Bodyguard Ku Suami Ku

Bodyguard Ku Suami Ku
gaun pengantin Lily


__ADS_3

Hari berlalu begitu cepat, Lily tidak menyangka dalam beberapa hari lagi dia resmi menjadi seorang istri dari Aksa Gabriel Gutama.


"Li makan dulu nanti siang akan ada yang datang membawa gaun pengantin."ucap mom memberikan ayam bakar kesukaan Lily semenjak Lily hamil.


"thanks mom."ucap Lily memakan ayam bakar nya


"kamu ada yang di inginkan lagi ga Li mumpung Naya akan kemari membawa beberapa kue."ucap mom yang duduk di samping lily


"kakak akan kemari mom adik kalau begitu aku ingin rainbow cake buatan kakak mom."ucap Lily


"baiklah nanti mom hubungi kakak mu."ucap mom


Tak lama terdengar suara langkah kaki yang memasuki ruangan makan.


"halo semuanya."ucap areez yang mencium pipi Lily dan mom


"sayang kamu pulang cepat."ucap mom memeluk sang anak


"iya mom kerjaan di sana cepat di hendel."ucap areez


"bagaimana dengan adik kakak yang sibuk dengan makanan nya ini."ucap areez menatap Lily


"aku baik bang."ucap Lily yang masih sungkan


"sudah areez kamu istirahat dulu sana nanti kita akan makan siang bersama."ucapan mom yang dilaksanakan areez menuju kamar nya


"mom aku ingin ayam lagi."ucap Lily setelah menghabiskan dua potong ayam bakar.


"kamu kenapa jadi doyan ayam bakar Li bukanya dulu kamu tidak suka."ucap mom heran


"entah mom semenjak hamil aku suka makanan yang berbakar."ucap Lily yang melanjutkan makannya


Tak lama kemudian terdengar suara Naya yang memasuki ruangan makan setelah di beri tahu oleh pelayan.


"hai mom Li."ucap Naya meletakkan paper bag yang berisi cake di atas meja makan


"sayang mom kangen."ucap mom memeluk Naya


"Naya juga mom kangen sekali."ucap Naya membalas pelukan


"bagaimana kamu sehat kenapa sekarang jarang main ke sini,apa kamu lupa kami masih hidup."ucap mom


"bukan lupa mom, emang beberapa hari ini aku sibuk membuat order kue."ucap Naya


"iya kak kenapa jarang sekali kemarin aku kan kangen apalagi ponakan kakak ini."ucap Lily mengelus perut yang masih datar

__ADS_1


"ya ampun maafkan aunty cantik mu ini ya sayang."ucap Naya yang mengelus perut Lily


"baiklah kami maafkan dengan dua rainbow cake."ucap Lily menatap beberapa cake yang di keluarkan oleh mom


"dasar bumil satu ini."ucap Naya dan memberikan cake yang ingin Lily makan.


Setelah itu hanya terdengar suara obrolan para wanita narendra yang membahas tentang pernikahan Lily dan seputar fashion yang akhir ini banyak sekali Baru.


Saat asiknya mengobrol Lily izin pamit ke kamar Lily merasa ngantuk setelah memakan ayam dan beberapa cake yang super enak,lalu mom dan Naya membuat beberapa masakan untuk nanti siang.


Makan siang pun tiba yang hanya di hadiri oleh mom, areez dan Naya saja soal Lily yang saat ini malah tertidur pulas di kamar nya Dan dad berserta Gavin masih berada di kantor.


"makan yang banyak sayang mom liat kamu kurusan apa kamu diet."ucap mom meletakkan sayur kangkung ke piring Naya


"engga mom aku tidak diet mungkin efek beberapa hari membuat cake dan membuat resep baru."ucap Naya menyakinkan


"syukur lah mom ga suka ya kamu diet kaya dulu itu apalagi sekarang kamu sudah memiliki suami yang artinya kamu harus sehat melayani suami kamu dan jangan mudah stres."ucap mom


"iya mom tenang saja aku saat ini menikmati peran ku menjadi suami mas kaivan."ucap Naya lagi


"tidak ada yang membicarakan tentang momongan kan sayang,mom hanya ingin kamu menjalani pernikahan dengan nyaman tanpa ada tekanan."ucap mom lagi


"tidak mom aku kan sudah beritahu kalo saat ini aku ingin menikmati hidup berduaan dengan mas kaivan dulu mom sampai mas kaivan tidak terlalu sibuk dengan operasi nya saat ini."ucap Naya


"makasih mom."ucap Naya membalas senyuman manis tanpa Naya tau sedari tadi areez mengamati gerak-gerik Naya sampai senyum palsu Naya.


