
sementara itu, Mo Yihan masih tetap tak sadarkan diri. hingga akhirnya, Guan Lin terpaksa menemani nya dan tidur didekat kolam. keesokan paginya, Zhu Ting dan Qian Cheng pergi mencari mereka, yang belum kembali.
Guan Lin terbangun, karena hari sudah terang. sedangkan Mo Yihan, masih tetap tertidur dan belum bangun. tapi untungnya, Mo Yihan sudah baik-baik saja dan pengaruh obat nya, juga sudah menghilang.
karena Mo Yihan masih belum bangun, jadi Guan Lin memutuskan untuk membangunkan nya. Guan Lin memanggil nama nya dan menepuk pipinya dengan pelan, lalu sesekali mencipratkan air ke wajahnya.
setelah beberapa menit kemudian, akhirnya Mo Yihan bangun. saat ia bangun, ia terlihat syok, karena dirinya sedang berada didalam kolam. ia tidak tahu, apa yang telah terjadi padanya semalam.
lalu tiba-tiba, ia merasa pusing. namun untungnya hanya sesaat. lantas ia segera menanyakan, kejadian semalam pada Guan Lin.
Guan Lin nampak terkejut, saat Mo Yihan bertanya tentang kejadian semalam. sebenarnya Guan Lin masih tidak bisa melupakan kejadian, dimana ia dan Mo Yihan sempat berciuman.
Guan Lin terdiam sesaat dan nampak belum siap mengungkapkan kejadian itu padanya. akhirnya hal tersebut membuatnya berpikir jika, dirinya telah melakukan hal yang tidak-tidak pada Lian Xue.
Mo Yihan jadi stress memikirkan kejadian semalam. ia berusaha mengingat kembali kejadian malam itu. tapi ia tidak bisa mengingat apapun.
yang terakhir diingat oleh nya adalah saat dimana, ia didorong ketempat tidur oleh Lian Xue. setelah mengingat itu, Mo Yihan jadi kesal, karena gagal mengendalikan dirinya waktu itu.
Guan Lin melihat kearah Mo Yihan dan sekarang Mo Yihan nampak stress, karena kejadian semalam. lalu Mo Yihan melirik, Guan Lin dengan serius dan ia mendekati nya.
lalu ia bertanya dengan serius pada Guan Lin, mengenai kejadian semalam. Mo Yihan mendekat dan menekan bahu Guan Lin, lalu menatap nya dengan wajah datar.
"Guan Lin, jawab aku dengan jujur. apa yang telah aku lakukan, semalam bersama Lian Xue? dan mengapa aku tidak bisa mengingat kejadian semalam?" tanya Mo Yihan dengan perasaan penuh kekhawatiran
melihatnya begitu khawatir dengan kejadian semalam, Guan Lin jadi berniat mengerjai nya dan melihat bagaimana ekspresi nya. lalu Guan Lin dengan ekspresi serius, mengatakan pada Mo Yihan.
"maaf Mo Yihan. seperti yang kau ketahui, kau dan Lian Xue memang melakukan itu" ucap Guan Lin yang berusaha untuk serius dan tidak tertawa
"apa?" teriak Mo Yihan yang terkejut dan perasaannya mulai tertekan
"jadi aku benar-benar melakukannya hal itu dengan Lian Xue, si gadis licik itu?" Mo Yihan kembali memastikan, bahwa dirinya tidak salah dengar
"eh..." sahut Guan Lin sambil menahan tawa
"habis lah sudah. bagaimana ini Guan Lin, aku tidak mau bertanggung jawab padanya. kau tahu, jika ini bukan salah ku. dan yang harus bertanggung jawab itu, harus nya adalah dia" ucap Mo Yihan yang masih tidak habis pikir dengan kejadian itu
__ADS_1
Guan Lin tertawa geli mendengar ucapan Mo Yihan. tak disangka Mo Yihan, bisa berpikir sampai ke sana. padahal Guan Lin, baru mengatakan setengah kalimat saja.
