Beautiful Heart

Beautiful Heart
GUGUP


__ADS_3

Happy reading 😊


☘️☘️☘️


Pagi yang cerah membuat para siswa semangat untuk memulai kegiatan yang mengasyikkan hari ini.


" Shut-shut Yasmin!" saut Farah kepada Yasmin karena dia ada di barisan tengah sedangkan Yasmin ada barisan depan.


" Shut Far jangan berisik, nanti kena hukuman." ucap Yasmin memperingati Farah karena sejak tadi dia di panggil oleh Yasmin.


" Hooh oke!" ucap Farah.


Bu Nia sudah mengumumkan rangkaian kegiatan hari ini yang sangat menyenangkan bagi siswa lain tapi tidak dengan Farah.


" Okey anak-anak jadi kegiatan hari ini di mulai dari game, gamenya sebenarnya sangat mudah yaitu nanti kalian membentuk barisan lingkaran dan hanya cukup duduk saja dan di tengah barisan lingkaran nanti ada pemandunya. Gamenya sangat mudah nanti bola akan di oper dari siswa ke siswa lalu di iringi dengan musik. Ketika musik berhenti dan bola tersebut ada di tangan salah satu siswa maka siswa tersebut akan kena hukuman. Tapi meskipun gamenya jadul akan tetapi di balik game ini akan menunjukkan bakat kalian. Karena hukumannya adalah menunjukkan bakat yang kalian miliki selama ini. Setelah acara selesai nanti akan ada makan bersama dan kalian boleh pulang. Sekian pengumuman dari saya terimakasih." Ucap Bu Nia.


Barisan para siswa pun sudah bubar dan lima menit lagi game akan segera di mulai.


" Eh, aku kira gamenya kayak aneh-aneh gitu? " ucap Yasmin.


" Eh gak boleh gitu, tapi kayaknya bakalan seru sih nanti kan ada siswa yang kena hukuman." ucap Nadia.


" Betul juga, Eh Far kamu tadi kok panggilin aku sih pas baris? " tanya Yasmin.


" Huh! tadi sebenarnya aku mau kasih kamu permen. " ucap Farah.


" What! Pasti permen rasa lemon sekarang mana permennya. " minta Yasmin kepada Farah.


" Sudah habis! " ucap Farah.


" Yahh!" ucap Yasmin dengan menyesal karena itu adalah permen kesukaannya.


" Okey semua cepat membentuk barisan berbentuk lingkaran yang mengelilingi pentas mini ini! hehehe " ucap pemandu.


Para siswa pun sudah mulai membentuk barisan lingkaran dan kelas Farah kebagian barisan lingkaran kedua dari posisi pentas mini.

__ADS_1


" Jadi semua sudah mengerti kan penjelasan gamenya tadi, nanti kalau dari siswa yang kena hukuman tidak inisiatif sendiri menunjukkan bakatnya maka yang lainnya boleh request hukumannya loh! Okey tanpa lama-lama mari kita mulai. Pak putar musiknya. " ucap Pemandu dengan antusias.


Bola yang dari ujung sudah berjalan dari satu siswa ke siswa lainnya dengan di iringi musik.


Cikini, Cikini, Cikini, Cikini


Cikini ke Gondangdia


Kujadi begini gara-gara dia


Cikampek, Tasikmalaya


Hatiku capek bila kau tak setia


Jakarta ke Jayapura


Jangan cinta kalau cuma pura-pura


Madura sampai Papua


.....


Musik berhenti dan yang kena adalah anak mesin dan dia menunjukkan bakatnya, bakat yang ia miliki adalah main gitar.


" Wuhhhh asekkkk!" ucap anak lainnya menyoraki.


" Untung tuh bola nggak kena aku, semoga aku gak sampai kena deh." kata hati Farah yang cemas karena takut kena hukuman.


" Okey luar biasa! besok bisa main gitar lagi di pensi yah! hehehehe. Sekarang mari kita mulai lagi." ucap Pemandu dengan antusiasnya.


Game dimulai dan di iringi musik.


Cikini, Cikini, Cikini, Cikini


Cikini ke Gondangdia

__ADS_1


Kujadi begini gara-gara dia


Cikampek, Tasikmalaya


Hatiku capek bila kau tak setia


Jakarta ke Jayapura


Jangan cinta kalau cuma pura-pura.


" Aduh kok bolanya tambah mendekat ke aku! " kata hati Farah.


Musik berhenti dan boal tersebut ada di tangan Farah.


" Waduh kok di aku! Hemm kesel banget!" kata hati Farah.


" Wahhhhh sekarang yang pegang bola maju ke pentas!" ucap pemandu.


" Ayok Far maju." ucap Sella.


" Semangat Far tunjukkan bakatmu!" ucap Intan menyemangati Farah.


" Iyah doain aku yah. " ucap Farah.


Farah yang berjalan menuju ke pentas dengan di soraki oleh para siswa laki-laki dan membuat dia semakin gugup. Telapak tangan Farah mengeluarkan keringat dingin dan dia berharap mau menghilang dari bumi saja.


" Boleh kenalan dulu nih? iyakan temen-temen." ucap Pemandu.


" Aduh kenalan segala lagi!" kata hati Farah.


" Mbaknya manis!" ucap salah satu siswa laki-laki yang memuji Farah dengan suara keras.


Ketika Farah di puji siswa tersebut ada salah satu dari mereka yang kesal (Kira-kira siapa yah? ).


...****************...

__ADS_1


__ADS_2