Beautiful Heart

Beautiful Heart
ALASAN


__ADS_3

Happy reading 😊


☘️☘️☘️


Langit sudah gelap akan tetapi Adam masih berdiri di depan ICU dia tidak mau pulang.


" Ara maafkan aku." lirih Adam.


" Sebaiknya aku sholat magrib dulu." gumam Adam lalu berpamitan kepada Abang Zian dan Ibunya Farah.


Adam pun melaksanakan sholat magrib di musholla rumah sakit.


" Ya Allah hamba mohon kepadamu, sembuhkanlah penyakit Ara Ya Allah. Semoga dia cepat sadar dari koma." doa Adam.


Selesai melaksanakan sholat Adam langsung menuju ke ICU lagi. Akan tetapi saat dia tiba di sana ternyata ada Papa dan Mamanya.


" Adam kamu?" tanya Mamanya Adam.


" Ma, hiks hiks hiks." jawab Adam dengan menangis sambil memeluk Mamanya.


Bu Erna tahu bahwa anak semata wayangnya ini mencintai Farah meskipun Adam tidak pernah menyatakannya.


" Kamu harus banyak berdoa untuk kesembuhan Farah." ucap Mamanya Adam.


" Iya." jawab Adam.


Itulah Adam, dia akan menjadi pribadi yang lemah di hadapan seseorang yang dia sayangi. Bukan Adam yang selama ini selalu cuek, kuat, dan tegas di hadapan semua orang.


...****************...


Jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam, Adam serta orang tuanya pulang. Sebenarnya Adam ingin menginap di rumah sakit akan tetapi besok dia harus sekolah.


Ketika sudah sampai di rumah dia langsung menuju kamar untuk membersihkan dirinya. Selesai bersih-bersih dia menuju tempat tidurnya dan membuka handphone. Dia membaca chat antara dia dan Farah yang singkat.


" Andaikan tadi pagi aku memberikan bunga itu padamu Ra, pasti kamu sangat senang." gumam Adam yang menyesali perbuatannya.


" Pasti kamu mengira bahwa aku menyukai Yasmin, sebenarnya aku ingin mendekati Yasmin karena ingin mencari tahu tentangnya lebih dalam. Karena saat aku melihat Yasmin seperti ada yang aneh. Dia seperti membencimu Ra. Sebab itu, aku ingin mendekati Yasmin." ucap Adam dengan meneteskan air matanya.


...****************...


Lautan yang begitu indah dengan ombak yang sangat besar. Serta pasir putih yang begitu indah.



Terdapat seorang gadis yang memakai gamis dan hijab warna putih sedang berlari dengan membawa setangkai mawar putih di sisi pantai.


Dia berhenti ketika ada seorang laki-laki berkumis yang memanggilnya.


" Farah." ucap laki-laki itu dengan tersenyum.


" Anakku kembalilah ikutlah bersama dia." perintah laki-laki berkumis itu kemudian menunjukkan kepada seorang laki-laki yang dari tadi mengejarnya.


" Ara ayo ikutlah bersamaku." ajak Adam kepada Farah.

__ADS_1


" Sayang, ikutlah dengannya dia adalah orang yang baik." perintah laki-laki berkumis itu.


Farah mengangguk lalu kemudian memeluk Adam dengan erat.


" Aku akan menjagamu." ucap Adam dengan membalas pelukan Farah.


" Ara!" kaget Adam dari tidurnya.


Ternyata dia hanya bermimpi dan Adam mengambil minum di samping tempat tidurnya.


" Ini sudah subuh sebaiknya aku sholat dulu." gumam Adam melihat jam dinding di kamarnya.


...****************...


Adam berangkat sekolah dengan di antar oleh Papanya karena mereka akan menuju ke rumah sakit dulu.


Sesampainya di rumah sakit Adam melihat Farah yang masih belum membuka matanya. Dia pun masuk ke ruang ICU dengan menggunakan pakaian khusus.


