Bodyguard Ku Suami Ku

Bodyguard Ku Suami Ku
malam kejadian


__ADS_3

Di tempat party yang khusus di sediakan oleh pihak kapal dan hanya orang tertentu saja yang bisa masuk kedalamnya.


mereka pun telah sampai di tempat swimming party yang di sediakan oleh pihak kapal.sudah banyak orang yang mulai berdatangan ada yang sedang duduk di bar sambil minum,ada yang berjoget di dalam kolam berenang,ada juga yang berjoget sambil berciuman dengan pasangan nya.


" gila lumayan rame juga." ucap Mita


" eh gais mau kesan ga,tuh liat ada raka kita samperin yuk." ucap Luna


Mereka pun berjalan menuju spot bar yang ada di sana dan menghampiri Raka yang sedang minum Vodka sendiri.


" hai rak sendiri aja nih." ucap Mita


"eh akhirnya kalian datang juga ga tau gua dari tadi nunggu kalian." ucap Raka sambil minum


" sorry namanya juga cewe." ucap Luna yang duduk di dekat meja bar dan di ikuti oleh Mita dan Lily.


" kalian mau apa biar gua pesenin." ucap Raka


"gua wine aja lah kadar alkohol yang sedang aja gua ga mau mabuk cepat."ucap Mita


" wiski aja kadar alkohol rendah ya rak thanks." ucap Luna yang sambil memerhatikan sekitar


"gua softdrink aja rak." ucap Lily yang mulai tidak nyaman


" okei tunggu sebentar ya." ucap Raka


Setelah kepergian Raka datang lah Selena dan Laras dengan pakaian yang sangat sexy.


" hai gais,kalian datang juga ternyata." ucap Selena


" oh,iya dong kan kita di sini tamu ekslusif." ucap Luna nyolot


" kita boleh gabung kan." ucap Laras yang akan duduk


" yah boleh aja tapi jangan bikin rusuh aja." ucap mita


tidak lama kemudian datanglah Raka dengan membawa minuman untuk mereka.


" eh Selena Laras datang juga kalian." ucap Raka yang sambil menaruh minuman di meja


"iya nih dari pada sumpek di kamar mulu." ucap Laras sambil meminum wine yang dia bawa dari tadi.


" okei deh kita haru have fun ya girl." ucap Raka yang sedang menarik perhatian mereka sampai mereka tidak sadar ada seseorang yang sudah berulah.


Selena dengan langkah yang pasti dia mendekati Lily yang sedang mengobrol dengan teman nya sampai tidak tau rencana licik Selena yang memasukkan obat perangsang ke dalam minuman Lily.


" kalo begitu kita chers untuk kesenangan kita ini." ucap Selena yang mengangkat gelas yang beri Vodka.


" chers." ucap semua orang tanpa tau ada seseorang tersenyum licik saat melihat Lily.


Di tempat lain ada seseorang dengan perasaan tidak enak nya.

__ADS_1


" Rio,saya akan ke kamar luna ingin mengecek keadaan di sana kamu mau ikut." ucap Aksa yang sudah akan keluar dari kamar


" saya ikut tuan,dari pada sendirian di sini." ucap Rio yang menyusul Aksa.


Setelah melewati lorong kamar dan turun menggunakan lift akhirnya mereka sampai di depan kamar luna.


" tingtong." bunyi bel yang Aksa pencet hingga beberapa kali.


" Rio kamu lacak lokasi Lily di mana,saya akan menelepon itu anak dulu." ucap Aksa yang menelpon Lily namun tidak di angkat


" tuan,nona Lily berapa di kolam berenang." ucap Rio yang ragu-ragu


" untuk apa anak itu ke sana malam-malam begini." ucap Aksa penasaran


" kalo ga salah di tempat itu sedeng mengadakan acara swimming party tuan." ucap Rio yang langsung melihat perubahan muka Aksa


" ****, bisa-bisanya mereka berbohong kepada ku."ucap Aksa yang pergi ke tempat party


" tuan tunggu anda harus tenang." ucap Rio yang menyusul Aksa


Rio pun hanya bisa mengikuti Aksa dari belakang dia tidak berani menatap sang tuan yang sedang emosi.sesampainya di tempat party mereka di suguhkan dengan pemandangan yang tidak baik,lihat saja ada yang terang-terangan akan bercinta di dalam kolam renang,ada sedang ciuman dan ada yang sudah mabuk sampai hampir melepaskan bikini yang di pakai.


