Become A Protagonist 2

Become A Protagonist 2
Chapter. 07 - Menciptakan Jarak


__ADS_3

Yin Zhen tersentak kaget begitu boneka manusia miliknya berhasil dikalahkan oleh Liu Zhang Chen. Seketika, perhatiannya tertuju ke arah hutan lebat yang berada di dekat mereka. ”Sebuah kesalahan besar jika aku menjadikan inkarnasi Kaisar bumi untuk mengalahkan seorang inkarnasi Jenderal langit. Setelah ini, aku harus banyak mengulur waktu. Orang itu sedang bergerak kemari.” batin Yin Zhen yang tampak serius begitu ia merasakan hawa kekuatan milik Liu Zhang Chen yang semakin terasa.


”Ada apa? Kau sedang melihat sesuatu di sana?” tanya Xiao Qing Xuan yang merasa heran dengan perhatian yang dituju oleh Yin Zhen sejak tadi.


Yin Zhen menoleh kembali ke arahnya dan berkata, ”... Bisakah kita pergi sekarang?”


Xiao Qing Xuan berkedip selama beberapa kali karena merasa heran dengan semua ucapannya. ”... Eh, aku tidak bisa mengajakmu pergi. Aku harus kembali ke Huanxu.”


Yin Zhen langsung berkata, ”Aku tahu jalan tercepat untuk sampai Huanxu. Karena itu, ayo ikut aku!” ucapnya yang langsung menarik tangan Xiao Qing Xuan dan berlari menjauh dari rumah tersebut.


”Apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa kau begitu terburu-buru?” tanya Xiao Qing Xuan yang tampak heran.


”Ada monster gila yang sedang menuju kemari. Tingkatannya bahkan sebanding denganmu. Jika kau tetap melawannya, maka kau akan mati di tangan monster yang ada di sana.” jelas Yin Zhen yang membuat Xiao Qing Xuan semakin bertambah bingung.


”Monster apa? Aku sama sekali tidak merasakan hawa kebencian di sekitar sini.” gumam Xiao Qing Xuan yang terus mengikuti kemana langkah Yin Zhen membawanya pergi.


Sementara ini di waktu yang sama. Liu Zhang Chen yang telah kembali ke rumah tersebut merasa sangat terkejut setelah ia tidak melihat keberadaan Xiao Qing Xuan di sana. Tangan kirinya mengepal erat sedangkan tangan kanannya menggendong Zhi Shuang kecil. Ekspresinya tampak serius dan mengincar siapa saja yang telah berjalan di sini.


”Tidak ada yang terjadi di sini. Apakah keduanya tidak saling menyerang? Hawa kekuatannya juga tidak terasa. Orang itu pasti sengaja membuatku tidak bisa menemukannya! Sebenarnya, apa yang direncanakannya saat ini?!” batin Liu Zhang Chen sambil menggertakan giginya karena kesal.


Tangan kecil Zhi Shuang tiba-tiba menyentuh dadanya. Ia pun tersentak kaget dan langsung menatap ke arah Zhi Shuang yang masih berada di tangannya.


”Kenapa kakak begitu marah? Kakak membuatku kedinginan.” ucap Zhi Shuang dengan bola mata yang terlihat bersinar.


Liu Zhang Chen langsung mengalihkan perhatiannya dan menjawab, ”Kembalilah tidur! Aku sedang mencari seseorang.”

__ADS_1


”Memangnya, siapa yang kakak cari saat ini?” tanya Zhi Shuang yang kemudian menunjuk ke lantai yang kotor. ”... Di sana! Ada bekas hawa kekuatan milik inkarnasi Iblis Hitam. Warnanya sangat hitam dan menyeramkan. Di sana juga ada bekas hawa kekuatan milik inkarnasi Kaisar bumi yang terlihat indah dan menyenangkan. Sebelum mereka pergi, keduanya sempat saling berbicara dengan akrab.”


Liu Zhang Chen tampak terkejut setelah Zhi Shuang menjelaskan semua yang telah terjadi di tempat ini. ”... Apakah semua itu adalah kemampuan aslimu?” tanya Liu Zhang Chen sambil menatap ke arah Zhi Shuang.


Zhi Shuang kecil mengangguk iya meskipun wajahnya tampak ketakutan setelah ia melihat ekspresi Liu Zhang Chen. ”Aku bisa membaca situasi yang terjadi satu jam yang lalu melewati bekas-bekas hawa kekuatan yang tertinggal. Guruku bilang itu adalah kemampuan yang juga dimiliki oleh inkarnasi Kaisar bumi.”


”Kalau begitu, dimana mereka berada saat ini?”


Zhi Shuang menggeleng-gelengkan kepalanya. ”... Jarak mereka sudah terlalu jauh. Inkarnasi Kaisar bumi yang pergi bersamanya sudah menghapus jejak hawa kekuatan mereka.”


