Berganti Peran Dan Mengubah Takdir

Berganti Peran Dan Mengubah Takdir
serangan dari racun mematikan


__ADS_3

saat kejadian itu, Mo Yihan sendiri sudah hampir tidak berdaya akibat terkena serangan dari naga hitam. lalu tangannya tiba-tiba bergerak sendiri, ia tak mampu mengendalikan tangannya untuk tidak memakai pedang itu.


jika terus dibiarkan, mungkin Mo Yihan akan kehilangan kendali. naga hitam mulai waspada kepada Mo Yihan. karena saat ini, ia sedang bersama pedang terkutuk. ketika pedang terkutuk itu terbangun, ia menginginkan kekuatan besar yang bisa ia serap.


dan ditempat nya sekarang hanya ada naga hitam yang memiliki kekuatan besar. pedang terkutuk mengendalikan tangan Mo Yihan untuk bergerak dan menyerang naga hitam itu. Mo Yihan tak bisa mengendalikan kekuatan dari pedang itu.


mau tidak mau, ia hanya bisa mengikuti gerakan pedang terkutuk yang terus menerus menyerang naga hitam. Mo Yihan tidak memiliki maksud untuk membunuh naga hitam, tapi karena keinginan kuat dari pedang terkutuk membuat nya tidak bisa berbuat apa-apa, selain menyuruh naga hitam segera pergi dari tempat itu.


"naga hitam, aku tak bisa mengendalikan diriku saat ini, karena pedang terkutuk. sebaiknya kau segera pergi dari tempat ini sekarang juga atau pedang terkutuk ini akan membunuh mu" teriak Mo Yihan pada naga hitam


naga hitam merasa diremehkan oleh perkataan Mo Yihan dan tidak terima dirinya yang merupakan naga agung bisa kalah dengan senjata iblis seperti itu. naga hitam tetap melawan serangan demi serangan dari pedang terkutuk itu.


kekuatan spiritual Mo Yihan hampir terkuras oleh pedang terkutuk. ternyata pedang terkutuk bisa menyerap kekuatan spiritual miliknya meski pun sedang dikendalikan. lalu karena hal tersebut, racun yang ada pada tubuh Mo Yihan saat ini mulai memunculkan gejala awal yang cukup menyakitkan untuk nya.


semakin ia besar kekuatan yang ia keluarkan, sebesar rasa sakit yang ia terima. ia sudah tidak tahan dan ingin segera mengakhiri nya. Mo Yihan mulai lemas, tapi pertarungan tetap berlanjut karena sekarang tubuhnya sudah mulai dikendalikan oleh pedang terkutuk.


naga hitam terkena serang beruntun dari pedang terkutuk, akhirnya menyerah dan membiarkan pedang terkutuk menyerap kekuatannya. lalu naga hitam juga melihat jika ada yang aneh pada Mo Yihan saat ini, padahal dirinya tadi tidak terluka begitu parah.


namun mengapa setelah bersatu dengan pedang terkutuk, malah membuat nya semakin lemah. setelah berhasil menyerap kekuatan naga hitam, pedang terkutuk terlepas sendiri dari tangan Mo Yihan. naga hitam mengecil karena kekuatannya telah diambil oleh pedang terkutuk.


lalu Mo Yihan sendiri juga terduduk lemas, setelah berhasil lepas dari kendali pedang terkutuk. tangannya gemetaran dan menyulitkan nya untuk mengambil obat penawar sementara. namun ia tetap berusaha keras untuk mengambil obat itu.


jika ia tidak meminumnya sekarang, mungkin ia akan tersiksa sampai mati karena racun yang kambuh itu. perlahan-lahan pola hitam yang ada pada tubuhnya menyebar dengan cepat. rasa sakit semakin dalam seperti ditusuk oleh seribu pedang secara bersamaan.


