Berganti Peran Dan Mengubah Takdir

Berganti Peran Dan Mengubah Takdir
Ke kota Shang


__ADS_3

beberapa hari, setelah mereka berkunjung ke rumah Qin Lang. kini mereka, mendapatkan kabar penting dari Qin Lang. mengenai sekte iblis yang akan bergerak, mencari batu inti selanjutnya.


Guan Lin dan Mo Yihan segera pergi, ketempat dimana mereka akan bertemu dengan Qin Lang. mereka mengadakan pertemuan di sebuah restoran, yang tak jauh dari rumah Qin Lang sendiri.


saat mereka tiba, Qin Lang sudah datang terlebih dahulu dan menunggu mereka berdua disana. lalu Guan Lin dan Mo Yihan masuk dan duduk ditempat yang sama, dengan Qin Lang.


beberapa pengawal Qin Lang, dipersiapkan untuk berjaga didepan pintu. agar tidak ada orang, yang menggangu pembicaraan mereka.


setelah itu, Qin Lang mempersilahkan Guan Lin dan Mo Yihan untuk menikmati teh dan makanan, yang telah dia persiapkan untuk mereka.


sambil menikmati teh hangat. Qin Lang mulai bercerita, mengenai kabar jika sekte iblis dan kelompok nya, sudah terlihat mulai bergerak.


agar tidak ketinggalan, mereka harus segera bergerak mengejar mereka. sekarang kelompok itu, sedang dalam perjalanan menuju kota Shang di bagian barat kekaisaran Yan.


kota Shang hanya sebuah kota kecil, yang terdapat di daerah pelosok. kabarnya daerah itu, menjadi tujuan selanjutnya. yang diketahui terdapat batu inti monster level atas.


selain itu, sekarang di kota Shang sedang mengalami hal yang aneh. rumornya para penduduk kota Shang, terkena penyakit aneh yang muncul pada tubuh mereka.


mereka tidak mengetahui, darimana asal penyakit itu. namun bisa dipastikan, jika penyakit itu berasal dari dalam air.


sementara itu, penyakit yang diderita oleh para penduduk. rata-rata adalah penyakit seperti flu dan demam, yang disertai dengan bercak kemerahan di sekujur tubuh.


lalu jika tidak segera diobati, bercak kemerahan itu akan membuat kulit manusia menjadi membusuk dan perlahan-lahan, akan memakan tubuh mereka sampai habis.


Guan Lin dan Mo Yihan, sempat syok dan heran. setelah mendengar kabar itu. lalu yang membuat mereka, makin heran adalah mengapa kabar yang penting seperti itu, belum terdengar di istana kerajaan?


lalu Qin Lang menjawab, mungkin saja ini adalah sebuah permainan. dimana ada pihak yang sengaja menutupi dan merahasiakan, hal tersebut dari kaisar.


tujuannya sudah pasti, demi kelancaran dalam proses pengambilan batu inti. jika seandainya, pihak istana mengetahui hal tersebut. pasti kaisar akan segera mengirimkan bantuan, untuk mengatasi masalah itu.

__ADS_1


dan hal tersebut, tentu akan menghambat kelompok tersebut. dalam mengambil batu inti, karena terhalang oleh pihak istana. setelah mendengar tanggapan dari Qin Lang.


Mo Yihan dan Guan Lin merasa sedikit masuk akal, dengan apa yang dia katakan. jika hal ini tersebar, pasti akan membuat seluruh kerajaan jadi gempar, dengan masalah batu inti dan sekte iblis. yang diam-diam mencoba membangkitkan iblis.


setelah mengetahui hal tersebut. pembicaraan mereka pun, berakhir sampai disitu. sekarang Guan Lin dan Mo Yihan harus segera mempersiapkan diri, untuk segera menyusul kelompok itu.


lalu untuk mengetes, apakah perkataan Qin Lang benar atau tidak. Guan Lin sengaja pergi ke istana kerajaan dan mencari tahu tentang rumor itu.


sesampainya di istana, mereka sama sekali tidak mendengar hal, yang berkaitan dengan rumor itu. yang benar saja, ternyata memang ada pihak yang sengaja menutupi ini dari kaisar.


meski begitu, Guan Lin belum bisa mengatakan rumor itu pada kaisar. sebab mereka ingin melakukannya, secara rahasia dan mengetahui siapa pihak yang bekerja sama dengan sekte iblis.


keesokan harinya, Guan Lin dan Mo Yihan berangkat ke kota Shang. tempat dimana kelompok itu berada. mereka keluar dengan penyamaran, yang hampir membuat mereka terlihat seperti orang biasa pada umumnya.


sehingga tidak ada orang yang curiga, dengan tindakan yang mereka lakukan. lalu selama, mereka pergi. Guan Lin meminta Qin Lang, untuk merahasiakan kepergian mereka. sampai mereka kembali lagi.


lalu naga hitam yang mendengar kabar, mengenai batu inti. membuat nya merasa sangat senang dan bersemangat. sebab batu inti yang waktu itu, diberikan oleh Mo Yihan kekuatan nya sangat luar biasa.


