
Di tempat negara lain ada seseorang yang sedang menelepon orang bawahnya.
"jadi bagaimana mereka." ucap seseorang
"mereka melakukan nya tuan semalam." ucap suruhan ya dengan suara gemetar.
"awasi mereka,jangan sampai ketahuan." ucap seseorang dengan tegas kemudian mematikan telepon nya.
§§§§
Di kamar yang tenang ini sepasang manusia tanpa ikatan sedang melamun memikirkan Nasih ke depannya.
"kak aku ingin pulang ke rumah." ucap Lily yang tidur sambil memunggungi aksa
" baiklah tapi tunggu kamu pulih dulu Lily."ucap Aksa yang memandangi punggung Lily
"hmm." ucap Lily tidak lama kemudian terdengar suara nafas tidur
"good night sayang." ucap Aksa yang mencium kening dan menyelimuti lily
Aksa pun lantas keluar kamar dan menghubungi sang asisten.
"iya tuan ada yang bisa saya bantu." ucap Rio yang baru akan tidur .
" Rio siapkan keperluan pulang,kita akan pergi besok sore." ucap Aksa tegas
"baik tuan,saya juga akan lebih dulu mengirim yang membuat onar ke markas." ucap Rio
"lakukan yang terbaik jangan sampai dia lolos." ucap Aksa yang langsung mematikan telepon.
Keesokan harinya mereka sudah bangun dan bersiap pergi restoran di bawah.
"Li kamu serius mau keluar."ucap Aksa yang memandang Lily
"hmm,aku serius lagian aku ingin bertemu Luna dan Mita. Mereka ingin sarapan bersama."ucap Lily cuek
"baiklah kakak akan sarapan di sana tapi pisah meja biar teman mu tidak canggung."ucap Aksa yang akan membantu Lily berdiri
"aku sudah bisa jalan sendiri kak jadi plis jangan bantu aku terus." ucap Lily sengit ke Aksa
"baiklah tapi itu mu sudah tidak lecet lagi kan." ucap Aksa dengan tampang polosnya
Lily yang mendengar ucapan Aksa pun pergi keluar kamar meninggalkan Aksa yang sedang tersenyum.
"Li tunggu aku sayang."ucap Aksa dengan senyam senyum sendiri
Akhirnya mereka pun Sampai di meja yang telah di reservasi.
"Lily." ucap mita dan Luna saat melihat Lily datang
"hai kalian udah lama nunggu ya."ucap Lily
"engga kok kita baru aja duduk."ucap Luna yang curi-curi pandang ke meja yang di tempati Aksa dan Rio.
__ADS_1
"tenang mereka lagi jinak kok." ucap Lily yang sedang melihat daftar menu makanan
"Li kita minta maaf ya, karena kita kamu kemarin pasti di marahin kak Aksa." ucap mita yang menatap Lily
"iya tenang aja gais."ucap Lily cuek
Tidak lama kemudian pesan makanan mereka datang dan mereka pun mengobrol sambil makan dan bercerita tentang kejadian semalam.
"Li lu tau ga kalo Selena di deportasi dari kapal ini." ucap mita yang sedang memakan dessert.
"kenapa bisa." ucap Lily binggung
"katanya saat kita di suruh pulang cepet oleh kak Rio,Selena membuat ulah dia ribut dengan seseorang tapi kita ga tau kelanjutannya."ucap Luna.
"loh kalian tau dari mana."ucap Lily
"Laras lah Li,dia panik setelah Selena ga ada di kamarnya.taunya dia di pulangkan ke daratan." ucap Luna lagi
saat asik berbincang ria,Aksa pun mendekati meja mereka.
"Li kita harus balik ke kamar untuk packing barang." ucap Aksa yang sudah berdiri di samping tempat duduk Lily
"loh kak kalian mau pulang cepat."ucap mita
"iya, aku sudah kangen Daddy."ucap Lily berbicara
"oh oke deh Li take care,kak kami juga minta maaf soal kejadian kemarin." ucap Luna
"okei,Li kita harus balik." ucap Aksa datar
"okei Li."ucap mita yang melepaskan pelukan
Setelah acara perpisahan singkat Lily,Aksa dan Rio pamit pergi ke kamar untuk membereskan barang-barang.
