
Mo Yihan berusaha untuk tetap tenang, saat berhadapan dengan para pembunuh itu. meski sedang kesal, Mo Yihan tidak boleh sampai membunuh mereka semua.
setidaknya, ia harus menyisakan satu orang pembunuh, untuk ia interogasi nanti. para pembunuh tidak tahu, siapa Mo Yihan yang sebenarnya.
namun tanpa membuang waktu lagi, Mo Yihan langsung mengerahkan kekuatan nya. untuk menyerang para pembunuh.
para pembunuh terlalu lengah, saat mereka hendak menyerang. sehingga memberikan sedikit kesempatan, untuk Mo Yihan menyerang mereka.
dengan cepat, Mo Yihan menyerang satu persatu pembunuh itu tanpa ampun dan sekali ia berjalan kearah mereka, pisau kecil yang dibawanya langsung mengenai leher setiap pembunuh itu.
satu persatu dari pembunuh itu, langsung tumbang dan mati ditempat. kini hanya tersisa satu orang pembunuh lagi, yang sengaja Mo Yihan sisakan.
saat melihat Mo Yihan menyerang temannya yang lain. dia pun mencari cara untuk melarikan diri, dari Mo Yihan yang sedang beringas itu.
Mo Yihan menyadari nya dan langsung lari mengejarnya. tak butuh waktu lama, orang itu akhirnya tertangkap juga. lalu karena sudah tidak bisa selamat dari Mo Yihan, akhirnya dia memilih bunuh diri.
namun hal tersebut, dihentikan oleh Mo Yihan. dan Mo Yihan segera membuat nya pingsan. setelah itu, Mo Yihan segera kembali dengan membawa seorang pembunuh ditangan nya.
saat ia kembali, ia langsung mengikat dan memeriksa racun yang disimpan oleh pembunuh itu, untuk bunuh diri tadi.
setelah dirasa aman, kini Mo Yihan tinggal menunggu orang itu bangun saja. tak lama kemudian, Guan Lin kembali. lalu Mo Yihan menghampiri nya dan bertanya padanya.
"kemana saja, kau Guan Lin? mengapa kau tidak mengajak ku, pergi dengan mu?" ucap Mo Yihan yang berjalan disampingnya
"maaf Mo Yihan. aku tidak enak, jika harus membangunkan kau yang sedang tertidur pulas. lalu karena ini juga, bukan urusan penting. jadi aku memutuskan untuk pergi sendiri saja" ucap Guan Lin sambil berjalan dan sesekali melirik nya
"baiklah. kalau begitu, kemana kau pergi? apakah kau pergi ke rumah bordil, lagi hah?" tanya Mo Yihan yang sedang penasaran
"hahaha... apa kau menyukai tempat itu, sampai-sampai kau terus memikirkannya? jika kau mau, aku bisa saja mengajak mu pergi ke sana setiap hari" Guan Lin terkekeh saat, mendengar pertanyaan dari Mo Yihan
"kau gila apa? bukan begitu, maksud ku. aku hanya ingin tahu saja, kemana kau pergi tadi itu" Mo Yihan mulai kesal karena Guan Lin salah paham padanya
"ah.. aku tadi pergi ke rumah Qin Lang. katanya ada hal yang ingin dia sampaikan padaku" sahut Guan Lin sambil melirik Mo Yihan
"hal apa itu?"
