Bellissimo Piccolo Mostro

Bellissimo Piccolo Mostro
Verso Il Grande Piano


__ADS_3

Grizzy memperhatikan perubahan wajah Sungkyuu, saat ini dia menjadi sangat diam. Terlihat getaran kecil di kakinya, Grizzy tersenyum tipis karena mangsanya mulai menunjukkan sedikit ekspresi yang seharusnya.


" Wah, sepertinya penembaknya terlatih dan sangat profesional, aku harap aku bisa melatih para bawahan ku agar bisa melakukan hal yang seperti itu, sehingga mungkin kami tidak akan terkalahkan! ", ujar Daniel.


" Anak ini terlalu mendalami perannya! Mengapa sampai mengatakan hal-hal tidak berguna bodoh! ", gerutu Grizzy.


" Kau lebih cocok menjadi detektif! Mengurus masalah yang sangat sulit di pecahkan yang mengandalkan kekuatan logika dan lainnya! " sahut Grizzy.


" Benarkah? Sepertinya aku harus mencobanya, aku juga pandai menggertak, setidaknya aku bisa menggunakannya saat menginterogasi para penjahat! ", balas Junghyun.


Acara terus berlanjut hingga keadaan damai atau sampai tidak ada gerakan anggota BIN di sekitar hotel. Sesuai dengan perkataan Grizzy, dia akan ikut pulang bersama dengan Sungkyuu, namun Sungkyuu bilang dia ada keperluan mendadak, jadi Grizzy pulang bersama Junghyun. Sedangkan Daniel, Gabriel dan Kenzio pulan ke Mansion yang di beli Grizzy untuk menyusul Pak Kim.


Grizzy pulang ke kediaman Kim bersama Junghyun. Sedangkan Taehyung dan Dongil yang sudah sejak tadi menunggu mereka, malah di tugaskan untuk mengikuti kemana Sungkyuu pergi.


Di dalam mobil Junghyun.


" Tiba-tiba mengadakan acara seperti itu, aku sungguh berterimakasih kepadamu! ", ujar Junghyun.


" Jangan sungkan, kau juga kakakku, setidaknya aku sudah memberikan kesan baikku sebelum aku meninggalkan Korea! ", ujar Grizzy.


" Kau mau pulang? Bukankah kau akan menyelesaikan sekolah mu disini? ", tanya Junghyun.


" Namun, aku sudah terikat dengan kota ku, aku tidak bisa jauh dari sana, kebebasan disini sangat terbatas! ", ujar Grizzy.


" Aku akan pergi setelah mendapatkan kembali Mansion ku! ", sambung Grizzy.


" Mansion itu? Apa misi balas dendam mu sudah selesai? ", tanya Junghyun.


Grizzy menggeleng pelan.


" Seseorang mencuri datanya, aku tidak bisa melakukan apapun tanpa datanya, data itu sangat penting karena semua bukti ada di dalamnya! ", jawab Grizzy.


" Apa? Bagaimana mungkin? ", tanya Junghyun.


" Entahlah! "


" Kau memberitahu ayah tentang mansion mu juga kan? Aku menemukan foto yang sama di dalam laci meja kerjanya! ", celetuk Junghyun.


Namun, setahu Grizzy, dia tidak pernah membahas tentang mansion dengan Sungkyuu. Hal ini memperkuat buktinya, jika Sungkyuu menolak memberikan mansion nya dengan cara baik-baik. Maka Grizzy harus melakukan cara kasarnya, namun, sebelum itu juga Grizzy akan menjadikan Sungkyuu umpan untuk membuat Hwang keluar. Karena bagaimanapun juga, Hwang juga menggunakan boneka untuk menutupi identitas aslinya.


Grizzy hanya perlu mengendalikan Sungkyuu agar membawa boneka Hwang keluar. Lalu perlahan dia akan menggunakan boneka Hwang untuk memancing tuannya keluar, membunuh seorang boneka dan seorang umpan bukanlah hal sulit bagi Grizzy.


Namun, rencana ini akan di susun se rapih mungkin agar tidak ada celah. Grizzy harus benar-benar menyusunnya secara matang karena baik Sungkyuu maupun Hwang pasti punya banyak koneksi yang mungkin akan menghambatnya. Grizzy pun menyiapkan dirinya sendiri, karena jika rencana ini gagal, maka kepalanya yang akan terpenggal lebih dulu.


Sungkyuu terlihat berhenti di sebuah Cafe,dia turun dan masuk ke cafe itu. Taehyung dan Dongil tidak bisa mengawasinya lebih dekat, namun mereka bisa melihat Sungkyuu yang duduk di dekat kaca jendela. Tak lama kemudian seseorang datang dan dudukn di hadapan Sungkyuu, sayangnya garis kaca buram menutupi wajah mereka hingga Taehyung dan Dongil tidak bisa melihatnya.