naga hitam yang mengecilkan, melihat jika Mo Yihan sedang sekarat mencoba untuk membantu nya. sekarang Mo Yihan hanya bisa terkapar di tanah dan benar-benar tidak berdaya. namun ia berusaha mengambil kantong nya dan akhirnya ia berhasil mengambil penawar itu.


saat obat itu masuk kedalam tubuhnya, ia malah batuk darah yang cukup parah dan sekarang ia merasa jika pandangan nya mulai buram dan semakin lama semakin gelap. ia tak menyangka dirinya akan mati begitu saja.


padahal ia sedikit lagi, ia sudah berhasil membuat obat untuk racunnya. tapi mau bagaimana lagi, sesuatu hal yang tak terduga terjadi pada nya dan membuatnya harus mengalami penderitaan seperti ini. karena terlambat meminum penawar sementara, maka reaksi obat menjadi lambat dalam proses penyembuhan nya.


dan sekarang bisa dikatakan, jika Mo Yihan sedang dalam keadaan koma. lalu sementara itu, pedang terkutuk yang tadinya terdiam malah masuk kedalam tubuh Mo Yihan dan menyatu dengannya. menyatunya pedang terkutuk dengan Mo Yihan, meninggalkan bekas seperti sebuah tanda pada punggung tangan nya.


tanda ini hanya bisa dilihat oleh pemilik pedang dan selain itu, pemilik pedang juga bisa mengeluarkan pedangnya lewat tanda itu. naga hitam merasa tidak aman baginya untuk pergi tanpa perlindungan, maka dari itu ia memilih tinggal sementara waktu di kantong dimensi milik Mo Yihan.


tapi sebelum itu, karena Mo Yihan menginginkan teratai salju maka ia mengambil dan memasukkan nya kedalam kantong dimensi bersama dengan dirinya. lalu sebenarnya gua itu tidak akan runtuh, selama masih ada pedang terkutuk disana.

__ADS_1


karena pedang terkutuk telah menyatu dengan Mo Yihan, maka gua itu masih bisa bertahan meski teratai salju telah diambil dari sana. lalu sementara itu, karena hari ini merupakan hari dimana Guan Lin akan bertemu kembali dengan Mo Yihan, membuat nya merasakan ada sesuatu yang buruk sedang terjadi pada Mo Yihan.


perasaan cemas tiba-tiba datang padanya, namun ia tetap menunggu Mo Yihan ditempat yang telah mereka janjikan sebelumnya. setelah ditunggu beberapa waktu, Mo Yihan tetap belum muncul juga. Guan Lin makin khawatir dengannya.


lantas memutuskan untuk mencari keberadaan Mo Yihan. untungnya ada mutiara yang ia berikan pada Mo Yihan sebelumya. sehingga itu bisa digunakan sebagai alat untuk melacak keberadaan nya. Guan Lin bergerak dengan cepat karena mutiara itu hanya bisa melacak jika kekuatan spiritual Mo Yihan masih ada.


namun sekarang cahaya pada mutiara itu makin meredup, yang menandakan benar-benar terjadi hal buruk pada Mo Yihan. Guan Lin berharap jika Mo Yihan masih hidup dan masih bisa bertahan sampai dirinya tiba.


tak lama kemudian cahaya dari mutiara itu hilang dan membuat Guan Lin berhenti tepat didepan gua. saat sampai didepan gua, Guan Lin merasakan aura mencekam dari dalam gua. seperti telah terjadi sesuatu didalamnya.


Guan Lin mencoba memeriksanya dan berharap jika Mo Yihan ada didalam sana. lalu ia berjalan masuk. dengan cepat ia menelusuri gua itu dan ia sangat kaget saat melihat Mo Yihan terkapar di tanah dengan kondisi, dimana pakaiannya terdapat becak darah.


Guan Lin segera menolong nya dan melihat apa yang telah terjadi padanya. lalu Guan Lin tak sengaja melihat tangan Mo Yihan yang terdapat pola hitam dari racun. hal tersebut membuat Guan Lin tambah terkejut setelah mengetahui jika racun itu telah kambuh.


