
Hari yang di tunggu pun tiba, saat Aksa sudah berada di depan altar gereja menunggu Lily datang dan gereja sudah di hiasi dengan bunga yang sangat cantik hingga para tamu yang menyaksikan pernikahan Aksa dan Lily takjub.
"ya tuhan lancarkan lah pemberkatan pernikahan anak kami."ucap mama jingga yang duduk di kursi jama'ah
"mah jangan terlalu tegang gitu."ucap papa Dave
"papah ga tau aja Mama cemas."ucap mama jingga
"cemas kenapa sih mah."ucap papa Dave
"entah lah pah."ucap mama jingga
Sedangkan di kediaman Narendra saat ini sudah sibuk sedari pagi hari untuk mendandani Lily yang kesusahan memakai gaun pengantin.,
"mom susu aku ga muat di gaun."ucap Lily akan menangis
"hei jangan menangis biar mom pasangkan."ucap mom
"memangnya kemarin tidak di coba lagi."ucap dad
"sudah dad tapi maklum saja hormon ibu hamil jadinya gini."ucap Naya yang membantu memegang gaun
"pakai ini saja."ucap areez yang tiba-tiba datang membawakan brokat yang cantik untuk menutupi bagian dada Lily.
"ya ampun Abang perhatian sekali."ucap mom mengambil brokat tersebut
"kok lu tau bakal kejadian kaya gini."ucap Gavin sedari tadi menatap Lily kesusahan.
"feeling aja dari kemarin kan cuma bagian itu saja yang bikin gaun Lily di rombak terus."ucap areez
"baiklah selesai semuanya ayo kita jalan ke altar."ucap Naya
"pengen sama dad."ucap Lily
"oh sayang dad,sini kita sudah telat datang."ucap dad mengandeng tangan Lily
Setelah itu mereka pun pergi menuju tempat pernikahan yang jaraknya cukup dekat dengan kediaman Narendra.
"jangan gugup sayang ada dad di samping mu."ucap dad menenangkan Lily
__ADS_1
"aku tidak ingin berpisah dengan dad."ucap Lily pelan
"sayang dengarkan dad,mau kamu sudah menikah pun kamu tetap putri dad tersayang.dad selalu ada untukmu sayang."ucap dad menatap Lily
"sudah kalian turun mom masuk duluan."ucap mom yang masuk ke dalam gereja
"sudah siap sayang."ucap dad mengandeng tangan Lily menuju altar
"sudah dad."ucap Lily degdegan tak lama pintu gereja pun terbuka membuat semua tamu memandang Lily yang sangat cantik dengan gaun pengantin nya dan di sebelah nya dad marvel yang gagah dengan jasnya.
Mereka pun berjalan menuju altar yang sudah terdapat Aksa yang sangat menawan di atas altar.
"Aksa dad serahkan Lily kepada mu jaga dia baik-baik,sayangi dia selalu."ucap dad Marvel menatap Aksa
"baik paman Aksa saya jaga Lily segenap hati Saya,saya berjanji tidak akan melukai hati dan tubuh Lily paman."ucap Aksa mengambil tangan Lily dari dad Marvel
Setelah itu dad Marvel pergi menuju kursi jama'ah lalu saat ini hanya ada Lily dan Aksa yang saling menatap satu sama lain,hingga suara pemuka.
"baik lah sudah tiba saat nya upacara pemberkatan pernikahan di mulai, apakah Aksa Gabriel Gutama dan Lily Anjani narendra sudah siap."ucap pemuka agama
"atas nama tuhan yang maha cinta kasih,di hadapan pendeta dan jama'ah sekalian, hari ini saya Aksa Gabriel Gutama mengumpulkan janji pernikahan dengan Lily Anjani narendra
menjadi istri saya,ibu anak kami,akan menghargai dan menjaga dari hari ini sampai selamanya, dalam keadaan sakit maupun sehat,dalam keadaan untung maupun kelimpahan,setia di samping mu menghormati dan menyayangi mu hingga mau memisahkan kita."janji Aksa kepada Lily
"baik silahkan nona Lily mengucapkan janji pernikahan."ucap pendeta
"atas nama tuhan yang maha cinta kasih,di hadapan pendeta dan jama'ah sekalian, hari ini saya Lily Anjani narendra mengumpulkan janji pernikahan dengan Aksa Gabriel Gutama
menjadi suami saya,ayah anak kami,akan menghargai dan menjaga dari hari ini sampai selamanya, dalam keadaan sakit maupun sehat,dalam keadaan untung maupun kelimpahan,setia di samping mu menghormati dan menyayangi mu hingga mau memisahkan kita."janji Lily lega
Dan membuat para jamaah berucap syukur setelah lancar nya pemberkatan pernikahan ini.
"saya resmikan kalian berdua sudah sah menjadi suami istri semoga pernikahan kalian langgeng hingga mau memisahkan kalian,dan tuan Aksa silahkan menyematkan cincin ke jari nona Lily dan setelah itu nona Lily menyematkan cincin kepada tuan Aksa yang melambangkan cinta kasih tuhan yang tidak berawal dan berakhir."ucap pendeta
Mereka pun memasang cincin di jari pasangan nya dan tak lama Aksa pun mengecup bibir Lily sekilas lalu terdengar suara tepukan tangan dari para tamu undangan yang hadir.
"apa kamu senang sayang."ucap Aksa menatap Lily yang sudah menjadi istri nya.
"kakak gimana tahu aku suka dengan dekorasi seperti ini."ucap Lily mengedarkan pandangannya ke penjuru gereja yang di isi bunga mawar yang cantik.
__ADS_1
"apa sih yang kakak ga tau tentang mu."ucap Aksa
"dasar sombong."ucap Lily cemberut
"tuan nona sekali lagi selamat sudah menjadi suami istri."ucap pendeta
"terima kasih pendeta sudah mau hadir pemberkatan pernikahan kita ini."ucap Aksa salam tangan kepada pendeta dan Lily hanya membalas senyum hangat pendeta
Tak lama sepasang suami istri baru menuju ke tempat para keluarga mereka.
"sayang selamat ya."ucap Oma memeluk Lily
"thanks Oma opa yang sudah hadir di pernikahan kami."ucap Aksa membalas pelukan opa
"akhirnya aku punya mantu cantik ini."ucap mama jingga memeluk Lily lalu memeluk Aksa
"selamat Aksa dan Lily."ucap papa Dave
"makasih mah pah."ucap Aksa
"ga nyangka putri mom sudah menikah ya dad."ucap mom
"iya mom perasaan baru kemarin dad ajarin naik sepeda deh mom."ucap dad Marvel
"dad mom thank you sudah merawat ku dengan baik selama ini."ucap Lily memeluk kedua orangtuanya
"ya ampun Li Jangan menangis sayang nanti makeup nya luntur."ucap mom menghapus air mata Lily
"Lily selamat ya sayang."ucap Naya bersama kaivan di sebelah
"makasih kak nay dan kak kaivan."ucap Lily
"sayang ku selama ya,kalo Aksa nakal bilang kepada kakak ya."ucap Gavin memeluk Lily
"ga akan ya Gavin."ucap Aksa
"Abang maaf ya sudah membuat Abang kecewa."ucap Lily menatap areez
"bukan kamu yang bikin Abang kecewa sayang tapi suami mu itu yang buat Abang marah,mana mungkin Abang marah kepada adik Abang cantik ini."ucap areez memeluk Lily
__ADS_1
"sudah kalian pulang dulu untuk nanti resepsi."ucap mom kepada mereka
"baiklah mom kami akan istirahat dulu."ucap Aksa mengandeng tangan Lily menuju mobil