" Aku akan masuk! ", ujar Taehyung.


Namun, Dongil mencegahnya.


" Sungkyuu mengenalmu, dia akan curiga jika melihatmu di sana, aku akan masuk untuk melihat orang itu, kau bisa mempecayakannya kepadaku! ", ujar Dongil.


Mendengar hal itu, akhirnya Taehyung pun membiarkan Dongil masuk. Karena apa yang dikatakan Dongil ada benarnya juga, pengaruhnya pasti akan berdampak pada Grizzy, karena Sungkyuu mungkin sudah tahu hubungan Taehyung dengan Grizzy.


Dongil masuk dan memesan dua minuman, sambil menunggu dia berusaha melihat siapa yang di temui Sunkyuu, namun wajahnya lah-lagi terhalang oleh kepala Sungkyuu.


" Tuan, pesanan anda sudah siap! ", suara Pelayan itu membuatnya segera melakukan pembayaran.


Namun, saat menoleh lagi ternyata orang itu sudah berjalan meninggalkan tempat, padahal Dongil belum melihat wajahnya. Namun, dia bisa melihat sesuatu yang menarik yang mungkin biisa jadi petunjuk.


Dongil masuk ke mobil dengan muka masam karena gagal melihat siapa yang berbicara dengan Sungkyuu. Dia memberikan satu americanonya ke Taehyung. Taehyung yang meliha wajah Dongil menjadi salah faham.


" Jika tidak ikhlas kau tidak perlu memberikannya kepadaku! ", ujar Taehyung.

__ADS_1


" Bukan itu bodoh! Aku tidak bisa melihat wajahnya", balas Dongil.


" Kau memang bodoh! Seharusnya aku tadi tidak membiarkanmu! ", ujar Taehyung.


" Sudahlah, mari kita temui Grizzy! ", ajak Dongil.


" Kau sudah gila! Grizzy sekarang ada di rumah Sungkyuu, pergilah sendiri kalau sudah bosan hidup! ", ujar Taehyung.


" Benar juga, kalau begitu mari pulang ke Mansion, Tuan Kim pasti sudah menunggu disana! ", pungkas Dongil.


Mereka pun pergi ke Mansion tanpa membawa hasil apapun setelah membuntuti Sungkyuu. Grizzy mungkin akan kecewa pada mereka, ini kesekian kalinya mereka gagal.


Di sisi lain, Grizzy tengah merebahkan tubuhnya di tempat tidur. Lalu kembali bangun, menatap sekeliling dengan teliti hingga tak melewatkan satu inci pun. Di kamar tidak ada yang aneh, dia pergi ke ruang utama dari kamarnya. Kembali melihat sisi ruangan itu sampai matanya terpaku pada sebuah lukisan yang ada di atas tv nya.


Grizzy menggunakan bangku untuk bisa menggapai lukisan itu. Dia mengambilnya lalu melihat apa yang ada di balik lukisan itu, benar saja ada sesuatu di sana, sesuatu yang mengawasinya selama dia ada di ruangan itu.


" Bastardo subdolo! "


( Bajingan Licik! ), gerutu Grizzy.


Semuanya sudah sangat jelas dan terbukti. Orang ini sungguh ingin lari dan membalikkan keadaan agar Grizzy mengasihaninya. Dia jelas tidak ingin kehilangan apa yang selama ini sudah menjadi miliknya.


Grizzy kemudian mengingat sesuatu, tentang misinya yang memasang sebuah kamera pengintai di sekitar Mansion namun, tidak dapat hasil apapun. Semuanya bersih karena memang misinya sudah di ketahui oleh Sungkyuu.


Beruntung hasil rekaman cctv itu masih ada di dalam genggaman Grizzy dan tidak sempat di ketahui oleh Sungkyuu, jadi dia masih bisa menghukum Sungkyuu meskipun harus lewat jalur hukum. Bagaimana pun juga hukumannya harus sebanding dengan pembunuh - pembunuh sebelumnya.


Saat ini, yang ada di dalam pikiran Grizzy adalah menemukan ruang pengawas, dia hanya perlu menghapus rekaman cctv yang memperlihatkan dirinya mengambil kamera pengintai yang terpasang di lukisan.


Dia kembali keluar, lalu mendengar suara saat melewati ruang kerja Sungkyuu. Tetapi, Grizzy tak menghiraukannya dan berlanjut mengelilingi rumah dan memeriksa setiap ruangan untuk menemukan di mana itu. Setelah tak kunjung menemukan, Grizzy pun menyerah dan berfikir mungkin saja ruangan itu di pantau langsung di kamar Sungkyuu. Grizzy tidak bisa masuk, namun dirinya bisa melakukan satu hal. Grizzy kembali ke kamarnya dan membuka komputer papan tunggal yang biasa ia gunakan untuk menjalankan suatu peretasan data dari server lain.


