
Setelah melakukan kegiatan yang menguras tenaga mereka pun tertidur dengan hanya memakai selembar selimut saja tanpa memakai pakaian, hingga Lily bangun pertama kali dan langsung melihat pemandangan dada Aksa yang terluka akibat ulahnya saat berhubungan.
"pasti bakal pedih saat terkena air."gumam Lily yang mengelus luka cakaran di dada sang suami.
"kau sudah bangun sayang."ucap Aksa dengan suara seraknya
"aku terbangun karena lapar."ucap Lily menatap sang suami
"baiklah kita harus makan biar aku siapkan dulu."ucap Aksa lalu mencium kening Lily dan beranjak dari tempat tidur menuju keluar kamar.
"sudah berapa jam di dalam pesawat ini."ucap Lily pelan lalu bangun menuju kamar mandi
Setelah itu Aksa pun datang dengan beberapa makanan yang aman untuk ibu hamil,Aksa pun meletakkan makanan mereka di meja.
"kak seperti nanti aku harus membeli bra baru lagi."ucap Lily yang keluar dari kamar mandi dan sudah rapih dengan gaun sederhana nya.
''kenapa lagi Li,apa ga muat lagi."ucap Aksa duduk di kursi
"iya aku jadi sesak."ucap Lily memegang dadanya sendiri
"sudah jangan dipegang terus kamu buat kakak ga fokus,lebih baik kita mulai makan."ucap Aksa dan dengan patuh Lily pun duduk di kursi nya.
"wow seperti enak."ucap Lily langsung memakan dengan terburu-buru
"pelan-pelan Li ga ada yang mau ambil makanan kamu sayang."ucap Aksa lalu mengusap sudut bibir Lily yang celemot
"berapa jam lagi kita landing kak."ucap Lily
"sepertinya lima jam lagi, kenapa apa sudah bosan."ucap Aksa menatap hangat sang istri
"iya aku sangat bosan."ucap Lily cemberut
"aku tau kamu pasti bosan makanya aku membawakan sesuatu."ucap Aksa yang berdiri menuju laci yang ada di kamar pesawat ini.
"apa itu kak."ucap Lily binggung dengan box sedang
"buka sendiri kamu pasti suka."ucap Aksa dengan senyum hangat
"baiklah sini aku akan buka."ucap Lily mengambil box tersebut lalu membuka tutup box yang isinya benang rajut berwarna merah dan biru.
"apakah kamu suka sayang."ucap Aksa menatap Lily
"suka terima kasih suamiku."ucap Lily yang masih menatap isi box
"apa Li, kakak ga denger kamu ngomong apa."ucap Aksa yang kaget akan ucapan Lily barusan.
"apa kak."ucap Lily dengan muka polos nya.
__ADS_1
"CK kamu bisa saja memainkan perasaan ku ini."ucap Aksa gemas lalu mencium pipi Lily yang mulai berisi.
"sana mandi kak aku ingin fokus merajut dulu."ucap Lily yang akan mulai merajut
"baiklah buatkan aku syal yang indah ya sayang."ucap Aksa lalu pergi menuju kamar mandi.
Sebenarnya Lily pun sudah akan membuat Aksa syal couple yang akan di gunakan saat berada di negara Swiss yang dingin.
Tak terasa waktu berlalu begitu cepat sampai akhirnya pesawat Aksa akan landing di negara tujuan mereka kali ini.
"silahkan tuan nyonya pesawat sudah mendarat dengan mulus,orang yang mengantar tuan sudah menunggu di luar."ucap pramugara tersebut .
"okei thanks Irwan,ayo Li kita ke luar dulu."ucap Aksa mengandeng tangan Lily menuju keluar dari pesawat pribadi mereka
"iya kak."ucap Lily
Tak lama mereka pun sudah berada di dekat mobil jemputan mereka yang di supiri oleh bawahan Sagara yang berada di negara Swiss dan ada beberapa mobil yang menjaga mereka selama di negara Swiss.
"selamat datang tuan nyonya di Swiss."ucap Carol.
"thanks Carol,apa semua aman."ucap Aksa menuju pengamanan selama mereka honeymoon.
"semuanya aman tuan silahkan masuk,kita akan menuju vila milik tuan Sagara."ucap Carol membukakan pintu mobil
"thanks you Carol."ucap Lily masuk dulu di susul Aksa .
