
kemungkinan besar pemimpin kelompok kali ini, akan sulit dihadapi. karena mereka berasal dari kalangan level atas.
lalu sekte iblis yang tiba-tiba, membagi kelompok membuat mereka bertiga jadi terpaksa berbagi tugas dan berpisah satu sama lain.
kali ini, tempat persembunyian batu inti masih terletak di wilayah kerajaan Yan. oleh karena itu mereka tidak perlu repot-repot pergi jauh dari wilayah kerajaan.
namun meski begitu, kini mereka harus menjalankan misi mereka masing-masing. Mo Yihan mengambil misi kebagian selatan, kerajaan Yan.
sedangkan Guan Lin kebagian tengah dan Qin Lang kebagian barat. mereka sekarang harus sesegera mungkin, mengumpulkan semua batu inti itu.
jika tidak, maka rencana mereka selama ini akan sia-sia. oleh karena itu, mulai besok malam mereka bertiga akan melakukan perjalanan ke masing-masing tempat yang telah ditentukan.
Mo Yihan dan Guan Lin terpaksa berpisah untuk saat ini. karena keadaan sedang tidak memungkinkan bagi mereka, untuk menjalankan misi bersama. ketika misi telah selesai, mereka akan bertemu kembali di rumah Guan Lin.
disisi lain, ratu Li kini telah terkurung di istana dingin dan siapapun dilarang, untuk mengunjunginya termasuk sang anak dan juga menteri Li.
menteri Li sangat tidak terima, jika adiknya ratu Li berakhir seperti ini. selain itu, sekarang rencana mereka sudah berantakan, gara-gara kemunculan Mo Yihan dan Guan Lin yang merusak rencana mereka.
kini menteri Li menyiapkan, mata-mata didekat mereka. sehingga setiap gerak-gerik mereka, akan terpantau oleh menteri Li.
menteri Li tidak main-main. kali ini, mata-mata yang dia siapkan adalah mata-mata handal yang dia latih sendiri.
meski jumlahnya tak banyak, tapi kemampuan mereka tidak bisa remehkan. mereka juga pandai menyembunyikan identitas dan juga aura kekuatan mereka. sehingga bagi mereka yang masih belum sampai level atas, pasti sulit menemukan mereka.
ada sekitar tiga mata-mata, yang dikirimkan oleh menteri untuk mereka. dua diantaranya ditempat di sisi Mo Yihan dan satu lagi di sisi Guan Lin.
mata-mata disisi Mo Yihan ditugaskan, untuk mengawasi serta menghabisi nyawa nya ketika dia lengah. setelah itu, mereka mulai menjalankan tugas yang berikan oleh menteri Li padanya.
sementara itu, setelah mereka bertiga selesai berdiskusi. mereka pun memutuskan untuk kembali. untungnya mata-mata belum sempat mendengar rencana mereka.
itu karena mereka baru saja, di tugaskan oleh menteri Li. lalu mata-mata mulai mengawasi pergerakan mereka, sejak mereka keluar dari restoran.
dan ketika Mo Yihan dan Guan Lin sampai ke rumah. naga hitam tiba-tiba menyampaikan pesan padanya, lewat komunikasi batin yang hanya bisa dilakukan oleh mereka yang telah melakukan kontrak.
__ADS_1
naga hitam menyampaikan padanya bahwa, sejak mereka kembali dari restoran. dia merasakan ada sebuah pergerakan mencurigakan yang sedang mengikuti mereka.
sangat mencurigakan dan selain itu, naga hitam juga mengatakan jika mereka berjumlah lebih dari dua orang.
Mo Yihan terkejut, setelah mengetahui hal tersebut. ternyata ada orang yang sedang mengawasi pergerakan mereka.
karena Mo Yihan tidak bisa mendeteksi kehadiran mereka. tentu saja orang itu, bukanlah orang biasa yang bisa mereka remehkan begitu saja.
oleh karena itu, Mo Yihan segera pergi memberitahukan hal tersebut pada Guan Lin. agar dia bisa selalu waspada dengan situasi sekitarnya.
lalu Mo Yihan dengan cepat menghampiri Guan Lin, yang sedang beristirahat didalam kamarnya.
ketika sampai, Mo Yihan langsung masuk kedalam kamar Guan Lin tanpa mengetuk pintu. Guan Lin kaget, karena saat itu dia baru saja selesai mandi.
untungnya dia sudah memakai pakaian. setelah mengetahui, jika orang yang masuk itu adalah Mo Yihan. Guan Lin pun jadi sedikit tenang.
Mo Yihan berbisik pada Guan Lin dan menyuruh nya untuk segera mengamankan ruangan nya sekarang.
