
setelah berhasil keluar dari kediamannya. Guan Lin dan Mo Yihan, segera pergi ke rumah Qin Lang. tak lama kemudian, mereka pun tiba di rumah Qin Lang.
Qin Lang keluar dan menyambut kedatangan mereka yang tiba-tiba itu, padahal hari masih pagi. lalu Guan Lin menjelaskan pada Qin Lang, mengapa mereka datang kerumahnya saat masih pagi.
itu karena ada beberapa mata-mata, yang sedang mengawasi pergerakan mereka. jadi untuk mengelabuhi para mata-mata itu, Guan Lin dan Mo Yihan membuat rencana seperti sekarang.
dan untungnya mereka tidak diikuti oleh mata-mata itu. setelah mendengar penjelasan dari Guan Lin, Qin Lang akhirnya tahu maksud mereka.
lalu Qin Lang segera mengajak mereka, untuk masuk kedalam rumahnya. karena mereka sedang dipantau, jadi mereka memutuskan untuk pergi saat siang nanti.
kali ini, mereka tidak berniat menunggu sampai malam tiba. karena jika terlalu lama, pasti para mata-mata itu akan sadar dengan pergerakan mereka.
lalu tanpa membuang waktu lagi, mereka pun akhirnya berangkat dengan kuda mereka masing-masing. dan setelah melewati gerbang kota, mereka pun berpisah.
sekarang Mo Yihan akan menuju wilayah kerajaan bagian selatan, dimana tempat itu terdapat sebuah kota besar dan makmur. perjalanannya kali ini, akan memakan waktu kurang lebih tiga hari lamanya.
karena Mo Yihan sendirian, jadi ia tidak perlu repot-repot mencari penginapan. karena ia bisa tidur dimana saja asal aman. setelah setahun lebih berada di dunia ini.
Mo Yihan sudah tidak asing lagi, dengan kejadian-kejadian aneh. tapi yang membuat dirinya berubah adalah sekarang ia menjadi dirinya yang lain.
dimana kadang disaat mendesak atau mengancam dirinya, ia terpaksa harus membunuh atau menyakiti mereka. namun itu semua, ia lakukan sebagai bentuk perlindungan untuk dirinya sendiri.
jika ia tidak menyerang, maka ia yang akan diserang. apalagi sekarang di dunia yang baru ia masuki ini, ia sudah memiliki musuh serta misi yang harus ia tanggung.
oleh karena itu, semakin hari Mo Yihan tentu harus semakin meningkatkan kemapuan dirinya. agar ia bisa hidup tenang di dunia ini. meski jiwanya sekarang adalah seorang gadis, tapi Mo Yihan sudah jauh terbiasa dengan dirinya yang menjadi laki-laki sekarang.
ia senang karena sekarang, ia bisa bebas tanpa ada tekanan dari orang sekitarnya. selama disini, ia selalu mendapatkan banyak dukungan dari teman serta orang tua nya.
hal ini lah, yang membuat dirinya bertekad untuk menjalani kehidupan ini dengan sebaik-baiknya. karena ia tidak tahu sampai, kapan ia akan berada di dunia ini.
__ADS_1
beberapa hari kemudian, akhirnya Mo Yihan tiba di kota Jing. kota yang besar dan makmur itu. para penduduk disana sangat ramah, kepada orang baru atau pengunjung disana.
tapi ada satu hal yang aneh, yaitu keberadaan kelompok dari sekte iblis ini sangatlah di layani disini. bahkan para penduduk sangat menghormati kelompok itu.
Mo Yihan sedikit heran dan tidak mengerti dengan, apa yang telah terjadi sebelum ia kemari. lalu karena ingin mencari informasi tentang kelompok itu.
Mo Yihan pun sengaja mencari tempat makan, yang tergolong cukup ramai. dimana banyak orang yang lalu-lalang dan bergosip disana.
lalu Mo Yihan memutuskan, untuk memesan beberapa makanan disana dan karena tempatnya sudah penuh. ia terpaksa bergabung dengan beberapa orang tua yang ada disana.
tak lama kemudian, makanan pun disajikan dan Mo Yihan menikmati makanan nya sambil mendengarkan cerita dari orang tua didepannya.
mereka bercerita tentang kemunculan spritual beast langka, yang membawa keberuntungan bagi kota. setiap kali mereka berkunjung untuk melihat spritual beast, pasti mereka akan mendapatkan keberuntungan dan berkah dari spritual beast tersebut.
sungguh aneh, tapi Mo Yihan tetap fokus untuk menyimaknya. beberapa saat kemudian, para orang tua itu melihatnya dan bertanya padanya, yang kebetulan sedang menyeruput teh panasnya.