Adam duduk di kursi samping brangkar Farah dan dia menggenggam tangan Farah.


" Ara bangunlah, tidak lama lagi aku akan ke luar negeri utuk melanjutkan sekolahku di sana dan aku akan di latih oleh kakek. Aku mohon sebelum aku pergi bangunlah." ucap Adam.


Karena Adam sudah di rencanakan oleh kedua orang tuanya untuk pindah sekolah di luar negeri tempat tinggal kakeknya dan belajar bisnis di sana setelah semester genap berakhir lusa besok.


" Aku pamit dulu." ucap Adam.


...****************...


Keadaan sekolah masih sama seperti biasanya, karena lusa besok sudah pembagian rapot semester genap akhir.


" Yasmin, aku mau kamu dekati Adam. Karena aku sudah kalah untuk mendekati Adam." perintah Fransiska.


" Sebenarnya aku curiga kenapa Adam kemarin memberi bunga kepadaku. Setahuku Adam seperti menaksir Farah." jawab Yasmin.


" Memang kau harus hati-hati pasti Adam sudah curiga kepadamu. Akan tetapi kau tidak perlu panik." ucap Fransiska.


" Huh! kau menyuruhku mendekati Adam supaya Farah sakit hati kan. Akan tetapi dia sekarang sudah sekarat." ucap Yasmin dengan sinis.


" Kau juga membenci Farah kan karena dia pintar, polos, dan juga punya bakat menyanyi tapi dirimu hanya mengandalkan wajahmu." jawab Fransiska.


" Itu memang kenyataan aku membenci Farah, akan tetapi dirimu kau tidak mengenal Farah dan tidak dekat dengannya." tanya Yasmin karena dia sudah memberitahu Fransiska alasan dia membenci Farah akan tetapi Yasmin tidak mengetahui bahwa alasan apa yang membuat Fransiska benci kepada Farah.


" Kau mau tahu?" tanya Fransiska kepada Yasmin.


" Tentu berikan aku alasan yang masuk akal, apa karena kau tidak bisa mendapatkan Adam dan kau membenci Farah karena Adam menyukainya?" tanya Yasmin.


Meskipun Yasmin di suruh mendekati Adam, dia nyatanya tidak suka kepada Adam karena Adam bukan tipenya. Tipe Yasmin adalah seperti Vino. Untuk masuk geng Fransiska, Yasmin di suruh memenuhi permintaan Fransiska yang menyuruhnya untuk mendekati Adam. Yasmin menerima tawaran itu karena untuk membalas Farah lewat Adam.


" Dulu Abang Zian yaitu Abangnya Farah menjalin hubungan dengan Kakakku. Hubungan mereka baik akan tetapi karena Abang Zian yang miskin Kakakku meninggalkannya. Siapa sih yang mau nikah sama orang miskin di zaman sekarang." papar Fransiska.


" What! berarti Kakakmu matre." jawab Yasmin.


" Perempuan mana yang nggak matre. Kakakku menjalin hubungan lagi dengan pengusaha yang kaya raya. Lalu Abang Zian sangat kecewa dengan Kakak sampai dia mengalami gangguan mental yang ringan. Suatu ketika Ayahnya Farah dan Farah yang sekitar umur 10 tahun datang ke rumahku. Ayahnya memohon kepada Kakakku untuk membantu memulihkan anaknya. Kakakku tidak mau dan waktu itu pacar Kakak yang kaya sedang datang ke rumahku dan dia mendengar permohonan Ayahnya Farah." papar Fransiska.

__ADS_1


" Lalu Kakakmu kembali lagi dengan Abang Zian?" tanya Yasmin.


" Tidak mungkin Kakak akan kembali pada orang gila." jawab Fransiska.


" Lalu apa yang terjadi?" tanya Yasmin yang semakin penasaran dengan cerita Fransiska.


