Bodyguard Ku Suami Ku

Bodyguard Ku Suami Ku
kepulangan Sagara


__ADS_3

Jam pun sudah menuju angka sembilan malam namu Lily masih tidur dengan nyenyak tanpa memikirkan suasana kediaman Narendra malam ini.


Saat ini di kediaman Narendra berlangsung sangat dingin sang dad dan anak pertama nya sedang adu mulut tentang Lily.


"dad kenapa Daddy masih izinkan Aksa dekat dengan Lily."ucap areez


"loh bang kan bagus adikmu masih ada yang jagain,dad jadi ga khawatir tentang adikmu."ucap dad Marvel


"dad harusnya pisahkan mereka berdua dulu dad."ucap areez


"kenapa harus di pisahkan bang."ucap dad bingung


"yah karena mereka kan bukan ga ikatan dad,masa mereka tinggal bareng sih dad."ucap areez yang berbohong kepada dad


"ya ampun bang kamu kaya ga kenal Aksa aja dad percaya Aksa ga bakal melakukan yang aneh ke adik mu."ucap dad tenang tanpa tau sebenarnya yang terjadi kepada anak bungsunya


"terserah dad aja lah Abang pusing."ucap areez yang meninggal kan ruang keluarga


"loh kok di tinggal sih bang,aneh banget Abang mu Gavin."ucap dad yang melihat kepergian areez ke lantai dua


"ga tau lah dad aku juga mau masuk kamar dulu dad, selamat istirahat dad."ucap Gavin


"iya kamu juga selamat istirahat."ucap dad yang masih di ruang keluarga


Sedangkan di kamar Gavin sendiri dia sedang menghubungi bawahannya yang menjaga Lily .


"bagaimana suasana di sana."ucap Gavin


"mereka tidak keluar semenjak datang tuan,hanya ada pesan antar makanan saja tuan."ucap bawahnya


"baiklah awasi terus mereka seperti aku mencium bau rencana licik Aksa."ucap Gavin


"baik tuan akan saya laksanakan."ucap bawahnya dan tak lama Gavin mematikan sambungan telepon.


Sedangkan di kediaman apartemen Aksa sekarang ini suasananya sangat tenang hanya ada suara deru nafas Lily yang tertidur pulas di kasur,sedangkan Akasa sedang memeriksa beberapa berkas yang di kirim oleh Rio lewat email.


Dua jam pun terlewati begitu cepat Aksa tidak sadar sudah memeriksa berkas selama itu,hingga kantuk tak tertahankan.

__ADS_1


"ya ampun kenapa jadi mengantuk gini."ucap Aksa yang menggosokkan matanya yang berair.


"seperti aku harus tidur cepat."ucap Aksa melangkah menuju kasur yang ada Lily.


tak lama Aksa pun tidur di sebelah Lily dengan bertelanjang dada kebiasaan nya kalo mau tidur dan memeluk Lily.


§§§§


Sedangkan di kediaman Gutama ada seseorang yang baru saja masuk ke dalam rumah dengan membawa kopernya menuju kamarnya.


"ya ampun masa sudah pada tidur aja,bukanya menyambut ku yang pulang ini."ucap Sagara adik Aksa yang hanya beda satu tahun itu,dia baru bisa pulang setelah mengurus masalah nya.


"akhirnya aku bisa merasakan kasur ku yang lam ku tinggalkan ini."ucap Sagara yang merebahkan tubuhnya di kasurnya


Tak lama terdengar panggilan telepon miliknya itu.


"yah ada apa Agus."ucap gara kepada bawahannya


"lapor tua Sagara saya ingin memberikan informasi kalo tuan Aksa dan nona Lily sejak sore tadi tidak keluar dari apartemen."ucap Agus


"dasar kak Aksa, baiklah gus sekarang kamu boleh pulang saja biar urusan ini di urus olehku saja."ucap Sagara


Setelah itu Sagara hanya bisa mengusap wajah dia binggung dengan permasalahan kakak nya kalo ini.


"dasar kak Aksa kalo suka ya langsung ikat saja jangan di diamkan saja."ucap Sagara bangun dari kasur dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan badannya setelah lama dalam perjalanan.


Pagi pun datang setelah tidur yang hampir lima jam saja Sagara pun turun menuju ke ruang makan untuk memberikan kejutan orang rumah.


"pagi semuanya."ucap Sagara ramah


"ya ampun anak Mama akhirnya pulang juga."ucap mama jingga dan memeluk Sagara dengan erat.


"mah udah pelukan nya kasian gara kejepit gitu."ucap papa Dave


"bilang aja papa cemburu kan kalo mama peluk aku." ucap Sagara yang terlepas dari pelukan nya lalu menuju sang papa


"ga tuh biasa aja." ucap papa yang memeluk Sagara juga

__ADS_1


"dasar papa bilang aja mau di peluk juga."ucap Kirana yang melihat sang kakak dengan papa nya .


"gara jangan kasih adikmu oleh-oleh."ucap papa yang melepaskan pelukan nya


"enak aja ga bisa gitu dong pa, kakak bawa yang aku minta kan."ucap Kirana kepada Sagara


"kamu itu bukanya sapa dulu malah minta oleh-oleh na."ucap Sagara binggung dengan kelakuan adiknya


"yah kakak kan udah ada di sini berarti sehat dong."ucap Kirana yang menghampiri Sagara dan memeluk nya


"tenang nanti kakak kasih kamu kok."ucap Sagara yang mengusap rambut adiknya


"asik makasih kakak tampan."ucap Kirana yang merayu Sagara


"ga mempan dek."ucap Sagara dengan ketawa kecil.


"sudah kalian ini kalo bertemu selalu berantem terus."ucap mama jingga


"sekarang waktunya makan dulu."ucap mama


setelah mendengarkan perintah sang penguasa rumah ini mereka pun makan dengan tenang sampai selesai hingga Sagara berbicara.


"pah di mana kakek dan kak Aksa kok tidak makan bersama."ucap Sagara binggung


"oh itu kakek mu sedang ada di malang dan kakak mu itu sedang ada di apartemen nya gara,coba kamu hubungi kakak mu itu."ucap papa


"baiklah nanti gara telpon kakak."ucap Sagara


"jangan telpon kamu ke apartemen nya aja gara sekalian bawa sarapan untuk kakak mu, sebentar mama siapkan dulu."ucap mama


"tapi kamu ga cape kan gara."ucap mama yang ingat kalo anaknya itu baru pulang


"engga mah lagian hari ini aku libur dulu mah, mau ketemu teman sekalian ngopi."ucap Sagara


"baiklah nak mama titip ya,kamu hati-hatilah di jalan."ucap mama yang menyerahkan sarapannya


"baiklah kalo begitu Sagara pamit dulu semua."ucap Sagara lalu keluar dari ruang makan menuju ke arah garasi mobil.

__ADS_1


Di dalam mobil Sagara sudah tidak sabar melihat kejutan yang akan kakaknya perlihatkan nanti.


Sedangkan di apartemen nya Aksa,mereka masih tertidur pulas tanpa tau sebentar lagi ada kejutan yang menanti mereka.dan entah kenapa kalo Aksa tidur sambil berpelukan dengan Lily dia sangat sulit bangun cepat rasanya Aksa selalu memeluk Lily yang kecil ini.


__ADS_2