
setelah selesai makan, akhirnya Mo Yihan bisa keluar kamar juga. ia sekarang bisa merasakan udara segar setelah seharian penuh didalam kamar.
Guan Lin juga sedang ikut menemani Mo Yihan dan sekarang mereka nampak sedang menikmati pemandangan disana.
sementara itu, di sekte iblis sekarang sedang nampak rusuh. setelah kejadian kebakaran yang menimpa sekte mereka.
mereka tentu tidak menyangka, Mo Yihan bisa memiliki spritual beast hebat seperti naga kemarin. selain itu, yang membuat ketua sekte marah adalah rencananya menjadi gagal.
dan sekarang mereka harus membuat ulang rencana mereka. tapi untungnya mereka telah berhasil mendapatkan satu batu inti yang mereka cari.
total batu inti yang telah mereka dapat adalah dua buah. satu batu inti masih ada didalam tubuh monster dan monster itu juga masih hidup.
tanpa membuang kesempatan, batu inti yang sebelumnya berhasil dikeluarkan dari tubuh Mo Yihan, dimasukkan kedalam tubuh si monster.
setelah dimasukkan kedalam tubuh si monster iblis. sekarang dia makin bertambah ganas dan kuat. selain itu, kekuatan gabungan ini membuat batu inti makin kuat.
sampai hari itu tiba, mereka sudah bisa membangkitkan iblis tanpa harus mencari batu inti lainnya. lalu setelah itu, mereka mengurung monster itu di suatu tempat tersembunyi.
lalu disisi lain, menteri Li yang mengetahui Mo Yihan berhasil selamat sangat marah. seharusnya waktu itu, dia langsung membunuhnya saja.
tapi karena dihalangi oleh ketua sekte, jadi dia tidak bisa berbuat apa-apa. apalagi sekarang dia sudah tidak punya kekuasaan lagi di istana, sehingga membuatnya kesulitan untuk menyentuh Mo Yihan saat ini.
jika dia bertindak gegabah, maka dia pasti akan ditangkap oleh pengawal kerajaan yang selama ini telah memburu keluarga nya.
terpaksa dia sekarang harus bergantung pada ketua sekte. sementara itu, karena Mo Yihan berhasil kabur dari tempat mereka. membuat ketua sekte memutuskan untuk menyuruh mata-mata nya memantau keberadaan Mo Yihan.
mendengar berita itu, menteri Li nekat mengambil kesempatan ini, untuk sekaligus membunuh Mo Yihan. kali ini dia harus bisa membunuh Mo Yihan.
keesokan harinya, Mo Yihan telah sembuh total. luka yang ada ditubuh nya sudah tertutup sempurna dan sekarang ia tidak perlu memakai perban lagi.
lantas Guan Lin datang ke kamarnya, untuk membantu nya melepaskan perban. tapi saat Guan Lin tiba, Mo Yihan malah sudah selesai membuka perban nya.
lalu karena merasa gerah, ia pun memutuskan untuk pergi mandi. Guan Lin mengizinkan nya, asal dia ditemani oleh beberapa pengawal.
Mo Yihan mau tidak mau, setuju dengan permintaan Guan Lin. tak lama setelah itu, Qin Lang datang dengan membawa benda ajaib yang dia temukan kemarin.
__ADS_1
Guan Lin menghampiri nya dan melihat benda yang dibawa oleh Qin Lang untuk nya. setelah dibuka, ternyata benda ajaib itu mirip seperti sebuah kendi kecil.
tapi yang membuatnya istimewa adalah kemampuan untuk menyerap atau menyegel kekuatan besar. Guan Lin nampak kagum setelah melihat benda itu.
lalu Mo Yihan yang sudah selesai mandi itu, datang menghampiri mereka dan mendengarkan apa yang sedang mereka katakan barusan.
Guan Lin dan Qin Lang menjelaskan padanya mengenai benda ajaib itu. setelah mendengar penjelasan dari mereka berdua, Mo Yihan juga terkesan dengan kendi kecil itu.
lantas Mo Yihan menyuruh mereka untuk segera melakukan nya, karena ia sudah tidak bisa menahan batu inti lebih lama didalam tubuhnya.
apalagi Mo Yihan tidak tahu kapan batu inti, akan mengambil kesadarannya. mendengar hal tersebut, membuat Guan Lin sedikit khawatir padanya.
apalagi dia baru saja sembuh atau pulih dari lukanya. melihat Guan Lin yang begitu mencemaskan dirinya, akhirnya membuat Mo Yihan membujuk Guan Lin untuk tetap melakukan nya.
karena Mo Yihan ingin segera melepaskan batu inti dari dalam tubuh. Guan Lin memutuskan menyetujui permintaan nya.
ditemani oleh naga hitam dan juga mereka berdua. sekarang Mo Yihan berada disebuah ruangan rahasia yang hanya bisa dimasuki oleh orang yang Guan Lin pilih.
setelah masuk kedalam sana. mereka pun menyiapkan benda ajaib yang mereka perlukan. agar Mo Yihan tidak memberontak saat batu inti dipaksa keluar.
naga hitam dan Guan Lin memutuskan untuk menahannya. mereka memegang kedua tangan Mo Yihan dengan erat.
lalu tiba-tiba Mo Yihan kembali merasakan di sakit ditubuhnya, seolah-olah ada sesuatu yang ditarik keluar dari tubuhnya.
