Beautiful Heart

Beautiful Heart
TAKUT


__ADS_3

Happy reading 😊


☘️☘️☘️


Intan dan Sella terkejut karena Adam memanggil Farah dengan nama panggilan Ara. Sebenarnya Intan dan Sella sangat senang kalau ada kisah cinta antara Adam dan Farah akan tetapi melihat Farah? Farah tidak pernah pacaran atau bisa di bilang jomblo sejati. Adam juga tidak pernah dekat dengan cewek manapun karena dia sangat cuek, untung dia tampan.


" Heem ada yang mau pulang bareng cie." sindir Intan kepada Farah dengan senyumnya yang jahil.


" Bau-bau PJ (pajak cinta) nih." tambah Sella dengan tersenyum kepada Farah.


Farah yang melihat kedua sahabatnya itu rasanya ingin memukul mulut mereka. Dia sendiri saja tidak ingin terlalu dekat dengan Adam karena Adam adalah pujaan hati para gadis di sekolah.


" Kenapa aku harus bareng sama kamu? " tanya Farah kepada Adam ingin mengantarnya pulang sedangkan rumah Farah jaraknya sangat jauh.


" Ini sudah jam 5 sore lebih pasti tidak ada angkutan umum, aku juga ingin menyusul Mama dan Papa." jawab Adam dengan wajah datarnya.


" Nyusul kemana?" tanya Farah kepada Adam karena dia memberi jawaban yang kurang jelas.


" Nanti kau juga tau." jawab Adam.


" Sudahlah Far, pulang sama Adam saja lagian rumahmu juga jauh pasti lebih aman di antar oleh Adam dari pada naik angkutan umum." ucap Sella sambil mengedipkan satu matanya ke arah Intan tentang pendapatnya itu.


" Baiklah. Aku duluan yah." jawab Farah pasrah.


...****************...

__ADS_1


Ketika Adam dan Farah sampai di parkiran mereka menjadi pusat perhatian karena baru kali ini Adam dekat dengan seorang gadis.


" Huh! aku kok jadi gugup gini di dekat Adam, tenang Farah tenang okey." kata hati Farah lalu dia tarik nafas dan menghembuskannya.


Adam yang melihat tingkah Farah yang menurutnya aneh lantas dia pun penasaran.


" Kamu kenapa?" tanya Adam sambil melirik Farah.


Farah yang di lirik Adam pun tambah salah tingkah.


" Aku takut naik motor sports mu soalnya tempat duduknya tinggi, biasanya aku hanya naik motor supra milik Abang." jawab Farah.


" Tenang saja kau bisa pegangan kepadaku dan aku tidak akan ngebut kok. santai saja Ra." ucap Adam.


" Baiklah." jawab Farah dengan pasrah.


" Pegangan Ra kalau takut jatuh." perintah Adam karena dia khawatir kalau Farah jatuh.


" Hah? aku tidak dengar." ucap Farah yang tidak mendengar apa yang Adam ucapkan.


" Pegangan." ucap Adam dengan suara keras.


" Mana mungkin aku pegangan padanya, aku pegangan planger motor saja." kata hati Farah.


Farah pun memegang planger motor dengan kuat, Adam yang melihat Farah tidak pegangan padanya pun lantas menoleh kebelakang. Ternyata Farah malah memegang planger motor.

__ADS_1


" Huh! memang gadis yang sangat langkah." gumam Adam yang melihat tingkah Farah.


Selama ini banyak para gadis yang ingin dibonceng Adam akan tetapi dia selalu menolak tapi gadis yang diboncengnya saat ini sangat berbeda.


...****************...


Motor sports yang di tumpangi Adam dan Farah pun sampai di depan rumah Farah.


" Terimakasih banyak yah kamu sudah nganterin aku." ucapan terimakasih Farah kepada Adam.


" Iya, kamu nggak mau turun?" tanya Adam karena Farah belum turun dari motornya.


" Farah kenapa kamu tidak langsung turun, memalukan." kata hati Farah.


Farah yang turun dari motor Adam pun pipinya sangat merah seperti kepiting rebus karena dia malu. Adam yang melihat pipi Farah pun jadi senyum sendiri.


" Seneng banget kalau godain kamu Ra." kata hati Adam.


" Loh ini mobilnya siapa yah? kok mewah banget." gumam Farah.


Farah yang tidak pernah melihat mobil mewah pun sangat kagum dan dia sempat melamun sedikit membayangkan kalau dia sukses nanti dia bisa beli mobil seperti itu. Di tengah lamunannya malah dia dikagetkan oleh suara Adam.


" Ara yuk masuk?" ajak Adam yang sudah berjalan masuk ke rumah Farah.


" Kok main masuk rumahku padahal aku belum nawarin dia masuk rumah." gumam Farah yang mengikuti Adam dari belakang.

__ADS_1


Karena Adam yang sangat tinggi bagi Farah jadi langkah kaki Adam tidak bisa ia imbangi. Ketika Farah sudah sampai di depan pintu dia melihat Adam bersalaman dengan Mamanya akan tetapi di samping Mamanya Adam ada seorang laki-laki yang sepertinya Farah pernah bertemu dengan beliau.


...****************...


__ADS_2