Berganti Peran Dan Mengubah Takdir

Berganti Peran Dan Mengubah Takdir
Pertemuan Mo Yihan dengan putri ketiga


__ADS_3

dua hari kemudian, mereka akhirnya tiba di kerajaan Sui dengan lancar dan selamat. Guan Lin dan Mo Yihan sekarang, sedang berada di ibukota kekaisaran Sui.


saat mereka tiba, mereka disambut oleh perwakilan dari kerajaan Sui yaitu pangeran Xue. selain itu, mereka juga disambut hangat oleh para rakyat dari kerajaan Sui.


Guan Lin dan Mo Yihan tidak menyangka, jika mereka sangat antusias dalam acara ulangtahun kaisar Sui.


setelah itu, pangeran Xue mengajak mereka berdua masuk kedalam istana kerajaan Sui dan beristirahat didalam.


tapi sebelum itu, Guan Lin sebagai perwakilan dari kerajaan Yan. tentu akan langsung menyerahkan hadiah ulang tahun untuk kaisar Sui.


hadiah asli, telah dimasukkan kembali kedalam kotak hadiah. kini Guan Lin dan Mo Yihan hanya perlu menyerahkan nya saja.


setelah selesai menyerahkan hadiah dan juga menyampaikan salam pada kaisar Sui. mereka berdua diantara kesebuah tempat khusus, yang sengaja disiapkan untuk para tamu kerajaan.


mereka mendapatkan tempat yang nyaman dan luas. selain itu, saat ditengah perjalanan menuju tempat peristirahatan. Mo Yihan tidak sengaja berpapasan dengan seorang putri dari kerajaan Sui.


saat berjalan Mo Yihan tidak sengaja menabrak nya, sehingga membuatnya kehilangan keseimbangan.


dia hampir jatuh, tapi Mo Yihan dengan cepat menangkap nya. adegan itu, tiba-tiba menjadi sebuah adegan romantis. putri dan Mo Yihan sambil bertatapan satu sama lain.


dan sekarang nampak nya, putri kerajaan Sui suka pada Mo Yihan. apalagi Mo Yihan sekarang adalah seorang pria tampan dan rupawan.


setelah berhasil menangkap putri, Mo Yihan segera meminta maaf pada putri. karena ia tidak sengaja menabraknya tadi.


sang putri tersipu malu, lalu dia memalingkan wajahnya dan mengatakan jika Mo Yihan tidak bersalah dan ini juga, bukan masalah besar. setelah itu, dia tiba-tiba lari dan pergi meninggalkan Mo Yihan dan Guan Lin disana.


lalu pangeran Xue yang tadinya sedang berbicara dengan Guan Lin, teralihkan saat dia melihat putri ketiga bersama Mo Yihan tadi.


lantas pangeran Xue memperkenalkan adiknya Putri ketiga, Xue Ching pada mereka. pangeran Xue sebagai perwakilan dari kerajaan Sui, meminta maaf atas perbuatannya adiknya yang tiba-tiba muncul ditempat ini.


harusnya dia tidak bermain-main ke area peristirahatan tamu kerajaan, karena tempat ini adalah tempat khusus. yang hanya bisa dimasuki oleh tamu kerajaan saja.


mendengar hal tersebut, Mo Yihan juga meminta maaf pada pangeran Xue. karena ia tadi tidak sengaja menabrak adiknya Putri ketiga.


setelah itu, mereka pun akhirnya tiba ditempat peristirahatan tamu kerajaan. Guan Lin dan Mo Yihan langsung masuk kedalam kamar mereka dan segera beristirahat.


awalnya mereka berdua, mendapatkan masing-masing satu kamar tidur. tapi karena ini adalah tempat asing, jadi Guan Lin meminta Mo Yihan untuk tidur satu kamar dengannya.

__ADS_1


selain itu, jika terjadi sesuatu maka mereka akan lebih mudah untuk menangani nya. Mo Yihan setuju dengan pendapat Guan Lin, akhirnya mereka tidur satu kamar.


keesokan harinya, tibalah hari dimana perayaan ulang tahun kaisar kerajaan Sui, yang ke enam puluh tahun dimulai.


perayaan nya saat megah dan mewah. banyak makanan dan minuman disajikan disana. selain itu, acara berlangsung sangat meriah.


banyak penari serta pertunjukan, disajikan untuk para tamu undangan. selain itu, juga banyak souvernir yang berikan pada tamu undangan, sebagai oleh-oleh khas kerajaan Sui.


Mo Yihan dan Guan Lin nampak sangat menikmati pertunjukan. selagi menikmati pertunjukan dan makanan. sesekali Mo Yihan melirik kearah lain.


karena ia belum pernah merasakan hal seperti ini, di dunia sebelum nya. tak lama kemudian, tibalah saat dimana para putri kerajaan menunjukkan bakat mereka.


dari mulai menyanyi, melantunkan syair, berpuisi, menari serta melukis. selain tampil satu persatu dan juga ada yang tampil berkelompok.


lalu pertunjukan terakhir, ditutup oleh Putri ketiga Xue Ching. dia menari untuk para tamu dan kaisar. dia menggunakan pakaian yang anggun dan menawan.


banyak tamu pria meliriknya, begitu juga dengan Guan Lin. tapi setelah itu, Guan Lin lebih tampak menikmati minuman nya daripada pertunjukan.