"sudahlah, Mo Yihan. jangan pikirkan tentang itu lagi. sekarang mari kita kembali ke tempat latihan, sebelum guru besar mencari kita?" ujar Guan Lin, menahan tawa karena ekspresi Mo Yihan
"apa yang kau katakan, Guan Lin? aku sedang stress memikirkan kejadian semalam. bagaimana jika dia hamil? apa yang harus aku lakukan? sial, aku benar-benar tidak habis pikir. pasti setelah ini, guru besar akan mengeluarkan ku dari sekte" ucap Mo Yihan sambil menepuk keningnya
lalu dari kejauhan, terdengar suara panggilan dari Qian Cheng dan Zhu Ting kearah mereka. Qian Cheng dan Zhu Ting, menghampiri nya dan bertanya pada Guan Lin, apa yang terjadi pada Mo Yihan.
Guan Lin hanya geleng-geleng kepala. lalu dia membisikkan sesuatu pada Qian Cheng dan Zhu Ting. setelah mendengar bisikan dari Guan Lin, mereka berdua tertawa terbahak-bahak. lantas mereka menyuruh Guan Lin, untuk segera memberitahukan hal sebenarnya pada Mo Yihan.
disisi lain, Mo Yihan yang masih berprasangka buruk pada dirinya, mulai bertingkah aneh. Sedari tadi, ia terus membenturkan kepalanya ke dekat pohon, sambil bergumam bahwa dirinya bodoh.
karena Mo Yihan yang sudah nampak putus asa. akhirnya Guan memutuskan, untuk mengatakan yang sebenarnya pada Mo Yihan.
lalu Guan Lin mendekati nya dan berbisik didekat telinga nya.
"Mo Yihan, dengarkan baik-baik. aku tidak akan mengulangi nya, jika kau tidak dengar. mengerti?" bisik Guan Lin pada Mo Yihan
Mo Yihan mengangguk dan mendengarkan dengan serius
"tapi kau tenang saja. kalian tidak melakukan apa-apa. namun saat aku membawa mu pergi, kau sempat...." ucapan Guan Lin terputus, karena dia malu mengatakan hal itu pada Mo Yihan
"sempat apa? jangan bilang, jika aku melakukan nya pada mu?" ucap Mo Yihan dengan ekspresi wajah syok
lalu Mo Yihan menarik Guan Lin, ketempat yang lebih tenang dan mereka meninggalkan Qian Cheng dan Zhu Ting disana. setelah menemukan tempat yang tenang, akhirnya mereka tidak perlu repot-repot berbisik seperti yang tadi. lalu Mo Yihan dengan serius, bertanya lagi pada Guan Lin.
"Guan Lin, sekarang hanya tinggal aku dan kau disini. jadi tolong katakan, apa yang sebenarnya terjadi, saat kau membawaku semalam?" tanya Mo Yihan dengan wajah serius
"baiklah, Mo Yihan. kau harus siapkan dirimu dengan baik dan aku akan mengatakan nya..." perkataan Guan Lin terpotong oleh Mo Yihan, yang tiba-tiba saja menutup mulut Guan Lin dengan tangan nya
"berhenti Guan Lin. jangan katakan itu, aku tidak sanggup mendengar nya" ujar Mo Yihan, termenung sesaat dan perasaan mulai campur aduk
"sial! tak ku sangka gara-gara obat itu, aku jadi salah satu pemeran utama dalam kisah boy love. parah, bukan ini yang aku inginkan. aku hanya ingin, punya kehidupan yang normal dan juga percintaan yang normal dan bukan seperti ini" gumam Mo Yihan sambil menepuk keningnya
"seperti aku benar-benar akan gila, karena hal ini" ucap Mo Yihan dengan perasaan campur aduk
__ADS_1
Guan Lin kebingungan, melihat Mo Yihan yang bicara sendirian dan mengabaikannya dari tadi. akhirnya Guan Lin, mencoba menyadarkan nya dan menjelaskan hal, yang sebenarnya terjadi pada Mo Yihan.
