
tak lama kemudian, mereka pun akhirnya kembali dengan membawa obat penawar yang telah selesai dibuat. dengan segera, Guan Lin memasukkan nya kedalam mulut Mo Yihan.
saat mereka tiba, keadaan Mo Yihan sudah sangat kritis dan selain itu, naga hitam yang menjaganya juga sudah mengecil. karena kehabisan kekuatan dan tenaganya.
Guan Lin sangat cemas dan khawatir. sebab setelah Mo Yihan meminum obat itu, tidak nampak reaksi apapun dari tubuhnya. lalu pola hitam dari racun itu, juga masih ada dan sudah menyebar luas.
Guan Lin dan kedua teman lainnya, sangat syok melihat kondisi tubuh Mo Yihan yang mulai menghitam akibat racun. selain itu, suhu tubuhnya juga semakin dingin dan denyut nadi nya juga semakin melemah.
mereka yang sudah berusaha semaksimal mungkin, tidak tahu harus bagaimana lagi. mereka hanya bisa berharap, Mo Yihan masih diberi kesempatan untuk hidup.
lantas mereka pun, akhirnya menunggu dan menjaga Mo Yihan disana. karena kelelahan dan sudah hampir kehabisan kekuatan spiritual. mereka akhirnya beristirahat dikamar Mo Yihan, sembari menunggunya sadar.
beberapa jam berlalu, kondisi tubuh Mo Yihan masih tetap seperti itu dan tidak menunjukkan perubahan. lalu naga hitam yang tidur disampingnya, terbangun setelah pulih dari kondisi sebelum nya.
Guan Lin melihat naga hitam sudah bangun. lalu dia dengan segera bertanya padanya, bagaimana keadaan Mo Yihan? dan mengapa setelah meminum penawar, dirinya tak kunjung sadar juga? lalu naga hitam menjawab pertanyaannya.
"aku juga tidak mengetahui hal itu dan ini adalah kasus yang baru pertama kali aku temui. satu-satunya orang, yang mengetahui hal ini adalah orang dari sekte iblis" ucap naga hitam
"lalu bagaimana dengan Mo Yihan? denyut nadinya semakin melemah dan suhu tubuhnya, juga semakin turun. apa yang harus kita lakukan, agar dia bisa selamat?" tanya Guan Lin yang merasa cemas
"seandainya, kekuatan pulih lebih cepat. mungkin aku bisa, menyalurkan kekuatan spiritual ku padanya. itu pun, jika tubuhnya merespon kekuatan ku. tapi jika tidak, usaha ku sama saja dengan sia-sia" ujar naga hitam yang sedang memikirkan cara untuk menyelamatkan Mo Yihan
"baiklah. kalau begitu, biar aku saja yang melakukan nya" sahut Guan Lin dengan penuh keyakinan
"tapi kekuatan mu, juga belum pulih sepenuhnya. bagaimana kau, akan melakukan nya? jika kau nekat, kau juga akan mengalami hal yang sama dengannya. jadi tolong berpikir sebelum bertindak. jika Mo Yihan tahu, bahwa kau melakukan hal yang sia-sia. dia pasti akan sangat sedih" ucap naga hitam sambil melirik Mo Yihan yang sedang terbaring lemas
"jadi, biarkan Mo Yihan beristirahat dulu. kita akan mengetahui kondisinya, setelah besok. selain itu, penawar racun juga tidak akan bereaksi secara cepat itu. karena racun yang ada ditubuh Mo Yihan sendiri, juga sudah parah. dan waktu pemulihan nya juga tergolong lama, seperti pada waktu itu" ujar naga hitam yang sudah tidak bisa berbuat apa-apa
Guan Lin hanya terdiam dan termenung, meratapi nasib Mo Yihan. dia berharap besok, setelah dia bangun. dia melihat sedikit, perubahan dari kondisi Mo Yihan saat itu.
pagi harinya, Guan Lin bangun dengan terburu-buru dan membuat kedua temannya, kaget melihatnya. dia langsung melihat, kondisi tubuh Mo Yihan.
seperti yang dikatakan naga hitam. kondisi tubuh Mo Yihan, sudah menunjukkan sedikit perubahan. pola hitam yang hampir menutupi tubuhnya, kini sudah mulai menyusut dan semakin memudar.
meski begitu, denyut nadinya masih tetap lemah dan suhu tubuhnya, juga masih turun. karena Guan Lin merasa, kondisi nya sudah pulih sepenuhnya.
