
dihari pertama semua berjalan dengan lancar. hingga keesokan harinya, mulai terlihat gelagat mencurigakan bawahan dari pangeran pertama.
sepertinya mereka hendak melakukan rencana jahat mereka sekarang. tapi sayangnya, orang yang berada disekitar Guan Lin adalah bawahan Guan Lin dan bukan lagi bawahan pangeran pertama.
sehingga kali ini, pangeran pertama tidak berkesempatan untuk merusak kereta milik mereka. selama diperjalanan pangeran pertama, nampak terus memperhatikan kereta milik Guan Lin.
Guan Lin menatapnya dan menyapanya. lalu Guan Lin mengajaknya untuk berhenti sejenak dan beristirahat. Guan Lin sengaja melakukan itu, untuk melihat apa yang akan dia lakukan selanjutnya.
pangeran pertama setuju dengan ajakan Guan Lin. lantas mereka berdua turun dan beristirahat sejenak.
melihat ini merupakan kesempatan bagus. pangeran pertama memberikan aba-aba pada beberapa bawahan nya dan menyuruh mereka untuk segera menyabotase hadiah, yang di simpan Guan Lin dalam kereta.
lalu pangeran pertama sengaja, mengajak Guan Lin untuk pergi ketempat lain. lantas Guan Lin menyuruh Mo Yihan untuk tetap tinggal di sana.
Mo Yihan pun akhirnya memutuskan, untuk menjaga kereta bersama beberapa pengawal yang ada di sana.
karena Mo Yihan adalah pengawal pribadi Guan Lin, jadi kesempatan untuk menyabotase hadiah dari kaisar jadi sulit.
akhirnya beberapa bawahan pangeran pertama, sengaja memancing Mo Yihan untuk menjauh dari kereta. tapi sayangnya, Mo Yihan sendiri sudah tahu rencana mereka.
Mo Yihan tidak terpancing dan ia justru semakin menghalangi mereka, untuk menyabotase hadiah didalam kereta.
lalu tak lama kemudian, pangeran pertama dan Guan Lin kembali. lantas Mo Yihan menghampiri Guan Lin dan bertanya padanya.
"kemana kalian pergi barusan? mengapa begitu lama?" tanya Mo Yihan
"kami hanya pergi kedepan saja. untuk membicarakan beberapa hal, yang harus diperhatikan saat sampai ke kerajaan Sui nanti" ucap Guan Lin dengan santai
"oh begitu rupanya. kalau begitu sebaiknya, kita segera melanjutkan perjalanan. agar bisa segera sampai ke tujuan" ujar Mo Yihan
"em... baiklah. kalau begitu mari kita berangkat sekarang"
tak lama setelah itu, mereka berdua masuk kedalam kereta masing-masing dan mulai melanjutkan perjalanan nya.
saat masuk kedalam kereta, pangeran pertama langsung melirik bawahannya yang diperintahkan tadi. bawahan itu memberitahukan pangeran pertama, jika mereka gagal menyabotase hadiah itu.
__ADS_1
karena Mo Yihan pengawal pribadi Guan Lin, selalu disana dan sulit dipancing untuk menjauh dari tempat itu.
akhirnya mereka pun gagal melakukan perintah, yang telah pangeran pertama berikan padanya. pangeran pertama nampak marah dan kesal pada mereka.
namun setelah ini, masih ada rencana selanjutnya. dimana ditengah perjalanan nanti, akan ada sekelompok bandit yang sengaja pangeran pertama siapkan untuknya.
kali ini pangeran pertama berharap rencananya akan berhasil. tak lama setelah itu, mereka melewati Padang rumput yang luas. lalu tiba-tiba dari sama muncul beberapa orang yang langsung menyerang mereka.
lantas Guan Lin memerintahkan bawahannya, untuk melindungi pangeran pertama dari para bandit itu. kali ini Guan Lin tentu tidak akan membiarkan pangeran pertama pergi begitu saja.
Guan Lin dan Mo Yihan punya rencana lain, agar mereka bisa membuat pangeran pertama mau mengakui perbuatannya.
saat para bandit itu datang, pangeran pertama sempat merasa senang. karena rencananya pasti tidak akan gagal setelah ini.
tapi sayangnya, Guan Lin dan Mo Yihan tidak akan membiarkan hal itu terjadi. tak butuh waktu lama, para bandit itu sudah habis setengah kelompok.
pangeran pertama tentu tidak menyangka, jika hal ini akan terjadi. padahal dia telah mengganti orang Guan Lin menjadi orangnya, tapi mengapa bisa jadi seperti ini, begitulah pikirnya.
saat melihat adegan itu, membuatnya hampir frustasi dan bingung harus bagaimana. sekarang dia sempat berpikir, jika ini semua merupakan jebakan dari Guan Lin untuknya.
dia memerintahkan bawahan dan para bandit, untuk menyerang mereka dan merebut barang bawaan mereka.
Mo Yihan dan Guan Lin tidak tinggal diam. mereka pun akhirnya berhasil membuka topeng dari pangeran pertama, yang berpura-pura baik itu.
lalu sekarang Mo Yihan bertugas untuk menjaga barang bawaan mereka, agar tetap aman. sedangkan Guan Lin, tentu akan berurusan dengan pangeran pertama.
pangeran pertama geram dengan aksi Guan Lin, karena sudah terbakar api kebencian. dia tanpa pikir panjang langsung mengambil pedangnya dan menyerang Guan Lin secara membabi buta.
