Berganti Peran Dan Mengubah Takdir

Berganti Peran Dan Mengubah Takdir
Lian Xue si gadis licik


__ADS_3

karena Guan Lin sudah puas melihat naga hitam, akhirnya Mo Yihan memasukan kembali naga hitam ke dalam kantong nya. selain itu Mo Yihan juga menyuruh Guan Lin untuk merahasiakan hal tersebut dari yang lain, agar tidak terjadi keributan.


Guan Lin pun sepakat dengan Mo Yihan untuk merahasiakan ini dari yang lain. tapi meski begitu, Mo Yihan tentu tidak memberitahukan perkara pedang terkutuk pada Guan Lin. karena ia takut akan menjadi masalah jika hal ini sampai tersebar.


setelah cukup mengetahui tentang naga hitam. Guan Lin pun akhirnya pamit pergi dan kembali beristirahat. untungnya hari ini si naga hitam sedang tertidur pulas, sehingga ia tidak perlu repot-repot untuk mencari batu inti untuk nya.


sementara itu, Li Jun telah berhasil membuat guru besar dari kelompok Mo Yihan, menerima murid tambahan. siapa lagi jika bukan Lian Xue si gadis licik itu. Lian Xue akan mulai berlatih bersama mereka besok.


keesokan paginya, mereka berkumpul seperti biasa ditempat pelatihan. setelah berlatih beberapa menit, guru besar datang dengan seorang wanita dari yang entah darimana. Mo Yihan dan teman-temannya jadi heran, mengapa sang guru besar membawa wanita itu kemari.


ternyata setelah guru besar memberi penjelasan pada mereka. kini Mo Yihan dan teman-temannya tahu, jika wanita itu adalah murid pindahan dari kelompok lain dan sekarang dia akan bergabung dengan kelompok Mo Yihan.


target Lian Xue adalah Mo Yihan, sedangkan yang lain akan dia pergunakan sebagai bidak catur untuk nya. saat pertama kali bertemu, dia bertingkah sok imut dan itu membuat Mo Yihan merasa geli dengan kelakuan nya.


sebenarnya Mo Yihan sudah sering melihat orang seperti Lian Xue yang senang mencari perhatian. itu karena jiwa Mo Yihan adalah perempuan, tentu saja ia lebih paham dengan maksud Lian Xue yang sok akrab itu.


selain itu, saat pertama kali berkenalan dia selalu ingin menempel dengan Mo Yihan. hal tersebut membuat Mo Yihan jadi risih dan lebih memilih untuk menjauh dari Lian Xue. selain Mo Yihan, ternyata teman-temannya yang lain juga merasa risih dengan nya. karena terlalu dia sok dekat dengan mereka.


karena merasa mereka sedang menjaga jarak dengannya, akhirnya Lian Xue memikirkan cara lain agar dia bisa mendekati mereka terutama Mo Yihan. karena ini merupakan hari pertama baginya, jadi guru besar membebaskan dia untuk pergi berkeliling dan mengenali lingkungan belajarnya yang baru.


lantas guru besar meminta nya memilih salah satu diantara mereka untuk menemani nya berkeliling tempat latihan. karena target nya adalah Mo Yihan, tentu dia memilih Mo Yihan. merasakan ada hal yang aneh dengan Lian Xue, Mo Yihan yang awalnya ditunjuk untuk menemani Lian Xue, memilih melarikan diri.


Mo Yihan segera pergi sesaat sebelum Lian Xue melihatnya. karena tidak melihat Mo Yihan ditempat itu, dia terpaksa memilih Guan Lin. pas sekali karena Guan Lin adalah orang yang gampang curigaan, maka Guan Lin menerima ajakannya.

__ADS_1


Guan Lin ingin menyelidiki informasi tentangnya dan mengetahui apa tujuannya bergabung dengan kelompok mereka. untungnya Lian Xue sudah pergi dengan Guan Lin. lantas Mo Yihan segera keluar dari tempat persembunyian nya.