Guan Lin awal bingung dan tidak mengerti, maksud dari Mo Yihan. tapi meski begitu, Guan Lin tetap melakukan apa yang Mo Yihan suruh tadi.
kalaupun ingin ditembus, maka akan memakan waktu yang cukup lama. karena sekarang kekuatan Guan Lin jauh lebih kuat dibandingkan mereka.
setelah dirasa aman, Mo Yihan pun memberitahukan hal tersebut pada Guan Lin. tapi sayangnya, Guan Lin tidak terlihat kaget ataupun panik.
karena dia dari awal sudah mengetahui, jika ada seseorang yang sedang mengawasi mereka. namun untuk berjaga-jaga, Guan Lin berpura-pura tidak tahu saja. sebelum dia bisa membuktikan, jika benar ada orang yang mengikuti mereka.
lantas Guan Lin menyuruhnya untuk berhati-hati, karena orang yang mengawasi mereka bukanlah orang biasa.
Mo Yihan juga mengetahuinya dan sekarang mereka tentu harus selalu waspada, dengan setiap gerakan mereka. dan jikalau ada kesempatan, mereka harus segera menghabisi para mata-mata itu dari sisi mereka.
lalu Guan Lin mengajak Mo Yihan menyusun sebuah rencana, untuk menjebak para mata-mata itu dan membuat mata-mata tidak bisa mengikuti mereka besok.
Guan Lin pun mengeluarkan sesuatu dari dalam lemari nya dan itu adalah sebuah kotak yang berisikan beberapa boneka kertas, yang bisa mereka gunakan untuk menjebak atau mengelabui para mata-mata itu.
__ADS_1
Guan Lin berencana memakai boneka kertasnya dan mengubahnya menjadi diri mereka sendiri. lalu boneka itu, akan ditempatkan di kediamannya, selama mereka pergi.
lalu mereka berdua akan keluar, dengan menyamar menjadi pelayan biasa. sehingga mata-mata itu tidak mengikuti mereka.
Mo Yihan setuju dengan rencana Guan Lin. lalu Guan Lin menyerahkan selembar boneka kertas padanya, untuk ia gunakan besok.
setelah itu, Guan Lin juga mengatakan jika dia akan menyuruh pelayan mengantarkan pakaian, untuk penyamaran nya besok.
Mo Yihan mengangguk. setelah itu, Guan Lin menghilangkan segel ruangan yang dia pakai. mata-mata yang berada didekat kamarnya, tidak bisa mendengar rencana mereka dan sekarang mereka jadi sedikit heran, dengan apa yang mereka bicarakan.
meski begitu, karena Guan Lin telah menghilangkan segel ruangan nya. jadi sekarang para mata-mata itu, bisa kembali memantau mereka.
setelah itu, Mo Yihan pun keluar dari kamar Guan Lin dan berjalan kembali ke kamarnya. sejak mengetahui adanya mata-mata yang mengawasinya. membuat dirinya, jadi tidak bisa tidur dengan nyenyak.
karena selalu terbayang-bayang, jika para mata-mata itu akan membunuhnya, ketika ia terlelap nanti. karena tuan nya sedang gelisah dan tidak bisa tidur.
akhirnya naga hitam menawarkan diri, untuk menjaganya saat ia tidur. mendengar hal tersebut, Mo Yihan jadi lega dan akhirnya ia bisa tidur nyenyak sekarang.
keesokan paginya, Mo Yihan mulai menggunakan boneka kertas, yang diberikan Guan Lin padanya. tapi sebelum itu, ia menyuruh naga hitam untuk membatasi kamarnya dari para mata-mata itu.
setelah itu, Mo Yihan mulai merubah wujud boneka kertas menjadi dirinya. setelah berhasil, Mo Yihan menjadi sangat takjub dengan perubahan dari boneka kertas milik nya.
bentuknya sama persis dengannya dan bahkan ini sangat mirip dengan manusia. hanya saja boneka kertas ini, akan hilang kekuatan nya jika terkena air terlalu banyak.
setidaknya mereka berhasil mengelabui para mata-mata, untuk mengikuti mereka. tak lama setelah itu, seorang pelayan datang dengan membawa beberapa pakaian dan juga air untuk cuci muka.
Mo Yihan yang asli pun, mengambilnya dan segera mengganti pakaian nya. setelah selesai, ia pun pergi melalui jalan rahasia dimana hanya ia yang tahu.
beberapa saat kemudian, ia berhasil keluar dari kamarnya lewat lubang anjing, yang sengaja ia buat pada malam itu.
setelah berhasil kabur, ia kembali menutupi lubang itu. agar para mata-mata tidak curiga dengan nya. lalu Mo Yihan mengoleskan sedikit tanah di wajah dan pakaian nya, sehingga terlihat sedikit lusuh.
setelah itu, ia pun mencari Guan Lin. sekarang Guan Lin, kebetulan sedang dilayani oleh beberapa pelayan yang sengaja dia persiapkan untuk rencana mereka.
__ADS_1
Guan Lin telah memerintahkan para pelayan dan pengawalnya dirumahnya, untuk menjaga boneka kertasnya. agar tidak dirusak oleh siapapun, sampai mereka kembali.
setelah selesai, mereka berdua pun ikut keluar bersama beberapa pelayan yang tadi masuk melayani Guan Lin. saat mereka keluar para mata-mata tidak curiga sama sekali. karena mereka melihat, jika Mo Yihan dan Guan Lin masih ada didalam kamar mereka masing-masing.