Become A Protagonist 2

Become A Protagonist 2
Chapter. 31 - Permainan Mencari Raja


__ADS_3

”Haah, bosan.”


Karena ia baru saja diracuni oleh seseorang yang tak dikenal dan mendapatkan kesadarannya kembali setelah seharian penuh ia terus tertidur, Xiao Ruo memaksanya untuk tetap berada di kediamannya sedangkan dirinya sibuk mencari keberadaan pelaku yang sudah menaruh racun ke dalam makanannya.


Saat ini, ia tengah sibuk memandangi sekitar yang tampak biasa-biasa saja. Sebuah jalanan lurus terhampar luas di depannya. Beberapa gadis pelayan sibuk menyiapkan makanan dan memastikan tidak ada racun di dalamnya. Sedangkan, anggota keluarga luar lainnya sedang sibuk berlatih pedang di lapangan pelatihan.


”Bosan sekali. Aku bahkan tidak diizinkan keluar dari kediaman. Semua orang sepertinya sangat sibuk dengan urusan mereka. Haah,...”


Xiao Qing Xuan memejamkan matanya selama beberapa saat. Ia merasa tenang dan sunyi dengan apa yang terjadi di sekitarnya. Namun, tiba-tiba saja sebuah hantaman tubuh seseorang yang memeluknya dari belakang, membuatnya jatuh dari atas tangga. Tubuhnya, jatuh terbanting dan tertindih oleh seseorang yang mendorongnya.


”Kakak Xuan! Ayo kita pergi keluar!” ucap seorang anak laki-laki yang masih menindihnya.


”Aku sedang malas, Zhi Shuang! Bermainlah dengan tuan keledai!” ucap Xiao Qing Xuan dengan wajah yang masih tenggelam di dalam tanah.


”Tidak mau! Ayo pergi keluar! Kakak Xuan!” teriak Zhi Shuang sambil melompat-lompat di atas punggung Xiao Qing Xuan sehingga membuatnya semakin tenggelam di dalam tanah.


”Kenapa anak ini terus memilihku padahal aku tidak bisa menjaga anak kecil?” batin Xiao Qing Xuan yang tetap diam tak bergerak.


***


”Oh? Jadi, kau yang sudah menaruh racun ke dalam makanannya?” tanya Xiao Ruo dengan dingin saat ia berdiri tepat di depan seorang laki-laki berjubah hitam yang diikat menggunakan tali dewa sehingga, ia tidak bisa bergerak kemanapun.


Beberapa saat sebelumnya, sekelompok pasukan yang diperintahkan oleh Xiao Ruo telah kembali dengan membawa seorang laki-laki misterius yang mengaku bahwa ia telah meracuni Xiao Qing Xuan beberapa hari yang lalu. Namun, Xiao Ruo menganggap hal ini sangat aneh baginya. Tidak mungkin ada seseorang yang secara sukarela menyerahkan dirinya dan mengakui kesalahan terbesarnya. Seseorang pasti telah mengancamnya.

__ADS_1


Saat ini, Xiao Ruo tak melakukan apapun padanya. Ia hanya memberikannya tatapan dingin saat ia duduk kembali di atas kursinya. ”Salah! Dia bukan orang yang kucari! Kembalikan dia!” ucap Xiao Ruo sambil mengetuk kursinya.


Salah satu pasukan terkejut dan langsung bertanya, ”Ada apa Tuan muda? Dia sudah mengakui kesalahannya. Mengapa Tuan muda mengatakan bahwa ia bukanlah orang yang kau cari.”


Xiao Ruo mengalihkan perhatiannya dan menjawab, ”Kembalikan dia! Dia bukan pelakunya.”


”Memangnya apa yang membuatmu tidak yakin?” tanya salah seorang pasukan.


Xiao Ruo kembali menatap ke arah laki-laki yang berlutut di hadapannya. ”... Dia memang yang sudah menaruh racunnya. Tapi, dia melakukan hal itu karena terpaksa. Seseorang pasti telah mengancam akan membunuh keluarganya sehingga, apapun akan dilakukannya agar keluarganya bisa selamat.”


Seluruh pasukan terdiam sambil mendengarkan penjelasannya.


Tak lama setelahnya, Xiao Ruo kembali berjalan dan berlutut di depan laki-laki tersebut. Ia mengambil sebuah liontin giok yang tersimpan di dalam sakunya dengan cepat. Melihat hal itu, ia pun menjadi sangat terkejut dan mencoba untuk mengambil kembali liontin giok yang telah diambil oleh Xiao Ruo.


”Bukankah kau menginginkan putrimu kembali?” tanya Xiao Ruo sambil menunjukkan liontin giok tersebut di depannya.


