
setelah selesai membahas tentang Lian Xue, mereka pun kembali ketempat latihan. tapi ditengah perjalanan, Mo Yihan meminta Guan Lin untuk kembali sendirian ke sana. karena ia tidak mau bertemu dengan Lian Xue. jadi Mo Yihan lebih memilih berlatih, di hutan belakang sampai malam.
Guan Lin paham dengan maksud Mo Yihan. lalu Guan Lin membiarkan nya pergi begitu saja. sementara itu, Lian Xue yang sudah kembali ke kamarnya, segera mempersiapkan diri untuk pergi ketempat latihan. agar tidak ada yang curiga padanya.
dia sengaja melukai salah satu kakinya dan membuat sebuah drama. lalu dia akan mengatakan pada mereka, jika dia tadi sempat terjatuh dan membuat dirinya kesulitan berjalan ketempat latihan. saat dia tiba, Guan Lin merasa keheranan saat melihat Lian Xue yang berjalan dengan kaki pincangnya.
padahal tadi, dia terlihat baik-baik saja dan tidak terluka sama sekali. Guan Lin curiga, jika ini adalah awal dari rencana jahatnya. Lian Xue yang telah tiba, pura-pura lemah dan tidak berdaya. lalu karena Zhu Ting melihatnya sedang kesakitan, lantas Zhu Ting dan Qian Cheng memutuskan untuk membantu nya.
sedangkan Guan Lin tidak peduli dengannya. sebab Guan Lin yakin, jika dia sedang berpura-pura saja. lalu Zhu Ting tak lupa bertanya mengenai kaki nya, yang tiba-tiba pincang itu.
dan Lian Xue menjawab, jika saat dia menaiki anak tangga, kaki terpeleset dan akhirnya membuat nya terjatuh dari tangga. Guan Lin penasaran dengan rencana Lian Xue, lalu memutuskan untuk memberikan beberapa pertanyaan pada Lian Xue.
"mengapa kau bisa terjatuh dari tangga? kemana saja kau saat itu? mengapa saat kami mencari mu, kau malah tidak ada di kamar mu?" tanya Guan Lin menatap tajam kearah nya
"senior maaf telah membuat kalian mencari ku tadi. sebenarnya, aku tadi sempat kembali ke tempat lama untuk mengambil beberapa barang yang ketinggalan disana. tapi karena kurang hati-hati saat kembali ke tempat ini, aku malah terpeleset dan terjatuh dari anak tangga" ucap Lian Xue dengan suara kecil
"jika senior tidak percaya, coba lihat luka pada kaki ku ini. aku tidak membohongi mu, jadi ku harap kalian tidak melaporkan hal ini pada guru besar, karena aku takut guru akan marah sebab aku pergi tanpa izin" ujar Lian Xue dengan wajah memelas
"baiklah, lalu barang apa yang kau ambil dari sana? apakah itu merupakan barang yang sangat penting, sehingga kau harus mengambil hari ini?" tanya Guan Lin dengan nada sinis
"em.. sebenarnya itu tidak terlalu penting. tapi karena aku membutuhkan nya, maka aku terpaksa mengambil nya sekarang" ucap Lian Xue yang licik
"barang apa itu? bisakah kau menunjukkan nya pada kami, agar kami bisa percaya jika itu hanya barang biasa" ucap Guan Lin sambil membiarkan tatapan tidak senang pada Lian Xue
saat Guan Lin bertanya pada Lian Xue. Zhu Ting merasa jika pertanyaan Guan Lin sudah kelewatan jadi dia pun, akhirnya membantu Lian Xue.
