Beautiful Heart

Beautiful Heart
BAHAGIA


__ADS_3

Happy reading 😊


☘️☘️☘️


Pagi sudah tiba begitu juga seorang laki-laki yang baru selesai mandi dari toilet rumah sakit.


" Heem tidak sabar ingin bertemu Ara." gumam Adam sambil berkaca di kaca besar di toilet.


Adam pun menuju ke kamar rawat Farah dengan membawa buket bunga yang sudah dia pesan.


Pintu kamar rawat Farah pun terbuka dan menampilkan seseorang yang begitu tampan dengan rambutnya yang masih basah dan membawa buket bunga yang indah.


" Assalamualaikum." salam Adam ketika memasuki ruangan.


" Waalaikumsalam." jawaban salam Farah dengan keadaan yang masih lemah.


" Ara aku bahagia banget kamu sudah siuman." ucap Adam dengan tersenyum ke arah Farah.


Akan tetapi Farah hanya diam saja dan dia memalingkan wajahnya. Meskipun Farah koma beberapa hari tapi ia ingat bahwa sebelum ia pingsan Adam berubah sikap padanya dan dia juga mendekati Yasmin. Hal itulah yang membuat Farah enggan untuk menyapa Adam.


" Huh! apa kamu marah sama aku?" tanya Adam karena melihat tingkah Farah yang aneh, biasanya Farah akan menjawab dengan senyumannya yang manis.


" Tidak." jawab Farah yang masih memalingkan wajahnya.


" Aku tau kok kamu cemburu kan?" goda Adam kepada Farah.


" Huh!" hembusan nafas Farah.


" Ara aku mau pamit sama kamu, aku mau pindah ke London." ucap Adam.


" Pindah?" tanya Farah lalu menatap wajah Adam.


" Iya, besok aku akan pergi setelah pembagian rapot. Aku akan sekolah di sana dan didik oleh Kakek untuk belajar bisnis." jawab Adam.


" Aku akan doakan kamu supaya kelak kamu akan jadi orang sukses dan jaga dirimu baik-baik. Terimakasih sudah datang di hidupku." ucap Farah lalu meneteskan air matanya.


" Sudah jangan menangis, tunggu lah aku yah. Aku ingin kamu segera sembuh dari sakit mu Ra." ucap Adam sambil menghapus air mata Farah yang mengalir.


" Aku akan sembuh Dam." jawab Farah.


Adam pun menceritakan kejadian tentang rencana Yasmin, Fransiska, dan ternyata Fransiska adalah adik Kak Amanda yaitu mantan pacar Abang Zian.


" Astaghfirullah, jadi benar dugaanku. Tapi, aku tidak menyangka Yasmin seperti itu." ucap Farah yang mendengarkan cerita dari Adam.


" Makanya jangan gampang percaya sama orang." tambah Adam.


Tidak lama kemudian datanglah Abang Zian dan Ibunya Farah.


" Alhamdullillah, Nduk kamu sudah sadar." ucap Ibunya Farah sambil memeluk anaknya.


" Iya Bu." jawab Farah.


" Dek kamu harus kuat yah." ucap Abang Zian sambil memeluk adik dan Ibunya.


" Bang ayo kita berangkat sekarang." ajak Adam kepada Abang Zian.

__ADS_1


" Baiklah, aku pergi dulu yah." pamit Abang Zian kepada Farah dan Ibunya.


" Hati-hati." jawab Farah.


...****************...


Abang Zian dan Adam pun berangkat ke club ilegal yang sudah di tunjukkan oleh Pak Wijaya untuk menangkap seseorang. Dua jam perjalanan akhirnya Abang Zian dan Adam sampai di lokasi.


" Ini tempatnya." gumam Adam.


Adam dan Abang Zian pun menghampiri Pak Wijaya serta anak buahnya yang sudah siap siaga.


" Adam kamu tunggu di sini biar Papa dan Abang Zian yang masuk." perintah Pak Wijaya.


" Iya Pa." jawab Adam.


Pak Wijaya dan Abang Zian masuk ke klub yang sepi karena hari masih pagi. Jadi, banyak wanita yang ketiduran di meja-meja dan kursi. Tidak lama kemudian Pak Adi yaitu pemilik klub ilegal keluar dan terkejut karena melihat Pak Wijaya.


" Semua kabur!" perintah Pak Adi kepada anak buahnya karena dia tidak akan melawan Pak Wijaya yang kekuasaannya sangat besar di Asia.


Ketika Pak Adi akan kabur, dalam sekejap anak buah Pak Wijaya berhasil menangkapnya dan di masukkan ke mobil.


" Amanda sekarang ada di taman yang tidak jauh dari sini tuan." ucap Asisten Lee.


Lalu mereka pun menuju ke taman yang dimaksud oleh asisten Lee lalu Adam juga ikut ke taman.


Ketika mereka sampai di taman yang masih dalam kondisi sepi, ternyata ada dua orang wanita yang sedang bertengkar.


"Aku tidak menyangka Kakak akan bekerja menjadi wanita malam. Hiks hiks hiks." ucap Fransiska kepada Kakaknya karena selama ini dia di bohongi oleh Kakaknya tentang pekerjaan yang dilakukannya.


" Pokoknya kamu tinggal dapat uang kan, dan bereskan adiknya Zian." jawab Amanda kepada Adiknya.


