Berganti Peran Dan Mengubah Takdir

Berganti Peran Dan Mengubah Takdir
ratu Li


__ADS_3

sementara itu, ratu Li dan menteri Li melakukan pertemuan rahasia. disebuah tempat yang tidak jauh dari kediaman ratu Li.


mereka sedang membicarakan Guan Lin, yang gagal terbunuh itu. ratu Li masih nampak kesal dan marah karena rencananya selalu gagal.


lalu menteri Li, yang merupakan kakak dari ratu Li. menyampaikan sebuah rencana jahat, untuk menyingkirkan Guan Lin. yaitu dengan memancing Guan Lin ke sarang musuh.


terdengar cukup menarik. akhirnya ratu Li, menyerahkan urusan itu pada menteri Li. selain itu, ratu Li juga memberitahukan kepada menteri Li. jika saat ini, Guan Lin memiliki seorang pengawal. yang bisa dibilang, cukup kuat dan hebat.


lantas ratu Li menyuruh nya, untuk menyelidiki pengawal pribadi, Guan Lin itu. dan jika dia adalah penghalang, maka mereka harus segera menyingkirkan orang itu secepatnya.


menteri Li mengangguk dan mengatakan bahwa, dia akan menyelidiki orang tersebut dengan baik dan tidak akan membiarkannya, merusak rencana mereka.


setelah selesai berbicara, menteri Li dan ratu Li memutuskan untuk kembali ketempat mereka masing-masing. agar tidak ada orang yang curiga dengan kegiatan mereka.


lalu disisi lain, Mo Yihan masih penasaran dengan ratu Li. lantas setelah, mengantar Guan Lin kembali. Mo Yihan berencana pergi untuk menemui sang kakak yang sedang ada di kota. Mo Yihan berniat menemui sang kakak dan bertanya mengenai ratu Li.


tak lama kemudian, mereka tiba di kediaman Guan Lin. Mo Yihan mengantar Guan Lin, sampai didepan pintu kamarnya. setelah Guan Lin masuk dan beristirahat didalam. Mo Yihan diam-diam pergi dari tempat itu.


saat Mo Yihan pergi, Guan Lin tak sengaja melihatnya, saat hendak menutup pintu. Guan Lin heran dengan, apa yang sedang ia rencanakan saat ini. dan mengapa dia pergi dengan begitu terburu-buru. alhasil Guan Lin, juga pergi mengikuti nya dari belakang.


setelah diikuti dari jauh. terlihat Mo Yihan sedang bertemu dengan kakaknya, disebuah restoran dekat kota. Mo Yihan dan kakaknya masuk dan berbicara didalam ruangan, yang telah mereka pesan waktu itu.


lalu tanpa lama-lama, Mo Yihan bertanya pada sang kakak mengenai ratu Li. sang kakak, yang mendengar pertanyaan darinya. sedikit terkejut dan tidak menyangka, jika Mo Yihan tertarik dengan ratu Li.


Mo Yihan bertanya pada kakaknya, apa hubungan ratu Li dengan keluarga Li? lantas sang kakak, memberitahukan padanya. jika ratu Li adalah bibi dari Li Jun. selain itu, ayahnya Li Jun atau menteri Li, juga merupakan kakaknya ratu Li.


Mo Yihan tersentak mendengar hal itu. ia tidak menyangka, jika mereka berdua adalah kakak beradik. berarti kini tugasnya, akan lebih berat lagi dan pasti akan lebih berbahaya.


setelah mengatakan hal tersebut. sang kakak menyuruh Mo Yihan, untuk tidak terlibat dengan ratu Li dan juga menteri Li, saat ini. sebab jika seandainya mereka tahu, bahwa Mo Yihan adalah orang yang membunuh anggota keluarganya, pasti mereka tidak akan tinggal diam.


untungnya saat ini, penampilan Mo Yihan agak berubah. setelah ia sembuh dari racun. meski begitu, sosok asli dari Mo Yihan. tentu tidak dapat disembunyikan lebih lama lagi.


karena biar bagaimanapun. pasti akan ketahuan, jika ia masih terus berada di istana. lalu Guan Lin yang berada dibalik pintu, berhasil mendengar semua percakapan mereka.

__ADS_1


tapi sialnya, Guan Lin tidak sengaja mendorong pintunya. sehingga dia tidak sengaja membuka pintu, tempat Mo Yihan berada saat itu.


Mo Yihan dan sang kakak kaget, melihat ada orang dibalik pintu itu. ia tidak menyangka, jika ada orang yang sedang mengawasi mereka. lantas karena tidak ingin orang tersebut, membocorkan percakapan mereka.


Mo Yihan dengan cepat, mengejar orang tersebut. saat Mo Yihan membuka pintu dan melihat sekitar. ia tidak melihat, siapa pun disana.


Mo Yihan jadi kesal dan marah pada dirinya sendiri, karena terlalu ceroboh saat ini. lantas saat ia hendak kembali, ia tidak sengaja menemukan sebuah kancing baju dengan motif unik, yang terjatuh di dekat pintu.


