Beautiful Heart

Beautiful Heart
FITNAH


__ADS_3

Happy reading 😊


☘️☘️☘️


Ada seratus stand yang menjual makanan dan minuman yang unik-unik. Mulai dari makanan modern sampai tradisional.


" Adi kamu mau beli apa dulu nih?" tanya Farah kepada Adi.


" Aku mau beli cumi-cumi bakar itu Mbak kayaknya menggoda sekali." jawab Adi.


" Baiklah kamu beli itu yah, Mbak Farah mau keliling dulu sama mau beli kue balok. Nanti, kalau habis beli cumi bakar kamu duduk di meja nomor sepuluh. Soalnya Mbak Farah udah booking." Pesan Farah kepada Adi.


" Siap Mbak." jawab Adi.


Mereka berdua pun akhirnya berpencar untuk membeli beberapa makanan.


Sepuluh menit Adi menunggu Farah yang belum kunjung datang dan dia sudah sangat lapar. Tiba-tiba di meja sampingnya ada satu lelaki tampan dengan tubuh yang begitu atletis sedang melihat ke arahnya.


" Apa ada yang aneh ya." gumam Adi yang merasa tidak enak karena terus di lihat oleh laki-laki tampan tersebut.


Tiba-tiba Farah datang dengan membawa makanan yang begitu banyak.


" Kamu sudah menunggu lama?" tanya Farah kepada Adi.


" Bukan lama lagi tapi sudah mau jamuran di sini." jawab Adi.


" Hehehe maaf yah, ini Mbak beli kue balok brownies matcha, es puter, mie ayam bakso, keripik pisang, lemon tea buat kamu. Nah, sama satu lagi sosis bakar yang lagi viral sekarang." ucap Farah sambil meletakkan makanan dan minuman yang sudah ia beli.


" Wah banyak banget, tapi muat kok kalo di perutku." ucap Adi.


Mendengar ucapan Adi membuat Farah tertawa. Kemudian Adi membisiki Farah kalau dari tadi ada seseorang yang melihat ke arah mereka berdua.

__ADS_1


" Siapa?" tanya Farah yang masih bingung dengan maksud Adi.


" Di belakang Mbak Farah." jawab Adi dengan suara yang hanya bisa di dengar oleh Farah.


Farah lantas menoleh ke belakang dan ternyata yang ada di belakangnya adalah Adam yang minum kopi seorang diri.


Adam yang di lihat balik oleh Farah pun hanya diam saja dan tidak lama kemudian ada dua orang wanita cantik yang datang menghampiri Adam.


Farah yang melihat Adam di goda oleh dua orang wanita cantik itupun langsung membuatnya merasa jijik.


" Adi ayok kita habiskan makanan ini, hiraukan orang itu." perintah Farah.


" Yok." jawab Adi.


Farah memang menyantap makanan yang sangat enak, tapi dia tidak bisa merasakannya karena hatinya saat ini sedang sakit karena melihat Adam yang sedang di goda oleh dua orang wanita cantik.


" Ternyata remaja laki-laki juga di sikat yah?" tanya Adam kepada wanita di sampingnya.


Farah yang merasa di sindir oleh Adam pun membuatnya sangat emosi dan hampir akan menyiram mulut mereka dengan air tapi di hentikan oleh Adi.


" Mbak Farah apa yang mau Mbak lakukan?" tanya Adi yang panik karena melihat Farah yang sudah memegang gelas air dengan emosi.


" Astagfirullah, hampir saja." jawab Farah yang terkejut dengan perbuatannya.


" Huh! aku tidak papa." tambah Farah.


" Tapi, Mbak Farah kayak orang kesurupan tau." ucap Adi dengan jujur.


" Hmm." gumam Farah.


...****************...

__ADS_1


Farah dan Adi pun akhirnya pulang dari food festival, akan tetapi di tengah perjalanan mereka melihat ada seorang anak kecil yang sedang di hadang oleh preman.


Farah langsung menggendong anak tersebut yang berjenis kelamin perempuan yang tengah menangis sedangkan Adi dia melawan beberapa preman dengan ilmu bela diri yang ia kuasai.


Para preman pun akhirnya pergi meninggalkan mereka bertiga karena sudah kalah dengan Adi. Sedangkan Farah mencoba menghentikan tangisan anak tersebut.


" Hana!" teriak seorang perempuan yang berlari ke arah Farah dan anak tersebut.


Perempuan itu langsung menampar Farah dan memaki-maki Farah karena sudah membuat anaknya menangis.


" Plak!" tamparan keras ke pipi Farah dari tangan perempuan tersebut.


" Kamu sudah membuat anak saya menangis dan kalian berdua adalah penjahat!" ucap perempuan tersebut.


" Saya tidak..." ucap Farah terpotong.


" Sudahlah mengaku saja kamu Farah, kamu mau menculik Hana untuk membalas dendam kepadaku iyakan?" tanya Adam dengan suara keras yang tiba-tiba datang.


" Aku memang bukan orang kaya seperti kalian, aku juga tidak mengenal anak ini dan dia tadi hampir akan di culik oleh beberapa preman. Akan tetapi aku dan adikku segera menolongnya. Huh! tapi kalian hanya orang kaya yang tidak punya akal, seenaknya menuduh tanpa mencari tahu kebenarannya. Kalau tidak percaya silahkan lihat dari cctv yang sudah di pasang di jalan ini. Untuk kamu Tuan Muda Adam Wijaya aku Farah Dewi tidak pernah membencimu meskipun kamu sudah menyakitiku dan untuk apa aku membalas perbuatanmu kepadaku, kalau aku membalasnya itu sama saja aku denganmu yang sangat bodoh!" ucap Farah lantang dengan air mata yang mulai berjatuhan.


Farah dan Adi pun segera pergi dari sana dan di tengah jalan Farah terus menangis karena kejadian tadi.


" Mbak Farah harus tenang Mbak, itu tadi siapa?" tanya Adi penasaran.


" Hanya masa lalu, Adi Mbak mohon jangan beritahu kejadian tadi kepada siapapun." perintah Farah.


" Iya Mbak." jawab Adi.


" Baru kali ini aku melihat Mbak Farah menangis karena di bentak oleh seseorang. Dulu saat ada masalah di desa dan ada beberapa orang yang memfitnah Mbak Farah lebih dari tadi, Mbak Farah tidak pernah menangis dan dia menanggapinya dengan tegar." kata hati Adi.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2