"Guan Lin, kau kelewatan. tidak bisakah kau mempercayai nya untuk saat ini?" ucap Zhu Ting yang membela Lian Xue
__ADS_1
"tidak apa senior Zhu. aku baik-baik saja" sahut Lian Xue yang pura-pura lemah
"baiklah, jika senior ingin melihat nya mari ikut dengan ku. aku akan menunjukkan nya padamu" Lian Xue berbalik badan dan tersenyum licik
"Guan Lin jika kau mencurigai Lian Xue, karena mendengar pendapat dari Mo Yihan. kau seharusnya tidak berbuat begitu. kau masih belum punya bukti, jika dia adalah orang yang jahat. jika nanti Lian Xue sudah menunjukkan barangnya dan tidak ada hal yang mencurigakan, maka kau harus minta maaf padanya" ucap Zhu Ting yang sedang kesal dengan Guan Lin
"sudah lah Zhu Ting, jangan begitu. Guan Lin begini juga karena dia khawatir dengan kita. jadi sementara ini, ikuti saja rencana Guan Lin. aku yakin Guan Lin memiliki maksud baik" ucap Qian Cheng yang berusaha menengahi Zhu Ting dan Guan Lin
setelah beberapa saat kemudian mereka sampai di kamar Lian Xue. Lian Xue mengeluarkan kotak yang berisikan barang yang dia ambil barusan. saat membuka isi kotak, ternyata hanya berisikan pembalut wanita saja.
tapi hal tersebut, tidak membuat kecurigaan Guan Lin menghilang begitu saja. pasti Lian Xue telah menyembunyikan barang yang sebenarnya ketempat lain. karena merasa telah melihat barang yang dibawa Lian Xue.
Zhu Ting dengan tegas, meminta Guan Lin untuk meminta maaf pada Lian Xue, atas sikapnya yang kasar tadi. Guan Lin menatap tajam kearah nya, lalu pergi tanpa mengucapkan sepatah katapun pada nya.
Zhu Ting dibuat makin kesal, karena ulahnya yang masih terus mencurigai Lian Xue. lantas karena mereka juga terlibat, akhirnya Zhu Ting yang meminta maaf pada Lian Xue, mewakili mereka semua yang telah curiga padanya selama ini.
sebentar lagi hubungan dekat mereka akan hancur berantakan sesuai dengan rencana Lian Xue. lalu setelah Guan Lin pergi, kini tinggal mereka bertiga disana. lantas Lian Xue berniat menjalankan rencana berikut nya untuk mereka berdua.
Lian Xue sengaja mengajak mereka masuk kedalam, untuk minum teh bersamanya. awal Qian Cheng menolak, sebab dia harus segera latihan. namun Zhu Ting memilih menetap di sana bersama Lian Xue. karena Zhu Ting masih merasa bersalah padanya, atas kejadian tadi.
lalu untuk menebus kesalahannya, Zhu Ting memilih menerima tawaran nya. karena Zhu Ting memilih tinggal, maka Qian Cheng pergi dari sana dan kembali ke tempat latihan. lalu Lian Xue tersenyum licik, siasat jahatnya muncul dan ini merupakan saat yang tepat baginya untuk membuat teman Mo Yihan, jatuh ke pihak nya.
lalu Lian Xue berpura-pura pergi menyiapkan teh untuk Zhu Ting dan sebelum dia pergi, dia sempat memasang dupa hipnotis diruangannya, tanpa sepengetahuan oleh Zhu Ting.
setelah ditinggal beberapa saat, Zhu Ting sudah nampak terpengaruh dengan dupa hipnotis itu. Lian Xue segera masuk dan menutup pintu nya. lalu mendekati Zhu Ting yang sudah terpengaruh oleh dupa itu.
ternyata barang yang diberikan oleh orang tadi, pada Lian Xue adalah dupa hipnotis yang merupakan barang terlarang di sekte. dan selain itu dia juga menerima sebotol racun yang akan dia gunakan untuk meracuni Mo Yihan nanti.