Mo Yihan mengambilnya dan melihat dengan teliti. setelah dilihat, ia yakin bahwa kancing ini milik seorang bangsawan. tapi, siapa dia? dan mengapa dia mengikuti mereka sampai sejauh ini? dan apa tujuannya? begitu lah pikir Mo Yihan.


karena merasa tidak aman, Mo Yihan meminta sang kakak untuk segera kembali ke rumah dan pembicaraan mereka, akan dilanjutkan melalui surat rahasia.


sang kakak mengerti, maksud dari perkataan Mo Yihan. lantas dia langsung pergi, sesuai dengan permintaan Mo Yihan.


sementara itu, Guan Lin masih merasa syok. saat mengingat dirinya, yang hampir ketahuan oleh Mo Yihan. jika Mo Yihan tahu, bahwa dirinya mengikuti nya. pasti dia akan mengamuk dan marah padanya.


tapi yang membuat Guan Lin, heran adalah mengapa Mo Yihan tidak bertanya langsung padanya, mengenai ratu Li. padahal Guan Lin lebih tahu tentang ratu Li, daripada kakaknya Mo Yihan.


lalu beberapa menit kemudian. Mo Yihan kembali ke kediaman Guan Lin. Mo Yihan masuk ke kamar Guan Lin dan memeriksa, apa yang sedang, Guan Lin lakukan sekarang.


saat ia masuk, ia melihat Guan Lin yang sedang berbaring ditempat tidur. lantas Mo Yihan, mengajak nya berbicara mengenai ratu Li dan Mo Yihan ingin mendengar tanggapan nya.


"Guan Lin, kau tidak tidur bukan? bisakah kita bicara sebentar? ada hal yang harus, ku pasti dengan mu?" ucap Mo Yihan yang sedang berdiri didekat tempat tidur Guan Lin


Guan Lin berbalik dan menatap nya. lalu dia bangkit dan duduk ditempat tidur.


"ada apa Mo Yihan? apa ada hal penting, yang ingin kau tanyakan pada ku?" tanya Guan Lin yang pura-pura tidak tahu


"ya tentu saja"


"baiklah. kalau begitu, kita bicarakan dimeja sana" tunjuk Guan Lin, mengarah ke meja dekat tempat tidur nya


"baiklah, Mo Yihan. apa yang ingin, kau bicarakan dengan ku saat ini?" tanya Guan Lin dengan tenang

__ADS_1


"Guan Lin, kau tahu betul tentang ratu Li bukan?" tanya Mo Yihan yang penasaran


"em... ya. memangnya ada apa dengan ratu Li? apakah dia menyuruh orang, untuk mengganggu mu saat ini? atau dia sudah tahu identitas asli mu?" ucap Guan Lin sambil menatapnya dengan serius


"tidak! bukan itu. yang ingin ku tanyakan adalah apakah benar, jika ratu Li merupakan bagian dari keluarga Li Jun?" ujar Mo Yihan


"benar, Mo Yihan. ratu Li sendiri adalah bibi nya, Li Jun yang telah kau bunuh itu" ucap Guan Lin dengan tenang


"jika kau tahu. mengapa kau tidak mengatakan nya pada ku? jadikan, aku tidak perlu repot-repot, mencari tahu mengenai hubungan dia dengan keluarga Li Jun" ucap Mo Yihan yang mulai sedikit kesal


"Mo Yihan. apakah kau pernah mencoba, bertanya padaku tentang itu?" tanya Guan Lin dengan tegas


"em... tidak"


"nah, sekarang kau tahu bukan jawaban nya. jika seandainya kau mau bertanya padaku. aku pasti akan langsung memberitahukan, informasi tentang ratu Li padamu. tapi kau sendiri, memilih untuk tidak bertanya padaku dan ingin menyelidiki nya sendiri" ucap Guan Lin yang tidak sengaja keceplosan


"bagaimana kau tahu, jika aku sedang menyelidiki ratu Li? apakah kau mengikuti ku?" Mo Yihan bertanya sambil menyipitkan matanya, lalu menatap Guan Lin dengan serius


"maaf Mo Yihan. aku akui, aku memang mengikuti mu tadi. itu semua ku lakukan, karena aku penasaran dengan, apa yang akan kau lakukan tadi. sampai harus pergi dengan terburu-buru" ucap Guan Lin dengan perasaan campur aduk


"aku pergi, karena sudah ada janji temu dengan kakak ku. jangan bilang, jika orang yang menguping percakapan kami tadi adalah kau?" ujar Mo Yihan yang mulai emosi


"ya, Mo Yihan. aku tidak bisa menutupi nya dari mu dan aku sungguh-sungguh, minta maaf pada mu Mo Yihan" ucap Guan Lin yang merasa bersalah pada Mo Yihan


"hah... tidak masalah. untungnya saja, orang itu adalah kau. jadi aku tidak perlu begitu, khawatir sekarang. tapi jika itu bukan kau, aku pasti tidak akan tenang. karena bisa saja orang itu adalah bawahan ratu Li" ucap Mo Yihan dengan tenang, karena Guan Lin sudah mau mengakui perbuatannya


"em.. oh ya. tadi aku tidak sengaja, memungut kancing baju ini. tampaknya ini adalah milikmu?" ucap Mo Yihan sambil melirik pakaiannya Guan Lin, yang sedang kehilangan satu kancing baju, mirip dengan kancing yang ditemukan olehnya


Guan Lin melirik pakaian nya dan memeriksa kancing bajunya. ternyata benar, ada satu kancing baju yang hilang darinya. dia tidak menyangka, jika dia begitu ceroboh tadi itu.


setelah memastikan, jika kancing itu milik Guan Lin. Mo Yihan jadi lebih tenang dan sekarang ia malah menertawai Guan Lin. yang ketahuan sedang, diam-diam memata-matai mereka.


Guan Lin tersentak, saat melihat Mo Yihan tertawa. lantas Guan Lin bertanya padanya, apa yang sedang ia tertawa kan saat ini. Mo Yihan tidak menjawab dan terus melanjutkan tertawa nya.

__ADS_1


__ADS_2