Liu Zhang Chen menatap serius dan memperhatikan jalan bercabang yang ada di depannya saat ini. ”... Kalau begitu, kemana arah yang aku tuju sekarang? Kenapa aku selalu pergi tanpa memberikannya sesuatu untuk berjaga-jaga?” batin Liu Zhang Chen yang merasa bersalah.


Zhi Shuang tampak bingung dan bertanya, ”... Apa yang kakak rasakan saat sedang menyalahkan dirimu sendiri? Kakak sepertinya sangat mencemaskan Inkarnasi Iblis hitam itu. Memangnya, dia itu adalah orang yang penting?”


Liu Zhang Chen terdiam selama beberapa saat sebelum akhirnya ia menjawab, ”Ya, dia adalah orang yang sangat penting.”


Liu Zhang Chen menatap sedih ke arah Zhi Shuang sambil berkata, ”Karena aku, dia harus menderita lebih dalam lagi. Untuk itu, aku sangat ingin melindunginya.”


***


”Ah! Dia berhenti?!” batin Yin Zhen yang sudah tak merasakan keberadaan hawa kekuatan milik Liu Zhang Chen yang mengejar mereka.


”Yin Zhen! Di depanmu!” teriak Xiao Qing Xuan saat ia melihat seekor harimau besar hendak menerkam mereka berdua.


Yin Zhen langsung mengeluarkan sebuah kertas mantra yang diarahkan pada harimau tadi. Setelah kertas mantra tersebut melekat di perut harimau, hewan sihir itu meledak, menjadi serpihan-serpihan daging yang berterbangan dimana-mana. Namun anehnya, tak ada satu tetespun darah yang mengenai pakaian mereka.

__ADS_1


”Bagaimana dia bisa melakukannya?” batin Xiao Qing Xuan yang tampak heran setelah melihat Yin Zhen melakukan serangannya.


Yin Zhen menoleh ke arahnya dengan tatapan serius sehingga membuat Xiao Qing Xuan tampak sangat terkejut setelah menatapnya. ”... Sangat berbahaya jika kita bermalam di hutan. Sebaiknya kita mencari sekumpulan penduduk desa.”


”Uhh,... Menyeramkan. Tatapannya benar-benar menusuk. Sebaiknya jangan membuatnya marah.” batin Xiao Qing Xuan yang langsung mengalihkan perhatiannya.


Yin Zhen menoleh ke satu sisi saat keduanya masih berada di tengah-tengah hutan. Ia mendengar suara orang banyak yang saling berbicara. Tak jauh dari tempat mereka berdiri, terdapat sebuah pasar kecil dan sebuah desa yang bernama Desa Dianwu.


”Kita akan pergi ke penginapan yang ada di desa Dianwu.” ucap Yin Zhen.


Xiao Qing Xuan langsung menjawab, ”Tapi, aku tidak punya uang untuk membayarnya.”


Yin Zhen menoleh ke arahnya dan tersenyum, ”... Tenang saja. Aku punya uang untuk membayarnya. Anggap saja sebagai ucapan terima kasih karena sudah mau berteman denganku.”


Xiao Qing Xuan terdiam dan menatapnya dengan canggung.


Sementara ini, Liu Zhang Chen yang terlihat kesal telah membunuh sejumlah mayat hidup yang dikendalikan oleh seseorang. Ditambah lagi ia harus melindungi Zhi Shuang yang tidak bisa berbuat apa-apa untuk melawan musuhnya. Karena lelah dan hari semakin sore, Liu Zhang Chen bersandar pada sebuah pohon kokoh yang daunnya lebat. Ia pun terduduk sambil memegangi pedangnya yang telah berlumuran darah.


”Kemana orang itu membawanya pergi? Benar-benar menyusahkan!” gumam Liu Zhang Chen yang terlihat sangat marah.


Zhi Shuang berjalan menghampirinya dan memberikannya sebatang bunga tabebuya yang sedang bermekaran. ”... Kakak tidak perlu mengkhawatirkan orang yang ada di pikiran kakak. Dia baik-baik saja. Seharusnya kakak mengkhawatirkan Inkarnasi Kaisar bumi yang sedang bersamanya.”


Liu Zhang Chen mengambil batang pohon tersebut dan berkata, ”Tidak. Orang itu sangat berbahaya. Mungkin saja dia itu inkarnasi Kaisar bumi yang pertama. Inkarnasi yang mampu mengendalikan mayat-mayat hidup untuk menyerang orang lain.”


”Tapi, bukankah inkarnasi Iblis Hitam juga bisa melakukannya? Seperti yang kakak bilang. Kami inkarnasi Kaisar bumi berada di posisi paling bawah di antara tiga Inkarnasi legenda. Jadi, untuk apa mencemaskannya? Aku yakin kakak juga bisa mengalahkan orang itu.”

__ADS_1


Liu Zhang Chen menarik senyum dan menyentuh kepala Zhi Shuang sambil berkata, ”... Kau benar. Aku terlalu mencemaskannya. Sekarang sudah sangat malam. Mungkin sebaiknya kita kembali saja.”


__ADS_2