Bilamana Hari Itu Tiba

Bilamana Hari Itu Tiba
MBAK VERONIKA


__ADS_3

Pukul Empat sore mereka tiba di Kuala Lumpur.


Mereka memilih trip siang , agar dapat memandang pemandangan sepanjang perjalanan .


Mereka kemudian naik Taxi menuju Hotel.


Setelah sampai di Hotel , mereka mandi dan makan malam . Lalu kemudian istirahat , sebelum esok hari menjelajah lagi di Negara tersebut.


Dua hari mereka di Malaysia , lalu kemudian bertolak ke Thailand .


Cukup waktu Tiga hari di Thailand ,


Lalu mereka kembali pulang ke Bali.


Liburan telah usai , yang tertinggal hanya Memory.


Dan selanjutnya...kembali melakukan Aktivitas seperti biasa.


Meilin juga sudah ditunggu Jobs dari Beate . Mommy nya Robert.


Tiga mingu setelah kepulangan  mereka dari perjalanan  ke tiga Negara di Asia Tenggara itu , tepat pukul Sebelas siang Robert ingin menghubungi Meilin , yang kebetulan sedang Off Day.


*Kok nomor Meilin tidak aktif ya ? " tanya Robert didalam hatinya.


Kemudian ia mencoba lagi untuk melakukan panggilan pada Meilin . Hasilnya tetap sama . Nomor Meilin tidak bisa dihubungi.


Di Kostsan Meilin tampak sedang sibuk mengetik di Labtop kerjanya , untuk membuat susunan acara diulang tahun pernikahan Beate dan Adrian .


Tiba - tiba terdengar ketukan dari luar pintu kamar Kostnya.


"Siapa ya ? " guman Meilin.


"Atau Hebrew lagi kah ?" gumannya lagi.


"Aaahhh , aku sangat merindukan pria itu , sudah lama aku tidak bertemu dengannya ." bathin Meilin .

__ADS_1


"Semoga itu Hebrew ! " gumannya lagi.


Ia pun berjalan kearah pintu dan membukanya.


"Pak Robert...." ucap Meilin , kaget.


"Siang Ibu Meilin ." sapa Robert.


" iya selamat siang juga Pak Robert . " sahut Meilin datar. masih dengan rasa kekagetannya.


"Ada apa ya Pak Robert ? " tanya Meilin dan mereka masih berdiri dipintu.


"Mari Pak , duduk disana ." ajak Meilin kebangku yang ada ditaman pada Kost - Kostsan nya , yang berjerak kira - kira Lima meter dari kamar Meilin.


"Baik ." jawap Robert.Mengikuti wanita itu dari belakang .


Untuk sesaat mereka terdiam setelah duduk dibangku tersebut.


Dan kini mereka tampak sama- sama ingin bertanya , lalu diam lagi.


Dua kali hal yang sama terulang seperti itu . Sampai akhirnya mereka sama - sama diam untuk beberapa saat.


"Baiklah , ada perlu apakah sampai Bapak datang ke sini ? " tanya Meilin membuka percakapan lagi.


"Ada hal yang sangat penting ." sahut Robert.


Meilin terdiam.


biasanya sepenting apa pun itu , mereka selalu membicarakannya diruang rapat , Atau diruangan Robert.


"Tadi saya mencoba menghubungi nomor Ibu Meilin , untuk menyampaikan hal penting tersebut . Tetapi nomor Ibu Meilin tidak aktif ." ucap Robert.


"Mmmmm.. " sahut Meilin.


"Mungkinkah Handphone Ibu Meilin sedang Lowbad ? " kata Robert.

__ADS_1


"Sebentar pak , saya akan ambil Ponsel saya . " pinta Meilin.


Ia masuk kekamar Kostnya , dan mengambil Ponselnya yang berada ditempat tidur , lalu membawanya keluar.


"Handphone saya sedang menyala Pak . " kata Meilin , menyerahkan Ponselnya itu pada Robert.


"Hmmm..." guman Robert.


Ia melihat secara teliti pada Ponsel tersebut , dan Meilin benar , Ponselnya dalam keadaan menyala.


Kemudian ia mengambil ponselnya dan menghubungi nomor Meilin lagi.


"Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif , atau diluar jangkauan"


Terdengar jawapan dari Mbak Veronica lagi .


"Ada apa dengan Handphone Ibu Meilin ? " tanya Robert.


Meilin mengangkat bahunya , menyatakan tidak mengetahui mengenai hal tersebut.


Lalu Robert kembali mengulangi lagi , melakukan panggilan pada nomor Meilin . Jawapan yang sama kembali menjawab panggilan itu.


Robert pun penasaran , ia mencoba melakukan panggilan dari Ponsel Meilin ke Kontak Robert .


" Masa aktif kartu Sim card anda sudah habis , silahkan isi ulang kartu anda agar dapat menggunakannya kembali " .


Robert pun seketika tersenyum geli mendengar ocehan Mbak Veronika itu . Bahkan ia hampir tertawa lepas terbahak - bahak , tetapi ia menahanya.


"Iya ampun Meilinku . Mengapa kau sangat udik sihh ? kejadian hari ini sungguh membuatku semakin mencintai mu ." bathin Robert , sembari memandangi Ponsel itu dengan tersenyum geli.


Meilin tampak hanya terdiam saja , tidak mengerti.


Karena memang ini kali pertama Meilin memiliki Ponsel . Sudah pasti ia gaptek akan menyangkut hal itu.


"Baiklah , nanti saya akan mengirimi pulsa ke Ponsel Ibu Meilin . Tampaknya nomor Ibu Meilin kehabisan Masa Aktifnya ." kata Robert menjelaskan.

__ADS_1


Meilin hanya mengangguk , walaupun tidak mengerti dengan apa yang diucapkan oleh Robert .


wkwkwkwkwk.


__ADS_2