
" Aneh? Apa alasan Paman Jamarie mengutus Gabriel kesini? Bukankah orang itu sudah aku tugaskan untuk mengurus persenjataan kediaman D'Angelo? Paman Jamarie tidak begitu tahu kelemahan Hong dan Hwang, kecuali kalau hal ini menyangkut pada Lee Jungkyuu! "
Gumam batin Grizzy yang masih belum tahu maksud kedatangan Gabriel yang secara tiba-tiba. Bahkan kedatangannya sama sekali tidak memberikan kabar apapun, Grizzy cukup terkejut dengan hal ini.
Kedua mobil itu sudah pergi meninggalkan terowongan. Kini tinggal Kangsoo dan Gabriel bersama dengan beberapa bodyguard yang tengah mengurusi mayat kedua pembunuh bayaran itu.
" Bos, mau kita apakan mayatnya? ", tanya salah satu bodyguard.
Kangsoo pun melirik ke arah Gabriel, dan memilih untuk menanyakan hal serupa kepadanya.
" Cosa dovremmo fare con il cadavere? "
( Apa yang harus kita lakukan dengan mayatnya? ), tanya Kangsoo.
" Brucia entrambi i corpi! Quindi, gettali nell'abisso, dando la priorità ai loro volti in modo che se qualcuno li incontra nel prossimo futuro sarà difficile riconoscerli. "
( Bakar tubuhnya! Lalu, lemparkan ke jurang itu, utamakan wajahnya agar jika ada yang menemukan mereka dalam waktu dekat akan sulit untuk mengenalinya! ), jawab Gabriel dengan nada yang sanat berbeda dengan sebelumnya.
Dihadapan Grizzy , Gabriel bersikap seolah-olah dia tidak memiliki kekuatan apapun, sikapnya membuat Grizzy berfikir kalau sifat Gabriel tidak jauh berbeda dengan Daniel yang selalu menyertakan sifat lembut dan sisi lemahnya.
Namun, di belakang Grizzy, sikapnya jauh berbeda dengan apa yang Grizzy pikirkan. Gabriel bahkan begitu dingin dan tegas. Dia sama-sama kejamnya dengan Grizzy, bahkan sikapnya lebih mirip Grizzy di bandingkan dengan Daniel.
Orang-orang ini memang bersaudara, darah yang mengalir dalam diri mereka memang sama kuatnya. Selain berdarah biru mereka juga berdarah dingin, yang mana tidak ada kata ampun dan belas kasihan dalam kamus mereka. Saat hasratnya menggebu, apapun bisa mereka lakukan tanpa peduli apa konsekuensinya.
Keluarga D'Angelo ini luar biasa kejam dalam mendisiplinkan para sampah-sampah yang berusaha menyembunyikan baunya selama ini. Mereka tidak mengenal rasa ragu, mereka selalu ringan tangan dan dengan senang hati untuk membunuh pihak yang tidak bisa di toleransi. Seolah, mereka adalah orang-orang yang menentukan surga dan neraka bagi musuhnya. Mereka sama-sama membenci pengkhianatan, kali ini Grizzy di perkuat dengan beberapa koneksi yang membantunya.
Termasuk kejadian kali ini, Grizzy sudah mengetahui siapa yang akan di temui oleh Gongyoo. Kim Taehan memberinya sinyal kalau orang Hwang tengah menuju ke lokasi yang sama dengan lokasi yang di tuju Gongyoo.
Gongyoo dan Soonil bersekongkol agar bisa melarikan diri dari cengkeraman Grizzy. Gongyoo akan berpura-pura untuk pulang dengan alasan menemui anak istrinya, karena Soonil tahu kalau Grizzy juga akan menyuruhnya mengawasi Gongyoo, dengan begitu mereka bisa memanfaatkan kesempatan untuk melepaskan diri dan mendapat perlindungan dari bos lamanya.
Gongyoo sampai di rumahnya, namun anak istrinya tidak ada disana. Alih-alih mencari keduanya, Gongyoo malah menelepon seseorang menggunakan telepon rumahnya, orang yang di teleponnya yang tak lain adalah orang Hwang. Dia meminta bertemu untuk membahas sesuatu namun tempat yang mereka tetapkan adalah tempat yang mana pernah di kunjungi Grizzy.
