ,maafkan kami .Kami janji tidak akan mengulangnya lagi " ucap Bams .Sedangkan Thalita hanya diam saja ia sudah cukup malu dengan kejadian hari ini.
" Ya udah, kakak pulang dulu kalian langsung pulang aja jangan bikin masalah lagi " ucap Bima
Keduanya langsung menganguk patuh dan menuju mobil masing masing.
" Bams kamu sih ...bikin gara gara aja ,pakai berhenti dipinggir jalan segala." ucap Thalita
" Habisnya kamu ngeselin dan pakai monyong monyong gitu .Aku jadi gemes mana setelah kita ribut aku belum dapat jatah dari kamu " ucap Bams
" Kamu ini , tidak jauh jauh dari kata mesum " ucap Thalita
" Mesum sama istri sendiri ya nggak papalah ,nanti kalau mesum sama orang lain gimana repot kan ?" goda Bams
" Berani mesum sama cewek lain ,pulang aku potong sosis kami " ucap Thalita
" Jangan dong sayang nanti kamu rugi dong " ucap Bams
" Biarin .....biar tau rasa ." ucap Thalita
" Nggak usah monyong monyong juga kali..nanti aku khilaf lagi ,urusanya sama kantor polisi lagi " ucap Bams sambil tertawa ,membayangkan kejadian apes yang baru saja ia dan Thalita alami .
Mobil melaju dengan kecepatan sedang .Beberapa saat kemudian mereka sudah sampai dikediaman mereka .Bams langsung memeluk Thalita
" Bams .... ih mandi dulu kali ,kamu tuh bau " ucap Thalita
" Apa nggak sekalian aja mandinya nanti aja ,toh sebentar lagi juga keringetan " ucap Bams sambil mengerling
__ADS_1
" Nggak ada ... udah sono buruan mandi nanti gantian " ucap Thalita
" Nggak mau mandi bersama " goda Bams .Thalita kesal langsung mencubit perut Bams
" Tha.... ambilin handuk ,tadi aku lupa bawa "
" Kebiasaan deh " ucap Thalita .kemudian ia menyerahkan handuk pada suaminya tanpa diduga Bams menarik tangannya ke kamar mandi jadilah mandi dengan suasana panas .
" Dasar kamu nyebelin... ngak sabaran banget sih jadi orang " ucap Thalita
" Tapi kamu suka kan ?" ucap Bams sambil mengerling nakal
" Atau kita ulang sekali lagi " goda Bams
" Ampun Bams ...cukup ! ,aku cape banget " ucap Thalita tak ingin mengulangi kegiatan panas mereka dikamar mandi
" Iya kali ini cukup dikamar mandi aja ,besuk kamu libur siap siap aja kamu " ucap Bams sambil tersenyum penuh arti
" Dasar mesum " ucap Thalita
" Sama istri sendiri namanya bukan mesum ,tapi mencari ladang pahala " oceh Bams. Thalita hanya mencebikkan bibirnya.
Pagi harinya Thalita merasakan sakit pada perutnya .siklus bulananya datang ia memutuskan untuk tidak kekampus hari ini.
" Kamu nanti pulang mau dibeliin apa ?" tanya Bams ketika hendak pergi kekantor .
" Akan aku usahakan namun aku tidak janji ,belakangan ini kantor lagi banyak pekerjaan " ucap Bams
" Nanti kalau perut kamu sudah baikan kamu jalan jalan aja ,atau ke rumah kak Rania biar nggak bosen atau ke rumah Mama juga boleh " kata Bams
" Aku malu kalau kerumah Kak Rania karena kejadian semalam ,mau kerumah mama juga males paling mama nggak ada dirumah dia sibuk arisan " ucap Thalita
" Ya udah terserah kamu aja yang penting kamu nyaman " ucap Bams
Setelah itu ia langsung bergegas ke kantor .Sementara Thalita dirumah hanya tiduran dan bermain dengan ponselnya . Iseng iseng ia membuka internet tentang alat kontrasepsi ia jadi kepikiran pingin menunda kehamilanya .Cuma masalahnya Bams pasti tidak mengijinkannya jika ia menunda kehamilanya.Siang hari Thalita merasa tubuhnya sudah lebih baik .Kemudian ia memutuskan untuk keapotik membeli pil kontrasepsi .
" Aku harus nyembunyiin ini di lemariku agar Bams tidak tau " guman Thalita .Setelah dari Apotik Thalita langsung menyembunyikan Pil pencegah kehamilan ditempat yang tidak pernah dijangkau Bams .
Sepulang dari kantor Bams membelikan makanan untuk Thalita
" Sayang aku pulang " teriak Bams ketika memasuki rumahnya
" Salam dulu kek " ucap Thalita sambil mencebikkan bibirnya
__ADS_1
" Assalamaualaikum wahai istriku tercinta " Ucapa Bams
" Nggak lebay juga kali " ucap Thalita geli mendengar ucapan Bams yang menurutnya mengelikan
" Hadeh... salah lagi,laki laki memang tempatnya salah dan lupa dan maha benar itu wanita " ucap Bams sambil menyengir
" Lebay !!" ucap Thalita
" Aku mandi dulu ya sayang habis itu kita makan malam ,pinginya sih makan kamu tapi sayang lagi di stop " ucap Bams sambil mencolek dagu Thalita .
" Udah sono mandi dulu ,bau asem " ucap Thalita sambil mendorong tubuh Bams
Setelah acara mandi selesai keduanya langsung makan malam
" Tha... sebenernya aku pinginya kamu nggak datang bulan dulu " ucap Bams
" Idih ...maunya " ucap Thalita
" Bukan begitu ,kamu mikirnya mesum ya ?" goda Bams
" Terus apa lagi kalau bukan itu tujuanmu " tanya Thalita
" Aku pingin rumah kita ini jadi lebih hangat dengan kehadiran anak diantara kita " ucap Bams
" Uhuukkkk" Thalita tersedak
" Bams .....gue belum pingin punya anak dulu ,gue pingin selesain kuliah dulu dan aku kurang yakin dengan hubungan kita mengingat sedikit sedikit kita ribut " batin Thalita
" Kenapa sayang ,hati hati dong sampai kesedak gitu " ucap Bams sambil menyodorkan tisue
" Bams soal anak sedikasihnya aja " ucap Thalita menutupi kegugupanya
" Iya juga ,cuma aku pingin punya anak yang lucu dan mengemaskan sepeti Eliza ,setiap saat kita bisa memeluknya kalau Eliza kan tidak setiap hari kita bisa memeluknya " ucap Bams
" Moga moga aja dia nggak curiga kalau aku membeli obat penundaa kehamilan " batin Thalita
" Tha... kamu jangan cape capek ya, jangan stres juga biar kita ceper dapet momongan " ucap Bams sambil membelai rambut Thalita
" Glekk.." Thalita menelan ludahnya menetralisir kegugupanya
" Maafin gue ,ya Bams " Batin Thalita
Tbc...
__ADS_1
jangan lupa like dan comment serta favoritnya ya ..
love you all