"kau ingin mendengarnya? kalau begitu, kita bicarakan didalam saja" ujar Guan Lin sambil, mengajak Mo Yihan masuk kedalam rumah
"oh ya, aku hampir lupa. tadi saat aku pergi membeli sesuatu, aku tidak sengaja bertemu dengan para pembunuh yang sedang menargetkan ku ditempat sepi" ucap Mo Yihan
__ADS_1
"apa? pembunuh? siapa orang yang begitu berani, mengirim pembunuh untuk mu?" tanya Guan Lin yang terlihat sedikit kaget
"entahlah. kita akan tahu jawabannya, setelah orang itu sadar" ujar Mo Yihan dengan tenang
"hah? berarti kau berhasil menangkap salah satu pembunuh itu?" tanya Guan Lin yang penasaran
"ya tentu saja. kau pikir, aku akan menghabisi mereka begitu saja tanpa mencari tahu, siapa dalang dibalik kejadian ini?" ucap Mo Yihan yang berhenti sejenak, lalu menatap Guan Lin dengan serius
"bagus Mo Yihan. kau memang bijak sekarang. kalau begitu, sekarang sebaiknya kau tunjukkan orang itu padaku" Guan Lin juga berhenti lalu dia menepuk pundak Mo Yihan dan sedikit merasa bangga dengan Mo Yihan, yang berhasil menangkap pembunuh itu
"baiklah kalau begitu mari ikuti aku" ucap Mo Yihan yang langsung berjalan menuju lokasi, dimana ia mengurung pembunuh itu
beberapa saat kemudian. mereka sampai ditempat, dimana Mo Yihan mengurung pembunuh itu.
Mo Yihan mengurung nya di gudang lama, yang tak jauh dari kamarnya. setelah tiba, akhirnya pembunuh itu sadar juga.
dan sekarang adalah kesempatan bagus, untuk mereka bertanya mengenai kejadian hari ini padanya.
melihat Mo Yihan yang masuk bersama Guan Lin. membuat pembunuh itu, langsung ketakutan. bahkan dia sampai tidak berniat menatap Mo Yihan.
Mo Yihan menyeringai, melihatnya dan sekarang Mo Yihan seperti masuk ke mode dirinya yang lain. lalu ia mengangkat dagu orang itu, dengan pisau yang tadi ia gunakan untuk membunuh temannya.
mengenai kejadian hari ini dan siapa orang yang telah menyuruh mereka, untuk membunuhnya? orang itu dengan gugup menjawab, jika mereka diutus oleh salah satu pelayan dari istana kerajaan.
Guan Lin tersentak dan langsung menyuruh orang tersebut, menyebutkan ciri-ciri dari sang pelayan itu. si pembunuh dengan cepat, langsung menjelaskan ciri-ciri nya pada Guan Lin dan Mo Yihan.
setelah mendengar hal tersebut. Guan Lin merasa familiar dengan pelayan itu. setelah dipikir-pikir lagi, ternyata itu adalah pelayan dari ratu Li.
lalu Guan Lin bertanya lagi padanya, apa motif mereka membunuh Mo Yihan? orang itu menjawab, jika mereka tidak tahu motif sebenarnya dari pelayan itu.
karena saat itu, mereka hanya diminta untuk menerima perintah dan tidak boleh bertanya hal lain padanya. karena pelayan itu, telah memberikan banyak uang untuk mereka. jadi mereka tidak mempermasalahkan hal tersebut.
tapi tak disangka, orang yang mereka incar jauh lebih kuat dibandingkan mereka semua. alhasil dia pun, tertangkap oleh Mo Yihan.
setelah mendengar hal tersebut. Mo Yihan jadi sadar, itu pasti karena ratu Li telah mengetahui, jika ia merupakan orang yang telah membunuh Li Jun keponakan nya.
Guan Lin juga merasa itu adalah hal yang masuk akal. oleh karena itulah, ratu Li jadi marah dan ingin membalaskan dendam, kematian Li Jun padanya.
sepertinya Mo Yihan tidak, akan hidup tenang mulai sekarang. karena ia telah diincar oleh keluarga Li. tapi untungnya, ia sudah memindahkan semua keluarga nya ketempat aman. sehingga tidak ada orang, yang berani menyakiti mereka dibelakang Mo Yihan.
