Bodyguard Ku Suami Ku

Bodyguard Ku Suami Ku
pasangan pengantin


__ADS_3

Saat pasang pengantin baru sedang menuju hotel yang dekat dengan tempat resepsi nanti malam.


"kenapa jauh sekali kak, bukanya resepsi di hotel dad."ucap Lily yang sudah turun dari mobilnya.


"sudah ikut saja nanti kamu juga tau."ucap Aksa mengandeng tangan Lily


Mereka pun berjalan menuju meja resepsionis hotel untuk mengambil kartu kamar mereka.


"selamat siang tuan nona ada yang bisa saya bantu."ucap resepsionis hotel


"atas nama Aksa Gabriel Gutama satu kamar yang sudah reservasi."ucap Aksa


"baik tuan ini kartu kamar anda."ucap resepsionis


"makasih mba."ucap Lily lalu di tarik menuju ke arah lift.


sepanjang perjalanan menuju ke kamar Hanya ada keheningan saja mereka sibuk dengan pikiran masing-masing hingga lift berhenti di lantai lima belas.


"masuk Li jangan bengong aja."ucap Aksa yang sudah membuka pintu kamar


"oh iya kak."ucap Lily tersadar dan bengong nya


"sana mandi dulu baru kita akan makan siang."ucap Aksa menunjuk pintu kamar mandi


"baik kak."ucap Lily menuju kamar mandi


Sedangkan setelah melihat Lily masuk ke kamar mandi Aksa saat ini menghubungi asisten nya.


"halo Rio bagaimana persiapan nanti malam."ucap Aksa menatap pemandangan


"sudah siap tuan."ucap Rio


"baiklah kalo sudah beres kau istirahatlah dulu sebelum nanti malam kau yang menghandle acara ku."ucap Aksa


"baiklah tuan, sekali lagi saya ucapkan selamat untuk pernikahan anda dan nona."ucap Rio


"thanks Rio kalo begitu aku tutup."ucap Aksa yang tanpa menunggu balasan Rio.


setelah menghubungi Rio ,Aksa langsung memesan makan siang untuk dirinya dan Lily namun setelah itu terdengar pintu terbuka dan menyembulkan kepala Lily.


"kenapa Li."ucap Aksa binggung


"itu kak anu aku mau minta tolong."ucap Lily ragu.


"minta tolong apa Li."ucap Aksa melangkah menuju Lily

__ADS_1


"itu aku ga bisa membuka resleting gaun ini,apa kakak bisa membuka nya."ucap Lily membuka pintu lebar


"baiklah sini hadap belakang Li biar kakak bisa membukanya gampang."ucap Aksa yang sekarang di depanya ada punggung Lily


Tak lama kemudian terdengar suara resleting kebuka dan Aksa hanya bisa menahan nafasnya setelah dia di suguhkan dengan punggung halus milik Lily.


"kenapa tadi pake brokat."ucap Aksa yang masih membuka resleting


"oh itu di beri oleh Abang tadi pagi gaun ini tidak bisa di tutup."ucap Lily merasa dingin punggung nya.


"kenapa ga bisa di tutup."ucap Aksa binggung


"itu karena dada ku ini yang tiba-tiba membesar."ucap Lily dengan semburan pipi memerah


"loh bukanya kemarin sudah di perbaiki oleh mba Rita."ucap Aksa


"tidak tau kak tetap saja dada ku banyak keluar."ucap Lily masuk ke dalam kamar mandi tanpa tau saat ini Aksa memikirkan yang tidak-tidak terhadap Lily.


"dasar Lily malam pergi gitu saja."ucap Aksa menatap pintu kamar mandi yang tertutup.


Berbeda keadaan lily yang sedang bahagia saat ini Naya sedang gusar setelah dia ingat sudah telat datang bulan.


"ya tuhan jangan sekarang dulu."ucap Naya di dalam kamar mandi sedang mengecek alat tespack.