Guan Lin tentu tidak tinggal diam, akhirnya terjadi lah perkelahian sengit diantara mereka berdua.
lalu ditengah-tengah perkelahian, pangeran pertama sempat mengungkit masalah tentang ibu Guan Lin dan adiknya, yang telah mati itu.
"Guan Lin, harus nya aku mengirim mu ke neraka lebih cepat dan tidak membiarkan mu hidup lebih lama" ucap pangeran pertama dengan sombongnya
"apa maksudmu mu? jangan bilang jika kematian mereka, berkaitan dengan mu dan juga ibumu yang licik itu" ucap Guan Lin yang mulai kesal dengannya
__ADS_1
"hahaha... Guan Lin. salahkan ibu dan adikmu, yang selalu merebut kasih sayang dari kaisar. kau tahu, harusnya itu menjadi milik ku dan juga ibuku. tapi tak lama setelah adikmu lahir, kaisar jadi sangat perhatian dengan kalian. betapa menyedihkan nya itu bagi kami. kau tahu itu?" ujar pangeran pertama
"bajingan... kau tidak layak untuk itu. kalian keluarga pembunuh, tidak layak mendapatkan kasih sayang dari kaisar. harusnya kau bisa sadar dengan itu" teriak Guan Lin dengan tekanan emosi yang mulai menguap
"hahaha... Guan Lin, tapi sekarang tak ada gunanya kau berkata begitu. karena sebentar lagi aku akan menggantikan posisi kaisar yang sekarang, setelah berhasil menyingkirkan mu" teriak pangeran pertama dengan nada sombongnya
"cih... kau tidak layak dengan posisi itu. seandainya kaisar tahu, jika kau berniat memberontak. kurasa kalian ibu dan anak pasti akan mati" ucap Guan Lin dengan nada tajam
"sial.. kau Guan Lin. aku sudah lama ingin menyingkirkan mu, tapi karena situasi tidak memungkinkan. maka aku harus menundanya sampai ke waktu yang tepat. tapi sekarang waktu telah berpihak padaku"
"aku pasti akan membunuh, meski kau sudah tahu rencana ku. tapi aku yakin kau tidak akan bisa menang melawan ku. lihatlah sekarang pasukan mu tidaklah lebih kuat dari para bandit ku. kau harus tahu, jika mereka adalah pembunuh level atas yang punya kemampuan dan keahlian, untuk membunuh dalam sekali serangan" ucap pangeran pertama dengan sombongnya
"hahaha... pangeran pertama tapi sayangnya, kau terlalu meremehkan orang ku. kau harus tahu, jika pengawal pribadi ku bukanlah orang yang bisa kau remehkan. meskipun kau berhasil menghabisi semua pengawal ku, tapi sayangnya tidak dengan Mo Yihan" ujar Guan Lin dengan nada mengejek
"ck... setelah menyingkirkan dirimu, aku juga akan menyingkirkan Mo Yihan. aku akan membantu menteri Li, untuk membalaskan dendam anaknya yang telah dibunuh olehnya" ucap pangeran pertama sambil terus memainkan pedangnya
setelah beberapa saat kemudian, Mo Yihan beserta beberapa pengawal Guan Lin berhasil melumpuhkan para bandit.
setelah melihat kejadian itu, seketika wajah pangeran pertama langsung pucat dan cemas dengan kegagalan dari rencana nya.
Mo Yihan menyeringai kearah pangeran pertama, seolah mengejeknya karena terlalu sombong. setelah itu, tiba-tiba spritual beast milik Guan Lin keluar dan membantu Guan Lin.
pangeran pertama nampak sangat terkejut, setelah mengetahui jika Guan Lin memiliki spritual beast level atas.
sekarang dia sangat iri dan benci pada Guan Lin, karena dia selalu mendapatkan apa yang dia mau. saat pangeran pertama mulai terlihat lengan.
Guan Lin dengan cepat melumpuhkan kaki dan tangannya, agar dia tidak bisa melarikan diri. kini pangeran pertama nampak kesakitan saat menerima serangan dadakan dari Guan Lin.
dia tidak menyangka, jika semua rencana nya akan gagal seperti ini. sekarang dia bahkan tidak punya siapa-siapa lagi, yang bisa membantu nya.
bahkan untuk melarikan diri pun, dia tidak mampu. Guan Lin menyeringai lebar kearahnya, setelah melihat dia kalah telak darinya.
lalu Guan Lin berkata pada untuk tidak perlu sombong, karena dia pasti akan membalaskan dendam atas kematian dari ibu dan adiknya.
akhirnya sekarang dugaan Guan Lin yang selama ini terpendam, terpecahkan juga. sekarang dia tahu siapa dalang dibalik semua ini. kali ini, setelah kembali dari kerajaan Sui dia sendiri akan menghadap kaisar dan meminta penyelidikan ulang, soal kasus kematian ibu dan adiknya.
__ADS_1
sementara karena mereka telah berhasil menangkap pangeran pertama. mereka berniat menahannya, sampai mereka kembali ke kerajaan nanti.