Beautiful Heart

Beautiful Heart
RENCANA


__ADS_3

Happy reading 😊


☘️☘️☘️


Adam yang mengatakan kepada Vino tentang kepergiannya ke luar negeri lusa besok setelah pembagian rapot membuat Vino sangat terkejut.


" Dam loh kenapa ninggalin gue?" tanya Vino dengan menitihkan air mata.


" Eh loh tu laki Vin jangan lebay kayak gitu." jawab Adam dengan tersenyum.


" Kan loh sahabat gue dari SD, sekarang loh tiba-tiba mau ke luar negeri." tambah Vino.


" Keputusan ini udah di rencanakan dari gue baru masuk SMK dulu. Gue minta tolong sama loh Vin sebelum gue ke luar negeri." ucap Adam.


" Pasti, gue bakal bantuin loh!" jawab Vino.


Adam pun menceritakan tentang masa lalu keluarga Farah, tentang penyakit yang di derita Farah selama ini dan kejadian tadi saat dia mendengar percakapanku antara Fransiska danYasmin.


" Kuat banget Farah, gue nggak nyangka ternyata Fransiska dan Yasmin." ucap Vino.


" Nah gue mau loh deketin Yasmin, buat dia ngakuin kejahatannya sama Farah." perintah Adam kepada Vino.


" Siap kalau begitu mah, gue bakal keluarin jurus buaya. Nah kalau Fransiska sama Kakaknya?" tanya Vino kepada Adam.

__ADS_1


" Gue bakal cari tahu tentang Kakaknya Fransiska dengan bantuan dari papa. Dulu Papa sempat mau bantuin nemuin mantan pacarnya Abang Zian yang udah buat keluarga Farah menderita. Tapi, informasi keluarga mantan pacarnya Abang Zian hilang. Dan sekarang gue udah nemuin informasi tentang mantan pacarnya Abang Zian yaitu Kakaknya Fransiska." jawab Adam.


" Iya, semoga rencana kita berjalan dengan baik." tambah Vino.


...****************...


Suasana kantin begitu ramai akan tetapi Intan dan Sella hanya membeli roti saja kemudian menuju kelas, saat akan menuju kelas mereka berpapasan dengan Adam dan Vino.


" Dam, bagaimana keadaan Farah?" tanya Sella.


" Dia masih koma Sell." jawab Adam.


" Farah, nanti gue mau ke rumah sakit sama Intan." tambah Sella.


" Makasih." ucap Intan dan Sella.


Selesai mereka mengobrol, Adam dan Vino menuju kantin. Mereka menuju ke meja gengnya Fransiska.


" Hai cantik." sapa Vino kepada Yasmin dengan mengedipkan matanya.


" Hai juga." jawab Yasmin gugup.


Karena memang dia menyukai Vino bukan Adam, jadi dia tampak gugup saat di sapa oleh Vino.

__ADS_1


" Gimana bunganya?" tanya Vino kepada Yasmin.


"Bunga?" tanya Yasmin bingung dengan pertanyaan Vino.


" Vin loh baru putus dari Lula, sekarang deketin Yasmin. Loh nggak jaga perasaan Lula banget padahal Lula di sini." ucap Fransiska.


" Loh nggak ngaca?" tanya Vino.


" Ish!" gumam Fransiska karena dia kena skak dengan Vino.


" Bentar Vin, bukannya Adam yang kemarin kasih gue bunga?" tanya Yasmin.


" Ya itu bunga dari aku, kemarin aku nggak sempat kasih sama kamu soalnya aku lagi sibuk. Jadi, aku suruh Adam." Jawab Vino dengan tersenyum kepada Yasmin.


Yasmin semakin salah tingkah karena senyuman Vino dan membuat dia ingin dekat dengan Vino lebih jauh. Dia ingin melupakan rencana awalnya yang ingin dekat dengan Adam dan sekarang dia ingin dekat dengan Vino karena Vino sepertinya tertarik dengan dia. Meskipun resikonya dia akan dikeluarkan dari geng Fransiska karena tidak menyetujui persyaratannya.


" Oh begitu, aku suka bunganya." jawab Fransiska.


" Nanti kita ketemuan di kafe indah." bisik Vino kepada Yasmin.


Hal itu membuat Yasmin semakin percaya dengan keputusannya untuk dekat dengan Vino.


" Iya." jawab Yasmin.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2