Qian Cheng dan Zhu Ting heran melihat Mo Yihan yang terus menghindar dari Lian Xue. akhirnya mereka bertanya pada Mo Yihan, mengapa ia melakukan itu? Mo Yihan menjawab jika ia menghindari Lian Xue, karena ia merasa jika Lian Xue memiliki maksud lain padanya.


meskipun belum yakin sepenuhnya, tapi Mo Yihan tetap tidak senang dengan Lian Xue yang tiba-tiba sok dekat itu. sejak saat itu Mo Yihan memutuskan untuk berhati-hati dengan Lian Xue dan tidak bertemu dengannya.


setelah mendengar jawaban dari Mo Yihan, Qian Cheng dan Zhu Ting mulai merasa curiga dengan Lian Xue. tapi karena mereka belum menemukan hal aneh dari Lian Xue, maka mereka hanya berjaga-jaga saja dan tetap waspada pada Lian Xue.


saat Guan Lin menemaninya berkeliling. sepanjang perjalanan yang Lian Xue tanyakan, hanyalah hal-hal yang berhubungan dengan Mo Yihan. hal itu membuat Guan Lin curiga dengannya. lantas Guan memastikan dengan memberikan nya beberapa pertanyaan.


"mengapa kau begitu peduli dengan Mo Yihan? sampai kau harus tahu segala hal tentang nya? ucap Guan Lin yang penuh kecurigaan


Lian Xue melihat Guan Lin dengan tatapan polos. lalu ia memberikan jawaban yang cukup mencengangkan bagi Guan Lin.


"itu karena aku menyukai nya. saat pertama kali melihat nya masuk sekte, aku langsung jatuh cinta pandangan pertama padanya. lalu sejak itu, aku mulai mencari cara agar bisa terus mendekati nya dan sekarang akhirnya aku mendapatkan kesempatan untuk bertemu secara langsung dengannya" ucap Lian Xue, pura-pura polos


"sebaiknya kau jangan terlalu sering mendekati Mo Yihan, karena aku yakin dia akan merasa risih jika kau terus mendekati nya saat ini. dan sebaiknya setelah ini, kau tidak usah terus mencari tahu tentang Mo Yihan. karena dia sendiri adalah orang yang tertutup dan jarang berkomunikasi dengan kami jadi kami tidak tahu banyak tentang nya" ujar Guan Lin menatapnya dengan tatapan kurang senang


"oh, begitu ya. padahal aku ingin sekali dekat dengannya. aku ingin menyatakan perasaan ku yang sebenarnya pada Mo Yihan. tapi mungkin saat ini memang belum tetap, jadi aku putuskan untuk memberikan dia waktu sampai dia bisa menerima ku" ucap Lian Xue pura-pura jaga sikap


lalu dia melirik Guan Lin dan mulai sedikit tertarik dengannya dan dia berniat untuk lebih dekat dengan Guan Lin, setelah menyingkirkan Mo Yihan.


"Hem... baiklah kalau begitu. lalu sekarang, apakah aku boleh memanggil mu dengan sebutan senior? soalnya Kalian kan sudah lama disini, sedangkan aku baru saja menjadi murid baru disini. dan aku juga tidak tahu harus memanggil kalian dengan sebutan apa? bolehkah senior?" ucap Lian Xue pura-pura baik dan polos

__ADS_1


Guan Lin mulai merasa resah dengannya, terpaksa setuju dengan permintaan nya. agar dia tidak menggangu nya lagi. setelah selesai berkeliling, akhirnya mereka kembali ketempat latihan. tapi saat mereka kembali, Guan Lin tidak melihat Mo Yihan disana.


lantas dia bertanya pada yang lain, kemana Mo Yihan pergi? Zhu Ting menjawab, jika Mo Yihan tidak mengatakan apapun pada mereka dan ia hanya pergi begitu saja. setelah mendengar hal tersebut, Guan Lin memutuskan untuk pergi mencarinya.


