
Mo Yihan tahu jika Guan Lin sedang menghawatirkan nya. lantas saat melihat Guan Lin sudah tenang, Mo Yihan menyuruh nya untuk segera kembali ke tempat tinggalnya. sedangkan ia harus pergi membersihkan diri dulu, di kolam pemandian air panas.
Guan Lin tidak mau pergi dan dia malah mengikuti Mo Yihan ke kolam pemandian air panas. Mo Yihan tak bisa menahannya. karena ia tahu jika ia melakukan nya, pasti Guan Lin akan mengamuk padanya.
akhirnya mereka berdua mandi bersama di kolam itu. Mo Yihan merelaksasi kan pikiran dan berendam dengan santai di sana. tampaknya Mo Yihan terlihat begitu lelah, setelah berlatih sendirian di hutan. meskipun begitu, Mo Yihan tetap semangat melakukannya. itu karena ia ingin menjadi kuat dan tidak mudah ditindas.
Guan Lin menatapnya penuh dengan keseriusan. lalu dia bertanya beberapa hal pada Mo Yihan mengenai Lian Xue si murid baru itu.
"Mo Yihan apa pendapatmu tentang Lian Xue? ku lihat saat pertama kali kau bertemu dengannya, kau nampak tidak suka dengannya, benar bukan?" tanya Guan Lin yang sedikit penasaran
Mo Yihan melirik Guan Lin, lalu ia kembali memejamkan matanya dan menjawabnya dengan santai.
"Guan Lin, aku memang tidak bisa menutupi ini dari siapapun. bahkan kalian semua sudah tahu, jika aku tidak menyukai Lian Xue sejak awal bertemu. pasti kalian semua menganggap ku sebagai orang yang aneh bukan?" ucap Mo Yihan dengan tenang
"tidak Mo Yihan, kau salah. tidak ada satupun diantara kami yang menganggap mu sebagai orang aneh. tapi biar bagaimanapun, kau terlalu memperlihatkan rasa tidak senang mu padanya dan itu tentu membuat kami bertanya-tanya, mengapa kau bisa tidak suka dengannya?" ucap Guan Lin sambil menatap Mo Yihan
"kau ingin tahu jawabannya Guan Lin?" sahut Mo Yihan menatap kearah Guan Lin
"ya tentu saja" jawab Guan Lin
"jika kau ingin tahu, aku akan memberitahukan jawaban ku padamu. tapi kau harus memijat punggung dulu bagaimana? rasanya sekarang sedikit pegal dan lelah. apakah kau akan melakukan nya?" ucap Mo Yihan dengan santai, karena ia tahu jika Guan Lin tidak akan melakukan permintaan nya.
"hahaha.... itu pasti mustahil dan aku tahu kau pasti tidak akan melakukan itu, hanya untuk satu jawaban yang kurang menyakinkan bukan?" Mo Yihan menyeringai
Guan Lin mendekati Mo Yihan yang sedang santai berendam itu. lalu Guan Lin langsung memijat punggung nya. Mo Yihan terkejut dengan tindakan Guan Lin. ia tak menyangka, jika Guan Lin akan tergerak untuk melakukan permintaan nya padahal ia hanya bercanda saja.
karena keinginan tahu Guan Lin mengenai jawabannya tentang Lian Xue. membuat Mo Yihan semakin penasaran, mengapa dia sangat ingin mengetahui jawaban nya? lantas karena Guan Lin sudah mau menuruti kemauan nya, ia pun menjawab pertanyaan dari nya.
"Guan Lin, apakah kau percaya dengan firasat atau insting? jika kau percaya maka aku akan mengatakan nya" tanya Mo Yihan dengan serius
__ADS_1
"tentu saja percaya, tapi tidak sepenuhnya. karena kadang kalah bisa saja salah atau meleset" jelas Guan Lin
"ya kau benar sekali. tapi aku firasat ku, jauh lebih kuat darimu. apa kau percaya itu?" ucap Mo Yihan sambil memainkan air disekitarnya
Guan Lin mulai nampak kesal dengan Mo Yihan. karena Mo Yihan terus berbelit-belit mengenai Lian Xue.