Aksa dan Rio pun berkerja sama dengan berpencar mencari Lily di setia sudut party


" Rio kalo kamu ketemu telepon saya." ucap Aksa yang akan mengarah ke daerah bar


" baik tuan saya akan menulusuri daerah dekat kolam." ucap Rio


" bagus ya udah mulai bisa bohong." ucap Aksa yang menatap tajam Lily


"kak Aksa kok di sini." ucap Lily gugup


" pulang Lily atau kamu akan saya hukum." ucap Aksa yang membentak


"tapi kak aku baru---" ucap Lily terpotong


" udah mulai berani ya kamu." ucap Aksa yang menarik tangan Lily dan akan membawa pergi


" kak Aksa jangan marahin Lily,ini juga salah kami yang mengajak Lily." ucap Luna yang kasian melihat Lily di marahin


"diam kalian semua,kalian akan mendapatkan hukuman juga karena sudah membohongi saya." ucap Aksa yang akan membawa Lily


"Rio urus mereka semua." ucap Aksa yang melihat Rio mendekati mereka


"baik tuan."ucap Rio pasrah


dan di satu sisi ada seseorang yang panik akan rencananya akan gagal membuat Lily malu dan sedih.


"kalian semuanya bikin macan bangun saja." ucap Rio


"kak Rio, Lily baik-baik aja kan." ucap mita yang sedari tadi melihat Lily yang di bawa oleh Aksa

__ADS_1


"saya tidak tau,ya sudah kalian bubar saja biar besok saja di interogasi nya sekarang kalian istirahat." ucap Rio yang akan menyusul Aksa


§§§§


Di tempat lain ada Aksa yang dengan emosi yang meledak sedeng menyeret tangan Lily


" kak aku minta maaf." ucap Lily


" masuk." ucap Aksa yang langsung membanting pintu dan menguncinya


" kak aku cuma penasaran aja ada apa saja di saja ." ucap Lily dengan mata berkaca-kaca


"kamu itu sudah mulai membangkang ya kam---." ucap Aksa terputus saat melihat keadaan lily yang seperti kepanasan


" kak kok panas ya,apa AC nya rusak." ucap Lily yang mendekati ac dan tidak sadar hampir membuka baju.


" Lily kamu kenapa." ucap Aksa yang menyentuh muka Lily yang mengeluarkan keringat


" ga tau kak kenapa panas sekali." ucap Lily yang berkeringat


" ****, Lily kamu tadi makan apa minum." ucap Aksa yang sudah menduga dengan keadaan lily


"cuma minum softdrink kak." ucap Lily yang akan mendaki bibir Aksa


"Lily apa-apaan kamu."ucap Aksa yang akan menghindar


"kak panas ga kuat." ucap Lily yang memeluk Aksa dengan bibir mencium leher Aksa


"Lily kamu ga bole---." ucap Aksa terpotong dengan serangan mendadak bibir Lily.


"kak aku kepanasan tapi kenapa kalo di sentuh sudah menghilang." ucap Lily yang melepaskan pungutan liar bibir mereka dan meletakan tangannya ke leher Aksa


" kak tolong." ucap Lily dengan kurang ajarnya membuka kancing kemeja Aksa.


" brengsek,kamu duluan yang minta li.jangan minta berhenti di tengah jalan." ucap Aksa


" kak." ucap Lily yang menggeliat melihat aksi Aksa yang sedang mencium leher Lily sampai membuat kiss Mark di seluruh tubuh Lily.


" ingat Li kamu yang minta dan aku akan tanggung jawab."ucap Aksa yang masih mencium leher dan dada Lily.


" sakit kak." ucap Lily yang menangis dan mencakar punggung Aksa yang tanpa aba-aba menghentakkan masuk ke dalam pusat Lily.


"tahan sayang,nanti sakitnya hilang." ucap Aksa yang menghapus air mata Lily dan mencium seluruh muka Lily.


" kak aku." ucap Lily terengah-engah


" bersama sayang."ucap Aksa yang melepaskan pelepasan mereka secara bersama.


"apa masih sakit." ucap Aksa yang sudah ada di sebelah Lily


"aku ingin lagi Li." ucap Aksa yang naik ke atas Lily dan menghentakkan kembali persatuan mereka Sampai pagi.

__ADS_1


"love you Li." ucap Aksa yang sudah selesai dengan kegiatan mereka dan mencium wajah Lily dan menyelimuti lily. Mereka pun tertidur pulas dengan berpelukan tanpa mereka sadari ada yang memberi tahukan kejadian ini.


__ADS_2