
Hari pun mulai berganti,di suatu kamar ada seseorang yang masih nyaman dengan tidurnya walaupun cahaya matahari mulai tampak dari celah gorden yang ada di kamar.
" Lily bangun sudah pagi nanti kamu telat sarapan." ucap Aksa yang sedang membangun kan Lily.
" 5 menit lagi kak aku masih mengantuk." ucap Lily yang masih tidur.
" okei, kakak siapkan air mandi buat kamu dulu." ucap Aksa yang memasuki kamar mandi Lily.
Setelah menyiapkan keperluan mandi Lily,Aksa pun keluar dari kamar mandi dan membangun kan Lily kembali.
" Li udah sana mandi, kakak tunggu di luar." ucap Aksa yang akan keluar dari kamar Lily.
" iyaa,kak." ucap lily yang sudah bangun dari tempat tidur dan akan masuk ke dalam kamar mandi.
Aksa pun menunggu Lily mandi hampir satu jam,selama menunggu Aksa selalu mengecek pekerjaan yang ada di perusahaan melalui handphone nya.
" kak aku sudah selesai." ucap Lily yang menghampiri Aksa di sofa.
" okei kita turun ke restoran untuk sarapan." ucap Aksa yang langsung berdiri dan membuka pintu kamar Lily menuju ke tempat restoran.
Di sepanjang jalan mereka berdua hanya saling diam,tidak ada obrolan selama menuju restoran.
Setelah sampai restoran yang di tuju Aksa pun mencari tempat duduk yang menghadap ke lautan dan memanggil waiters untuk memesan sarapan.
" ada yang bisa saya bantu tuan dan nona." ucap waiters perempuan
" aku ingin memesan nasi goreng dan nugget, kakak ingin pesan apa." ucap Lily yang tanpa membaca menu.
"saya pesan sandwich dan pasta carbonara saja dan jangan lupa dessert ya cake black forest satu."ucap Aksa
" minuman nya mau apa tuan dan nona." ucap waiters yang sudah mencatat pesanan
" Oren juicy dua dan air mineral dua saja, thanks you." ucap Lily.
" baik kalo begitu,tunggu sebentar ya tuan dan nona.kalo begitu saya pamit." ucap waiters
Setelah kepergian waiters mereka berdua tidak ada obrolan, masing-masing menyibukkan diri dengan Aksa yang masih mengecek pekerjaan dan Lily menatap lautan yang sangat luas dengan pikiran yang rumit.
" kak Aksa aku---." ucap lily terpotong karena pesanan mereka datang .
__ADS_1
" permisi tuan dan nona silakan menikmati sarapannya." ucap waiters yang sudah meletakkan makanan mereka ke meja
" baik, terima kasih." ucap lily
" baik nona,kalo anda ada tambahan silahkan memanggil saya lagi." ucap waiters yang akan meninggalkan meja mereka.
" baik thanks." ucap Aksa yang sudah memindahkan makanan ke depan Lily.
Mereka pun makan dengan tenang dan sesekali melihat pemandangan lautan yang ada di hadapan mereka.
" kak aku malam ini izin menginap di kamarnya Luna ya kak, please." ucap Lily kepada Aksa yang sudah selesai makan
"ngapain segala menginap kaya ga punya kamar aja kamu tuh Li." ucap Aksa sembari meletakkan cake black forest di hadapan Lily
" ya kan kita mau girls time kak,aku udah punya planning mau maskeran bersama nonton film barengan. Pokoknya aku mau nginep titik." ucap Lily dengan wajah cemberutnya
" hmm,okei tapi kamu jangan tidur terlalu malam ya." ucap Aksa yang membersihkan mulut Lily dengan tisu.
" okei janji ga boleh ingkar loh." ucap lily yang masih makan cake nya.
Aksa pun menjawab dengan Anggukan saja,Aksa tidak tau saja rencana di susun oleh Lily untuk mengikuti swimming party nanti malam.
Di kamarnya Lily langsung duduk di sofa yang ada di balkon sambil menghubungi para sahabatnya.
"gais kayanya kita malam bisa ikut acara party ." ucap Lily yang memberi tahukan di grup chat
" serius Li,kok bisa.lu pake mantar apa biar di bolehin." ucap Mita yang penasaran
" enak aja emang gua dukun apa.gua bilangnya mau nginap di kamar Luna." balas Lily santai.
"ehh kenapa nama gua kebawa nona Lily." balas Luna yang tidak terima
" yah mau gimana lagi,cuma itu cara yang ada di otak gua." balas Lily
"yaudah gpp lun kapan lagi Lily keluar malam tanpa pengawal setianya." balas Mita
"tapi kalo ketauan kalian bantuin jelasin loh." balas Luna dengan perasaan yang ga enaknya.
" tenang aja amat lun, lagian yang gua denger kak Aksa lagi sibuk dengan urusan perusahaan nya tau." balas Lily
__ADS_1
" okei kalau gitu,gimana kalau kita shopping beli baju buat nanti malam." ucap Mita
" boleh tuh,gimana Li,ikut ga." balas Luna
" okei gua siap-siap dulu ntar kita janjian di kafe kemarin aja ya." ucap Lily
" okei." balas Luna dan Mita kompak
Setelah itu Lily pun masuk ke dalam kamar untuk mengambil tas dan akan ke kamar Aksa untuk meminta izin.
" kak Aksa,aku minta izin mau shopping buat keperluan malam nanti boleh ya." ucap Lily yang langsung duduk di sebelah Aksa.
" belanja apa lagi Li bukanya semalam sudah." ucap Aksa yang masih fokus dengan memeriksa berkas perusahaan.
" ihhh beda tau kak.boleh ya kak." ucap Lily memohon
" okei,tapi jangan terlalu lama. Nanti kakak nyusul kalo kamu lama." ucap Aksa
" okei makasih kak Aksa tampan,kalo gitu kak Aksa dan kak Rio Lily pamit shopping dulu ya." ucap Lily yang langsung pergi keluar dari kamar Aksa.
Setelah Lily pergi keheningan pun muncul tapi tidak lama kemudian Rio bicara.
" kak Aksa tampan jadi gimana berkas pengajuan kerjasama ini." ucap Rio yang menggoda Aksa.
" Rio gaji kamu di potong bulan ini." ucap Aksa dengan wajah datar
" ya ampun tuan Aksa baperan mulu ih kaya cewe yang lagi pms." ucap Rio yang sudah ancang-ancang menghindar dari Aksa. Tidak lama kemudian terdengar lemparan sendal yang mengenai badan Rio.
" ampun tuan, bercanda doang." ucap Rio yang langsung mengambil sendal Aksa dan memberi kan kepada Aksa.
" Rio kerjakan sampai selesai,aku ingin menyusul Lily ke bawah." ucap Aksa yang bangkit dari sofa
" tapi tuan masih banyak yang harus di periksa. Ucap Rio yang pasrah
" ya itu derita kamu, sudahlah Deket dengan kamu bikin emosi mulu." ucap Aksa yang masuk ke kamar untuk mengambil jaketnya.
" nasib bawahan gini nih harus nurut mulu,bilang aja kalo ga bisa pisah dari pujaan hatinya.kalo suka ya bilang aja ntar kalo beneran di ambil orang nangis lagi." ucap Rio dengan bicara keras supaya Aksa mendengar apa yang dia bicarakan.
" Rio ingat harus beres sebelum saya kembali lagi, kalo begitu saya pergi." ucap Aksa yang keluar dari kamarnya menuju lift yang akan membawanya ke tempat pusat perbelanjaan yang ada di kapal pesiar.
__ADS_1