Sejak kecil, dia selalu di ajarkan banyak hal oleh ayahnya. Hingga pengetahuannya bisa lebih jauh daripada Daniel yang hanya di luruskan oleh satu tujuan. Grizzy punya keahlian khusus seperti menguasai tujuh jenis beladiri, menembak dan juga memiliki kemampuan mengoperasikan komputer, mulai dari meretas, memodifikasi, memanipulasi, menghapus dan bahkan merusak data yang ada di dalamnya. Grizzy juga pandai menemukan kelemahan dari keamanan server yang akan di retas nya, hingga pekerjaan ini bukan suatu kesulitan untuk Grizzy.


Hanya beberapa menit saja, Grizzy sudah bisa mengambil alih semua rekaman cctv di rumah ini. Namun, waktunya tidak banyak karena mungkin saja Sungkyuu sedang dalam perjalanan pulang saat ini. Yang lebih parahnya, Junghyun masih ada di dalam ruang kerja Sungkyuu. Satu-satunya cara agar tidak nampak mencurigakan adalah merusak semua rekaman cctv, Grizzy menghapus semua rekaman dirinya terlebih dahulu lalu mulai merusak semua rekaman. Namun, sedetik sebelum itu Grizzy melihat mobil Sungkyuu sampai di gerbang utama.


" Gawat!! ", gerutu Grizzy lalu segera meraih ponselnya, dan menelepon Junghyun.


" Halo? Ada apa? "


" AYAH DATANG!! CEPAT KELUAR!!! ", teriak Grizzy di telepon.


Teriakan Grizzy membuat Junghyun tersentak dan buru-buru keluar. Namun, saat dia keluar Junghyun malah berpapasan dengan Sunkyuu yang tengah menaiki tangga. Wajah terkejutnya semakin menjadi saat mendapati ayahnya tengah menatap ke arahnya.


" Ada apa? Mengagetkan saja! ", ujar Sungkyuu lalu kembali melangkah.


Namun, langkahnya terhenti saat mendapati Grizzy juga ada di lorong dengan wajah terkejutnya.


" Ada apa dengan kalian??? ", tanya Sungkyuu.


Melihat Sungkyuu yang sepertinya tidak mengetahui apapun, Grizzy mulai mengendalikan suasananya. Dia melepas sepatunya dan mulai mengangkatnya.


" LEE JUNG HYUN!! Jangan coba-coba kabur dariku!!!!!", ujar Grizzy yang justru terlihat lebih menakutkan daripada Sungkyuu bagi Junghyun.


Grizzy berlari mengejar Junghyun yang juga ikut berlari menuruni tangga karena mengira kalau Grizzy akan benar-benar memukulinya.


" YA! KAPAN KALIAN AKUR???? ", teriak Sungkyuu dari lantai atas.


Disisi lain, Taehyung dan Dongil baru saja sampai di mansion. Mereka masuk dan sudah mendapati Daniel, Pak Kim dan Gabriel di ruang utama. Mereka ikut duduk di sofa itu dan mulai membahas misi yang baru saja selesai.


Misi ini terlalu cepat, sebelumnya mereka khawatir ini akan gagal. Namun, Grizzy orang yang berpikiran mendalam, dia mampu menyusun rencana berbahaya dengan cepat, meskipun begitu Grizzy tidak sembarangan mengambil tindakan, dia juga selalu memikirkan resiko terbesarnya. Dengan bantuan beberapa koneksi dan informannya, Grizzy bisa mengetahui jalan dan alur yang akan terjadi saat misinya berlangsung. Dia sudah lebih dulu mengukur waktu sebelum menyusun rencananya. Hal ini menjadi kekaguman tersendiri bagi Pak Kim, melihat Grizzy seolah melihat sosok mendiang Edard.


" Bagaimana? Kalian sudah tahu siapa yang di temui Sungkyuu? ", tanya Pak Kim.


" Maaf ayah, namun anak ini tidak melihat wajah orang itu! ", ujar Taehyung.

__ADS_1


" Mengapa kedengarannya kau sangat ingin orang memarahiku? ", Racau Dongil.


" Lalu, apa yang kau temukan? ", tanya Pak Kim.


" Aku mungkin tidak melihat wajahnya, namun sesuatu menarik perhatianku! ", ujar Dongil.


" Apa itu? ", tanya Pak Kim lagi.


" Balutan perban di punggung tangan kirinya, dia terluka di bagian itu, jas mahal dan tubuh kekarnya menunjukkan kalau dia bukan golongan orang biasa! ", jelas Dongil.


" Balutan perban di tangan kiri? ", tiba-tiba saja Pak Kim mengingat sesuatu.