Fransiska dan Amanda pun terkejut, tiba-tiba di sekeliling mereka sudah banyak orang-orang yang memakai seragam hitam dan ada Adam, Abang Zian serta Papanya.


" Oh kamu sudah mengetahui keberadaan ku sayang." ucap Amanda sambil ingin memeluk Abang Zian.


" Huh! kamu memang penjahat Amanda." jawab Abang Zian dengan menepis tangan Amanda.


" Kamu yang penjahat kamu sudah merusak kehidupanku." ucap Amanda.


" Sekarang kamu tidak bisa kabur, karena kamu sudah di temukan oleh kami." ucap Pak Wijaya kepada Amanda.


" Kalau kalian berani menangkap ku, aku akan tembak dia." Jawab Amanda sambil mengeluarkan pistol dari dress-nya yang di arahkan kepada Fransiska.


" Kau akan mencelakai adikmu sendiri?" tanya Abang Zian.


" Ya dengan begitu kalian akan merasa berdosa dengan menangkap ku, karena yang mati bukan aku melainkan dia." jawab Amanda.


Fransiska merasa bersalah karena sudah percaya pada Kakaknya selama ini, benar kata orang tuanya bahwa Kakaknya adalah orang yang jahat dia tidak peduli pada saudaranya sendiri.


Dulu Fransiska sosok yang begitu tulus, pendiam dan baik akan tetapi karena hasutan dari Kakaknya dia menjadi gadis yang nakal.


" Kakak. Hiks hiks hiks." tangis Fransiska karena Kakaknya ingin menembaknya.


Adam memberikan kode untuk Fransiska supaya dia lari ke arahnya.

__ADS_1


Anak buah Pak Wijaya yang ada di belakang Amanda pun langsung menembak Kaki Amanda. Amanda pun jatuh.


" Fransiska cepat sini." perintah Adam.


Fransiska yang mendapat perintah dari Adam oun langsung berlari ke arah Adam.


" Untung kamu masih ada kami, kalau tidak kamu akan di bunuh oleh Kakakmu." ucap Adam.


" Aku minta maaf." jawab Fransiska.


" Kamu salah orang, minta maaflah pada Farah dan keluarganya." ucap Adam.


Amanda yang sudah terjatuh di tangkap oleh anak buah pak Wijaya dan akan di masukkan ke dalam mobil yang sama dengan Pak Adi. Akan tetapi, saat ingin di masukkan ke mobil, Amanda menggigit tangan anak buah Pak Wijaya. Anak buah Pak Wijaya pun kehilangan kendali karena rasa sakit ditangannya akibat di gigit oleh Amanda. Hal itu dimanfaatkan oleh Amanda untuk kabur.


Akan tetapi saat ia berlari dengan kondisi kakinya yang pincang karena tertembak dia di tabrak oleh truk yang melintas cepat.


" Kakak!" teriak Fransiska.


Fransiska lalu menghampiri Kakaknya dan melihat tubuh Kakaknya yang sudah berlumuran darah.


" Hei kamu jangan jadi orang jahat seperti aku." lirih Amanda lalu menghembuskan nafas terakhirnya.


Fransiska pun sangat terpukul atas kejadian yang menimpa Kakaknya. Dia jauh-jauh ke luar kota untuk mencari Kakaknya malah sekarang dia meninggalkannya untuk selamanya.


...****************...


Jenazah Amanda di kuburkan sore hari, semua itu berjalan dengan lancar karena di urus oleh Pak Wijaya.


Fransiska dan Ayahnya datang ke rumah sakit untuk menjenguk Farah dan meminta maaf atas perlakuan anaknya.


" Kami minta maaf, karena anak kami sudah membuat keluarga Anda menderita." mohon Ayahnya Fransiska lalu bersimpuh di kaki Ibunya Farah.


" Ya Allah Pak jangan begini, Anda tidak salah Pak." jawab Ibunya Farah.


Farah yang seperti mendengar keributan di depan ruangannya pun keluar dengan tubuh yang masih lemas.


" Fransiska." ucap Farah.


Fransiska yang melihat Farah pun lantas memeluk Farah dan mengucapkan permintaan maafnya. Farah memaafkan Fransiska karena dia tahu bahwa Fransiska di manfaatkan oleh Kakaknya. Seperti yang Adam ceritakan tadi pagi.


" Farah kamu ngapain keluar segala kondisimu masih belum.." ucap Adam yang menghampiri Farah.


" Nggak papa." jawab Farah.


Fransiska dan ayahnya pun pulang ke rumah setelah mendapatkan maaf dari keluarga Farah.


...****************...


Di kamar bernuansa biru seorang gadis tengah berdoa memohon kepada sang kuasa atas dosa-dosanya selama ini.


" Ya Allah ampunilah dosa-dosa hamba dan keluarga hamba Ya Allah." ucap Fransiska.


Selesai sholat dia melihat foto masa kecilnya dulu bersama keluarganya.


" Aku kira Ibu adalah orang baik ternyata Ibulah yang membuat Kakak seperti ini. Dan Kakak yang membuatku jadi jahat. Mulai sekarang aku akan hidup dengan tenang. Ada Ayah yang selalu ada di sampingku. Farah dan keluarganya adalah orang baik.

__ADS_1


Aku beruntung bertemu dengan Farah, Adam, serta keluarga mereka. Karena berkat mereka aku jadi tahu tentang kehidupan yang baik bukan hanya tentang kebencian." gumam Fransiska.


...****************...


__ADS_2