Berganti Peran Dan Mengubah Takdir

Berganti Peran Dan Mengubah Takdir
Guan Lin Pergi?


__ADS_3

akhirnya masalah semalam, telah terselesaikan dan sekarang perasaan Mo Yihan jauh lebih baik, dibandingkan sebelumnya. meskipun masih agak, sedikit canggung dengan Guan Lin.


begitu juga sebaliknya. setelah itu, mereka pun memutuskan untuk kembali ketempat latihan. saat mereka berdua kembali, Qian Cheng dan Zhu Ting terlihat, tak henti-hentinya menertawakan mereka.


lalu Mo Yihan melirik mereka dengan tatapan dingin dan tajam. seketika mereka berdua berhenti untuk tertawa. lalu Zhu Ting yang merasa bersalah pada Mo Yihan, segera membuat permintaan maaf padanya.


Mo Yihan tahu, jika Zhu Ting tidak bermaksud memperlakukan nya seperti itu. ini semua karena Lian Xue yang licik. akhirnya kesalahpahaman, diantara mereka semua telah selesai dan mereka kembali berteman, seperti biasanya.


lalu pada saat yang sama, Mo Yihan juga penasaran dengan Lian Xue dan dimana dia sekarang. lantas Qian Cheng dan Zhu Ting menjelaskan padanya.


"begini, semalam setelah kami mengetahui rencana licik dari Lian Xue. kami langsung pergi melaporkan kejadian itu, pada guru besar dan untungnya kami juga membawa barang buktinya. sehingga guru besar percaya dengan apa yang kami katakan" ujar Qian Cheng


"lalu tak lama setelah itu, guru besar memanggil Lian Xue, untuk hadir keruangan nya dan dia dimarahi, habis-habisan oleh guru besar. tapi sayangnya, saat ditanyakan mengenai siapa orang yang menyuruhnya? dia malah tidak mengatakan apapun soal itu" ucap Zhu Ting dengan serius


"lantas hal itu, membuat guru besar sangat kesal dan marah. setelah itu, guru besar mengusir nya keluar dari sekte dan dia dilarang untuk masuk kedalam sekte. namanya sebagai murid dihapus, lalu sekarang kabarnya dia sudah pergi meninggalkan kota" ucap Qian Cheng sambil mengingat kejadian semalam


"sial. tidak menyangka jika wanita licik itu, masih mau menyembunyikan identitas tuan nya. apakah dia sudah bodoh sampai-sampai mau diperalat oleh orang seperti itu?" ucap Mo Yihan dengan nada kesal


"ya kau benar. ku rasa otaknya sudah rusak, sampai dia rela melakukan itu untuk tuan nya. tapi jangan khawatir Mo Yihan, sekarang kau sudah aman dan kami juga tidak akan membiarkan rencananya berhasil. jadi kau bisa tenang sekarang" ujar Qian Cheng sambil menepuk pundak Mo Yihan


"meskipun begitu, aku tetap tidak bisa merasa tenang, sebelum menemukan dalangnya. lalu sekarang, aku juga tidak bisa terus bersantai. yang harus ku lakukan adalah terus memperkuat diri, agar bisa menjaga diriku sendiri dan juga orang yang penting bagiku" ujar Mo Yihan


"itu benar, Mo Yihan. kita semua memang harus memperkuat diri, agar kita bisa terus melindungi orang yang kita sayangi. dan karena masalah sudah selesai, jadi saat ini kau jangan terlalu memaksakan diri. cukup lakukan seperlunya saja" ujar Zhu Ting sambil melirik Mo Yihan


"ya baiklah. kalau begitu, aku mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan kalian semua. dan tanpa bantuan kalian, aku pasti sudah terjebak dalam rencana licik dari Lian Xue" ucap Mo Yihan sambil tersenyum ramah pada mereka


"hahaha... kita kan teman jadi tidak perlu sungkan" Zhu Ting tertawa dan terus menepuk pundak Mo Yihan


"benar sekali, Mo Yihan. lalu jika ada masalah, tolong jangan menahannya sendiri. tapi katakanlah pada kami dan kami akan berusaha untuk membantumu menyelesaikan nya" ucap Guan Lin sambil tersenyum pada Mo Yihan

__ADS_1


"hehe... baiklah. aku tidak akan sungkan, kalau begitu. lalu kalian juga jangan sungkan, untuk meminta bantuan padaku jika ada masalah, oke!" ucap Mo Yihan, tersenyum ceria bersama teman-temannya


"ya baiklah"


lalu tak lama setelah itu, Mo Yihan dipanggil oleh guru besar untuk mengklarifikasi kejadian semalam. lantas Mo Yihan pergi meninggalkan mereka.


lalu saat hendak masuk ke ruangan guru besar, Guan Lin tiba-tiba menarik tangan nya dan mengajaknya untuk masuk berdua. Mo Yihan tersentak melihat nya. ternyata Guan Lin datang dan membantu nya, untuk menjelaskan kejadian sebenarnya pada sang guru.


selain itu, Guan Lin juga sedikit menghawatirkan nya. akhirnya dengan bantuan dari Guan Lin, Mo Yihan berhasil mengklarifikasi tentang kejadian semalam. lalu guru besar juga, meminta maaf atas kejadian yang telah menimpanya semalam.


setelah itu, guru besar berjanji tidak akan menerima murid baru lagi, selain mereka. dan jika dia hendak menerima murid, maka dia akan meminta persetujuan dari para murid senior nya. Mo Yihan senang mendengar hal itu.


kini rasa kekhawatiran nya, juga sudah berkurang. sekarang ia bisa menjalani hari-harinya dengan damai tanpa gangguan. lalu sempat terpikir olehnya, untuk segera membuat obat penawar. lantaran ia juga sudah berhasil, mengumpulkan semua bahan obat yang diperlukan.