Guan Lin menyuruh Mo Yihan untuk bertahan, karena sebentar lagi akan selesai. tak lama setelah itu, baru inti tersebut tersedot keluar dari tubuh Mo Yihan dan sekarang telah masuk kedalam kendi kecil.
lantas Qin Lang segera menyegel kendi kecil itu. setelah selesai Mo Yihan langsung merasa lemas. tapi setelah beberapa menit kemudian, dia kembali merasa lebih baik.
ia merasa tubuhnya jauh lebih baik daripada sebelumnya. sekarang ia kembali menjadi dirinya yang dulu.
tanpa perlu khawatir akan kehilangan kendali atas dirinya sendiri. meski demikian, Mo Yihan tetap tidak boleh santai begitu saja.
apalagi dia sekarang menjadi incaran dari sekte iblis. setelah ritual selesai, Qin Lang memberikan kendi yang berisi batu inti pada Guan Lin, untuk disimpan ketempat yang aman.
Guan Lin menyimpannya ditempat tersembunyi dan setelah itu dia menyegelnya untuk yang kedua kalinya, sehingga jika ada orang yang menemukan nya kelak akan sulit dibuka.
__ADS_1
setelah semua dirasa aman, Guan Lin dan yang lain kembali kamar Mo Yihan dan mengantarkan untuk beristirahat.
tapi Mo Yihan menolak, karena sekarang dia merasa bahwa dirinya sedang baik-baik saja dan tidak merasa sakit. mendengar hal tersebut, Guan Lin tidak bisa melarangnya.
akhirnya sekarang Mo Yihan bisa merasakan kebebasan lagi, setelah terlepas dari kendali batu inti monster iblis.
sementara itu, para mata-mata yang ditugaskan memantau Mo Yihan sudah tidak merasakan kehadiran dari batu yang mereka inginkan.
mereka merasa ada yang aneh, setelah Guan Lin dan temannya keluar dari ruangan itu. lantas mereka segera kembali dan memberitahukan hal tersebut kepada ketua sekte.
ketua sekte yang mendapati kabar itu, tentu sangat kesal. namun dia tidak bisa percaya begitu saja sebelum membuktikan itu sendiri.
lantas ketua sekte memerintahkan mereka menculik Mo Yihan untuk yang kedua kalinya dan jangan biarkan siapapun mengetahui nya.
setelah malam tiba dan pada saat makan malam, beberapa mata-mata yang menyamar menjadi pelayan. membawa makanan yang telah diberi obat pada Guan Lin dan yang lainnya.
setelah makanan disajikan, Guan Lin dan yang lain menikmati makanan tersebut tanpa merasa curiga sedikitpun padanya. lalu mata-mata merasa bahwa ini adalah sebuah keberuntungan bagi mereka yang berhasil meracuni Guan Lin dan yang lain.
setelah beberapa saat mereka makanan, Guan Lin dan yang lain merasa pusing. lalu tiba-tiba mereka tidak sadar diri disana.
melihat hal tersebut para mata-mata yang awalnya bersembunyi, keluar dan membawa Mo Yihan pergi.
namun saat mereka mengangkat Mo Yihan, salah satu dari mereka mati ditangan Mo Yihan. ternyata mereka telah mengetahui adanya mata-mata yang masuk kedalam kediaman Guan Lin.
lantas mereka memutuskan untuk ikut bersandiwara dan menangkap para mata-mata itu sekaligus. setelah Mo Yihan berhasil menghabisi salah satu rekannya.
Guan Lin dan yang lain bangun dan menangkap beberapa mata-mata lainnya. lalu Guan Lin memerintahkan para pengawal untuk memperketat pengawasan dan pengamanan disana.
lalu sisa mata-mata yang berhasil ditangkap, akhirnya dikurung dipenjara bawah tanah. semua kekuatan spiritual mereka dilumpuhkan, sehingga mereka tidak bisa berbuat apa-apa.
mereka merasa dijebak oleh Mo Yihan dan Guan Lin. sekarang mereka tidak bisa berbuat apa-apa, selain menerima siksaan dari Guan Lin dan yang lain.
Mo Yihan yang masih kesal dengan mereka, tentu tak akan melepaskan mereka begitu saja. Mo Yihan berniat membiarkan mereka merasakan apa yang dia rasakan.
lantas Mo Yihan meminta izin pada Guan Lin untuk menyiksa mereka, sebelum mereka benar-benar dihabisi.
__ADS_1
Guan Lin menyetujui permintaan Mo Yihan dan membiarkan Mo Yihan menyiksa mereka. mereka yang melihat tatapan kejam dari Mo Yihan, gemetaran ketakutan.
kini Mo Yihan membawa beberapa benda alat yang cocok untuk menyiksa mereka. sekarang mereka tentu sedang berteriak kesakitan, karena disiksa oleh Mo Yihan.