
Semingu sebelum keberangkatannya untuk menemani Robert ke Singapore ,
Meilin tampak menggunakan semua waktunya untuk bekerja.
Jobs yang baru ia dapatkan dari Beate sangatlah menantang baginya . Meilin merancang itu semua dengan sangat kehati - hatian . Ia tidak mau mengecewakan Adrian dan Beate , yang sudah mempercayakan penuh mengenai hal itu padanya.
Setelah sekembalinya dari Singapore nanti , Meiilin hanya tinggal mengeksekusi saja semua acara yang sudah dirancangnya itu untuk acara ulang tahun pernikahan Adrian dan Beate . Tampak seminggu ini ia merancang semua itu.
Dari perihal tamu undangan ,
Sovenir , Dekorasi , Menu , dll.
Pagi itu Robert sudah berada didepan Gerbang Kost Meilin . Lalu terlihat Meilin keluar dari kamarnya , dengan membawa satu koper tas besar . Pak Johan berlari menuju Meilin , mengambil alih membawa Koper itu .
Mobil Sport tersebut berjalan menuju Ngurah Ray Internasional airport.
Penerbangan mereka memakan waktu Dua jam Empat Puluh Lima menit.
Burung Garuda besi itu mendarat di Changi Internasional Airport Singapore.
Sepertinya Robert sudah mempersiapkan semuanya , sebelum berangkat ke Singapore.
Setelah keluar dari terminal , ternyata sudah ada supir Taxi yang menunggu mereka diruang kedatangan.
Supir tersebut membuat papan nama yang tertulis "Roberto Suares".
Meilin dan Robert menghampiri Taxi itu . Supir tersebut membantu membawa Koper milik Meilin.
Robert pun mengintruksikan Supir itu untuk mengemudikan mobilnya langsung ke Marina Bay Sands . Tampaknya Meilin dan Robert akan menginap disana.
Sesampainya di Lobby Hotel , seorang Waiter membukakan pintu Taxi tersebut , lalu membawakan semua Koper - Koper Robert dan Meilin.
Meilin dan Robert langsung menuju ke Front Office yang berada di Lobby utama . Robert langsung mereservasi kode Booking kamar , yang ia Booking seminggu yang lalu.
Setelah itu , mereka langsung naik kelantai Empat Puluh Lima pada Hotel tersebut , dengan mengunakan Lift . Dan juga ditemani oleh seorang Waiter.
Tampak kamar Meilin dan Robert berdampingan.
"Istirahatlah sejenak . Pukul Tiga sore kita akan keluar , mencarikan bingkisan untuk dibawa besok ke Wedding teman saya ." ucap Robert
"Baik pak ." jawab Meilin.
"Tolong , jika kita berada diluar dari pekerjaan , tidak perlu memanggil saya dengan kata itu ." pinta Robert .
"Baik Pak...ehh...Om...ehhh......." Meilin terdiam sejenak
Jadi saya panggil apa ?" kata Meilin , setelah melepaskan tangannya dari mulutnya . Karena gagup , Meilin refleks menutup mulutnya.
Tampak Robert tertawa pelan menyaksikan kelucuan wanita yang sangat ia cintai itu.
"Panggil saja Robert ." katanya mejelaskan.
"Baiklah ." Jawab Meilin dengan mimik Wajah konyolnya.
"Jika kau butuh sesuatu , saya ada dikamar sebelah ." ucap Robert lagi.
"Baik ." sahut Meilin.
Lalu Robert meninggalkan kamar Meilin dan masuk kedalam kamarnya.
Pukul dua sore Meilin sudah bersiap - siap.
Sambil menunggu Robert , ia memandang keluar dari dalam kamarnya pada Hotel itu . Hotel yang menghadap langsung keteluk Marina , di Singapore tersebut.
Hotel Marina Bay Sands
dikembangkan oleh Las Vegas Sands . Merupakan Investasi tunggal paling mahal di Dunia , dengan biaya s$ 8 miliar ( Rp. 56 triliun ).
__ADS_1
Di Marina Bay Sands terdapat Hotel , Kasino , Pusat belanja , Restoran , Museum , Taman , Teater , ruang Pertemuan , Pameran dan SkyPark.
Tempat Wisata ini memiliki 2.561 kamar Hotel , ruang pameran dan pertemuan seluas 120.000m².
Malk The Shoppes dan Art Science Museum , Sands Theatre dan Grand Theatre . Tujuh Restaurant Koki Selebriti , Dua Pavilyun mengambang , Kasino dengan lebih dari 600 meja judi dan 1.500 mesin Jakpot .
Kompleks ini juga dinaungi Sands SkyPark sepanjang 340 meter , dengan kapasitas 3.900 orang , dan kolam renang tanpa batas (infinity edge) sepanjang 150 meter , yang merupakan ruang menggantung terbesar di Dunia , dengan kantilever sejauh 67 meter di Menara Utara (Tower 3).
Hmmm...luar biasa Arsiteknya ini ." guman Meilin , terkesima melihat semua bangunan diarea Marina Bay Sands tersebut.
Marina Bay Sands adalah Design dan Konstruksi Arsitek Moshe Safdie (utama)
dan Aedas Singapore (lokal).
Teknisi struktural Arup dan Parsons Brinkerhoff (MEP).
Sementara Kontraktor utamanya adalah "Ssangyong E" .
Marina Bay Sands Mulai dibangun pada tahun 2007 , dan Selesai pada tahun 2010 .
Lalu Diresmikan Pembukaan akbar 17 Februari 2011.
Pembukaan resmi pada tanggal 23 Juni 2010.
Pembukaan perkenalan 27 April 2010.
Pemiliknya adalah Las Vegas Sands Corp. Tinggi bangunannya mungkin mencapai 200 meter.
