
Happy reading 😊
☘️☘️☘️
Gemericik air hujan di pagi hari membuat Farah bernostalgia tentang masa-masa remaja dulu. Dia teringat saat berangkat sekolah dia tidak menggunakan sepatu karena takut basah saat sampai di sekolah.
" Jadi, teringat jaman dulu pas waktu sekolah kalau hujan begini. Oh iya, aku kabarin dulu deh penawaran proyek kerja sama kemarin." gumam Farah yang duduk di teras rumah sambil menyaksikan air hujan yang turun ke bumi.
Farah kemarin malam sudah mempelajari berkas tersebut dan berkonsultasi dengan Pak Kades. Setelah bermusyawarah besama Pak Kades dan perangkat desa akhirnya keputusan mereka adalah menjalin kerja sama dengan perusahaan tersebut. Farah tidak mengetahui kalau perusahaan tersebut adalah milik Adam. Karena perusahaan yang akan bekerja sama dengan desa adalah perusahaan yang baru di bangun oleh Adam.
Sedangkan Adam yang sedang nge gym di rumahnya tiba-tiba di beri kabar oleh Sekertaris Jo bahwa Farah sudah setuju.
" Akhirnya, dia menyetujuinya juga." gumam Adam
...****************...
Di kota yang begitu ramai terdapat seorang wanita sedang minum kopi di sebuah kafe yang lumayan sepi.
" Hmm apakah aku harus menemui dia dan minta maaf. Aku bingung sekarang semua orang menjauhiku." batinnya.
" Hei!" bentak seorang wanita yang tiba-tiba datang.
__ADS_1
" Astaga bisa tidak kau jangan mengagetkanku!" jawab wanita tersebut.
" Yah habisnya ngelamun aja kamu Fad. Emangnya kamu kenapa?" tanya wanita tersebut.
Seorang wanita dengan panggilan nama Fad tersebut adalah kembaran Farah yang berada di London.
" Huh! aku adalah wanita kotor, egois, penghianat semua yang buruk ada di aku." jawab Fad dengan tatapan kosong.
" Aku tau, tapi cobalah untuk merubah dirimu ke hal yang lebih baik. Mulailah temui saudara kembarmu dan jelaskan padanya tentang kondisimu selama ini." ucap wanita tersebut.
" Iya kau benar, aku akan ijin sama Dady. Selama ini beliau sudah merawat ku dengan baik." jawab Fad.
" Dady mu adalah orang hebat Fad. Dia menemukanmu di taman saat bayi dan merawat mu sampai sebesar ini. Akan tetapi, dia salah mendidik mu karena dia berpikir kalau dengan harta saja bisa membuat mu merasakan kasih sayangnya. Aku curiga kalau Ibu kandungmu tidak tahu bahwa kau masih hidup." pesan wanita tersebut.
" Nah, itulah dirimu menuduh tanpa mengetahui kebenarannya dulu. Jadi, selidiki saat kau datang ke Indonesia. Dan aku berpesan hilangkan pikiran negatifmu dulu." ucap wanita tersebut.
" Iya, terimakasih karena kamu selalu ada di sampingku." jawab Fad.
...****************...
Farah melakukan aktivitas hari ini dengan mood yang kurang baik tidak seperti biasanya.
__ADS_1
" Ih! gimana sih tomatnya di makan ulat gini." ucapnya dengan nada ketus.
" Lagi PMS ?" tanya Husna yaitu seorang camat di desa yang sedang membantu Farah memetik tomat di sawah milik desa.
" PMS?" tanya Farah bingung.
" Yah habisnya kamu dari tadi marah-marah." Jawab Hana dengan tersenyum meledek.
Karena usia Hana dua tahun lebih tua dari Farah dia sudah menganggap Farah seperti Adiknya sendiri. Jadi, kalau mereka bersama pasti akan terlihat seperti Kakak Adik.
" Aku lagi banyak pikiran Mbak. Orang yang selama ini aku cintai malah sekarang benci sama aku." ucap Farah.
" Farah percaya sama Mbak, jodoh itu nggak akan kemana-mana kok. Belum tentu orang yang kamu cintai selama ini jodoh kamu. Serahkan semua kepada yang di atas. Contohnya Mbak sama Mas Egik." ucap Hana dengan merangkul Farah.
" Iya Mbak. Oh iya, tadi aku indah hubungin perusahaannya." ucap Farah.
" Terus gimana tanggapan mereka?" tanya Hana
" Pemimpin perusahaan bakal datang langsung ke desa untuk membahas lebih lanjut dan mereka akan datang lusa besok." jawab Farah.
" Wah kalau begitu kita harus sambut mereka." tambah Hana
__ADS_1
Jadi penasaran nih gimana yah reaksi Farah kalau yang datang adalah Adam :)