Bodyguard Ku Suami Ku

Bodyguard Ku Suami Ku
keluarga


__ADS_3

Di tempat kediaman Narendra, Lily hanya bisa berdiam diri di dalam kamar tanpa tau aja yang harus dia lakukan kedepannya.


"tok tok tok." suara pintu


"Li boleh kakak masuk." ucap orang yang ada di luar pintu


"iya masuk aja kak tidak di kunci kok." ucap Lily yang sedang duduk di sofa menghadap balkon


"adek kakak ini sudah pulang tapi kenapa tidak memberi tahun kakak." ucap Gavin yang masuk ke dalam dan menghampiri Lily


"sorry kak aku lupa dan hp ku low belum di cas." ucap lily dengan senyum andalannya


"dasar ya." ucap Gavin yang duduk di sebelah Lily


"Li kalo ada masalah apapun itu cerita ke kakak ya jangan di simpen sendirian, kakak seperti tidak berguna kalo begitu mah." ucap Gavin yang menghadap Lily


"iya kak tenang aja,lagian aku ga ada masalah apapun kok kak." ucap Lily yakin


"yaudah kalo gitu kita turun untuk makan malam kayanya kakak datar mu itu sudah pulang juga." ucap Gavin yang menarik tangan Lily dan membawa lily menuju meja makan yang sudah ada Abang pertama Lily siapa lag kalo bukan bang areez Darius Narendra sang pemimpin Narendra group yang menggantikan dad Marvel


"wah Abang udah duduk aja nih." ucap Lily


"hmm,kamu kenapa ga balas chat kakak." ucap areez


"sorry kak aku lupa cas hp ku lagian aku ga sempet buka hp." ucap Lily dengan muka melas


"dasar anak kecil." ucap areez yang mengacak rambut Lily


"ish kak jangan di acak rambut ku." ucap Lily


"sudah kalian ini yah ga tau tempat, sekarang kita makan dulu baru mengobrol setelah makan." ucap dad


Tak lama setelah makan mereka pun berkumpul di ruang keluarga dengan meminum teh dan kopi.


"jadi gimana healing nya Li." ucap Gavin yang sambil meminum kopi.

__ADS_1


"seru kak tapi aku tidak bisa berlama-lama jauh dengan dad soalnya kangen terus." ucap Lily dengan duduk di sebelah Marvel


"dasar kamu itu Li gimana nanti menikah kalo ga bisa jauh dengan dad mu itu."ucap mom yang tidak habis pikir dengan cara pikiran putri nya


"yah kalo aku mau honeymoon kan tinggal bawa dad aja,iya kan dad." ucap Lily langsung memeluk Marvel


" tidak boleh dad kan cuma punya mom seorang."ucap mom mengejek putri nya


"pelit sekali." ucap Lily cemberut


"asiknya di perebutkan oleh wanita cantik ." ucap dad Marvel yang sambil tertawa


Tanpa mereka sadari ada dua orang yang saling bertatap muka dengan berbicara dengan tatapan siapa lagi kalo bukan areez dan Gavin yang punya pemikiran yang sama tentang persoalan Lily di masa depan.


"oh iya hari Minggu Naya dan kaivan akan pulang honeymoon."ucap areez


"iya dad juga baru di kasih tau tadi kalo mereka akan ke sini." ucap dad yang sambil melihat wajah Lily


"kenapa dad melihat ku seperti ini."ucap Lily


"ya engga lah dad,aku baru sadar kalo cintaku itu cuma cinta monyet doang ke kak kaivan." ucap Lily serius setelah kejadian malam itu Lily sadar tentang perasaan nya itu.


"syukurlah dad lega kamu tenang aja sayang kalo ingin berkenalan dengan seorang pria biar dad kenalkan rekan dad yang lulus ujian." ucap dad sungguh


"dad tenang aja sekarang ini aku hanya ingin fokus belajar dan lulus cepat supaya aku bisa membuat kerja ku sendiri." ucap Lily


"baiklah dad dukung keputusan baik mu itu."ucap dad


"yasudah kalau gitu aku pergi tidur ya semua."ucap Lily yang memberi ciuman pipi kepada semua orang yang ada di ruangan itu.


"kalian yakin kan dengan ucapan adik kalian itu." ucap Marvel serius kepada areez dan Gavin


"dad tenang aja,aku yakin dengan Lily kok." Gavin serius


" baiklah kali gitu dad mom tidur dulu." ucap dad yang menggandeng tangan

__ADS_1


Setelah melihat dad dan mom mereka masuk kamar,mereka pun pergi ke kamar masing-masing yang ada di lantai dua.


§§§§


Sedangkan di kediaman Gutama sedang terjadi perang dingin antara Aksa dengan tamu yang tak di undang siapa lagi kalau bukan sang paman anak dari kakek Ben yang sudah meninggal lima tahun yang lalu.


"ada perlu apa sampai Dateng malam-malam begini Robert."ucap Dave


"aku hanya ingin bertemu Aksa,untuk membahas kerja sama antara Gutama grup dan Danupraja group di ambil alihkan ke tangan Andre saja."ucap paman Robert


"loh bukanya sudah ada kesepakatan kalo kerjasama ini yang memegang harus Aksa."ucap Dave dengan tampang menahan amarah


"tapi Dave,Andre lebih tau banyak tentang kerjasama ini." ucap Robert


"begini saja paman kita akan bikin proposal dan proposal yang di pilih akan menang mengambil alih kerjasama ini." ucap Aksa tenang


"baiklah paman setuju kali ini,kalo begitu Dave dan Aksa aku pergi dulu." ucap Robert yang keluar dari kediaman Gutama


"Aksa kenapa kamu mau meladeni paman kamu itu,kamu kan tau kalo orang kaya dia akan menjalankan dengan cara apa saja." ucap Dave yang memandang heran Aksa


"tenang saja pah,aku sudah menebak ini akan terjadi." ucap Aksa yang melangkah menuju tempat makan


Di tempat ruang makan sudah terdapat kakek,Kirana,dan mama jingga yang sedang menunggu papa Dave dan Aksa untuk makan malam bersama.


"jadi ada apa Robert datang kemari."ucap kakek yang telah menyelesaikan makan malam


"cuma masalah pekerjaan saja, kakek tenang aja jangan pikirin masalah perusahaan sekarang waktu nya kakek istirahat."ucap Aksa yang menenangkan William


"baiklah Aksa."ucap kakek


"Aksa gimana kabar adikmu,apa sudah kamu hubungi Sagara."ucap mama


"sudah ma,Sagara masih sibuk dengan pekerjaan nya ."ucap Aksa tenang


"syukurlah kalo gitu."ucap mama

__ADS_1


setelah selesai makan malam semuanya membubarkan diri ke dalam kamar masing-masing.


__ADS_2