Grizzy bisa tahu apa yang di lakukan Gongyo di rumahnya, karena Daniel dan Kenzio sempat meletakkan kamera cctv di rumahnya saat berkunjung ke rumah Gongyoo. Rekaman itu bisa di lihat langsung melalui layar ponselnya hingga membuatnya tidak perlu repot-repot membuka layar monitor.
Dan kabar lainnya, Gongyoo tidak tahu kalau anak dan istrinya sudah meninggal karena over dosis narkoba. Apa yang di katakan Grizzy saat itu memang sebuah kebenaran, tentang apa yang terkandung di dalam makanan yang Grizzy kirim dan apa yang ada di dalam perut boneka besar itu. Daniel dan Kenzio juga rutin memberi mereka makanan yang sama, hingga membuat keduanya terus-menerus mengkonsumsi narkoba tanpa sadar. Hingga di hari berikutnya Daniel dan Kenzio menemukan mereka tidak bernyawa.
Meskipun begitu Grizzy menguburkan mereka dengan layak meski diam-diam. Kabar ini tidak pernah ada telinga yang mendengar selain Grizzy, Daniel dan Kenzio semuanya tertata rapi dalam lembaran rahasia yang mereka kubur bersama dengan tubuh anak dan ibu itu.
Setelah tak mendapati Gongyoo di rumahnya, Grizzy menerima telepon dari Kangsoo yang memberitahunya kalau Gongyoo pergi menggunakan taksi, Soonil pun mengikutinya namun menggunakan taksi yang berbeda. Bodyguard lain juga memberitahu Grizzy jika umpannya telah di ambil oleh mangsanya, yang mana pistol mainan yang di letakkan secara sembarang di mobil itu benar-benar di ambil oleh orang bodoh itu.
Setelah itu, Grizzy juga menerima telepon dari Taehan yang mencurigai mobil milik keluarga Hwang tengah mengara ke lokasi yang menjadi kemungkinan titik temu antara orang Hwang dan Gongyoo. Namun, yang di katakan Taehan tepat sasaran dan sangat memuaskan Grizzy.
Kangsoo menelepon Grizzy lagi, ia memberitahunya kalau Soonil tengah mengendap-endap sambil bersembunyi tak jauh dari Gongyoo yang tengah mengobrol dengan seseorang di dalam mobil. Meski tidak dapat melihat wajahnya Grizzy sudah memberi tanda di punggung tangannya. Orang dengan luka tembak di bagian punggung tangannya adalah sasaran Grizzy selanjutnya.
Orang-orang bodoh itu terlalu naif sehingga menganggap Grizzy adalah lawan yang mudah. Gongyoo diawasi oleh sekutunya, Soonil. Dan berharap mereka bisa lepas dari kesepakatannya dengan Grizzy, namun mereka berdua tidak tahu kalau Grizzy sangat cerdik hingga memerintahkan Kangsoo untuk mengawasinya.
" C'è sempre un occhio che guarda il supervisore! Attento! "
( Selalu ada mata yang mengawasi pengawas! Hati-hati! ), gumam Grizzy yang masih dalam perjalanan.
Disisi lain, Kangsoo sudah membakar mayat Gongyoo dan Soonil. Kini tinggal menendang keduanya ke dalam jurang lalu mereka bisa segera menyusul Grizzy.
Di dalam mobi. Kangsoo masih penasaran dengan maksud Gabriel, yang mana dirinya seolah memiliki dua kepribadian yang berbeda ketika di hadapan dan di belakang Grizzy.
" Signore, sembravi impotente di fronte alla Big Miss, ma ora sei così freddo. Perché non mostrargli il tuo vero lato? "
( Tuan, Anda sangat tidak berdaya di hadapan Nona Besar, namun sekarang Abda begitu dingin. Kenapa tidak menunjukkan sisi Anda yang sebenarnya? ), tanya Kangsoo.
__ADS_1
" Non nascondo la mia personalità, Lui sa già tutto. Tuttavia, anche se è la mia sorellina, non posso ancora mettermi contro di lei! È una ragazza rispettabile in famiglia, tutti le obbediranno. "
( Saya tidak menyembunyikan kepribadian saya, Dia sudah tahu segalanya. Namun, meskipun dia adalah adik perempuanku, aku masih tidak bisa melawannya! Dia adalah gadis terhormat dalam keluarga, semua orang akan mematuhinya. ), jawab Gabriel panjang lebar dengan tatapan sendu namun nada bicaranya masih terdengar begitu dingin.
