Beautiful Heart

Beautiful Heart
MANIS


__ADS_3

Happy reading 😊


☘️☘️☘️


Terik matahari yang begitu panas hingga menyengat ke kulit tubuh membuat beberapa siswi sekolah mengeluh.


" Duhh! panas banget nanti kulitku gosong. Sebel!" ucap Yasmin dengan nada manjanya.


" Ya elah panas gini udah ngeluh! " ucap Intan sebal karena Yasmin mengeluh saja dari tadi.


" Kamu? " ucap Yasmin sebal ke Intan.


" Udah guess, sebentar lagi gamenya selesai kok!" ucap Nadia.


" Wow! Seru sekali hari ini, saya selaku pemandu meminta maaf kalau dari kegiatan tadi ada salahnya ya teman-teman. Setelah ini kalian bisa ke Kantin untuk mengambil konsumsi yang sudah di sediakan Panitia. Terimakasih! " ucap Pemandu.


" Alhamdulilah, gamenya udah selesai." ucap Farah sambil berdiri.


" Eh Far suaramu bagus banget tadi, kamu harus ikut kelas seni musik sekolah sih!" ucap Sella.


" Iya, tadi aku di tawarin sama Bu Nia." ucap Farah.


" Baru kali ini dengar kamu menyanyi Far dan aku terkejut tadi." ucap Nadia karena baru pertama kali Farah menyanyi.


" Hehehe. kamu sampai terkejut yah!" ucap Farah.


" Eh guess jangan ngobrol mulu ayok ke Kantin nanti nggak kebagian Konsumsi lagi!" ucap Intan.


" Yok!" ucap mereka serentak.


...****************...

__ADS_1


Di tengah perjalanan menuju ke Kantin banyak pasang mata yang melihat ke arah Farah akan tetapi sebenarnya bukan Farah yang di lihat, tapi seseorang di belakang Farah.


" Mereka ini kenapa lihatin aku yah! apa karena tadi aku nyanyi atau ada yang aneh sama penampilanku." kata hati Farah.


Farah yang merasa terus-terusan di lihat oleh para gadis pun jadi tidak enak akhirnya dia menoleh ke sampingnya tidak ada yang aneh dan ketika menoleh ke belakang ternyata yang menjadi pusat perhatian adalah Pangeran sekolah.


" Huh! ternyata Adam yang jadi pusat perhatian. Lagian dia jalan di belakangku, kan aku jadi merasa yang di lihatin oleh mereka. " kata hati Farah.


Adam yang melihat Farah menoleh kepadanya sekilas membuat dia tersenyum.


" Waduh Dam sampai di kawal nih." bisik Vino teman Adam yang ada di sampingnya.


" Diam nggak!" bentak Adam.


" Oke!" ucap Vino.


Karena sejak berteman dengan Adam, Vino memang tidak pernah melihat sahabatnya itu menyukai seorang gadis dan sekarang ini baru pertama kali. Sedangkan dirinya adalah playboy yang terkenal di sekolahnya.


...****************...


" Yuk duduk di sana." pinta Yasmin kepada Farah, Nadia, Intan dan Sella.


" Yok!" ucap mereka serentak.


Panitia pun membagikan konsumsi kepada para Siswa berupa Nasi kotak, satu air mineral, dan satu buah apel.


" Ini Kak silahkan dinikmati. " ucap Panitia sambil meyerahkan konsumsi kepada Farah dan teman-temannya.


" Terimakasih yah!" ucap Farah dengan tersenyum.


...****************...

__ADS_1


Di sisi meja lainnya ada seorang gadis yang melihat Farah dengan kesal.


" Belum cukup keluarganya hancur! sekarang Adam kayak perhatian lagi sama dia. Awas kamu!" kata hati gadis tersebut sambil dia melihat ke arahFarah dengan kesal.


...****************...


Seluruh siswa pun sudah pulang dari sekolah akan tetapi tidak dengan Farah yang masih menunggu angkutan umum lewat.


" Kok nggak ada angkutan lewat yah! tubuhku ini sudah lelah!" ucap Farah dengan kesal.


" Meong-meong " suara kucing warna hitam dengan kombinasi warna putih yang saat ini sedang berada di kaki Farah.


" Loh Puss! kamu ngapain di sini sayang. Uuucchh manisnya kamu." ucap Farah dengan posisinya yang berjongkok sambil mengelus kepala kucing.


" Ara! " ucap Adam dengan suara kerasnya.


" Astaghfirullah." ucap Farah dengan terkejut.


" Kamu belum pulang? " tanya Adam kepada Farah.


" Belum aku masih nunggu angkutan umum." jawab Farah.


" Mau bareng?" tanya Adam kepada Farah menawari tumpangan.


" Naik Motormu itu? " tanya Farah.


" Gimana sih! kan sekarang aku bawa motor bukan Kuda! " jawab Adam kesal.


" Hahahaha canda! Tidak usah Dam rumahku jaraknya jauh aku naik angkutan umum saja. Nah itu dia sudah datang angkot Pak Joko. " Ucap Farah sambil menunjuk ke arah angkot langganannya.


" Ayok Neng." ucap supir angkot kepada Farah karena dari Farah SMP dia sudah menjadi penumpang setia angkot Pak Joko. Karena Farah kalau pulang SMP dulu memang naik angkot setiap harinya.

__ADS_1


__ADS_2