__ADS_1
akhirnya, dia memutuskan untuk menyalurkan kekuatan spiritualnya, untuk Mo Yihan. beberapa menit kemudian, pola hitam itu kian memudar. tampaknya penawar racun itu, sudah mulai bereaksi.
ekspresi wajah Guan Lin yang awalnya murung, kini berubah menjadi sedikit ceria. dia pun, makin bersemangat menyalurkan kekuatan nya untuk Mo Yihan.
melihat Guan Lin yang begitu, semangat merawat dan membantu Mo Yihan. akhirnya Qian Cheng dan Zhu Ting, juga ikut membantu nya secara bergantian.
lalu naga hitam memperingati mereka, untuk tidak terlalu banyak menyalurkan kekuatan spiritual pada Mo Yihan. sebab tubuh Mo Yihan masih lemah dan belum bisa menyerap sepenuhnya.
jadi mereka hanya bisa, melakukannya sebanyak tiga kali saja. tak terasa sudah tiga hari berlalu, meskipun pola hitam sudah lenyap sepenuhnya. tapi Mo Yihan tak kunjung sadar juga.
Guan Lin dan yang lain, sempat khawatir dengan nya. tapi mereka tetap berusaha merawat dan membantu nya, agar bisa segera pulih. setelah satu minggu berlalu, kondisi tubuh Mo Yihan sudah kembali normal. tapi sayangnya, dia masih belum bangun juga.
meski kondisi tubuh sudah normal, tapi ada hal yang berubah darinya. yaitu warna rambutnya. rambut Mo Yihan awalnya berwarna hitam, kini semakin memudar dan berubah menjadi warna abu perak.
Guan Lin dan yang lain, juga syok melihat perubahan itu. selain itu tanda yang awalnya, hanya bisa dilihat oleh Mo Yihan. kini muncul ditangannya dan sekarang mereka semua, bisa melihat tanda berbentuk seperti pedang ditangan Mo Yihan.
ternyata waktu itu, Mo Yihan tidaklah berhalusinasi. Guan Lin jadi merasa bersalah padanya. karena telah menganggap nya, sedang berhalusinasi waktu itu.
mengenang kejadian itu, membuat Guan Lin tersenyum kecil. karena pada saat itu, dia masih bisa melihat raut wajah kesal dari Mo Yihan. tapi sekarang, dia sudah lama tidak melihat nya dan mereka semua sangat rindu, melihat ekspresi ceria dari Mo Yihan.
sepuluh hari telah berlalu. Guan Lin yang awalnya hendak pergi setelah bertemu dengan Mo Yihan, pun terpaksa mengurungkan niatnya. dia hanya akan kembali, jika Mo Yihan sudah kembali sadar dan bangun dari tidur panjangnya.
berita tentang Mo Yihan, yang berhasil membunuh Li Jun. yang berubah menjadi iblis, juga telah tersebar luas sampai ke telinga ayah Li Jun dan juga saudara nya.
keluarga besarnya sangat marah dan tidak terima, jika anggota keluarganya bisa mati ditangan orang selemah Mo Yihan.
selain itu, pihak keluarga Mo Yihan juga sudah mengetahui hal tersebut. bahkan sejak dua hari, setelah kejadian itu. kakaknya sering pergi menjenguknya.
salah satu, pelayan pribadi Mo Yihan yang sangat menempel padanya, juga ikut pergi ke sana dan sekarang pelayan itu, juga sedang membantu Guan Lin merawat Mo Yihan.
pada hari kesebelasan, jari tangan Mo Yihan mulai bergerak. tapi mereka tidak menyadarinya. sampai akhirnya, Guan Lin yang baru duduk didekat nya melihat kejadian itu.