orang tua itu menyadari, jika Mo Yihan adalah orang dari kota lain. karena gaya pakaiannya berbeda dengan penduduk di sini. lalu salah satu orang tua bertanya padanya, apakah ia pernah mendengar cerita yang mereka katakan barusan?
karena biasanya orang-orang dari luar sengaja datang, untuk melihat dan meminta berkat dari spritual beast itu. Mo Yihan masih heran dan bingung dengan cerita itu.
lantas ia pun mulai bertanya pada orang tua tadi. dimana tempat spritual beast itu? dan mengapa ada banyak orang yang berpakaian hitam, disekitar kota ini?
orang tua itu berbisik padanya dan dia mengatakan pada Mo Yihan, jika mereka adalah kelompok yang bertanggung jawab atas kemunculan spritual beast itu.
dan tempat dimana ada spritual beast adalah di hutan yang tak jauh dari kota. tempat itu mudah ditemukan, karena jalannya telah terbuka untuk umum dan siapa saja bisa mengunjungi tempat itu.
lalu Mo Yihan bertanya lagi padanya, sejak kapan spritual beast itu muncul dan mengapa mereka tidak takut sama sekali dengan, spritual beast itu? padahal mereka tergolong kedalam binatang buas, yang akan menyerang siapa saja yang mencoba mendekati nya.
orang tua itu dengan santai menjawab, jika kemunculan nya itu tiga hari yang lalu. awalnya mereka pikir, itu adalah binatang buas yang akan mengancam kota mereka.
__ADS_1
namun ternyata tidak, karena kemunculan binatang itu membawa berkah pada kota mereka dan dalam sekejap kota mereka menjadi kota yang kaya dan makmur.
binatang itu tinggal disebuah goa yang gelap dan dalam. selain itu, saat dia muncul dinding goa itu runtuh. lalu terlihat banyak sekali bongkahan emas dan batu permata disana.
para penduduk yang mengetahui hal tersebut, tentu sangat senang. namun sayangnya, mereka tidak bisa mengambil emas dan permata disana. karena ada binatang buas yang menjaganya.
lalu para penduduk sempat berpikir, untuk membunuh atau mengusir binatang tersebut dari goa itu. tapi usaha mereka sia-sia, banyak penduduk yang terluka dan juga mati karena binatang buas itu.
lalu tak lama setelah kejadian itu, ada kelompok berpakaian serba hitam datang dan menawarkan bantuan bagi penduduk kota. mereka menawarkan bantuan, untuk mengendalikan binatang buas itu.
lalu setelah itu, mereka akan membiarkan penduduk kota mengambil emas serta permata yang mereka inginkan. dengan syarat mereka harus mematuhi perintah dari kelompok itu.
awalnya para penduduk ragu dengan penawaran mereka. lalu beberapa saat kemudian, kelompok itu menunjukkan kemampuan mereka mengendalikan monster didepan mereka semua.
para penduduk pun percaya dan akhirnya setuju dengan penawaran, serta persyaratan dari kelompok itu. lalu Mo Yihan bertanya lagi, mengenai ciri-ciri dari binatang buas itu.
orang tua itu bilang, jika binatang buas itu mirip dengan laba-laba tapi kaki dan taringnya lebih banyak. lalu di atas kepalanya terdapat sebuah tanduk, yang mirip dengan batu permata.
warnanya mencolok dan sangat memukau. dari cerita tersebut bisa dipastikan, jika batu permata yang mereka maksud adalah batu inti yang sedang Mo Yihan cari selama ini.
tapi yang membuat Mo Yihan heran adalah mengapa mereka tidak membunuh binatang itu, untuk mendapatkan batu inti tersebut? dan mengapa mereka membiarkan binatang atau monster itu hidup?
itu menjadi sebuah pertanyaan, yang harus Mo Yihan cari tahu sendiri. lalu setelah menemukan jawaban yang ia cari. ia pun mentraktir makanan, untuk para orang tua itu.
para orang tua mengucapkan terima kasih padanya. lalu setelah itu, Mo Yihan pergi ke toko pakaian untuk membeli pakaian baru dan menyesuaikan diri dengan para penduduk. agar ia tidak dicurigai oleh kelompok itu.
setelah mendapatkan pakaian, ia pun segera mengganti nya dan mulai membuat penyamaran baru. lalu setelah dirasa identitas nya telah tertutup sempurna, ia pun pergi ketempat dimana terdapat monster laba-laba itu.
ditengah perjalanan, ia bertemu dengan banyak penduduk disana. semuanya sedang mengantri untuk masuk kedalam goa dan mengambil emas serta permata disana.
__ADS_1
selain itu, didepan goa terdapat beberapa anggota kelompok yang sedang berjaga, mengawasi para penduduk yang ada disana.
gelagat mereka, sangat lah mencurigakan. mereka seperti sedang merencanakan sesuatu, dibelakang penduduk kota itu.