Become A Protagonist 2

Become A Protagonist 2
Chapter. 05 - Pemuda Misterius


__ADS_3

”Kau siapa?” tanya Xiao Qing Xuan yang mulai menatapnya dengan serius.


Pemuda itu tersenyum seringai dan berkata, ”... Apakah itu penting? Apakah kau akan mengatakan bahwa apa yang kukatakan ini adalah kebenaran lalu, kau akan membunuhku agar identitas mu tetap disembunyikan?”


Xiao Qing Xuan terdiam dan tidak mengalihkan perhatiannya dari pemuda. Untuk saat ini ia harus tetap hidup. Apapun alasannya dan meskipun ia ditakdirkan untuk menjadi penjahat, ia akan berusaha untuk menjadi seseorang yang lebih baik agar tidak ada pertumpahan darah yang terjadi di sekitarnya.


”Apakah kau ingin tahu tentang tujuh inkarnasi Kaisar bumi? Kami yang mampu melihat sisi tergelap seseorang akan sangat mudah menjadi incaran semua penjahat. Biasanya, bola mata mereka yang masih polos selalu berwarna hijau zamrud sedangkan, seseorang yang sudah terpengaruhi sihir gelapnya sendiri, warnanya akan berubah menjadi jingga. Kau tidak perlu berhati-hati pada Inkarnasi Kaisar bumi yang masih polos. Dan seharusnya, kau lebih berhati-hati dengan mereka yang memiliki mata berwarna jingga. Kemampuannya melebihi orang biasa bahkan mereka semua lebih mirip seperti monster daripada manusia.”


Setelah mendengar penjelasan ini, Xiao Qing Xuan menjadi sangat terkejut. Ia tidak menyangka orang asing ini akan memberitahukannya banyak hal meskipun ia tahu bahwa Xiao Qing Xuan adalah Inkarnasi Iblis hitam. Seharusnya, ini menjadi kesempatan baginya untuk segera membunuhnya selagi ia sedang terluka. Namun, orang ini malah mengajaknya berbicara.


”Kau termasuk inkarnasi Kaisar bumi. Mengapa tidak membunuhku sekarang? Bukankah tugasmu adalah menyeimbangkan alam dan membuat dunia menjadi tenang kembali?” tanya Xiao Qing Xuan yang menatap waspada terhadap laki-laki di depannya.


”Kau selalu menganggap seluruh dunia adalah musuhmu. Jika terus seperti itu, kau mungkin tidak akan pernah memiliki rekan maupun teman. Apakah karena ucapan Gurumu yang mengatakan bahwa identitasmu sebagai inkarnasi Iblis Hitam tidak boleh diketahui oleh siapapun sehingga kau merasa harus menjauhi semua orang?” tanya pemuda yang berhasil membuat tatapan Xiao Qing Xuan terpaku padanya.


”Kau ini, datang sebagai teman atau sebagai lawan?” tanya Xiao Qing Xuan dengan waspada.


Pemuda itu tersenyum tipis dan menjawab, ”Aku datang sebagai teman. Kebetulan sekali aku adalah seorang pengelana yang tersesat dan kemudian aku menemukan rumah ini. Aku pikir, tidak ada yang mau menempati rumah kotor seperti ini namun, ternyata ada seseorang yang sedang tertidur di dalam.”


”Dia terlihat sangat senang meskipun sedang tersesat. 'Tersesat' apa yang dimaksud olehnya? Mungkinkah pikirannya yang sesat? Jangan-jangan, dia adalah seorang pembunuh yang sedang mencari perlindungan? Jika para warga tahu, aku juga akan dipukuli bersamanya?!” batin Xiao Qing Xuan yang memikirkannya.


”Tenang saja, aku bukan seorang pembunuh. Pikiranku sama sekali tidak sesat.” ucap pemuda yang mendengar seluruh perkataan Xiao Qing Xuan dalam benaknya.


”Eh? Jadi, kau bisa membaca pikiran orang lain?” tanya Xiao Qing Xuan yang kembali waspada sehingga ia harus berlindung di balik tiang penyangga.


Pemuda itu tertawa dan berkata, ”... Aku bahkan bisa mendengar detakan jantungmu. Bukankah aku sudah bilang kalau aku bisa mendengar hawa kekuatan orang lain?”

__ADS_1


”Kenapa terus terang mengatakannya?! Kau akan membuatku merasa risih!” celetuk Xiao Qing Xuan dengan sedikit berteriak padanya.


”Apa yang bisa kulakukan saat ini? Kemampuanku tidak bisa dihentikan kecuali jika aku mati.” jawab pemuda dengan wajah yang terlihat senang.


Xiao Qing Xuan terdiam selama beberapa saat sebelum ia bertanya kembali, ”... Kalau begitu, siapa namamu dan darimana kau berasal?”


Beberapa saat kemudian, pemuda itu menjawab, ”Namaku, Yin Zhen. Aku berasal dari ruangan gelap yang dipenuhi dengan genangan darah.”