Xiao Ruo tidak berekspresi setelah ia mendengarnya. Ia pun segera mengembalikan liontin tersebut dan berkata, ”Lepaskan dia! Aku yang akan mencari pelakunya.” ucapnya sambil berjalan meninggalkan ruangan gelap tersebut.


Saat ia akan pergi meninggalkan ruangan tersebut, sesosok bayangan hitam datang dan melewatinya begitu saja. Lalu, tiba-tiba laki-laki yang terikat di belakangnya terbunuh dengan luka sayatan besar yang ada di lehernya.


Melihat hal itu terjadi, Xiao Ruo langsung menghadap belakang dan melihat seorang pemuda berjubah yang sedang duduk disebuah kursi kayu yang baru saja ditempatinya. ”... Bagaimana rasanya? Bukankah merepotkan sekali jika kau terikat dengan seseorang.” ucap pemuda dengan senyum seringai yang ditunjukkan pada semua orang.


”Aku tidak perlu repot-repot mencari orangnya. Baguslah.” batin Xiao Ruo yang berjalan mendekatinya.

__ADS_1


Pemuda itu tersenyum saat menatap ke arah Xiao Ruo yang telah berdiri di depannya. ”... Ternyata, kakak pertama ada di sini. Mengapa tidak menunjukkan dirimu yang sebenarnya di hadapan semua orang?”


Xiao Ruo tersenyum tipis dan berkata, ”Mengapa harus repot-repot menunjukkannya padamu? Seharusnya aku sudah tahu bahwa pelakunya pasti Inkarnasi Kaisar ketujuh, Qin Ling.”


Qin Ling tersenyum lebar dan bertanya, ”Mengapa kakak pertama tidak menanyakan hal apapun padaku? Kau tidak bertanya apakah aku yang sudah meracuni Yang Mulia?”


Xiao Ruo terdiam selama beberapa saat dan berkata, ”Lalu, kau ingin aku membunuhmu?”


Qin Ling melipat kakinya dan bersandar pada kursi tersebut. ”Karena kakak pertama sudah bertemu denganku, bagaimana kalau kita bermain sebentar?”


Xiao Ruo tampak terkejut dan langsung berkata, ”Di saat seperti ini, kau masih ingin bermain?”


Qin Ling tersenyum seringai dan berkata, ”Apa-apaan wajah serius mu itu? Kali ini permainannya akan sangat seru dan menyenangkan. Judulnya adalah, cari rajanya.”


Bersamaan dengan hal itu, Xiao Qing Xuan yang baru saja keluar dari kediamannya, merasa ada sesuatu yang menusuk jantungnya. Ia yang sedang berjalan dengan Zhi Shuang seketika terjatuh sambil memegangi dadanya yang terasa sakit. Nafasnya terengah-engah dengan keringat dingin yang tak berhenti mengalir.


”Kakak Xuan? Ada apa?” tanya Zhi Shuang yang terlihat mencemaskannya.


”Ada apa denganku? Sakit! Sakit sekali!” batin Xiao Qing Xuan yang tak bisa merasakan seluruh tubuhnya saat ini. Hanya ada rasa sakit dalam jantungnya seolah, ada seseorang yang meremasnya dari kejauhan.


Lalu, tak lama setelahnya, seekor ular raksasa muncul di depannya. Ular itu sangat besar bahkan hampir memenuhi seluruh kota. Xiao Qing Xuan sendiri hanya bisa menatapnya lelah. Saat ini, ia tidak bisa mengeluarkan seluruh tenaganya untuk melindungi Huanxu dari serangan lawan. Namun, ia tetap mencoba untuk berdiri dan mendorong Zhi Shuang jauh darinya.


”Pergilah! Selamatkan dirimu!” ucap Xiao Qing Xuan dengan pelan saat ia mendorong Zhi Shuang menjauh darinya. Lalu, setelah itu, ular besar di depannya langsung menurunkan mulutnya dan menelan Xiao Qing Xuan ke dalam perutnya.

__ADS_1


Di waktu yang bersamaan, Qin Ling tersenyum saat ia tahu bahwa permainan sudah dimulai. Ia pun menatap Xiao Ruo dengan sinis dan berkata, ”Permainan sudah dimulai. Aku sudah menunjuk siapa yang menjadi rajanya dan aku juga sudah menyembunyikannya di suatu tempat. Waktunya hanya sampai matahari terbit kembali. Jika tidak menemukannya, kalian akan kehilangan kebahagiaan untuk selama-lamanya.” ucapnya yang langsung menghilang dari hadapan semua orang.


Xiao Ruo terlihat tenang saat mendengarnya sebelum akhirnya, seorang pemuda datang menghampirinya dan berkata, ”Tuan muda Xiao menghilang dimakan ular raksasa!”


__ADS_2