Guan Lin tidak tahu apa yang telah terjadi di sana, karena ia hanya menemukan Mo Yihan disana dengan kondisi gua yang sudah hampir runtuh. lalu Guan Lin segera membawa Mo Yihan keluar dari tempat itu.


Guan Lin mengendong nya dari belakang dan saat keluar, gua itu runtuh dan hancur tanpa tersisa. untungnya Guan Lin segera membawa Mo Yihan pergi, jika tidak mungkin ia dan Mo Yihan akan tertimbun di dalam gua.


setelah berhasil keluar, Guan Lin kembali memeriksa kondisi Mo Yihan. lalu ia menyenderkan tubuhnya didekat pohon. Guan Lin memeriksa denyut nadi nya. setelah diperiksa kondisi Mo Yihan saat sangat lemah dan jika tidak segera diberikan pertolongan, maka nyawanya akan terancam.


sepanjang perjalanan, Guan Lin selalu bergumam kepada Mo Yihan untuk tetap bertahan. lalu karena hari mulai gelap, Guan Lin terpaksa menghentikan perjalanan nya. sebab jika nekat melanjutkan, maka mereka bisa saja bertemu dengan monster. lalu Guan Lin segera mencari tempat untuk beristirahat.


setelah menemukan tempat peristirahatan, ia kembali memeriksa keadaan Mo Yihan. sama sekali tidak ada perkembangan. Mo Yihan masih tetap lemah seperti yang tadi, Guan Lin bingung harus melakukan apa saat ini. lalu ia memutuskan untuk membantu Mo Yihan dengan cara mentransfer sedikit kekuatan spiritual padanya dan berharap ia bisa cepat pulih.


saat fajar tiba Guan Lin segera membawa Mo Yihan pergi dari sana dan kembali melanjutkan perjalanannya. tak terasa sudah setengah perjalanan dan sebentar lagi mereka akan segera keluar dari hutan.


untungnya obat penawar sementara, telah bekerja dan kini kondisi Mo Yihan sudah mulai membaik. samar-samar dalam kondisi setengah sadar Mo Yihan merasa ada seseorang yang sedang menggendong nya. dan saat ia mencoba untuk sadar sepenuhnya, ia malah batuk darah dan darahnya mengenai orang yang menggendong nya.


Mo Yihan yang panik, segera minta maaf pada orang itu. Guan Lin yang mendengar dan merasakan jika Mo Yihan telah sadar tiba-tiba berhenti dan hendak memastikan kondisi nya.


"uhuk..uhuk.." suara batuk dari Mo Yihan


Guan Lin menoleh kearah nya dan melihat jika Mo Yihan sudah kembali sadar. lalu ia mencari tempat, agar Mo Yihan bisa bersandar disana. saat diturunkan Mo Yihan melirik orang itu dan ternyata itu adalah Guan Lin. ia sangat bersyukur bisa bertemu dengan Guan Lin lagi.


lalu tanpa sadar ia menangis terharu setelah melihat Guan Lin. Guan Lin yang awal cemas kembali merasa tenang, setelah melihat Mo Yihan yang kembali sadar. lalu karena Mo Yihan menangis, membuat Guan Lin tak sanggup menahan tawa.

__ADS_1


"hahaha... Mo Yihan, bagaimana kau bisa menangis seperti itu? kau ini bukan anak kecil lagi. sudah tenang lah, jangan khawatir aku akan menjaga mu dan sekarang kau sudah aman" ucap Guan Lin yang berusaha untuk menahan tawanya


"Guan Lin brengsek. bisa-bisanya kau tertawa setelah melihat penderita ku. kau tidak tahu jika aku hampir saja mati. betapa menderitanya aku karena racun itu. bahkan aku sempat berpikir, saat aku bangun tadi aku sudah berada di alam lain"