__ADS_1
Lian Xue tersenyum licik melihat teman Mo Yihan, yang mudah terjebak itu. kini menggunakan dupa itu, Lian Xue akan mempengaruhi pikiran Zhu Ting dan membuatnya membenci Mo Yihan. selain itu, Lian Xue juga membuat Zhu Ting berada di pihak nya.
lalu efek dari dupa hipnotis itu, bisa bertahan hingga sebulan. setelah satu bulan kemudian, Lian Xue harus segera memberikan dupa hipnotis lagi pada Zhu Ting, agar dia masih bisa mengendalikan Zhu Ting menjadi mainan nya.
kini Lian Xue yang licik, telah berhasil mempengaruhi pikiran Zhu Ting. setelah beberapa saat kemudian, Lian Xue membangunkan Zhu Ting dan Zhu Ting terbangun dengan perasaan linglung dan juga tidak tahu apa yang telah terjadi saat itu.
namun setelah melihat Lian Xue, Zhu Ting tidak lagi mempermasalahkan hal tersebut. sementara itu, kekuatan Mo Yihan semakin meningkat setelah berlatih menggunakan pedang terkutuk.
Mo Yihan tak menyangka, ternyata pedang terkutuk dapat meningkatkan kekuatan nya secepat ini. lalu tak berselang lama, Guan datang ketempat nya. Mo Yihan yang menyadari adanya pergerakan, segera memasukkan kembali pedang terkutuk ke dalam tangannya.
Guan Lin baru tiba dan dia melihat banyak monster yang telah tumbang di sana. hal itu membuat, Guan Lin salut dengan keseriusan Mo Yihan dalam latihan. melihat Mo Yihan yang sudah menjadi kuat, akhirnya Guan Lin mengajaknya untuk lanjut mencari tanaman langka penawar racun.
karena keasyikan Mo Yihan sampai melupakan tujuan utamanya. untungnya Guan Lin kembali mengingatkan nya. lantas ia meminta maaf pada Guan Lin, karena sudah menunda waktunya dan telah menghambat dirinya. Guan Lin tidak mempermasalahkan hal itu dan dia hanya tersenyum melihat Mo Yihan.
lalu Mo Yihan sempat teringat mengenai bahan-bahan, yang telah didapatkan waktu ujian itu. lantas ia segera mengeluarkan nya dan menunjukkan hasil pencarian nya pada Guan Lin. ternyata Mo Yihan telah berhasil mengumpulkan enam macam bahan penawar.
kini tersisa dua macam lagi, yang perlukan ia kumpulkan saat ini. lalu saat ia melihat lebih teliti lagi, ternyata ia sudah mendapatkan tujuh macam bahan penawar. salah satunya yang paling langka adalah teratai salju.
Mo Yihan kaget melihat teratai salju ada didalam kantong dimensi nya. padahal waktu itu, ia gagal mengambil nya. karena terkena serangan balik dari racun. lalu naga hitam keluar dari kantong dimensi dan mengatakan, jika dirinyalah yang telah mengambil teratai salju untuk nya.
Mo Yihan senang, matanya sampai berbinar-binar. lalu ia langsung memeluk naga hitam dengan bahagia dan berjanji akan membantu naga hitam mendapatkan kembali kekuatan spiritualnya. naga hitam juga senang mendengar hal itu.
Guan Lin tak menyangka, bisa melihat Mo Yihan yang seceria itu dan ini merupakan hal langka baginya. setelah cukup senang, Mo Yihan tidak lupa bertanya pada Guan Lin sudah berapa banyak bahan yang telah dia kumpulkan kan.
Guan Lin berkata, jika dia telah berhasil mengumpulkan tujuh jenis bahan penawar dan kini tinggal satu lagi. yaitu teratai salju, yang merupakan bahan paling sulit ditemukan. setelah mendengar itu, Mo Yihan mencoba menawarkan teratai salju milik nya, untuk Guan Lin gunakan terlebih dahulu.
Guan Lin menolak dan tidak bisa menerima nya. karena untuk mendapatkan bahan itu, Mo Yihan hampir kehilangan nyawanya. Guan Lin lebih memilih untuk mencarinya lagi ketempat lain. lantas melihat Guan Lin yang begitu semangat, Mo Yihan jadi bertekad untuk membantu nya menemukan bahan penawar terakhir.
__ADS_1