
Happy reading 😊
☘️☘️☘️
Di komplek yang begitu asri, ada dua orang gadis yang sedang mencari alamat sahabatnya.
" Kita tanya Ibuk yang lagi duduk di situ ya Sell." ajak Intan kepada Sella.
" Oke, dari tadi kita muter-muter terus." jawab Sella.
Mereka berdua menghampiri Ibu tersebut lalu bertanya alamat rumah Farah. Setelah bertanya kepada Ibu tersebut mereka menuju rute rumah Farah yang di tunjukkan Ibu tersebut.
" Apa ini yah rumahnya Farah, kalau betul rumahnya yang ini nyaman dan asri banget?" tanya Intan kepada Sella sambil memuji rumah Farah karena halaman rumah Farah di penuhi oleh tanaman dan rumput hijau.
" Seperti nya sih iya, coba kita ketuk aja pintunya." Jawab Sella.
Lalu mereka mengetuk pintu rumah itu, kemudian rumah tersebut di buka dan muncullah Farah. Farah yang melihat kedatangan kedua sahabatnya itu pun sangat terkejut.
" Kalian?" ucap Farah bingung karena kedatangan mereka.
" Kita nggak di suruh masuk nih." ucap Intan dengan tersenyum.
__ADS_1
" Oh iya, sampai lupa aku! ayok masuk." ajak Farah kepada kedua sahabatnya itu.
Mereka bertiga pun berbincang-bincang tentang rencana dadakan mereka karena sebetulnya Intan dan Sella tadi bertemu di Toko bunga lalu mereka berinisiatif untuk ke rumah Farah sambil jalan-jalan.
" Rumah kamu ternyata jauh juga ya Far?" tanya Sella kepada Farah.
" Iya makasih ya kalian udah jauh-jauh kesini." jawab Farah.
" Iya lagian kita mau ajak jalan-jalan kamu ke taman yang ada di pinggir kota." ucap Intan.
" Kalau begitu aku izin dulu ya sama Abang dan Ibuk soalnya mereka lagi pergi ke Desa." jawab Farah karena selama ini Farah tidak pernah keluar rumah tanpa perizinan dari Abang dan Ibunya.
" Iya santai aja kalau nggak boleh ya kita disini aja Hehehe. Btw kamu habis nangis yah?" tanya Sella yang melihat kedua mata Farah yang sembab seperti habis menangis.
" Jangan bohong Far!" ucap Intan.
Entah kenapa kalau di hadapan kedua sahabatnya itu, Farah tidak bisa menyembunyikan apapun. Lalu dia pun menceritakan tentang kejadian di kafe tadi.
" Ya ampun Far, yang mana orang nya biar aku tonjok." ucap Sella dengan emosi.
" Udah jangan gitu." ucap Farah menenangkan Sella.
" Aku heran deh sama orang jaman sekarang, belum tentu yang good looking itu baik. Belum tentu juga orang yang jelek itu buruk. Farah kamu itu cantik di mata orang yang tepat, menurutku cantikmu itu adalah cantiknya wanita Indonesia asli. Sekarang nggak usah di pikirin ada keluargamu yang menyayangimu dan ada kita berdua juga yang selalu ada buat kamu oke." ucap Intan memberi semangat kepada Farah.
__ADS_1
" Terimakasih kalian selalu ada untukku." jawab Farah dengan meneteskan air mata.
" Eits jangan nangis lagi, mana senyum nya Farah yang manis." ucap Intan sambil menunjukkan senyumnya.
" Sebenarnya ada seseorang yang juga peduli dan sayang sama kamu Far." ucap Sella sambil tersenyum jahil.
" Siapa?" tanya Farah dan Intan.
" ADAM." jawab Sella lalu dia tertawa.
" Sella awas kamu yah!" ucap Farah karena Sella menyebut nama Adam.
" Lagian kalian juga cocok Far." tambah Intan dengan senyum jahilnya.
" Kamu juga?" ucap Farah.
" Nah gitu dong ini namanya baru Farah, yang gampang marah dan selalu senyum. Hahahaha." ucap Sella dengan tertawa.
" Heeemmm." gumam Farah.
Mereka pun akhirnya pergi ke Taman pinggir Kota karena Farah sudah mendapatkan izin dari Abang dan Ibunya. Tidak lupa juga saat video call tadi Intan dan Sella juga berkenalan dengan Abang dan Ibunya Farah.
...****************...
__ADS_1