Setelah makan siang beres mom dan Naya pun menunggu orang yang mengirim gaun pengantin Lily,hingga rombongan butik milik desainer terkenal yaitu Rita gold datang.


"selamat datang mba Rita di kediaman Narendra."ucap mom menyambut pembuat gaun dengan bercipika-cipiki


"halo nyonya narendra senang bertemu dengan anda."ucap mba Rita


"hai Naya kita bertemu lagi."ucap Rita


"hai mba Rita senang bertemu lagi juga, silahkan duduk biar saya panggil kan adik saya dulu ya."ucap Naya lalu izin kepada mom yang akan memasuki kamar Lily di lantai dua


"Li bangun sayang."ucap Naya mengelus rambut Lily


"iya kenapa kak."ucap Lily membuka matanya


"bangun lalu cuci muka mba Rita sudah datang untuk memfinish kan gaun pengantin mu."ucap Naya membantu Lily bangun


"baik kak."ucap Lily masuk ke dalam kamar mandi untuk membasuh muka


Mereka pun keluar dari kamar untuk menuju ruang tamu yang sudah berada beberapa orang yang sedang mengeluarkan gaun pengantin dan gaun milik mom dan Naya.

__ADS_1


"sini sayang kita ukur dulu badan kamu lagi."ucap Mba Rita


"baik mba Rita."ucap Lily menuju gaun nya


"mba jangan di kecilkan lagi gaunnya."ucap mom


"tenang saja nyonya saya sudah di beri tahu oleh tuan Aksa akan hal itu."ucap mba Rita tersenyum


"bagaimana Lily apa terlalu ketat."ucap Naya


"tidak kak hanya saja bagian dada ku mengapa mengecil jadi tidak muat ini."ucap Lily menunjuk dada yang mulai padat efek hormon hamil


"tenang saja nona Lily akan saya benarkan lagi, tetapi semuanya okei kan."ucap mba Rita


"semuanya pas mba dan aku suka dengan gaun ini yang desain nya cantik."ucap Lily tersenyum


"syukur lah kalo nona Suka kalo begitu besok saya kirim lagi gaun ini yang rencananya mau saya rombak bagian dada nya saja."ucap Mba Rita kepada mereka bertiga.


"baik makasih Rita saya pun suka dengan gaun ini."ucap mom mengangkat gaun nya


"sama-sama nyonya kalo begitu saya pamit pergi."ucap mba Rita di ikuti oleh karyawan nya


"hati-hati di jalan semuanya."ucap Naya mengantar mereka sampai teras.


Setelah menaiki mobilnya mba Rita pun menghubungi tuan Aksa.


"selamat siang tuan."ucap Rita


"siang Rita bagaimana dengan gaun nya apa mereka suka."ucap Aksa yang saat ini membaca laporan keuangan


"mereka suka tuan namun gaun nona Lily harus di revisi di bagian dada nya tuan."ucap Rita


"kenapa Rita."ucap Aksa bingung


"lingkar dada nona maaf tuan membesar dan jadinya tidak muat di gaun nya."ucap Rita


"baiklah lakukan dengan baik dan saat ini mama saya sedang menunggu gaun nya yang akan kami kirim."ucap Aksa mulai tidak konsen


"baik tuan saat ini saya menuju kediaman Gutama."ucap Rita


"baik kalo thanks Rita."ucap Aksa lalu mematikan telepon nya.


Aksa saat ini malah terbayang apa yang di bicarakan Rita bahwa dada Lily mulai membesar, sebenarnya itu hal normal saat hamil namu karena itu Aksa tidak bisa fokus lagi membaca deretan angka.


"sial aku butuh air dingin."ucap Aksa lalu bangkit menuju kamar mandi yang ingin menuntaskan sesuatu yang bangkit.

__ADS_1


__ADS_2