"sebentar mas aku kebelet."ucap Naya teriak dari dalam


"aku tunggu di bawah nay."ucap kaivan pergi menuju ruangan keluarga Narendra yang saat ini akan menuju tempat resepsi Lily yang lumayan jauh


"loh kaivan di mana Naya."ucap papi Nathan yang sedang duduk di sebelah dad Marvel


"sedangkan di kamar mandi pih, kemarin dia makan yang pedas."ucap kaivan


"sejak kapan tuh anak suka pedes."ucap mom binggung


Tak lama Naya datang menuju keluarga mereka yang sedang kumpul.


"sudah siap nay."ucap dad menatap wajah Naya


"sudah dad maaf ya membuat lama."ucap Naya tanpa menatap mereka


"yasudah kita berangkat sekarang saja takut macet."ucap opa


Mereka pun berjalan menuju mobil yang akan membawa pergi menuju resepsi pernikahan Lily dan Aksa,namun ada satu orang yang sedari tadi menatap wajah Naya.


"bang aku semobil dengan Abang saja ya aku malas menyetir."ucap Gavin gelisah dan untung nya di iyakan oleh areez.

__ADS_1


Balik lagi ke pasangan pengantin yang saat ini menikmati makan siang mereka di balkon dengan pemandangan gunung dan pepohonan yang asri.


"kakak tau tempat ini dari mana."ucap Lily yang asik makan sambil melihat pemandangan


"dari teman Li, kenapa kamu suka."ucap Aksa menatap Lily


"suka sekali apalagi di sini masih banyak pepohonan yang asri."ucap Lily menatap wajah Aksa.


"syukur lah kalo kamu suka, ayo Li kita masuk ke dalam kamar kamu harus tidur cepat."ucap Aksa


"kenapa tidur."ucap Lily cemas


"hei kenapa muka kamu cemas gitu sayang."ucap Aksa jongkok di depan Lily dan menatap wajah Lily.


"kakak tidak akan melakukan itu kan."ucap Lily ragu


"melakukan apa sayang."ucap Aksa menyentuh muka Lily, sebenarnya aksa tau maksud Lily namun Aksa akan menggoda Lily.


"itu kak malam pertama."ucap Lily yang sekarang menatap mata hitam pekat Aksa


"malam pertama apaan Li, sekarang aja masih siang lagian kan kita sudah pernah malam pertama harus buka malam pertama dong."ucap Aksa yang sedang mukanya mendekati muka Lily


"lalu apa kak kalo buka malam pertama."ucap Lily


"siang pertama sayang."ucap Aksa lalu mencium bibir Lily dengan buas seakan bibir Lily permen yang sangat enak untuk di isap.


"kak."ucap Lily disela ciuman dan tangan Lily memukul dada bidang Aksa saat di rasa kehabisan nafas


Aksa pun melepaskan ciuman mereka di rasa karena Lily kehabisan nafas nya.


"kak kenapa ga bilang dulu sih kan kaget."ucap Lily dengan nafas tersengal


"sorry sayang bibir kamu sangat menggoda sih untuk di makan."ucap Aksa menatap bibir Lily yang membengkak


"kasih kok kan kita sudah sah."ucap Lily menatap wajah Aksa


"sudah kita masuk kamar untuk istirahat,nanti malam kita harus banyak tenaga untuk menyambut banyak tamu yang datang."ucap Aksa yang tiba-tiba mengendong Lily


"kakak kaget tau."ucap Lily memukul punggung Aksa yang saat ini Lily di gendong dengan gaya pengantin.


Saat sudah masuk kamar Aksa pun meletakkan Lily di atas kasur dan lalu Aksa pun tidur di sebelah Lily dengan menyelimuti badan mereka.


"sini Li kakak peluk."ucap Aksa memeluk Lily


Lily pun hanya pasrah dan tak lama tertidur nyenyak di dalam pelukan sang suami, di susul Aksa yang tertidur setelah mengecup kening Lily.

__ADS_1


__ADS_2