Bodyguard Ku Suami Ku

Bodyguard Ku Suami Ku
lamaran yang tidak lancar


__ADS_3

"Aksa kamu sedang tidak bercanda kan."ucap Paman Marvel


"saya serius paman dengan apa yang saya ucapkan."ucap Aksa mantap


"kak Aksa apa-apaan sih datang ke sini segala mau lamar aku lagi, dad pokoknya aku nolak ya nikah sama kak Aksa."ucap Lily marah setelah dia tersadar dengan apa yang dia dengar.


"tenang dulu sayang kita bicarakan dengan baik-baik dulu."ucap mom menenangkan Lily


"saya melamar Lily dengan tujuan ingin bertanggung jawab juga paman."ucap Aksa menatap dad


"tunggu dulu ak, maksud nya apa.bertanggung jawab?."ucap papa Dave setelah sadar dari keterkejutan


"iya pah aku ingin bertanggung jawab apa yang aku lakukan kepada Lily saat di kapal pesiar dan beberapa hari yang lalu."ucap Aksa tegas tanpa rasa takut


"aku menolak dad kalo Lily menikah dengan si brengsek ini."ucap areez tak lama setelah berdiam diri menahan amarahnya.


"tunggu bang kita dengarkan penjelasannya dulu."ucap dad masih berpikir positif.


"paman maafkan saya setelah apa yang saya lakukan dengan Lily,saya telah merebut harta paling berharga yang Lily punya."ucap Aksa menunduk


"saya telah memperkosa Lily, maafkan saya paman."ucap Aksa berat setelah menjelaskan beban yang dia pikul selama ini.


Dan tak lama kemudian hanya terdengar teriakan dan tangisan hingga Marvel berjalan mendekati Aksa dan tanpa aba-aba memukul Aksa hingga mengeluarkan darah di pelipis nya.


"dad sudah dad."ucap mom yang ingin menambah Marvel yang masih asik memukul


"biarkan saja marvel memukul Aksa Dea."ucap Dave


Sedangkan Lily yang melihat Aksa dipukuli pun tidak tega hingga Lily mendekati areez dan dad yang sedang memukuli Aksa dan tak sengaja tangan areez mendorong Lily yang akan memisahkan mereka hingga Lily terjatuh di atas karpet.


"aw."ucap Lily yang terjatuh duduk.


"Lily!."ucap Aksa masih sadar meski badannya sakit semua saat dia melihat Lily jatuh


"brengsek apa yang kau lakukan."ucap Aksa yang menojok areez


Lily pun di bantu bangun oleh Naya yang ada di belakang namun kalah cepat oleh tangan Aksa yang mengendong Lily menuju mobil untuk menuju rumah sakit dan untuk nya Rio sudah stand by di depan teras seakan tau apa yang akan terjadi malam ini.


"Rio antar kami ke rumah sakit cepat."ucap Aksa membentak


"kak sakit."ucap Lily yang memegang perut nya.


"sabar sayang kita akan ke rumah sakit."ucap Aksa yang mengelus perut Lily,Aksa seakan lupa dengan rasa sakit di sekujur tubuh nya saat ini.


Sedangkan situasi di rumah Narendra sedang memanas lantaran amarah dad marvel.

__ADS_1


"brengsek saya suruh Aksa menjaga Lily bukan merusaknya Dave."ucap Marvel marah kepada Dave


"aku tau Marvel yang di lakukan Aksa sudah keterlaluan,aku minta maaf atas namanya."ucap Dave


"setelah ini aku tidak ingin melihat Aksa di sekitar keluarga ku Dave."ucap Marvel serius


"mohon maaf paman saya potong bukannya kita lebih baik menyusul mereka,aku hanya tidak ingin keponakan ku terluka."ucap Sagara datar menghadap areez yang masih marah.