"wow indah sekali kak pemandangan nya."ucap Lily menunjuk ladang yang hijau
"iya bagus sekali."ucap Aksa
"kak lihat ada domba dan ada yang kecilnya juga, mereka lucu sekali."ucap Lily menunjuk ladang yang terdapat segerombolan domba yang berbulu putih.
"Li lihat disana ada yang menaiki kuda."tunjuk Aksa
"iya seperti seru sekali naik kuda, tapi sayang aku sekarang tidak boleh menaiki kuda."ucap Lily sedih
"loh kenapa sayang."ucap Aksa bingung
"kakak ga lihat saat ini aku sedang membawa siapa."ucap Lily menunjuk perutnya sendiri
"ya ampun baby maaf papah sampai lupa sudah ada kamu."ucap Aksa meringis
"dasar papa sableng."ucap Lily kesal, bisa-bisanya Aksa melupakan anak mereka ini.
"sayang kamu tenang aja sampai kamu sudah lahiran akan aku ajak menaiki kuda sungguhan tapi sekarang ini kuda bohong dulu ya."ucap Aksa dengan senyum tengilnya
"kuda bohongan apa sih kak emang kita punya kuda apa."ucap Lily binggung
__ADS_1
"masa kamu lupa tadi kita bermain kuda loh di pesawat."ucap Aksa cengengesan
"dasar mesum."ucap Lily memukul tangan Aksa kencang
"mesum sama istri sendiri mah gapapa kali."ucap Aksa lalu membawa Lily ke dalam pelukannya.
Tak terasa mobil pun berhenti di sebuah villa yang besar dan di jaga ketat oleh beberapa orang.
"sudah sampai tuan nyonya."ucap Carol
"oke makasih Carol kalo begitu kami istirahat dulu biar besok saja kita pergi nya."ucap Aksa yang menggandeng tangan Lily menuju ke dalam vila.
"selamat datang tuan nyonya."ucap Rika kepala pelayan villa
"terima kasih tolong tunjukkan kamar kami."ucap Aksa masuk ke dalam vila
"mari ikuti saya tuan kamar anda ada di lantai dua."ucap Rika berjalan terlebih dahulu
"silahkan tuan nyonya masuk ke dalam kamar nya, apabila ada yang kurang cocok bisa beri tahu saya."ucap Rika
"wow bagus banget pemandangan nya."ucap Lily saat melihat pemandangan dari lantai dua.
"sudah Rika nanti kamu hanya meminta makan malam nya di bawa ke kamar saja kami tidak akan turun."ucap Aksa
"baik tuan akan saya siapkan."ucap Rika undur diri menuju dapur
"kak bagus sekali kamar ini seperti di pinterest yang estetik dan pemandangan hamparan rumput hijau dan beberapa bunga tulip yang indah ini."ucap Lily senang sekali
"ya kamu puas-puasin di sini setelah beberapa hari tinggal di vila ini kita menuju ke tempat lain."ucap Aksa yang akan ganti baju
"kemana kita akan pergi lagi Kak."ucap Lily penasaran
"nanti juga akan tau sayang cepat ganti baju yang lebih hangat lalu kita akan makan malam di balkon saja,apa kamu suka "ucap Aksa
"suka malahan aku ingin tidur di balkon saja kalo bisa."ucap Lily
"jangan aneh-aneh sayang nanti kamu masuk angin sini ganti dulu baru kamu bisa memandang sepuasnya."ucap Aksa yang memegang sweater rajut milik Lily.
"iya kak "ucap Lily menurut,tak lama ketukan pintu yang ternyata Rika membawakan makanan mereka.
"taruh di meja balkon saja Rika."ucap Aksa
"baik tuan."ucap Rika meletakkan makanan tersebut lalu undur diri.
"ayo kita makan lalu kita tidur lagi Li kakak ga mau sampai kamu kelelahan."ucap Aksa menuju balkon
"iya kak."ucap Lily duduk dengan tenang
__ADS_1
Mereka pun makan dengan tenang di temani pemandangan lapangan rumput dan bunga tulip jangan lupa dengan munculnya bintang dan bulan yang terlihat sangat jelas malam ini.