__ADS_1
mengetahui hal tersebut. Guan Lin dengan segera memerintahkan beberapa pengawal bayangan nya, untuk menjaga keluarga Mo Yihan yang ada di wilayah kekuasaannya.
setelah itu, karena sudah mendapatkan informasi dari pembunuh mengenai kejadian hari ini. Mo Yihan pun bertanya pada Guan Lin, mau diapakan orang ini?
Guan Lin mengajaknya pergi keluar dan setelah itu, Guan Lin memerintahkan bawahannya untuk membereskan orang tersebut dan mengirim mayatnya, kepada ratu Li sebagai peringatan.
Mo Yihan sedikit kaget, melihat Guan Lin yang nampak begitu marah. setelah mengetahui, jika Mo Yihan sedang diincar oleh keluarga Li.
kali ini mereka akan benar-benar akan berperang, melawan keluarga Li. lalu mulai saat ini, Guan Lin dan Mo Yihan akan mengumpulkan semua bukti kejahatan, yang telah dilakukan oleh keluarga Li.
dan melaporkan nya pada kaisar, untuk segera ditindaklanjuti. meski begitu, kaisar pasti lah tidak akan membunuhnya. karena mereka memiliki kekuasaan besar di kerajaan ini.
oleh karena itu, mereka harus mencari cara untuk menjatuhkan kekuasaan nya dan merebut kembali kekuasaan itu, untuk kerajaan Yan.
sementara itu, ratu Li yang sedang mengunjungi taman dekat istana nya. terkejut melihat mayat seorang pembunuh, yang bersimbah darah di tanah.
ratu Li berteriak histeris dan sedikit syok dengan kejadian itu. lantas dia segera memanggil para pelayan dan bawahannya.
dia dengan marah, bertanya pada mereka apa yang terjadi? mengapa ada mayat orang tak dikenal ditempat nya? para bawahan dan pelayan nya, terlihat kebingungan dan tidak tahu harus menjawab apa.
lalu salah satu, pelayan pribadi ratu Li mengenal orang tersebut. dia pun mencari sesuatu yang mirip seperti token, dari kelompok pembunuh yang telah dia sewa.
ratu Li makin marah, setelah mengetahui pembunuh yang dia kirimkan itu, telah gagal membunuh Mo Yihan.
tampaknya Mo Yihan merupakan orang yang kuat dan tidak selemah, rumor yang beredar. buktinya Mo Yihan bisa membunuh Li Jun keponakan nya, yang hebat itu dan juga para pembunuh yang telah dia kirimkan.
ratu Li jadi semakin ingin menghabisi Mo Yihan. karena menurutnya, Mo Yihan kelak akan menjadi ancaman terbesar baginya, jika tidak segera disingkirkan.
apalagi Mo Yihan sekarang sedang berada di pihak Guan Lin, yang merupakan musuhnya dan juga anaknya.
setelah mengetahui hal tersebut. ratu Li segera memerintahkan bawahannya untuk membereskan mayat yang ada ditempat nya dan segera membersihkan jejaknya, sebelum kaisar datang dan melihat kejadian itu.
tak lama setelah itu, kaisar tiba-tiba datang bersama Guan Lin dan juga Mo Yihan ketempat ratu Li.
ratu Li jadi gugup dan segera menghampiri kaisar. sekarang ratu Li berusaha menutupi mayat itu dari kaisar.
namun sayangnya, Guan Lin dengan sigap langsung menghentikan aksi dari para pelayan ratu Li, yang sedang mencoba menyembunyikan mayat itu dari kaisar.
setelah itu, Guan Lin berpura-pura bertanya pada ratu Li apa yang sedang diseret oleh para pelayan itu? lalu Guan Lin berjalan bersama kaisar ketempat itu.
__ADS_1
kaisar yang penasaran, langsung menyuruh para pelayan untuk berhenti. setelah itu, kaisar menyuruh mereka untuk pergi. lalu saat para pelayan itu pergi, kaisar kaget melihat mayat seseorang yang ada ditempat ratu Li.