tapi sebelum itu, ia berjanji untuk membantu Guan Lin menemukan teratai salju. jadi Mo Yihan akan membuat penawar, setelah mendapatkan teratai salju untuk Guan Lin.


setelah membaca isi surat itu, ekspresi wajah Guan Lin langsung berubah menjadi murung. dan sekarang dia nampak sedang kebingungan. dia tidak tahu harus berbuat apa.


isi surat itu mengatakan, jika sang adik kambuh lagi dan serangan racun kali ini lebih parah dari sebelumnya. oleh karena itu, mereka mendesak Guan Lin untuk segera mendapatkan penawar racun.


lalu sementara ini, Guan Lin masih kekurangan satu bahan lagi, yaitu teratai salju. yang merupakan bahan paling penting dalam penawar racun. Guan Lin nampak frustasi memikirkan hal itu.


jika dia tidak segera mendapatkan penawar racun, adiknya pasti tidak akan selamat. Mo Yihan merasa kasihan dan sedih, melihat Guan Lin yang seperti itu.


lantas Mo Yihan mengeluarkan teratai salju dari kantong dimensi nya dan memberikan itu pada Guan Lin.


"Guan Lin, ambillah ini. cepat kembali dan segera selamatkan adikmu" ucap Mo Yihan sambil meletakkan teratai salju ditangan Guan Lin


Guan Lin menoleh kearah nya dan menatapnya dengan raut wajah murung.

__ADS_1


"Mo Yihan, aku tidak bisa menerima nya. ini adalah milikmu dan kau tahu sendiri, jika teratai salju bukanlah bahan yang mudah ditemukan. kau saja sampai harus mempertaruhkan nyawa mu, untuk mendapatkan nya. bagaimana aku bisa mengambilnya begitu saja" ucap Guan Lin yang merasa tidak enak dengan pemberian Mo Yihan


"tidak Guan Lin. kau tidak boleh menolak nya. meskipun aku butuh, tapi yang paling membutuhkan nya sekarang adalah adikmu. jadi ambillah ini dan jangan khawatir padaku" ucap Mo Yihan sambil terus menyakinkan Guan Lin, agar tidak menolak pemberian nya


"Guan Lin aku tahu, kau sangat berat menerima nya. tapi kau tak perlu khawatir, aku pasti akan mendapatkan nya kembali. kau tahu bukan, jika sebentar lagi akan ada kompetisi pertandingan? dan aku akan mendapatkan nya dari sana"


"jadi kau tidak perlu khawatir. sebaliknya, yang perlu kau khawatirkan adalah adikmu. cepat pergilah dan selamatkan adikmu. jika sudah selesai, jangan lupa untuk kembali dan menyaksikan pertandingan ku" ucap Mo Yihan sambil tersenyum ramah


Guan Lin terharu dengan kebaikan dari Mo Yihan. lantas dia menerima teratai salju milik Mo Yihan. lalu dia berjanji akan segera kembali, setelah menyelesaikan masalahnya.


Mo Yihan senang melihat Guan Lin yang kembali ceria lagi. setelah itu, Guan Lin memutuskan untuk meminta izin meninggalkan sekte, sementara waktu. setelah mendapatkan izin, Guan Lin segera mengemasi barang-barangnya.


lalu Mo Yihan, juga ada disana dan membantu nya. Guan Lin berniat untuk pergi, setelah selesai makan malam bersama mereka. lalu setelah itu, Guan Lin berpisah dengan mereka dan berjanji akan segera kembali ke sekte untuk menemui mereka.


lalu mereka mengantar nya keluar dari gerbang. setelah Guan Lin pergi, Mo Yihan merasa sedikit sedih dan kesepian. selama ini mereka selalu bersama, meski kadang juga sering berdebat. tapi Mo Yihan senang dengan hal tersebut.


sebab mereka bisa semakin dekat dan mengenal satu sama lain. namun sekarang, Guan Lin telah kembali ke istana kerajaan Yan, untuk menyelamatkan sang adik. Mo Yihan berharap, semoga adiknya bisa segera sembuh dan sehat kembali. sehingga Guan Lin, bisa segera kembali dan melihat pertandingannya nanti.


tiga hari telah berlalu. sejak kepergian Guan Lin, Mo Yihan merasa sedikit bosan. karena tidak ada hal, yang bisa ia lakukan selain latihan. namun meski begitu, ia tidak boleh santai begitu saja.


akhirnya ia bertekad untuk terus melatih dirinya, agar lebih kuat dan bisa memenangkan pertandingan nanti. sementara itu, naga hitam yang mengecil kini sudah hampir kembali normal. berkat Mo Yihan, naga hitam bisa mendapatkan kembali kekuatan spiritualnya.


karena ukuran naga hitam sudah agak besar dan juga tidak bisa tinggal di kantong dimensi. jadi Mo Yihan menyuruh nya, untuk tinggal sementara waktu di hutan belakang.


agar tidak ada yang menggangu naga hitam. Mo Yihan belajar membuat formasi pelindung, untuk menjaga naga hitam di area itu. sejak kepergian Guan Lin, Mo Yihan yang merasa bosan mulai mengisi waktunya, dengan berbagai hal yang ingin ia lakukan.


seperti berburu, membuat obat serta mempelajari berbagai macam hal, yang belum pernah ia dapatkan di dunia sebelum nya. selain itu, ia juga sering berpergian bersama Zhu Ting dan Qian Cheng.


mereka pergi secara diam-diam dari sekte hanya untuk minum arak. meski begitu, Mo Yihan tidak mengikuti mereka untuk minum arak. ia hanya ingin jalan-jalan saja, sembari bertemu dengan kakaknya.

__ADS_1


__ADS_2