
orang yang ada dihadapannya sekarang sangat terkejut, saat melihat Guan Lin masih hidup. padahal dia mengira, jika Guan Lin telah mati. karena terjatuh dari tebing yang curam tersebut.
Guan Lin menatapnya dengan tatapan penuh kebencian dan rasa ingin membunuhnya, sudah tidak dapat tertahankan lagi.
lantas Guan Lin yang terbakar api kebencian, langsung menusukkan pedangnya ke tubuhnya.
sebelum kematiannya, dia sempat tertawa keras. dia tidak menyangka, jika dia akan mati begitu saja. andai saja Guan Lin tidak mengacaukan rencana mereka, pasti mereka telah berhasil membangkitkan iblis.
Guan Lin yang mendengar itu makin marah dan dia makin menusuk lebih dalam lagi. darahnya mengalir dan menetes dari mata pedang yang tajam itu.
lalu akhirnya orang itu, mati ditangan Guan Lin. setelah orang itu mati, Guan Lin mencabut pedang nya dengan cepat. lalu dia menyobek sedikit pakaiannya dan menggunakan itu untuk membersihkan pedangnya.
Mo Yihan yang melihat itu, sempat tak menyangka bisa melihat kemarahan Guan Lin yang begitu meluap itu. namun biar bagaimanapun, Mo Yihan tetap senang. karena akhirnya, Guan Lin berhasil membalas dendam nya pada orang itu.
lalu setelah itu, mereka hanya perlu mengurus monster rubah yang sedang bersama mereka. sekarang telah terlihat, jika batu inti yang ada di kepalanya sudah muncul dengan sempurna.
lalu warna nya juga berubah, yang awalnya berwarna hitam kini berubah menjadi biru muda. sekarang mereka bingung harus bagaimana mengambil batu inti itu.
apakah mereka harus membunuh monster rubah itu? ataukah masih ada cara lain, untuk mengambil batu inti tanpa menyakiti si monster rubah? hal itulah yang sedang dipikirkan oleh Mo Yihan.
karena monster rubah itu, sudah agak tenang. Mo Yihan pun memutuskan untuk mendekatinya dan memikirkan cara untuk menolong si monster rubah, agar bisa terlepas dari kendali batu inti monster iblis.
naga hitam sempat melarang nya untuk melakukan hal itu, karena dia merasa jika monster rubah bisa saja tiba-tiba mengamuk dan menyerangnya.
tapi tidak dengan Mo Yihan, pemikiran nya tentu berbeda dengan mereka. apalagi waktu menemukan si rubah kecil itu, Mo Yihan sudah begitu menyayangi nya.
dan mereka juga sudah sangat akrab. meski begitu, Mo Yihan juga tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi, jika ia mencoba mendekati nya sekarang.
lalu monster rubah yang menyadari, jika Mo Yihan akan mendekatinya mulai berjalan kearah nya.
kini Mo Yihan dan monster rubah itu, sama-sama berjalan kedepan. jarak mereka kini sudah cukup dekat. tapi monster rubah tidak menunjukkan tanda-tanda perlawanan ataupun perubahan pada dirinya.
akhirnya Mo Yihan meyakinkan dirinya, untuk menyentuh dan memeluk monster rubah itu. awalnya sedikit takut, namun saat Mo Yihan menyentuh dan memeluk nya.
__ADS_1
monster rubah justru merasa nyaman dengannya dan Mo Yihan juga merasakan hal yang sama. lalu monster rubah itu, tiba-tiba menjilati nya sama seperti yang dia lakukan waktu pertama kali bertemu dengan Mo Yihan.
Guan Lin dan naga hitam tidak menyangka, jika Mo Yihan punya kemampuan untuk menjinakkan monster iblis itu. padahal tadi monster itu sudah mengamuk, seakan ingin mencabik-cabik mereka.
namun setelah melihat Mo Yihan disisi nya, monster itu justru menjadi ramah terhadap nya. lantas setelah melihat kejadian itu, naga hitam menyuruhnya untuk mencoba mengambil batu inti itu darinya, secepat mungkin.
karena jika tidak, mereka tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. selagi monster itu masih mengenali mereka, maka mereka harus cepat menyingkirkan batu inti itu dari tubuhnya.
lalu Mo Yihan mencoba berkomunikasi dengan monster rubah. Mo Yihan menatapnya dengan penuh kehangatan dan Mo Yihan mulai menyakinkan si monster rubah dengan kata-kata nya.
setelah mendengar kata-kata dari Mo Yihan, monster rubah bersedia memberikan batu inti itu padanya.
lantas monster rubah itu menundukkan kepalanya dan membiarkan Mo Yihan mengambil batu inti itu dari kepalanya.
Mo Yihan yang baru pertama kali mengambil batu inti dari makhluk yang masih hidup, tentu sangat berhati-hati dalam setiap tindakan nya.
karena ia telah berjanji akan menjaga monster rubah itu dan membiarkan tetap hidup. lalu Mo Yihan memfokuskan dirinya untuk berhati-hati, saat mengambil batu inti itu.
naga hitam dan Guan Lin, tentu sangat deg-degan dengan tindakan dari Mo Yihan. namun beberapa saat kemudian, batu inti itu berhasil dikeluarkan dari tubuh monster rubah itu.
sedangkan Mo Yihan, tiba-tiba merasakan hal yang aneh, dengan batu inti yang ada ditangannya itu. warna nya berubah menjadi merah darah, lalu tiba-tiba batu inti masuk kedalam tubuhnya.
seketika Mo Yihan merasakan rasa sakit yang luar biasa, seperti tercabik-cabik oleh sesuatu. sekarang ia mengerang kesakitan.
