
Happy reading 😊
☘️☘️☘️
Adam yang melihat ada Farah pun terkejut karena pasti Farah akan mengira kalau dia sedang pacaran dengan Fransiska. Tapi sebetulnya dia tadi pergi ke taman bersama Vino untuk healing akan tetapi ternyata ada Lula pacar barunya Vino. Lula ternyata juga tidak sendirian tapi bersama Fransiska. Adam yang yang tidak ingin mengganggu Vino dia memutuskan untuk keliling taman sendirian akan tetapi Fransiska terus saja mengikutinya.
" Ra kamu ternyata disini juga?" tanya Adam kepada Farah yang diam saja.
" Mereka sangat cocok sekali, Adam tampan Fransiska juga cantik. Tidak ada salahnya mereka bersama. Tapi kenapa aku?" kata hati Farah.
" Ara kamu tidak dengar aku?" tanya Adam sekali lagi.
Mereka yang ada di sana pun terkejut karena panggilan Adam kepada Farah akan tetapi tidak dengan Intan dan Sella yang sudah tahu.
Farah yang tersadar dari lamunannya pun lantas menjawab Adam dengan wajah datarnya.
" Iya." jawab Farah dengan cuek.
" Yuk Guess pulang udah sore nih." ajak Intan kepada kedua sahabatnya itu.
" Kita duluan yah." ucap Sella.
" Ara tunggu, aku." ucap Adam tapi terpotong karena panggilan Fransiska.
" Adam, kamu anterin aku yah!" perintah Fransiska.
" Aku mau pulang sendiri." jawab Adam dengan cuek. Sebenarnya Adam ingin mengantar pulang Farah akan tetapi pasti tidak akan mau di antar olehnya. Saat pulang sekolah kemarin saja, Farah mau bareng bersamanya karena sekalian datang ke rumah Farah untuk menemui Mama dan Papanya.
" Aku pulang naik angkutan umum." ucap Farah.
__ADS_1
Farah dan dua sahabatnya pun pulang naik angkutan umum. Intan dan Sella yang rumahnya searah mereka naik angkutan yang sama sedangkan Farah naik angkutan yang berbeda karena rumahnya jauh.
Ketika Farah sedang melihat ke arah luar jendela angkot, tiba-tiba angkot nya berhenti.
" Kenapa Pak?" tanya Farah.
" Bentar Neng saya cek dulu ya." ucap Pak supir lalu turun dari angkot untuk melihat mesin.
" Aduh gimana ini, ini mah harus dibawah ke bengkel." gumam Pak supir.
Pak supir angkot pun menjelaskan kepada Farah bahwa angkot nya mogok parah. Farah yang merupakan penumpang satu-satunya pun terpaksa mencari angkot lain.
" Itukan Ara." gumam Adam yang melihat Farah bersama Pak supir angkot di pinggir jalan.
Adam pun minggir untuk menghampiri Farah.
" Ara kamu lagi ngapain nggak pulang-pulang." tanya Adam kepada Farah.
Adam yang melihat angkot yang mogok pun lantas menghampiri pak supir untuk membantu memperbaiki angkotnya.
" Pak boleh saya bantu?" tanya Adam.
" Boleh sekali." jawab pak supir dengan senang.
Farah yang melihat Adam sangat lihai dalam memperbaiki mobil angkot pun sangat terpukau.
" Adam baik banget meskipun dia anak orang kaya raya tapi dia tidak sombong. Dia malah membantu dengan ikhlas." kata hati Farah.
Adam yang merasa dilihatin oleh Farah dia jadi ingin menggoda Farah.
__ADS_1
" Kedip kali Ra kalau lihatin aku." ucap Adam sambil melirik ke arah Farah.
" Apa?" jawab Farah.
Farah sangat malu karena dia ketahuan sedang ngelihatin Adam.
" Sudah Pak boleh di coba." ucap Adam yang sudah selesai memperbaiki angkotnya.
" Iya." jawab Pak supir lalu mencoba angkotnya ternyata menyala.
" Alhamdulillah." ucap Farah.
" Terimakasih yah, ini saya kasih segini ga papa." ucap Pak supir dengan memberikan uang.
" Tidak usah Pak, saya ikhlas membantu." ucap Adam.
" Alhamdulillah Ya Allah saya di pertemukan dengan orang baik, semoga rejeki kamu lancar ya." ucap Pak supir mendoakan Adam karena kebaikannya.
" Iya Pak. Terimakasih doanya." jawab Adam.
" Ayok Neng." Ajak Pak supir kepada Farah untuk naik angkotnya lagi.
" Iya Pak, bentar yah. Ini Dam tissu buat keringat kamu dan ini ada air mineral tapi udah aku minum sedikit." ucap Farah sambil menyerahkan tissu dan air mineral dari tas ranselnya untuk Adam.
" Terimakasih cantik." ucap Adam sambil tersenyum kepada Farah.
Farah pun membalas Adam dengan senyumannya untuk menutupi kegugupannya karena pujian dari Adam.
" Saya titip gadis ini ya Pak." ucap Adam kepada Pak supir.
__ADS_1
" Siap atuh, aman tenang aja." jawab pak supir melihat sepasang anak muda yang sedang kasmaran menurutnya.
...****************...