Guan Lin kaget dan tanpa sadar langsung memegang tangan Mo Yihan dan memanggil nama nya, agar segera bangun.
lalu disisi lain, di alam bawah sadar Mo Yihan. dirinya sedang berjalan di sebuah tempat asing dan membuatnya sempat berpikir, jika dirinya sudah mati.
__ADS_1
namun itu semua berubah, setelah dirinya bertemu dengan roh pedang terkutuk, yang telah menyatu dengan dirinya. lantas Mo Yihan bertanya, pada roh pedang terkutuk.
"roh pedang, apa yang sebenarnya terjadi pada ku? mengapa aku tidak kembali ke tubuh ku?" ucap Mo Yihan yang sedang kebingungan
"tuan. saat ini kondisi tubuh mu, masih belum stabil dan kekuatan mu juga baru saja pulih. jadi kau baru bisa bangun, setelah kondisi mu benar-benar pulih sepenuhnya" ucap roh pedang terkutuk pada Mo Yihan
"sial! ini semua gara-gara racun itu. aku hampir berpikir, jika saat itu aku pasti sudah mati. tapi ternyata aku masih hidup, sampai sekarang. namun aku terjebak di alam bawah sadar ku sendiri" ujar Mo Yihan yang sedang kesal
"lalu roh pedang, berapa lama waktu yang ku perlukan, sampai aku bisa kembali sadar?" tanya Mo Yihan yang penasaran
"sementara waktu, belum bisa diprediksi. sebab tubuh tuan ku, agak sedikit berbeda dan bisa dibilang, jika tubuh tuan ku itu spesial" ucap roh pedang terkutuk
"kau pasti sudah mengetahui. jika aku adalah jiwa lain, yang menghuni tubuh ini bukan?" ucap Mo Yihan dengan serius
"benar tuan ku. sejak kita bersatu, aku sudah mengetahui segala hal tentangmu" ujar roh pedang
"hah... apa? segala hal, kata mu? berarti termasuk diriku yang waktu, aku masih jadi perempuan itu?" Mo Yihan sedikit kaget saat mendengar ucapan dari roh pedang terkutuk
"benar tuan ku. tuan tidak perlu terkejut dan takut. tuan tentang saja, hanya aku dan tuan yang tahu tentang ini semua" sahut roh pedang dengan tenang
"tidak! selain kau dan aku, masih ada satu makhluk lagi yang tahu tentang diriku yang sebenarnya" ucap Mo Yihan sambil memegang kepalanya
"maksud mu adalah naga hitam?"
"ya benar, makhluk legenda itu mengetahui diri ku yang sebenarnya. bagaimana jika dia memberitahu hal ini, pada yang lain saat aku tidak sadarkan diri? bagaimana aku bisa, menjelaskan hal ini pada mereka?" ucap Mo Yihan yang mulai cemas
"tenang tuan ku. sementara waktu, rahasia mu aman dan tidak terbongkar sama sekali"
"bagaimana kau mengetahui nya?" tanya Mo Yihan dengan serius
"tuan ku, aku dan dirimu terhubung satu sama lain dan sekarang tanda yang hanya bisa dilihat oleh mu, sudah bisa dilihat oleh orang lain. jadi aku juga bisa mengetahui, apa saja yang mereka lakukan pada mu, lewat tanda itu"
"huh... untunglah kalau begitu. sekarang aku bisa sedikit tenang. tapi aku sangat bosan sekarang, jadi apa yang harus aku lakukan?" ujar Mo Yihan yang sedang merasa bosan
"tuan, supaya kau cepat sadar. alangkah baiknya, kau bermeditasi saja disini"
__ADS_1
"Hem.. baiklah kalau begitu aku akan mendengarkan usulan mu"
"baik tuan"