" Ma perché? "
( Tapi kenapa? ), tanya Kangsoo yang belum begitu paham.
" Non sapevi? "
( Kau tidak tahu? ), ujar Gabriel balik bertanya, namun Kangsoo hanya membalasnya dengan gelengan kepala.
" Pensi che mio padre approverebbe che Grizzy sia la mafia senza motivo? Sai, Gevda era in realtà destinato a essere il successore di Mafia D'Angelo da quando è nato. Gevda è l'unica erede, è la scelta di suo padre. La precedente decisione mafiosa non è impugnabile da nessuno, anche questa è contenuta nel testamento affinché il suo contenuto non possa essere impugnato! "
( Kau pikir Ayahku akan menyetujui Grizzy menjadi Mafia tanpa alasan? Kau tahu, Gevda sebenarnya sudah di tetapkan menjadi penerus Mafia D'Angelo sejak ia lahir. Gevda adalah satu-satunya Pewaris, dia adalah pilihan ayahnya sendiri. Keputusan Mafia sebelumnya tidak bisa di tentang oleh siapapun, ini pun tertuang dalam wasiat sehingga isinya tidak bisa di ganggu gugat! ), jelas Gabriel panjang lebar namun bisa di tangkap oleh Kangsoo dengan mudah.
" Tuttavia, perché Grizzy, Mafia D'Angelo ha un primo figlio, il suo primo figlio dovrebbe essere più degno di ereditare questo! "
( Namun, kenapa Grizzy, bukankah Mafia D'Angelo memiliki putra pertama, seharusnya putra pertamanya lebih pantas mewarisi hal ini! ), tanya Kangsoo.
" Daniel è intelligente, ma fisicamente non forte come Grizzy, ci sono anche altre cose che solo la famiglia D'Angelo sa! Non cercare di capirlo altrimenti Grizzy ti strapperà gli occhi! "
( Daniel cerdas, namun fisiknya tidak sekuat Grizzy, juga ada hal lain yang hanya di ketahui oleh keluarga D'Angelo! Jangan mencoba mencari tahu jika tidak mau Grizzy mencungkil keluar bola matamu! ), balas Gabriel sambil melemparkan senyum misterius.
Kangsoo yang mendengar hal itu hanya bisa menelan salivanya, tak mampu lagi bertanya lebih jauh. Pernyataan itu sudah cukup untuk menutup pembicaraan mereka.
Pak Kim sampai di sebuah mansion yang baru saja di belinya. Pak Kim juga sudah menyediakan penjagaan yang ketat di sekitar Mansion, entah kapan dia mengaturnya yang pasti hal ini akan sangat di sukai oleh Grizzy. Sesuatu yang tak lagi memerlukan tela-tele dari pihak yang paling bisa di andalkan.
Di detik kemudian juga sampailah mobil Grizzy, Grizzy turun dengan mengusap lengannya. Suasana yang semakin larut memang cukup dingin. Terlebih Grizzy hanya menggunakan dress pendek tanpa lengan.
" Pak Kim, sudah menyiapkan ruang khusus untu orang itu? ", tanya Grizzy yang merujuk pada Minseok.
" Pastikan kau memperlakukannya dengan baik, jangan terlalu kasar apalagi sampai melukainya! ", ujar Grizzy menimpali sebelum akhirnya kedua bodyguard itu membawa masuk Minseok.
" Kenapa begitu perlakuan mu? ", tanya Daniel.
" Karena dia pion ku! ", ujar Grizzy.
" Kalau begitu masri kita menunggu Gabriel di dalam! ", ujar Pak KIm.
" Gabriel??? Lui venne? ",
( Gabriel??? Apakah dia datang? ), tanya Daniel bersemangat.
Grizzy memberi isyarat pada Kenzio agar membawa Daniel masuk. Kenzio cepat tanggap dan langsung menarik Daniel masuk menyusul Pak Kim dan Dokter Myun. Sedangkan Taehyung memakaikan Jaketnya ke tubuh Grizzy agar Grizzy tidak masuk angin karena angin malam.
" Lain kali jangan pakai baju yang terlalu terbuka sayang, nanti kau bisa sakit! ", ujar Taehyung lembut seolah tak mempedulikan Dongil yang masih ada di belakang mereka.