" Kakak di putuskan oleh pacarnya yang kaya itu. Karena Pacar Kakak tidak mau menjalin hubungan dengan orang yang masih belum selesai dengan masa lalunya. Kakakku sangat bersedih dan dia sangat benci kepada Ayahnya Farah karena kalau tidak Ayahnya Farah tadi sedang memohon dia tidak akan di putuskan oleh pacar kayanya itu.


Setelah itu, Kakakku pergi bekerja di luar kota selama lima tahun. Aku tidak tahu dia bekerja apa, akan tetapi saat pulang Kakak menjadi lebih cantik dan mempunyai banyak uang. Waktu itu umurku sudah 15 tahun.


Ku dengar dari kedua orang tuaku bahwa Abang Zian sudah sembuh dan adik perempuannya sudah mulai sembuh dari penyakit paru-paru yang di deritanya." papar Fransiska.


" Apakah anak itu Farah?" tanya Yasmin.


" Iya Betul." jawab Fransiska.


" Tapi dulu kan aku pindah SMP saat kelas 9 dan itulah awal mula aku bertemu dengan Farah. Kelihatannya dia baik-baik saja dan tidak mempunyai penyakit. Akan tetapi baru kemarin aku melihat Farah pingsan dan mimisan." ucap Yasmin.


" Mungkin dia sudah sembuh total, Farah di sekap di ruangan yang mengeluarkan gas beracun saat malam hari setelah kemarinnya dia dan Ayahnya datang ke rumahku untuk memohon supaya Kakakku membantu penyembuhan Abang Zian." Papar Fransiska.


" Mengapa kau bisa tahu bahwa Farah di sekap di ruangan yang mengeluarkan gas beracun?" tanya Yasmin dengan bingung.


" Karena yang menyekap Farah adalah Kakakku sendiri dia membalas keluarga Abang Zian lewat Farah. Malam itu juga Kakakku kabur dari rumah, lalu bekerja di luar kota. Kedua orangtuaku sangat sedih karena Kakak menjadi penjahat. Mereka selalu bertengkar setiap hari dan akhirnya kedua orang tuaku pisah karena masalah Kakak.


Saat Kakak kembali ke rumah pun hanya satu hari, saat aku masih umur lima belas tahun sampai sekarang dia tidak pernah pulang dan hanya mengirimkan uang. " papar Fransiska.


" Kakakmu yang salah, akan tetapi kenapa kau membenci Farah dan keluarganya." tanya Yasmin.


" Kenapa aku membenci Farah dan keluarganya? Karena Mereka sudah menghancurkan keluargaku. Andaikan Kakakku tidak menjalin hubungan dengan Abang Zian tidak akan jadi seperti ini. Andaikan Ayahnya Farah dan Farah waktu itu tidak datang ke rumah untuk memohon kepada Kakak. Pasti Kakak akan hidup dengan tenang dan menikah dengan pacarnya yang kaya." jawab Fransiska.


" Jadi, begitu ceritanya." ucap Yasmin


Mereka berdua pun akhirnya menuju kelas masing-masing setelah bercerita. Akan tetapi mereka tidak mengetahui ada seseorang yang mendengar percakapan mereka dari tadi.


...****************...


Adam berjalan menuju kelasnya untuk menemui Vino dan membicarakan sesuatu.


" Vin! " sapa Adam yang baru masuk ke kelas.


" Hai, bagaimana keadaan Farah?" tanya Vino.


" Dia koma, setelah sekian lama penyakitnya kambuh lagi." jawab Adam.


" Kasihan, semoga dia cepat sadar dari koma." ucap Vino.


" Vin loh udah putus kan sama Lula?" tanya Adam karena di story Vino sudah tidak ada lagi foto Lula.


" Iya, soalnya dia manja banget." jawab Vino.


" Loh mau nggak bantuin gue sebelum gue pindah ke luar negeri?" tanya Adam.


" What! loh pasti bercanda kan?" tanya Vino dengan ekspresi yang tidak percaya.

__ADS_1


...***************...


__ADS_2