karena naga hitam, dulu banyak membantunya. maka Mo Yihan berjanji padanya, jika batu inti yang kedua ini akan menjadi miliknya.


tapi untuk selanjutnya, itu akan menjadi milik Guan Lin dan Mo Yihan. sebab mereka juga, ingin meningkatkan kekuatan spiritualnya lewat batu inti itu.


naga hitam setuju dengan perkataannya. lalu tanpa membuang waktu. mereka berdua berangkat ke kota Shang, dengan menunggangi kuda.


perjalanan kali ini, memakan waktu selama dua hari. selama diperjalanan, mereka tidak menemukan sesuatu yang mencurigakan. hanya saja, mereka menemukan jejak kereta yang menurut Guan Lin, itu adalah kereta milik seorang bangsawan.


tampaknya kasus kali ini, melibatkan seorang bangsawan. tapi siapakah itu? lalu dimalam pertama, mereka memutuskan untuk menginap disebuah penginapan dekat pinggiran kota.


saat mereka menaruh kuda. mereka melihat kereta kuda bangsawan, yang kebetulan ada di penginapan itu. lalu saat mereka masuk, mereka juga melihat beberapa orang berpakaian hitam dan juga satu orang yang menggunakan penutup kepala.

__ADS_1


karena dia menggunakan penutup kepala. jadi Guan Lin tidak bisa mengetahui, siapa orang itu. lalu karena tidak ingin menimbulkan kecurigaan, Guan Lin dan Mo Yihan segera pergi untuk memesan kamar.


saat ingin memesan dua kamar. kamar yang tersisa di penginapan itu, hanya ada satu kamar saja. karena mereka berdua adalah laki-laki, jadi bagi Guan Lin tidak keberatan membagi tempat tidur dengan Mo Yihan.


tapi bagi Mo Yihan ini adalah masalah besar. yang tidak bisa dianggap remeh. karena meskipun sekarang dia adalah seorang laki-laki, tapi jiwanya sekarang masih seorang gadis muda.


Mo Yihan takut, jika dia akan bertingkah aneh. saat tidur dekat dengan Guan Lin. tapi mau bagaimana lagi, jika dia terlihat terlalu menghindari Guan Lin.


maka itu, justru membuat Guan Lin curiga dengannya. akhirnya Mo Yihan memutuskan, untuk tidur satu kamar dengan Guan Lin malam itu.


beberapa saat kemudian. mereka memutuskan untuk makan didalam kamar, tapi karena kelompok itu sedang berada didalam ruangan itu. jadi Guan Lin dan Mo memutuskan, untuk ikut makan di ruangan itu bersama mereka.


itu agar mereka berdua bisa mendengar, apa yang mereka rencanakan. untuk mengambil batu inti itu dan selain itu, tujuan Guan Lin yang sebenarnya adalah mengetahui orang, dibalik penutup kepala itu.


tak lama kemudian, makanan enak disajikan untuk mereka. Mo Yihan yang merasa kelaparan, tanpa ragu langsung menyantap makanan yang ada didepannya.


sedangkan Guan Lin, masih sibuk menyeruput teh panasnya. sambil mendengarkan percakapan diantara kelompok itu. beberapa saat kemudian, setelah Mo Yihan hampir menghabiskan setengah dari lauk makan.


kelompok itu pun, terlihat kembali ke kamar mereka dan beranjak untuk beristirahat. setelah beberapa saat, mereka naik. Mo Yihan melirik Guan Lin dan bertanya padanya, mengenai hasil pendengaran nya.


Guan Lin geleng-geleng kepala dan mengatakan padanya, jika dia hanya bisa mendengarkan sedikit informasi dari percakapan mereka.


Mo Yihan menaikkan satu alisnya dan menatapnya, dengan wajah datar. hal itu membuat Guan Lin merasa sedikit jengkel padanya, yang kerjanya dari tadi hanya makan saja.


lalu Guan Lin dengan santai nya, mengambil sumpit dari tangan Mo Yihan dan langsung memukul kepalanya menggunakan itu. Mo Yihan kaget dan langsung mengelus kepalanya, yang terkena sumpit dari Guan Lin.


raut wajahnya langsung terlihat kesal pada Guan Lin, yang tiba-tiba memukulnya. setelah selesai memberikan pelajaran pada Mo Yihan. Guan Lin terlihat senang dan dia bahkan, sempat menyeringai lebar kearah Mo Yihan.


yang menandakan bahwa dirinya, sudah cukup puas menghukum Mo Yihan. setelah melihat ekspresi kesal dari Mo Yihan. Guan Lin dengan segera, mengalihkan perhatiannya.

__ADS_1


dengan mengatakan rencana dari kelompok itu. lalu Guan Lin menyuruhnya mendekat dan Mo Yihan menuruti kemauan nya. setelah sudah cukup dekat, Guan Lin membisikkan sesuatu didekat telinga nya.


Guan Lin berkata jika kelompok itu akan pergi kota Shang saat menjelang subuh dan itu mereka lakukan, agar tidak ada orang yang tahu kemana mereka akan pergi.


__ADS_2