" Baiklah, terimakasih! ", balas Grizzy.
Tangan Taehyung masih merangkul punggung Grizzy membuat suasana di luar memanas akibat kemarahan Dongil. Semua orang sudah masuk namun Dongil masih berdiri di sana menatap marah ke arah Taehyung dan Grizzy.
" Stai attento, Jongdae! Ti ucciderò! "
( Hati-hati, Jongdae! Saya akan membunuhmu! ), gerutu Dongil kesal lalu melangkah malas ke dalam rumah.
Pak Kim menyiapkan teh hangat secara khusus untuk Grizzy, sedangkan sisanya menjadi tanggungjawab Dongil. Tak lama kemudian, Gabriel dan Kangsoo datang. Gabriel bergabung dalam meja bundar yang di siapkan khusus untuk berdiskusi, sedangkan Kangsoo berdiri di belakangnya bersama bodyguard lain.
__ADS_1
" Kau boleh keluar ", ujar Grizzy, lalu Kangsoo keluar bersama para bodyguard lainnya.
Grizzy masuk ke pembahasan utama, awalnya dia ingin membicarakan tentang Hwang terlebih dahulu. Namun, mengingat kedatangan Gabriel yang secara tiba-tiba, mungkin ada sesuatu yang sangat mendesak hingga tidak ada pihak yang memberi tahu Grizzy kalau Gabriel akan datang.
" In precedenza, fratello Gabriel, qual era il tuo scopo nel venire improvvisamente in questo modo? "
( Sebelumnya, Kakak Gabriel apa tujuanmu datang secara mendadak seperti ini? ) tanya Grizzy.
" La mia sorellina, Gevda. Sei molto intelligente e hai una vista acuta, non sono sicuro che tu non sappia cosa intendo"
( Adik perempuan ku, Gevda. Kau sangat cerdas di tambah penglihatan yang tajam, aku tidak yakin kalau kau tidak tahu dengan maksud ku ), balas Gabriel seperti biasanya.
Grizzy terdiam, ternyata sangat mudah untuk mengetahuinya hanya dalam melihat kuncinya. Namun, akan sangat mencurigakan kalau dia datang sendiri, sedangkan Grizzy sendiri tidak pernah meminta bantuannya untuk campur tangan.
" Aku memberitahunya, Kenzio mengusulkan aku untuk melibatkan orang yang pertama kali tertipu. Paman Jamarie adalah orang pertama yang tertipu, Dia juga tidak tahu kalau Lee Sungkyuu sebenarnya memalsukan identitasnya dan memanfaatkan hal ini agar bisa menang. Karena secara tidak langsung dia juga akan melihat sekutunya terbunuh, dia menjadikanmu kaki tangan dan alat untuk menyingkirkan mereka! ", ujar Daniel pada akhirnya.
Grizzy menatap mata kakaknya lekat, mencari celah keraguannya namun seperti biasanya, Daniel nampak seperti bocah polos yang selalu mengatakan yang sebenarnya. Tidak ada tanda paksaan di matanya, dia benar terlihat tulus untuk membantu Grizzy.
" Allora qual è il tuo piano, Gab? "
( Jadi, apa rencanamu, Gab ? ), tanya Grizzy.
" Sono venuto volontariamente, quindi lo lascio a te "
( Aku datang secara suka rela, jadi aku menyerahkan hal ini kepadamu ), balas Gabriel yang sepertinya benar-benar menempatkan dirinya dalam kendali Grizzy.
Grizzy tersenyum mendengar keputusan Gabriel yang di mengerti oleh seisi ruangan kecuali Taehyung dan dokter Myun.
" Enfatizza Lee Sungkyuu, il resto userò Minseok come esca! "
( Kalau begitu, cukup tekan Lee Sungkyuu, sisanya aku akan menggunakan Minseok sebagai umpannya! ), ujar Grizzy.
" Gevda.. tentang misi kam..
" Cukup! Aku sudah tahu! ", sela Grizzy memotong bicara Daniel.
" Apa? Tapi aku belum selesai bicara! ", ujar Daniel.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
...Yuk bantu dukung Karya ini dengan tinggalkan Like dan Komentar. Jangan lupa kasih Rate nya yaaa.....
__ADS_1
Salam Sayang,
Grizzelle Myesha Xuxa W