Guan Lin dan naga hitam kaget. lalu mereka segera menghampiri Mo Yihan dan melihat apa yang telah terjadi padanya.
dan mengapa bisa begitu? sekarang Mo Yihan merasa sangat menderita dan bahkan sekarang, ia merasa tubuhnya seolah terbakar hebat.
selain itu, kepalanya juga sakit. sebenarnya apa yang telah terjadi padanya? sampai ia bisa menjadi seperti ini. ternyata batu inti itu, menjadikan Mo Yihan sebagai wadah barunya.
karena Mo Yihan telah merebut wadah sebelumnya tanpa membunuh nya, jadi batu inti itu masih punya ruang kendali. dimana dia masih bisa mencoba, mendapatkan wadah baru dari makhluk apa saja.
asal inang sebelumnya tidak mati. Guan Lin dan naga hitam mencoba mengeluarkan batu inti darinya. namun usaha mereka gagal dan bahkan sekarang, Mo Yihan merasa lebih kesakitan.
__ADS_1
karena mereka memaksa untuk mengeluarkan batu inti itu. dan karena tidak tega melihat Mo Yihan kesakitan, akhirnya naga hitam dan Guan Lin menyerah.
lalu beberapa saat kemudian, batu inti itu berhasil menyatukan dirinya dengan Mo Yihan. setelah itu, Mo Yihan tidak merasa kan sakit lagi.
tapi sekarang, ia justru merasa jika tubuhnya lebih baik daripada sebelumnya. jauh lebih segar dan ringan. bahkan kekuatan spiritualnya semakin berlimpah.
merasa ini adalah hal baik, Mo Yihan pun merasa senang. namun naga hitam dan Guan Lin, justru merasa cemas. karena kini batu inti telah menjadikan Mo Yihan sebagai wadah barunya.
jika orang dari sekte iblis mengetahui, bahwa Mo Yihan memiliki batu inti dalam tubuhnya. pasti Mo Yihan akan menjadi sasaran empuk bagi mereka.
oleh sebab itu, mulai sekarang mereka tidak boleh membiarkan Mo Yihan lepas dari pengawasan mereka. meskipun sekarang Mo Yihan jauh lebih kuat, tapi mereka tidak tahu kapan Mo Yihan akan lepas kendali.
apalagi Mo Yihan sekarang, juga mempunyai pedang terkutuk. jika ia lepas kendali dan mengamuk, mungkin saja dunia mereka akan hancur meski iblis tidak bangkit.
tentu naga hitam dan Guan Lin, tak ingin hal itu terjadi. oleh karena itu, mulai sekarang mereka harus memikirkan cara terbaik untuk mengeluarkan batu inti itu darinya. tanpa membuatnya merasa kesakitan seperti tadi.
sementara itu, Mo Yihan yang merasa dirinya baik-baik saja menghampiri Guan Lin dan naga hitam yang ada didekatnya. mereka yang masih kelihatan cemas, membuat Mo Yihan hendak ingin menertawakan nya.
tapi Mo Yihan menahan nya, karena ia tahu jika ia tertawa didepan mereka. pasti mereka berdua akan memarahi secara habis-habisan. setelah itu, Mo Yihan menepuk pundak kedua orang itu dan berkata pada mereka, untuk tidak perlu cemas dan khawatir padanya.
karena sekarang, ia tidak merasa sakit lagi. naga hitam menghela nafasnya dan berkata padanya untuk tetap berhati-hati dan selalu waspada, karena setelah ini pasti ia akan menjadi incaran dari sekte iblis.
Mo Yihan mengangguk-anggukkan kepalanya dan berkata, jika ia akan selalu berhati-hati. lalu setelah itu, Mo Yihan teringat dengan rubah kecil tadi.
lantas Mo Yihan pergi kearahnya dan memeluk nya dengan lembut. lalu Mo Yihan meminta izin pada naga hitam, untuk memelihara rubah kecil ini.
naga hitam awalnya tidak setuju, karena ia masih tidak rela berbagi perhatian dan kasih sayang dengannya.
namun melihat Mo Yihan yang begitu menyayangi rubah kecil itu, membuatnya tidak tega memisahkan mereka. akhirnya naga hitam membiarkan Mo Yihan untuk memelihara rubah kecil itu.
Mo Yihan senang bukan main, bahkan sekarang ia sampai melompat sambil memeluk rubah kecil itu.
Guan Lin terkekeh, melihat tingkah lucu dari Mo Yihan. setelah beberapa saat kemudian, Mo Yihan baru sadar jika naga hitam dari tadi sedang memakai wujud dirinya.
__ADS_1
lantas Mo Yihan bertanya padanya, sampai kapan dia akan terus memakai wujudnya. naga hitam merasa sedikit bersalah, karena memakai wujud Mo Yihan tanpa minta izin padanya.
akhirnya naga hitam meminta maaf padanya, karena sudah lancang berubah jadi dirinya. Mo Yihan memaafkannya, karena dia berbuat begitu pasti karena ada alasan mendesak.