Guan Lin berjalan mendekati nya dan menepuk pundaknya, agar ia kembali sadar. lalu Guan Lin berkata dengan serius padanya.
"Mo Yihan, kali ini dengarkan baik-baik dan jangan memotong perkataan ku, sebelum aku selesai mengatakan nya mengerti?" ucap Guan Lin, sambil memberikan tatapan serius pada Mo Yihan
"baiklah. Guan Lin aku mengerti" sahut Mo Yihan dengan perasaan campur aduk dan tubuh yang kehilangan semangat
"Mo Yihan, saat aku membawa mu pergi. ditengah perjalanan menuju kolam. kau yang terpengaruh oleh obat, tiba-tiba membuka bajuku dengan paksa. lalu aku saat aku menurunkan dan menyuruh mu, untuk turun ke kolam"
"kau malah menarik ku. lalu kau dengan tidak terkendalinya, malah mencium ku. karena kau sudah diluar kendali, aku terpaksa membuat mu pingsan. agar kau bisa lebih tenang dan itulah yang terjadi pada mu, Mo Yihan" telinga Guan Lin memerah. lalu ia segera memalingkan wajahnya, karena malu dilihat Mo Yihan
"sebentar, kau bilang apa barusan?" tanya Mo Yihan yang masih berusaha mencerna ucapan Guan Lin
"kau bilang, jika aku mencium dan membuka baju mu secara paksa? hah...! yang benar?" ucap Mo Yihan dengan ekspresi wajah terkejut dan syok
Guan Lin menutup mulutnya, lalu mengangguk padanya dan ia masih nampak malu dengan Mo Yihan.
Mo Yihan syok dan tidak bisa menerima kenyataan itu. kini ia merasa harga dirinya, benar-benar hancur didepan Guan Lin. sekarang ia benar-benar, sangat malu pada Guan Lin dan ia juga bingung harus mengatakan apa lagi.
suasana diantara mereka menjadi sangat canggung dan mereka berdua masih berdiam diri disana, tanpa mengatakan apapun. sekarang Mo Yihan nampak sedang frustasi dengan dirinya.
setelah beberapa saat kemudian, Mo Yihan berusaha untuk menerima kenyataan nya dan akhirnya, ia mendekati Guan Lin dan berlutut dihadapan nya. Mo Yihan benar-benar meminta maaf, atas kejadian tak terduga itu.
lalu ia mengatakan yang sebenarnya pada Guan Lin, jika ia benar-benar tidak ingat dengan kejadian itu dan semua itu, diluar kendali nya. lalu Mo Yihan berkata pada Guan Lin, jika ia juga akan bertanggung jawab atas perbuatannya semalam.
Guan Lin dengan ekspresi terkejut, melihat kearah Mo Yihan yang masih berlutut untuk nya. setelah mendengar perkataan Mo Yihan, Guan Lin tertawa geli dan akhirnya suasana di sana Kembali normal.
dan Guan Lin memanfaatkan perbuatan, yang dilakukan oleh Mo Yihan. Mo Yihan yang awalnya menunduk, tiba-tiba menatap Guan Lin dan ia tersenyum pada Guan Lin. lalu Guan Lin tersipu, melihat senyuman manis dari Mo Yihan.
melihat Guan Lin yang tersipu, Mo Yihan diam-diam menertawakan nya. lalu ia berdiri dan mengatakan pada Guan Lin, untuk tidak mengatakan hal ini pada siapapun dan cukup mereka berdua saja yang tahu.
tapi tanpa disadari oleh mereka berdua. Qian Cheng dan Zhu Ting sudah mendengar semuanya. saat Mo Yihan menarik Guan Lin pergi. mereka diam-diam mengikuti Mo Yihan dan mereka juga bersembunyi disana, untuk mendengarkan percakapan mereka.
lalu mereka berdua yang tak sanggup menahan tawa, segera pergi dari tempat itu. sebelum ketahuan oleh mereka. setelah itu, Guan Lin dan Mo Yihan memutuskan, untuk segera kembali ketempat latihan mereka.
__ADS_1