"Mita ada yang ga beres deh kayanya."ucap Luna yang melihat kepergian Lily
"iya gua juga punya firasat ga enak,tapi semoga aja ini cuma firasat buruk kita aja.", ucap mita
" semoga aja,ntar deh kalo kita dah di kampus kita tanyain langsung." ucap Luna yang mengajak Mita pergi dari restoran.
§§§§
setelah sampai di kamar Lily,Aksa pun membantu Lily packing barang yang di bawa untuk di antar duluan.
"Li udah semua kan,kalo sudah akan kakak pindahkan ke Rio barangnya biar barang kita sudah ada di dalam pesawat." ucap Aksa yang menggeret koper Lily ke luar kamar
"sudah."ucap Lily datar sambil memandangi lautan
"okei,kita pergi nya sore hari dan kamu harus memakai pakaian yang tebal karena kita akan menaiki helikopter untuk sampai daratan." ucap Aksa yang memandang Lily
"hmm.kalo gitu tinggalkan aku sendiri dulu kak,nanti kalo sudah akan berangkat kabarin." ucap Lily yang sudah duduk di sofa balkon kamarnya.
"baik kalo gitu,kamu istirahat ya sayang."ucap Aksa yang menghampiri Lily dan memeluk Lily lalu pergi ke kamar nya
__ADS_1
Setelah Aksa pergi meninggalkan Lily sendiri.lily hanya bisa termenung sejenak sambil menendang lautan entah apa yang sedang di pikirkan nya.
siang pun berganti sore, matahari pun mulai akan tenggelam tapi tidak untuk mematahkan semangat Lily untuk pulang yang ingin berjauhan dengan Aksa.
"Lily sudah siap."ucap Aksa
"sudah kak." ucap Lily tanpa semangat
"baiklah kalo gitu kita berangkat." ucap Aksa yang menggandeng Lily
Setelah menaiki helikopter selama Satu jam akhirnya mereka sampai di dermaga yang sudah tersedia mobil yang akan mereka tumpangi.
"apakah pusing sayang."ucap Aksa yang melihat Lily sedari tadi hanya diam saja.
"cepat kak aku ingin pulang."ucap Lily yang langsung masuk ke dalam mobil.
"baiklah,Rio apa pesawat sudah siap ."ucap Aksa
"sudah tuan,tuan apakah yakin tidak ingin mampir ke tempat rest area dulu." ucap Rio yang sedari tadi memandang muka Lily yang pucat
"tidak udah kita langsung saja biar istirahat di pesawat saja."ucap Aksa yang juga memandang muk Lily
"baik tuan, perkiraan kita sampai hampir lima jam tuan."ucap Rio lagi.
"okei." ucap Aksa yang memeluk Lily
Setelah sampai di bandara yang di tuju Aksa dan Lily pun masuk ke dalam pesawatnya sedangkan Rio sedang mengecek kondisi perjalanan.
"apakah aman Rio."ucap Aksa
" semua aman tuan."ucap Rio
"baiklah kalo begitu kita harus istirahat untuk mempersiapkan diri."ucap Aksa
"baik tuan kalo begitu saya pamit ke kursi saya."ucap Rio yang meninggal kamar yang ada di pesawat.
Setelah itu Aksa masuk ke dalam kamar dan menyusul Lily yang sedang tidur di kasur.
tak lama Aksa pun tertidur sambil memeluk Lily.
§§§§
Di belahan negara lain ada seseorang yang sedang sibuk membaca berkas-berkas yang akan berkerja sama dengan perusahannya tak lama suara pintu di ketuk.
" masuk."ucap seseorang
"ada apa."ucap nya lagi
"lapor tuan,mereka sedang dalam perjalanan menuju pulang."ucap sang asisten nya
"bagus,biarkan dia aman dulu." ucapnya
"baik tuan."ucap asisten lalu pergi
__ADS_1
"Aksa berani-beraninya kamu mempermainkan keluarga ku."ucapnya
"kita liat permainan yang akan kamu mainkan selanjutnya."ucapnya dengan smrik