Grizzy masih dalam ajang kejar-kejaran dengan Junghyun, Junghyun terus berlari hingga sampai kel halaman depan rumah. Grizzy yang sudah tidak sanggup berlari lagi pun berhenti dan berteriak agar Junghyun juga berhenti.


" BERHENTI ATAU AKU AKAN MEMBUNUH MU! ", teriakan Grizzy cukup membuat Junghyun membeku di tempatnya.


Grizzy berjalan pelan ke arah Junghyun dengan nafas yang masih terengah-engah. Sesampainya di belakang Junghyun, Grizzy menepuk bahu Junghyun dan membuatnya semakin ketakutan. Namun, nada bicara Grizzy berubah saat ini.


" Kenapa kau lari? Aku lelah! ", ujar Grizzy.


" Lalu, kenapa kau mengejar ku? ", tanya balik Junghyun.


" Karena kau melarikan diri maka aku harus mengejar mu! Aku hanya berakting namun kenapa kau malah menanggapinya dengan serius? ", ujar Grizzy lalu terduduk saking lelahnya.


Junghyun ikut duduk di samping Grizzy.


" Aku panik, saat aku keluar ayah sudah sampai di tangga! ", balas Junghyun.


" Apa dia melihatmu keluar dari ruangannya? ", tanya Grizzy.


" Ku rasa tidak, namun telat selangkah saja Ayah pasti melihatku! ", ujar Junghyun.


" Baguslah, setidaknya kita harus menyembunyikan hal ini! Ku harap kau tidak mengkhianati ku! ", ujar Grizzy.


" Aku tidak akan mengkhianatimu, selama kau bisa memastikan ayahku bisa selamat dari incaran kakakmu! ", balas Junghyun.


Grizzy terdiam sebelum akhirnya merebahkan dirinya di atas rumput teras rumahnya.


Yang terjadi sebelumnya, saat Grizzy dan Junghyun dalam perjalanan pulang adalah Grizzy sadar dirinya tidak pernah membicarakan mansion dengan Sungkyuu. Namun, Sungkyuu memberikan titik cerah dengan menyimpan foto mansion nya. Grizzy mulai menggunakan hal itu untuk mendapatkan keuntungan, meski hal ini mungkin sedikit membahayakan Junghyun. Namun, Grizzy tahu Sungkyuu tidak akan melakukan hal yang keji kepada anak kandungnya.


Flashback saat perjalanan pulang.


" Kau memberitahu ayah tentang mansion mu juga kan? Aku menemukan foto yang sama di dalam laci meja kerjanya! ", celetuk Junghyun.


Grizzy tercengang saat mendengar hal itu, pasalnya dia hanya membocorkan rencana untuk menemukan para pembunuh ayah dan ibunya, dia tidak pernah mengatakan tentang mansion sekalipun.


" Apa maksudmu? Aku tidak pernah membicarakan mansion dengan ayah! ", ujar Grizzy.


Junghyun pun ikut terdiam mendengar pernyataan Grizzy. Dia sampai menepikan mobilnya untuk berbicara lebih serius dengan Grizzy.


" Kau tidak membicarakannya? Lalu, bagaimana ayah bisa tahu tentang mansion itu? ", tanya Junghyun heran.


" Ayah menyembunyikan sesuatu dariku! Dia pasti ada hubungannya dengan Mansion itu! Aku khawatir mansion itu ada di tangan ayah! ", ujar Grizzy.


" Bukankah itu bagus? Kau bisa memintanya langsung pada ayah! ", ujar Junghyun santai.


" APA KAU SUDAH GILA? KAU MAU AYAH MATI DI TANGAN KAKAKKU? ", sarkas Grizzy sambil menarik-narik kerah kemeja Junghyun.


" Apa maksudmu? Kenapa kau malah membicarakan kematian ayah? ", tanya Junghyun yang mulai kelihatan bingung.


" Kau tidak tahu?? Mengapa orang-orang itu mati?? Kakakku masih mencari orang yang terikat kuat dengan Mansion itu!! Bagaimana jika Kakakku tahu kalau Ayah adalah orang yang paling berpengaruh?? Daniel masih mencari orang-orang itu dan membunuhnya satu per satu dengan cara keji!! Dia tidak pandang bulu ataupun belas kasihan! Ayah mungkin saja jadi yang selanjutnya!!!! ", ujar Grizzy panjang lebar.


" Kau sebagai putrinya tidak bisakah kau membantu?? ", tanya Junghyun yang sudah panik.

__ADS_1


" Aku ingin membantu namun aku juga tidak ingin mengkhianati kakakku, aku juga bisa mati jika Daniel tahu hal ini? ", ujar Grizzy.


" Lakukan sesuatu bodoh! Aku akan membantumu, takkan ku biarkan ayah jadi korban selanjutnya!! ", kini Junghyun yang menggoyangkan bahu Grizzy.


__ADS_2