Lian Xue melihat Guan Lin hendak pergi mencari Mo Yihan. lantas dia menawarkan diri untuk ikut mencari Mo Yihan. tapi sayangnya, Guan Lin menolaknya. karena Guan Lin tahu jika Mo Yihan sedang mencoba menghindar dari Lian Xue.


saat mendapatkan penolakan dari Guan Lin, Lian Xue si gadis licik pura-pura sedih dan hal tersebut menarik perhatian dari Zhu Ting dan Qian Cheng. meskipun begitu, Guan Lin tetap tidak peduli dengannya dan dia langsung pergi meninggalkan Lian Xue yang sedang berpura-pura bersedih itu.


selain menyingkirkan Mo Yihan, tujuan lain dari Lian Xue adalah membuat pertemanan Mo Yihan hancur. lalu untuk lebih dekat dengan mereka, dia berpura-pura menjadi gadis lemah dan polos. Zhu Ting dan Qian Cheng yang tidak bisa melihat wanita yang sedang bersedih, berusaha menghiburnya.


sementara itu, Mo Yihan yang pergi meninggalkan latihannya, memilih pergi ke hutan belakang untuk berlatih menggunakan pedang terkutuk. ia sengaja masuk lebih dalam ke hutan, agar tidak ada orang yang bisa menganggu nya.


setelah beberapa saat kemudian, akhirnya ia menemukan tempat yang strategis untuk dijadikan tempat lain. tempat itu berada di atas tebing dan cukup jauh dari tempat tinggal mereka. akhirnya Mo Yihan bisa berlatih dengan tenang juga.


lalu ia pun memusatkan kekuatan spiritualnya di tangannya dan mulai mengeluarkan pedang terkutuk dari dari tangannya. setelah berhasil di keluarkan, naga hitam yang ada didalam kantong dimensi nya merayap keluar lalu melilit tangannya.


setelah itu, naga hitam meminta nya untuk berburu batu inti untuk nya. Mo Yihan pun menuruti kemauan nya dan ia mulai mencari beberapa mangsa untuknya. tak butuh waktu lama, ia pun tak sengaja bertemu dengan ular raksasa yang sangat besar dan ganas.


lantas tanpa membuang waktu dan kesempatan, Mo Yihan yang memegang pedang terkutuk langsung menebasnya. memang pantas disebut sebagai pedang terkutuk, karena dengan dua kali tebasan saja, ular raksasa itu mati dan terbelah menjadi beberapa bagian.


Mo Yihan tak menyangka, jika pedang terkutuk memiliki kekuatan yang besar. pantas saja banyak orang yang mengincarnya. merasa dirinya semakin kuat setelah berlatih dengan pedang terkutuk, akhirnya Mo Yihan memutuskan untuk lanjut berburu lagi.


karena keasikan berburu dengan pedang terkutuk. ia sampai lupa waktu dan hal itu membuat Guan Lin khawatir, karena dia belum menemukan Mo Yihan sedari tadi. lantas Guan Lin memutuskan untuk mencarinya lebih jauh dan lebih dalam lagi.

__ADS_1


namun belum sampai beberapa detik saat dia pergi, Mo Yihan sudah kembali dan menunjukkan batang hidungnya. Guan Lin kaget melihat Mo Yihan, yang kembali dengan pakaian penuh bercak darah. lantas dia bertanya apa yang sedang Mo Yihan lakukan di hutan? dan mengapa begitu banyak darah dipakaian nya?


Mo Yihan dengan santai menjawab, jika ia masuk hutan untuk berlatih memperkuat dirinya dan ia juga melawan beberapa monster, sebagai target latihannya. sebab itulah, banyak bercak darah dipakaian nya. Guan Lin senang mendengar hal tersebut, tapi dia juga masih tetap khawatir dengan Mo Yihan, apalagi Mo Yihan baru saja pulih.


__ADS_2