"tentu saja aku percaya. jadi cepat katakan lah, apa alasan mu bisa tidak menyukai Lian Xue?" ucap Guan Lin, mendesak Mo Yihan untuk mengatakan jawabannya
"Guan Lin, apa yang telah aku sebutkan tadi itu adalah jawaban nya. aku tidak suka dengannya, karena aku punya firasat yang kuat jika dia memiliki niat tersembunyi dalam setiap tindakan, yang dia lakukan saat itu" ujar Mo Yihan dengan serius
"mengapa kau bisa berfirasat seperti itu?" ucap Guan Lin tekanan emosi mulai stabil
"entahlah. saat dia mencoba sok dekat dengan ku. aku merasa akan ada hal buruk yang terjadi, jika aku semakin dekat dengannya. sejak saat itu, aku mulai menghindari nya secara perlahan. kau pasti berpikir aku orang yang aneh bukan?" seringai Mo Yihan
"tidak begitu. tapi aku juga setuju denganmu. setelah aku sempat berkeliling dengannya, hal yang paling ingin dia tahu hanyalah tentang mu dan aku mulai curiga saat itu. seperti yang kau katakan barusan, pasti dia memiliki niat tersembunyi dibalik kedekatannya dengan kita" ucap Guan Lin yang memikirkan kejadian tadi
"hahaha... tidak ku sangka. kau Guan Lin yang biasanya selalu keras kepala itu, bisa juga mempercayai perkataan ku. aku benar-benar terharu loh" ucap Mo Yihan sambil meledek Guan Lin
"Mo Yihan... kau sudah puas bukan sekarang?" tanya Guan Lin
"em... apa maksudmu?" ucap Mo Yihan yang bingung
"jika kau sudah puas, sekarang giliran kau yang memijat punggung ku" seringai Guan Lin pada Mo Yihan
"hei bagaimana bisa kau menyuruhku melakukan itu? aku tadi hanya bercanda saja, tapi kau malah melakukan nya dengan sukarela, jadi ku pikir itu tidak termasuk...." ucap Mo Yihan yang terdiam sesaat karena Guan Lin tiba-tiba menutup mulutnya
"suttt, diam dan lakukan saja Mo Yihan atau kau mau aku melakukan hal lain padamu sekarang?" ucap Guan Lin yang memberi ancaman untuk Mo Yihan
"dasar Guan Lin. jika aku tahu ini jebakan, aku pasti tidak akan menyuruh mu melakukannya" keluh Mo Yihan
__ADS_1
akhirnya Mo Yihan terpaksa memijat punggung nya Guan Lin. ditengah-tengah keasikan mereka, ternyata Lian Xue diam-diam mengawasi mereka. setelah mendengar percakapan diantara mereka.
dia menyadari, jika Guan Lin dan Mo Yihan telah menaruh rasa curiga padanya. lantas agar misinya tidak hancur berantakan, dia harus membuat rencana baru. agar mereka berdua tidak lagi waspada dan curiga padanya.
keesokan paginya, mereka berkumpul seperti biasa. tapi aneh Lian Xue belum datang ke tempat latihan. lalu guru besar menyuruh Zhu Ting untuk pergi mengecek Lian Xue. Mo Yihan merasakan ada hal aneh yang sedang Lian Xue rencana sekarang ini.
saat guru besar telah pergi meninggalkan mereka. lantas Mo Yihan memutuskan untuk mengikuti Zhu Ting dan melihat apa yang sedang Lian Xue rencanakan untuk mereka. Guan Lin yang melihat gelagat aneh dari Mo Yihan, lalu memutuskan untuk mengikuti nya.
ditengah jalan Mo Yihan sadar, jika ada orang yang diam-diam mengikuti nya dari belakang, siapa lagi jika bukan Guan Lin. meski begitu, Mo Yihan tetap tidak melarangnya. justru mungkin ini akan menjadi hal yang bagus, jika ia dan Guan Lin berhasil membongkar rencana Lian Xue si licik itu.