"eh... ternyata aku masih selamat. untungnya obat penawar sementara bekerja dengan baik. jika tidak, pasti aku sudah menyeberang sungai akhirat" ucap Mo Yihan, menangis terharu lalu segera menghapus air matanya


Guan Lin tersenyum lebar lalu mengelus kepala nya dengan lembut


"Mo Yihan kau tidak boleh berpikir seperti itu dan kau juga tidak boleh menyerah begitu saja. bukankah kau bilang masih ingin balas dendam pada Li Jun dan mencari dalang yang sebenarnya? maka dari kau harus kuat dan bertahan hingga hari itu tiba" ujar Guan Lin yang memberi semangat pada Mo Yihan


"ya kau benar. tapi tetap saja menyakitkan bagi ku. gara-gara racun sial ini, aku bahkan tak bisa bergerak sama sekali dan sekarang seperti orang lumpuh. malah sekarang harus merepotkan mu untuk mengendong ku kembali" Mo Yihan melirik Guan Lin sambil mengeluh


"kau pasti berpikir betapa lemah aku yang sekarang bukan? bahkan berdiri saja tidak sanggup" ujar Mo Yihan yang sedih karena merasa lemah


"aku tidak pernah berpikir begitu dan aku juga tidak pernah menganggap mu sebagai orang lemah. kau itu kuat jika tidak ada racun ditubuh mu dan bahkan mungkin lebih kuat dibandingkan aku yang sekarang" sahut Guan Lin yang mendekati Mo Yihan, lalu membuka bajunya untuk memeriksa luka pada tubuh Mo Yihan


Mo Yihan melihat jika Guan Lin akan membuka bajunya. tiba-tiba kaget dan merasa malu pada Guan Lin.


"Guan Lin kau mau apa? jangan coba membuka nya ya! jika tidak, aku akan marah padamu" ucap Mo Yihan yang merasa malu


Guan Lin tidak perduli dan tetap melakukan nya. wajah Mo Yihan memerah karena ulah Guan Lin. sekarang ia tak bisa berbuat apa-apa, karena dirinya tak bisa bergerak sama sekali.


Guan Lin kaget dan tak menyangka jika luka dan pola hitam itu telah memudar dari tubuh Mo Yihan. selain itu pola hitam itu juga sudah mengecil. setelah memastikan jika Mo Yihan baik-baik saja, membuat Guan Lin kembali senang dan tenang untuk saat ini.


Mo Yihan tidak bisa tinggal diam, lalu ia berusaha keras untuk menggerakkan tubuhnya. akhirnya ia bisa menggerakkan tubuhnya kembali.


"hah..." menghela nafas karena sudah berhasil menggerakkan tubuhnya


"akhirnya aku bisa bergerak lagi. baiklah aku akan coba untuk berdiri" ucap Mo Yihan yang sedikit oleng


Guan Lin segera membantu nya berdiri, lalu Mo Yihan merapikan pakaian nya. Mo Yihan melirik pakaian Guan Lin yang tidak sengaja terkena darahnya tadi. kemudian Mo Yihan mengambil pakaian baru dari dalam kantong dimensi nya.


saat mencari pakaian baru, tangan Mo Yihan tidak sengaja menyentuh sesuatu yang panjang dan kecil seperti tali. namun ia mengabaikan nya dan segera mengambil pakaian untuk diberikan pada Guan Lin.


setelah mendapatkan nya, Mo Yihan mendekati Guan Lin dan ia langsung melepaskan pakaian luar Guan Lin. lalu ia menyuruh Guan Lin untuk memakai pakaian yang telah ia siapkan untuknya.

__ADS_1


Guan Lin tersenyum ramah melihat apa yang Mo Yihan lakukan padanya. lalu ia menerima pakaian yang diberikan oleh Mo Yihan dan memakai nya. lalu setelah itu mereka melanjutkan perjalanan keluar dari hutan itu. karena Mo Yihan masih belum pulih sepenuhnya, maka Guan Lin memutuskan untuk mengendong nya pergi dari sana.


__ADS_2