Berganti Peran Dan Mengubah Takdir

Berganti Peran Dan Mengubah Takdir
kediaman baru


__ADS_3

setelah puas bercerita, akhirnya Mo Yihan dan teman-temannya memutuskan, untuk kembali ketempat tinggal mereka. selain itu, Mo Yihan juga harus pergi menemui guru besar, untuk permohonan latihan luar.


tak berselang lama. akhirnya Mo Yihan mendapatkan izin dari sekte, untuk mengikuti latihan luar. kini ia sudah nampak lega.


sementara itu, Guan Lin menunggu nya didalam kamarnya. Guan Lin mengajaknya untuk segera berkemas dan kembali.


Mo Yihan hampir lupa, jika setelah ia kembali. ia akan menjadi pengawal pribadi Guan Lin. namun sebelum, ia mengikuti Guan Lin. ia tentu, harus menyelesaikan urusan keluarga nya.


keesokan harinya, Mo Yihan dan Guan Lin pamit pergi dari sekte. lalu pergi meninggalkan Zhu Ting dan Qian Cheng, yang masih ingin menetap di sana.


setelah selesai mengucapkan salam perpisahan. mereka berdua pun, turun gunung dan kembali ke keluarga mereka. Guan Lin berpisah dengan Mo Yihan, saat keluar gerbang dan mereka akan bertemu kembali, setelah Mo Yihan menyelesaikan urusan keluarga nya.


Mo Yihan akhirnya kembali bersama pelayan pribadi nya, Chen Yu. mereka berdua dijemput oleh sang kakak. lalu sepanjang perjalanan, Mo Yihan menceritakan pengalaman, yang ia alami selama di sekte.


namun ia tidak menceritakan tentang pedang terkutuk dan masih merahasiakan, masalah pedang terkutuk dari keluarganya. setelah sampai di rumah, Mo Yihan disambut meriah oleh keluarganya.


keluarganya mengadakan pesta kepulangan nya. Mo Yihan senang dan tak menyangka, jika ia masih bisa merayakan pesta bersama keluarganya di sini.


pesta pun berlangsung cukup meriah. tak lama setelah itu, pesta pun selesai karena hari sudah larut malam.


keesokan paginya, Mo Yihan pergi menemui sang kepala keluarga atau ayahnya, bersama dengan sang kakak, Mo Xuan. lalu tanpa basa-basi, Mo Yihan menceritakan semua yang terjadi, saat ia berada di sekte.


setelah mendengar, cerita dari Mo Yihan. akhirnya mereka semua tahu, jika sekarang keluarga mereka sedang diincar oleh menteri Li atau ayah Li Jun.


lalu Mo Yihan menawarkan tempat berlindung sementara, untuk keluarga nya. letaknya cukup jauh dan selain itu, mereka juga akan merasa aman disana.


karena tempat itu, merupakan wilayah kekuasaan Guan Lin. yang merupakan pangeran ketujuh dari kerajaan Yan.


mendengar hal itu, kepala keluarga dan anggota lainnya setuju, dengan penawaran dari Mo Yihan. lantas sejak saat itu, mereka mulai mempersiapkan segala hal yang mereka perlukan selama pindah ke sana.


sementara itu, Guan Lin yang sudah tiba di istana kerajaan. pergi mengunjungi makam sang adik yang telah meninggal, karena racun itu.


Guan Lin masih tidak terima, dengan kematian sang adik, yang masih nampak janggal baginya. dia pun memutuskan untuk menyelediki kasus tersebut, sampai tuntas dan mengungkapkan pelaku sebenarnya.

__ADS_1


...***...


Guan Lin atau pangeran ketujuh merupakan saingan berat, bagi pangeran lainnya di kerajaan. selain itu, banyak orang yang memusuhinya di istana.


meski begitu, Guan Lin mampu membuktikan, jika dirinya adalah orang yang kuat dan tidak bisa diganggu begitu saja.


bahkan sang kaisar atau ayahnya, sudah mengakui bakatnya sejak kecil. karena hal itu ratu Li atau bibinya Li Jun sangat benci kepada Guan Lin dan juga adiknya.


ratu Li sering kali mencari masalah dengan Guan Lin, namun semuanya gagal. karena itu, ratu Li mulai menargetkan adiknya yang lemah itu. yang ratu Li inginkan adalah, membuat hidup Guan Lin menderita.


satu persatu orang kesayangan Guan Lin, disingkirkan dan dijadikan peringatan untuk Guan Lin. agar tidak berani macam-macam terhadap nya. sebab ratu Li takut, jika Guan Lin akan mengambil posisi putra mahkota yang masih kosong saat ini.


ratu Li hanya ingin, anaknya yang merupakan pangeran ketiga yang menduduki posisi putra mahkota dan menjadikannya sebagai kaisar.


...***...


satu bulan kemudian, semua urusan Mo Yihan telah terselesaikan dengan baik. kini ia bisa lega, meninggalkan keluarga nya dan pergi ke istana.


setelah itu, Mo Yihan berangkat dan pergi ke istana. mengetahui Mo Yihan akan masuk istana, Guan Lin segera keluar dan menyambut nya.


tak lama kemudian, Mo Yihan tiba. Guan Lin langsung menyambut nya dengan baik. saat Mo Yihan tiba, ia tidak lagi memanggilnya dengan sebutan Guan Lin, melainkan memanggilnya dengan sebutan pangeran ketujuh.


memang agak aneh bagi mereka berdua, menggunakan panggilan itu. sebab selama di sekte, mereka terbiasa memanggil nama.


melihat Mo Yihan, yang masih belum terbiasa dengan panggilan itu. akhirnya Guan Lin, memberikan keringanan untuk nya. Mo Yihan diberikan izin untuk memanggil namanya, saat tidak berada di istana kerajaan.


