Bodyguard Ku Suami Ku

Bodyguard Ku Suami Ku
babak belur kaivan


__ADS_3

"tok tok."suara ketukan pintu berasal dari Aksa yang akan memasuki ruangan sang papah.


"masuk Aksa."ucap papa Dave


"ada apa pah."ucap Aksa yang langsung duduk di sofa


"kamu sudah mendengar berita tentang Naya."ucap papa Dave yang sekarang duduk berhadapan dengan Aksa


"ya aku di beri tahu oleh Gavin pah,apa papa tahu di mana keberadaan Naya sekarang ini?."ucap Aksa


"hm ya papa tahu keberadaan Naya dan Marvel pun sudah tau namun dia masih menyembunyikan dari kita semua."ucap papa Dave


"kenapa pah bukannya bagus Naya sudah ketemu."ucap Aksa bingung


"ak mana ada sih orang tua yang rela anaknya di sakiti begitu apalagi sudah di berikan kepercayaan oleh kita selaku orang tua."ucap papa Dave dengan menarik nafas dalam-dalam seakan ada beban yang berat.


"lalu bagaimana keadaan kaivan saat ini dan juga keadaan mommy Diandra."ucap Aksa


"kacau apalagi setelah kemarin terbongkar kalo Naya pergi karena kaivan masih bertemu dengan mantan pacar nya sampai nyonya Diandra pingsan."ucap papa Dave yang sebenarnya kemarin ada di rumah kediaman Narendra


"pasti babak belur tuh anak pah."ucap Aksa prihatin sekaligus marah dengan kelakuan kaivan.


"bukan babak belur lagi Aksa,tapi hampir mati di pukul areez dan sekarang ada di rumah sakit."ucap papa


"masih ga habis pikir pah aku dengan kelakuan kaivan katanya cinta mati dengan Naya tapi malah di sakiti terus."ucap Aksa


"entah lah ak papa juga bingung,sudah sana kamu istirahat dulu nanti jadi ke kediaman Narendra."ucap papa

__ADS_1


"iya kasian Lily sudah kangen dengan keluarga nya dan siapa tau adanya Lily bisa membuat suasana tidak terlalu tegang."ucap Aksa


"baiklah jaga Lily jangan buat dia tambah stres Aksa dengan keadaan sekarang ini."ucap papa yang pergi keluar dan disusul Aksa keluar menuju kamarnya.


#flasback keadaan kediaman Narendra


Hari ini semua masih tegang dan di liputi kecemasan sampai hari ini mereka belum tau keberadaan Naya di mana dan sudah ada orang tua kaivan yang datang dari Australia saat mendengar Naya hilang.


"apa sudah ada kabar Marvel."ucap papi Jhonatan Orlando


"sial mereka juga belum ada kabar."ucap Marvel cemas


"sabar dad jangan marah terus kita harus pikirkan dengan kepala dingin."ucap Gavin


"ya kamu benar Gavin, kaivan apa masih belum ada kabar dari teman Naya ."ucap Marvel bertanya dengan mantunya


"belum ada dad."ucap kaivan yang cemas sekaligus bersalah.


"dad ga bisa tenang bang ini sudah tiga hari Naya tanpa kabar."ucap marvel setelah berbicara begitu tak lama Marvel dapat kiriman pesan dan beberapa foto kaivan dan Chintya.


"brengsek apa maksudnya ini kai."ucap Marvel marah sampai membanting handphone nya.


"kenapa dad."ucap Gavin mengambil handphone tersebut dan melihat foto itu.


"ada apa dad."ucap kaivan bingung


"jelaskan maksud dari foto itu kai."ucap Marvel menunjuk handphone nya yang sekarang di genggaman papi Jhonatan

__ADS_1


"kaivan jangan bilang kamu masih berhubungan dengan Chyntia."ucap Jhonatan marah


"jawab KAI."ucap areez tak kalah marah


"tidak aku hanya ingin menjelaskan saja tentang pernikahan ku ini,dan demi tuhan aku sudah tidak ada hubungannya dengan Chintya."ucap kaivan membela diri


"lalu ini apa kamu sampai mendatangi rumah nya kaivan."ucap Jhonatan marah


"bruk,bruk.brengsek."ucap areez yang sudah tidak menahan kesabaran nya.


"sudah areez berhenti dulu dad ingin tau penjelasan dari kaivan dulu."ucap marvel melerai pertikaian


"dad demi tuhan awalnya aku terpaksa menjalani pernikahan kami ini namun sekarang aku sadar telah menyakiti Naya selama ini aku hanya ingin memulai pernikahan kami dari awal lagi dad tanpa paksaan."ucap kaivan dengan sudut bibir mengeluarkan darah dan sebenarnya tadi malam kaivan menemukan sesuatu hal yang membuat dia merasa bersalah kepada Naya.


"dad tidak mau tau setelah Naya ketemu kalian harus bercerai."ucap dad Marvel lalu pergi meninggalkan mereka


"Pi jangan pisahkan aku dan Naya."ucap kaivan mendekati sang papi sambil menahan sakit


"kenapa kamu jadi bodoh kaivan,papi malu dengan kelakuan kamu ini."ucap Jhonatan


"maaf pih."ucap kaivan


"ikut papih KAI jangan."ucap Jhonatan pergi meninggalkan kediaman Narendra


"aku minta maaf pada kalian, kalian boleh memukuli ku tapi nanti setelah Naya ketemu."ucap kaivan dengan langkah tertatih menahan gilu di pukul areez.


Tak lama terdengar bahwa kaivan masuk rumah sakit dan seluruh badan babak belur dan kalian harus tau siapa yang membuat kaivan harus di rawat, siapa lagi kalo bukan sang papi sendiri yang dengan emosi memukul kaivan hingga tangan kiri nya retak dan harus di gips.

__ADS_1


kaivan tidak peduli dengan keadaan sekarang ini yang dia pikirkan adalah keberadaan Naya dan penemuan buku Naya yang isinya semua kejadian yang pernah Naya alami hingga perasaan Naya kepada nya.


"maafkan aku Naya,ku mohon pulang lah."ucap kaivan pilu dan saat ini dia sendiri di ruangan rumah sakit tidak ada yang menemani sekali pun sang papi yang keberadaan nya dia tidak tau setelah memukuli kai.


__ADS_2