saat Zhu Ting tiba dikamar Lian Xue, tidak terlihat ada keanehan apapun. tapi saat Zhu Ting mengetuk pintu dan memanggilnya, tidak ada tanda-tanda kemunculan Lian Xue. Mo Yihan heran, kemana perginya Lian Xue itu.
lantas Mo Yihan memutuskan untuk melihatnya lewat atap kamar nya. Mo Yihan melompat keatas dan membuka perlahan genteng atapnya. setelah dilihat memang benar tidak ada Lian Xue didalamnya. Guan Lin meliriknya dan pergi menyusulnya.
Mo Yihan menyuruh nya memeriksa tempat lain yang mereka curiga sebagai tempat pertukaran informasi. Guan Lin mengerti dan mereka langsung pergi ke tempat yang mereka curigai itu.
lalu Guan Lin pergi ke pintu gerbang belakang, sedangkan Mo Yihan pergi ke pintu gerbang depan. karena gerbang belakang lebih jauh, jadi butuh beberapa waktu untuk sampai disana. saat Guan Lin tiba, ia tak sengaja melihat ada dua orang dengan gelagat mencurigakan, sedang membicarakan sesuatu disana.
mereka berdua memakai tudung hitam, sehingga Guan Lin sulit mengenali siapa mereka. orang yang berada didepan itu, nampak sedang memberikan sesuatu pada rekannya dan orang itu juga menyuruhnya untuk berhati-hati saat menyimpan. karena ini merupakan barang rahasia.
Guan Lin makin penasaran dan ia hendak ingin mendekati mereka. namun saat Guan Lin ingin melakukannya, tiba-tiba salah satu diantara mereka berbalik. saat orang bertudung itu berbalik, Guan Lin melihat dan ternyata orang itu adalah Lian Xue. Guan Lin akhirnya mengetahui, jika Lian Xue adalah mata-mata yang sengaja di taruh oleh seseorang yang sedang mengincar Mo Yihan.
setelah selesai, Lian Xue terlihat kembali menuju tempat tinggalnya. lalu Guan Lin pergi menemui Mo Yihan dan segera memberitahukan, apa yang telah ia lihat tadi. Mo Yihan yang telah sampai di gerbang depan, tidak menemukan siapapun disana.
lantas sebelum ketahuan, ia memutuskan untuk segera kembali ketempat latihannya dan berharap Guan Lin telah kembali dengan informasi penting. ditengah jalan Mo Yihan bertemu dengan Guan Lin. lalu Guan Lin mengajak nya ke suatu tempat, dimana tidak ada orang yang tahu akan keberadaan mereka.
Guan Lin memberitahukan beberapa hal yang dia lihat tadi pada Mo Yihan. setelah mendengar cerita dari Guan Lin, akhirnya kecurigaan Mo Yihan selama ini telah terbukti. namun untuk membuat teman-teman dan guru besar percaya padanya, tentu ia harus menemukan bukti terlebih dahulu.
lalu Guan Lin juga berkata, jika saat dia sampai mereka sudah hampir selesai berbicara dan terakhir yang Guan Lin dengar dan dia lihatnya, hanyalah orang bertudung hitam itu memberikan sesuatu pada Lian Xue dan menyuruh hati-hati, sebab itu adalah barang rahasia.
__ADS_1
setelah mendengar cerita dari Guan Lin, firasat buruk Mo Yihan makin besar. nampaknya akan ada hal yang terjadi pada mereka. namun untuk berjaga-jaga, Mo Yihan sebisa mungkin tidak bertemu dengan Lian Xue ataupun berpapasan dengannya.
sebisa mungkin Mo Yihan harus menghindari Lian Xue yang licik itu. Guan Lin juga setuju dengan pendapat Mo Yihan, maka dari itu Guan Lin berniat membantu Mo Yihan untuk menyelidiki Lian Xue lebih dalam dan mencari tahu siapa tuan dibalik aksinya itu.