Mo Yihan senang mendengar itu. lalu setelah itu, Guan Lin mengajaknya pergi ke kediaman nya. saat tiba, di kediaman Guan Lin. Mo Yihan terlihat takjub, melihat kediaman nya yang begitu luas dan juga bagus.


Mo Yihan melihat sekelilingnya sambil bergumam "oh begini wujud istana yang sesungguhnya, keren juga ya. biasanya aku hanya bisa melihat nya, di film drama saja. tidak menyangka, sekarang bisa menginjakkan kaki di istana yang semegah ini" ucap Mo Yihan sambil mengagumi keindahan di istana


Guan Lin terkekeh melihatnya, yang begitu antusias mengagumi istana. lalu setelah itu, Guan Lin menunjukkan kamarnya atau tempat tinggal Mo Yihan.


selain itu, Guan Lin juga menjelaskan hal apa saja, yang harus ia lakukan selama menjadi pengawal nya. setelah itu, Mo Yihan beristirahat didalam kamar barunya dan ia pun membuka penutup wajahnya.

__ADS_1


Guan Lin yang masih disana, terkekeh melihatnya yang memakai penutup wajah. Mo Yihan menoleh kearah nya, setelah tahu jika Guan Lin sedang menertawai nya.


"apa yang kau tertawa kan, pangeran Guan Lin?" ucap Mo Yihan dengan nada kesal


"haha...tidak apa-apa. hanya saja, saat kau tiba dan sampai kau disini. aku terus berpikir, mengapa kau memakai penutup wajah" ucap Guan Lin yang penasaran dengannya


"kau ingin tahu jawabannya? itu karena aku tidak ingin, mengungkapkan identitas ku di istana. selain itu, memakai penutup wajah juga menguntungkan bagi ku. jadi ketika aku bertindak, tidak akan ada yang mengetahui identitas ku" ucap Mo Yihan dengan rasa bangga


"ya, memang ada benarnya. tapi kau tahu bukan? jika setiap pengawal atau orang yang bekerja didalam istana, tidak diperbolehkan memakai penutup wajah" ucap Guan Lin sambil terkekeh pada nya


"lalu aku harus bagaimana? jika aku mengikuti mu, dengan penampilan seperti ini. mereka pasti akan langsung mengenali ku" ucap Mo Yihan yang mulai panik


"hahaha.... siapa yang mengenali mu? lihat dirimu yang berambut abu perak itu? apa kau yakin, jika orang lain akan langsung mengenali mu karena penampilan itu?" Guan Lin terkekeh padanya


"tentu, tidak Mo Yihan! yang mereka tahu itu, kau adalah seorang laki-laki yang memiliki postur tubuh kurus, lemah dan berambut hitam. itulah yang mereka tahu tentang mu" ucap Guan Lin dengan nada mengejek


"Guan Lin, bisa-bisanya kau mengatakan hal itu. sudah bosan hidup ya?" sahut Mo Yihan yang sedang kesal padanya


"aku hanya bercanda saja, Mo Yihan. jadi sekarang, kau tidak perlu khawatir dan kau juga, tidak perlu memakai penutup wajah lagi. tenang saja, selama kau berada di sisi ku. aku akan memastikan keselamatan mu" ucap Guan Lin dengan tenang


"tidak perlu. yang harusnya bilang begitu, adalah aku bukan kau. aku sebagai pengawal, tentu harus menjaga tuan ku dengan baik dan memastikan keselamatan nya setiap saat" sahut Mo Yihan sambil menyeringai kearahnya


"Hem... baiklah, aku sependapat dengan mu. jadi sekarang kau tenang saja. kau bisa, leluasa bergerak di kediaman ku. karena tidak akan ada yang menggangu mu, selama disini" ucap Guan Lin dengan santai


"oke baiklah. kalau begitu, aku akan menganggap kediaman mu sebagai rumah ku bagaimana?" ucap Mo Yihan sambil tersenyum kearahnya


"ya, itu senyaman mu saja. lagian kau mengikuti ku, untuk menuntaskan kasus keracunan mu bukan? dan kau ingin memastikan, apa hubungan Li Jun dengan sekte iblis kan?" ucap Guan Lin sambil menyeruput teh yang telah dipersiapkan oleh pelayan


"ya kau benar, itulah tujuan ku. aku tidak bisa tidur dengan tenang, meskipun sudah membunuh Li Jun. karena tugasku yang sebenarnya adalah memusnahkan iblis yang akan kembali ke dunia ini" gumam Mo Yihan dengan pelan sambil berguling di atas tempat tidur nya


"apa maksudmu? iblis? ada apa dengan iblis? dan apa hubungan nya dengan mu?" tanya Guan Lin yang terkejut, setelah mendengar ucapan Mo Yihan mengenai iblis


"maaf Guan Lin, aku masih belum bisa menjelaskan nya padamu, sampai aku benar-benar menemukan bukti yang ku cari. tapi kau tenang saja, jika waktu nya sudah tepat, aku pasti akan memberitahukan mu secara langsung" ucap Mo Yihan sambil tersenyum padanya

__ADS_1


__ADS_2