"apa maksud mu gara."ucap mama yang sedari tadi menangis


"kita minta penjelasan nya yang bersangkutan,ayo mama ikut dengan ku."ucap Sagara menarik tangan mamanya menuju mobilnya


"dad jangan bilang Lily hamil."ucap mom menangis tak percaya dengan yang terjadi barusan


"dad belum tau mom lebih baik kita menyusul mereka saja."ucap Marvel di ikuti semuanya kecuali duo putra narendra yang masih berdiam


"Gavin kamu sudah tau apa yang terjadi belakangan ini."ucap areez menatap tajam adik kembarnya


"tidak bang selama Abang pergi dinas Lily ada di jangkauwan ku kecuali ketika dad mengizinkan dia menginap di apartemen Aksa."ucap Gavin pasrah akan di marahin


"brengsek kenapa kamu tidak bilang."ucap areez memukul pipi kanan Gavin


"aku merasa bersalah ketika melihat Lily kesakitan."ucap areez dengan muka sedih dan paniknya


"kita ke sana dulu bang,kita harus fokuskan dengan keadaan lily dulu."ucap Gavin mengajak areez pergi menuju Lily


Mereka pun menyusul pergi menuju rumah sakit yang di beritahu oleh bawahannya


§§§§


setelah melewati jalan yang cukup ramai Aksa keluar dari mobilnya dan membawa Lily ke dalam rumah sakit.


"sial di mana dokternya."ucap Aksa berteriak setelah meletakan Lily di kasur rumah sakit.


"tuan sebenarnya anda jangan berteriak, ingat kita sedang di rumah sakit."ucap Rio menenangkan Aksa yang panik melihat kondisi Lily


tak lama dokter pun datang ke ruangan Lily untuk memeriksa.


"tuan mohon maaf anda keluar sebentar."ucap perawat


"siapa kamu yang menyuruh saya keluar dari sini."ucap Aksa marah


"tuan benar sebaiknya kita tunggu di luar dulu saat ini dokter harus fokus memeriksa keadaan nona."ucap Rio menarik tangan Aksa


Setelah itu mereka hanya bisa berdiam diri di luar kamar periksa dengan perasaan cemas hingga keluarga mereka datang menyusul.

__ADS_1


" Aksa bagaimana keadaan lily saat ini."ucap mom menghadap Aksa.


"aku tidak tau aunty saat ini Lily masih di periksa dengan dokter."ucap Aksa lemah


"ya tuhan anakku."ucap mom lemah dan hampir jatuh untungnya ada dad di belakang mom


"Aksa kamu obati dulu luka mu."ucap Naya yang sedari tadi menatap Aksa.


"benar sayang obati luka mu dulu nanti bisa infeksi."ucap mama yang duduk di sebelah Aksa


"nanti saja mah setelah Lily sadar."ucap Aksa yang menatap pintu periksa Lily


Mereka pun menunggu dengan harap-harap cemas dengan keadaan lily. Hingga dokter pun keluar dari kamar Lily


"bagaimana keadaan lily dok."ucap Aksa yang langsung berdiri


"begini apa ada suami atau wakil keluarga yang bisa ikut saya ke ruangan saya."ucap dokter bernama Tika


"kenapa tidak di sini saja dok."ucap areez yang baru datang


"saya hanya ingin menjelaskan tentang privasi pasien."ucap dokter Tika


"saya daddy-nya dok."ucap Marvel cepat


"tidak saya calon suaminya dan papa yang di kandung."ucap Aksa tak kalah cepat


"baiklah anda berdua bisa ikuti saya."ucap dokter Tika yang di ikuti oleh Marvel dan Aksa .


Setelah mereka masuk dan di persilahkan duduk oleh dokter Tika. Mereka berdua pun mendengar kan penjelasan dengan serius.


"jadi begini tuan, keadaan nona saat ini sudah stabil dan tentang kandungannya untungnya nona jatuh tidak terlalu fatal terhadap kehamilan yang masih muda ini."ucap dokter Tika


"lalu apa saat ini Lily sudah sadar dokter."ucap Marvel


"saat ini nona Lily masih belum siuman tuan,saya memberikan obat tidur dan obat kuat untuk kandungan yang masih lemah."ucap dokter Tika


"syukurlah kalo mereka tidak kenapa-kenapa."ucap Aksa


"tuan saya beri tahu untuk kedepannya tentang keadaan nona Lily supaya nona tidak banyak pikiran dan itu bisa menyebabkan keguguran,saat di bulan pertama ini memang rawan keguguran apalagi nona sempat jatuh,saya sarankan nona bed rest sampai kandungan nya kuat."ucap dokter Tika


"baik dokter akan kami lakukan."ucap Marvel.


"kalo begitu kami pamit dokter,terima kasih."ucap Aksa pamit bersama Marvel


Saat keduanya keluar dari ruang dokter Tika paman Marvel pun berhenti menghadap Aksa.

__ADS_1


"Aksa kamu obati luka mu itu baru kamu bisa melihat Lily, jangan membantah."ucap Marvel lalu pergi duluan meninggalkan Aksa


__ADS_2