Ting tong...
Bel pada kamar Meilin berbunyi.
Meilin sangat kaget dan tersadar dari lamunannya akan Marina Bay Sands , yang membuatnya begitu sangat terkesimanya dengan bangunan - bangunan itu.
Meilin pun kemudian membuka pintu kamar itu .Tampak Robert sudah berdiri didepan kamarnya.
"Mari , kita jalan ! " perintah Robert.
Mereka tampak menyusuri Mall yang masih berada diarea Marina Bay Sands itu.
Robert pun mencari tempat untuk makan.
"Kita makan dulu ya , sebelum mencari kado ." ucap Robert.
"Baik , aku sangat lapar ." ucap Meilin , sembari memegang perutnya .
"Apa , mengapa kau tidak mengatakannya ?" tanya Robert , mengerutkan keningnya . Sembari mereka tetap menyusuri area Marina tersebut .
"Aku sungkan ." ucap Meilin datar.
"Baiklah ayo duduk ." pinta Robert , setelah mereka berada pada sebuah Restaurant.
Lalu kemudian mereka memesan beberapa makanan dan minuman.
Tampak Meilin melahab makanannya dengan lahab dan kasar.
Ia tidak perduli pada orang disekitar itu.
"Apakah kau selapar itu ? " tanya Robert tidak enak hati .
Meilin menggangguk menandakan "iya". Sembari nyengir kuda .
Meilin juga tampak sangat menikmati makanannya disore itu . Entah karena sangat lapar , atau karena makananya sangat enak . Karena memang ia cuma serapan roti ketika berangkat dari Kost - kostsan nya pagi itu .
Makanan yang disediakan di Pesawat pun ia tidak makan , karena merasa mual.
Ya , Meilin jika berada di Pesawat , ia akan pusing dan merasa mual.
__ADS_1
Jadi ...lebih baik dia memilih untuk tidur saja . Jika sampai dia muntah di Pesawat !! hhhahahaha sungguh tidak lucu.
"Apakah kau menginginkan makanan yang lain lagi ?" tanya Robert , sembari mengunyah makanannya .
"Tidak...rasanya ini sudah cukup ." kata Meilin datar.
Robert sangat merasa bersalah.
Wajar jika Meiilin kelaparan , karena mereka berangkat dari Indonesia pukul Sembilan pagi , dan sekarang tentunya sudah hampir pukul Empat sore.
Dan di Pesawat juga Robert meilihat Meilin hanya tidur saja.
Ia tidak tega untuk membangunkan Meilin.
Ia sadar seminggu ini Meilin sangat sibuk.
Apa lagi setelah Mommy nya memberikan Jobs . Jadi sudah pasti pekerjaan Meiilin jadi bertambah.
Mungkin juga Meilin menggunakan jam istirahatnya untuk bekerja . Jadi sudah pasti Meilin kurang istirahat . guman Robert dalam hatinya.
Padahal karena Meiilin takut muntah , sehingga ia memutuskan untuk tidur selama di Pesawat . hhhahahahhaha
"Nanti jika kau butuh apa pun juga , katakan padaku ." ucap Robert.
"Baik..." ucap Meilin , merasa lega , karena sudah kenyang.
"Mari kita jalan lagi untuk mencari bingkisannya ." ajak Robert , sambil menjulurkan satu tangannya.
"Baik lah ..." kata Meilin.
Dengan sungkan Meilin meraih tangan Robert , lalu menggandengnya.
Robert pun tampak berjalan dengan santai . Saat itu ia menggandeng tangan Meilin dengan sadar , seperti menggandeng tangan Pacarnya.
Tetapi ia melakukan itu seolah - olah tidak terjadi suatu apapun juga
Ia tampak relax melakukan itu.
Yang jadi masalah...Wanita yang dia gandeng itu sangat Baper , risih , canggung , diperlakukan begitu.😂😂😂😂
"Apakah yang akan kau lakukan , aku tidak ingin kau hilang ditempat yang serame ini ." ucap Robert , ketika Meilin mencoba menarik tangannya . Namun Robert memegangnya lebih erat lagi.
"Baiklah ..." kata Meilin nurut.
Tidak kebayang jika Robert hilang dari jangkauannya ditempat yang serame itu . Dan tentunya ini bukan di Negaranya.
Meilin tetap memegangi tangan Robert , Walaupun tampak matanya kelayapan memandang kesana dan kesini.
Benar - benar tempat itu adalah kawasan orang - orang menengah keatas . Tampak juga kulit orang -orang yang berada dikawasan itu sangat glowing , bersih . Lalat pun mungkin akan Terpeleset jika berada pada Kulit mereka. bathin Meilin.😂😂😂😂
Meilin masih tetap memandang kekanan dan kekiri , entah sudah berapa jauh mereka berjalan . Matanya sungguh jelalatan memandang kesemua arah.
"Siapa anda ?" ucap pria itu tiba-tiba , dalam bahasa Inggris , tetapi masih menggenggam tangan Meilin , dan dengan tiba - tiba juga berhenti .
"Meilin kaget dan menabrak pria itu , karena tiba - tiba berhenti.
"Haaaaaaaa...." Meilin menganga terbelalak.
Meiilin kebingungan , mengapa pria itu bisa memegang tangannya.
Di mana Robert ?
Ini sudah dimana ?
Tampaknya mereka sudah sangat jauh berjalan.
Meilin sontak menarik tangannya dari genggaman pria itu dengan sangat kasar , pria yang berperawakan tinggi itu , sama seperti Robert.
__ADS_1
Kemudian Meilin melihat kesemua arah , berputar - putar ditempat , berharap dapat melihat Robert .
"Aduhh...kepalaku sangat pusing melihat keramaian ini ." ucap Meilin.