”Hah? Ruangan gelap yang dipenuhi dengan darah? Apakah dia ingin bilang kalau ia berasal dari rahim seorang ibu? Itu artinya, dia menganggapku ini bodoh?!” batin Xiao Qing Xuan yang menatapnya dengan penuh curiga.


”Kau tidak mengerti apa yang ku maksud ruangan tadi?” ucap Yin Zhen yang mendengar seluruh perkataan Xiao Qing Xuan dalam benaknya.


”Mau bagaimana lagi? Aku yang sekarang tidak bisa menyembunyikan apapun darimu. Sepertinya, kau memiliki kemampuan telepati sangat tinggi.” celetuk Xiao Qing Xuan yang berusaha abai dengan kemampuannya Yin Zhen yang begitu mengerikan.


Yin Zhen tersenyum tipis. ”... Kita sudah saling mengenal dan berbicara sejak tadi. Aku tidak memiliki tempat untuk kembali karena itu, bisakah aku mengikutimu sampai di rumahmu?”


”Bukankah kau hanya perlu bilang kalau kau datang dengan membawa seorang tamu?” ucap Yin Zhen.


”Rasanya tidak akan mudah. Mungkin beberapa orang pasti akan curiga.” gumam Xiao Qing Xuan sambil mengalihkan perhatiannya.


”Tenang saja, aku tidak akan menyebarkan identitas mu yang sebenarnya. Lagipula, tak akan ada yang percaya dengan ucapanku.” ucap Yin Zhen.


Xiao Qing Xuan tampak ragu untuk menerima keberadaannya. Ia masih belum mengerti mengapa Yin Zhen menutupi kedua matanya dengan kain hitam. Ia mulai curiga kalau Yin Zhen sebenarnya menyimpan suatu rahasia yang tidak boleh diketahui oleh semua orang termasuk dirinya.


”Ngomong-ngomong, kedua matamu itu, bisakah aku melihatnya?” tanya Xiao Qing Xuan yang membuat Yin Zhen tertegun.

__ADS_1


”Kau tidak bisa melihatnya.” singkat Yin Zhen.


”Kenapa memangnya?”


”Karena aku buta sejak lahir.”


Xiao Qing Xuan terkejut. Ia pun terdiam selama beberapa saat dan berkata kembali, ”... Maaf sudah bertanya.”


Yin Zhen tersenyum dan berkata, ”Tidak masalah. Sebagai gantinya, aku akan memelukmu.”


Xiao Qing Xuan tampak terkejut setelah mendengarnya. Belum sempat ia berbicara, Yin Zhen langsung memeluknya seperti seseorang yang telah kehilangan saudaranya selama bertahun-tahun. Ia berpikir bahwa Yin Zhen akan menusuknya dari belakang namun, sepertinya, Yin Zhen tidak ingin menyatakan perang padanya. Karena itu, Yin Zhen menganggap Xiao Qing Xuan sebagai seseorang yang selama ini dirindukan olehnya.


Di waktu yang sama, tiba-tiba saja Liu Zhang Chen merasakan firasat buruk setelah ia berada jauh dari tempat sebelumnya. Ia menoleh ke belakang dan mencoba untuk mengartikan situasi yang sekarang ini sedang terjadi pada Xiao Qing Xuan di sana.


”Perasaan gelap apa ini? Rasanya semakin dingin seperti di pulau es. Hawa kekuatan milik orang ini sangat luar biasa ditambah lagi, dia sedang bersama dengan Xiao Qing Xuan.” gumam Liu Zhang Chen yang memikirkannya. ”... Monster? Apakah dia inkarnasi Kaisar bumi yang sudah termakan sihir gelap? Aku harus segera menghampirinya!”


Liu Zhang Chen langsung berjalan cepat ke arah yang sama. Namun, di saat ia sedang sangat terburu-buru, tiba-tiba saja sekelompok serigala muncul dan menghalangi jalannya. Begitupun dengan ratusan ular beracun yang muncul dari atas pepohonan, membuat langkah Liu Zhang Chen kembali terhambat.


”Zhi Shuang! Kau sedang merencanakan apa?!” ucap Liu Zhang Chen dengan wajah yang terlihat sangat marah.


Zhi Shuang akhirnya muncul dari atas dahan pohon. Dengan wajah yang tampak dingin, terlihat ada beberapa perbedaan yang terjadi di sana. Bola mata Zhi Shuang, telah berubah menjadi jingga!


”Tak ku sangka bisa bertemu denganmu lagi, Zhang Chen.” ucap Zhi Shuang yang tidak terlihat seperti biasanya.


”Kau berusaha untuk menghalangiku?” tanya Liu Zhang Chen.

__ADS_1


Zhi Shuang menatapnya dengan ekspresi dingin dan berkata untuk para hewan-hewan buas yang ada di sekitarnya. ”Jangan membiarkan seseorang mengganggu Tuan. Bersihkan dia.”


__ADS_2