
Happy reading 😊
☘️☘️☘️
" Kenapa denganku, saat aku melihat wajahnya aku langsung emosi!" ucap Adam dengan memukul dinding kamarnya sampai mengeluarkan darah dari tangannya.
" Maafkan aku." lirih Adam.
Sedangkan ada seorang gadis yang sekarang tengah di serang oleh flu.
" Hachim, Astagfirullah kenapa badanku nggak enak gini." ucap Farah yang merasa badannya tidak enak.
Abang Zian yang mendengar Farah terus bersin-bersin langsung menghampiri adiknya.
" Dek kamu pasti kena flu tadi abis kehujanan." ucap Abang Zian.
" Iya, Hachim, hachim, hachim..." jawab Farah yang terus bersin-bersin.
" Ayo kita periksa ke rumah sakit, sebelum semakin parah." ajak Abang Zian.
__ADS_1
Mereka berdua pun akhirnya menuju ke rumah sakit untuk berobat. Setelah sampai di sana Farah di periksa oleh dokter perempuan yang tadi sempat menamparnya. Awalnya Farah terkejut karena dia masih terbayang-bayang kejadian tadi. Akan tetapi dokter tersebut meminta maaf kepada Farah atas tindakan buruknya tadi. Farah memaafkan dokter itu karena dia paham akan kondisi yang di alami dokter tersebut. Sebenarnya, Farah sakit hati pada Adam atas perlakuannya kepadanya tadi.
" Kalau saya boleh tahu, dokter Bella siapanya Adam?" tanya Farah yang sudah selesai di periksa.
" Saya sepupunya, anak dari Kakak Ibunya Adam. Saya sudah tahu tentang kamu dari cerita tante. Saya sangat merasa bersalah kepada kamu." jawab dokter Bella.
" Saya mengerti dokter, akan tetapi lain kali jaga anak Anda baik-baik. Karena di kawasan tadi sangat banyak penjahat maupun begal motor." tambah Farah.
" Iya itu semua karena kelalaian saya tadi, sekali lagi maafkan saya." jawab dokter Bella.
...****************...
Jam sudah menunjukkan jam sepuluh siang akan tetapi Farah masih tidur habis sholat subuh tadi karena dia merasa malas untuk bangun lagi.
Setelah memutuskan melanjutkan tidur lagi selama satu jam Farah langsung bangun lagi dan bersih-bersih.
Farah keluar dari kamarnya dalam keadaan segar bugar. Keadaan rumah begitu sepi karena Adi ikut Abang Zian ke bengkel, Mbak Gita pergi untuk mengajar. Sedangkan Ibunya Farah pamit sebentar untuk pergi keluar untuk membeli sesuatu.
" Huh! sebaiknya nonton TV sambil ngemil." gumam Farah.
__ADS_1
Farah yang tengah asyik menonton TV sambil makan keripik tempe pun tiba-tiba terkejut karena ada yang mengetuk pintu rumahnya.
" Apa Ibuk sudah datang?" tanya Farah kepada dirinya sendiri.
Farah pun langsung membuka pintu tanpa mengecek dulu karena ia mengira bahwa Ibunya sudah pulang. Saat dia membuka pintu yang pertama ia lihat bukan Ibunya akan tetapi seorang laki-laki memakai setelan jas warna hitam yang sangat pas di tubuhnya.
" Boleh aku masuk?" tanya pria tersebut kepada Farah.
" Tidak boleh, sebaiknya kita bicara di depan saja karena di rumah sedang tidak ada orang." jawab Farah lalu duduk terlebih dahulu di kursi depan rumah.
" Aku minta maaf!" ucap pria tersebut.
" Maaf? hanya meminta maaf. Aku butuh penjelasan tentang hubungan kita. Kenapa kamu jadi begini dan apa salahku kepadamu?" tanya Farah kepada pria tersebut yang ternyata adalah Adam.
" Aku tidak bisa jelaskan." jawab Adam datar.
" Bagimu memang sepele tapi bagiku? sudahlah aku tidak kenal seseorang di hadapanku ini. Dia bukan Adam yang aku kenal dulu." ucap Farah dengan tegas.
" Aku pamit." ucap Adam lalu meninggalkan Farah.
__ADS_1
Farah yang melihat sikap Adam pun semakin curiga, karena sepertinya ada sesuatu yang di sembunyikan Adam sampai membuat dia seperti itu sekarang.
...****************...