sementara itu, Mo Yihan masih terus melirik pertunjukan nya. sesekali saat menari, putri ketiga nampak tersenyum kearah Mo Yihan. lantas Mo Yihan sedikit tersentak saat melihat itu.


ia merasa jika putri ketiga ada sedikit ketertarikan padanya. namun ia tidak langsung menanggapi senyuman itu. karena bisa saja, itu untuk Guan Lin atau orang yang ada didekatnya.


lantas Mo Yihan dan Guan Lin bergegas pergi ke kamar mereka. lalu saat dalam perjalanan kembali. Guan Lin dan Mo Yihan dicegat oleh Putri ketiga Xue Ching.


dia menyerahkan sebuah surat untuk Mo Yihan. sambil menundukkan kepalanya, dia langsung memberikan surat itu pada Mo Yihan dan berharap Mo Yihan segera menerima nya.


Mo Yihan nampak bingung harus bagaimana. lalu ia menatap Guan Lin, seolah menyuruh Guan Lin untuk memberikan saran padanya.


Guan Lin meliriknya dan mengangguk sebagai tanda, untuk menyuruh Mo Yihan menerima surat dari putri ketiga.


lantas Mo Yihan segera menerima surat tersebut. setelah itu, putri ketiga langsung pergi dan meninggalkan Mo Yihan tanpa sepatah katapun.


Mo Yihan heran dengannya, mengapa dia sering melakukan hal itu. setelah menerima suratnya, Mo Yihan jadi sedikit penasaran dengan isi surat tersebut.


lantas ia buru-buru mengajak Guan Lin, untuk segera kembali dan membaca isi surat itu. setelah sampai dikamar, Mo Yihan dengan cepat membuka dan membaca isi surat itu.


dalam surat tertulis bahwa, putri ketiga Xue Ching meminta bertemu dengan Mo Yihan secara pribadi, disebuah restoran dekat ibukota kekaisaran.

__ADS_1


dalam surat tersebut, tidak tertulis jam atau informasi lain selain itu. Mo Yihan jadi bingung harus bagaimana. lantas Mo bertanya pada Guan Lin, supaya Guan Lin mau memberikan saran padanya.


"eh... Guan Lin, menurutmu aku harus bagaimana? apakah aku harus pergi menemui nya besok?" tanya Mo Yihan yang sedang bingung


"itu sih, tergantung padamu Mo Yihan. tapi karena ini, pertama kalinya putri berinsiatif mengajak bertemu. sebaiknya demi kenyamanan kita selama disini, kau turuti saja" ucap Guan Lin


"lalu bagaimana denganmu? apa kau juga mau ikut dengan ku?" tanya Mo Yihan sambil melirik Guan Lin dengan serius


"tidak bisa, Mo Yihan. besok aku masih ada acara dan aku tidak bisa menemanimu. jadi kau harus pergi sendirian" ujar Guan Lin


"apa kau yakin?"


"ya, Mo Yihan. pergilah dan kau tidak perlu khawatir padaku, karena sekarang aku juga punya spritual beast yang akan langsung datang, saat aku terkena masalah" ucap Guan Lin dengan santai agar Mo Yihan tidak khawatir padanya


"em... baiklah kalau begitu, besok aku izin dulu. tapi kau tenang saja, aku akan kembali secepatnya dan pergi menemui mu disana" ucap Mo Yihan sambil tersenyum ramah padanya


"ya baiklah. kalau begitu, sebaiknya sekarang kita segera beristirahat" sahut Guan Lin sambil membalas senyuman nya


"em... baiklah"


setelah itu, mereka pun beristirahat. lalu dalam mimpinya, Mo Yihan bermimpi dikejar-kejar oleh Putri ketiga. selain itu, putri ketiga juga menyatakan perasaannya pada Mo Yihan.


Mo Yihan syok dan sempat mengigau dalam tidurnya. ia bilang jika ia tidak ada perasaan pada putri ketiga. selain itu, ia juga bilang jika ia tidak tertarik pada wanita.


karena ia sendiri, juga seorang wanita. Guan Lin yang terganggu karena Mo Yihan mengigau. dan dia juga nampak syok berat, saat Mo Yihan mengatakan hal itu.


dia sekarang sedikit penasaran dengan, apa yang dimimpikan oleh Mo Yihan dan selain itu, yang membuatnya makin penasaran adalah apa maksudmu dari perkataan nya.


yang bilang jika, ia tidak tertarik pada wanita. Guan Lin bingung dan mulai penasaran dengan Mo Yihan yang sebenarnya.


dia berpikir seberapa banyak rahasia yang, Mo Yihan simpan selama ini. setelah itu, dia pun melanjutkan tidurnya setelah Mo berhenti mengigau.


lalu keesokan paginya. Mo Yihan merasa sedikit cemas dengan pertemuannya dengan putri ketiga. sekarang ia malah ragu-ragu untuk pergi menemui putri ketiga.


lantas Guan Lin yang melihat itu, menanyakan padanya mengapa ia terlihat ragu-ragu untuk pergi?


"aku sedikit bermimpi buruk semalam, tapi tidak usah dipikirkan" jawab Mo Yihan yang sedang merasa cemas

__ADS_1


"mimpi buruk? apa itu tentang wanita?" tanya Guan Lin yang penasaran


"hah? apa maksudmu Guan Lin? bagaimana kau bisa mengetahui nya?" Mo Yihan terkejut mendengar ucapan Guan Lin


__ADS_2