Bodyguard Ku Suami Ku

Bodyguard Ku Suami Ku
makan malam dua keluarga


__ADS_3

Saat ini di kediaman Narendra sang nyonya Narendra sedang sibuk mengurus sajian makan untuk nanti malam.


"bibi tolong siapkan dengan rapi di meja makan saya akan akan mandi sebentar bi."ucap mom


"baik nyonya akan saya kerjakan."ucap bibi


Setelah itu mom pun berjalan menuju kamarnya dan dia melihat sang suami sedang santai di balkon kamarnya.


"loh dad kenapa belum siap, sebentar lagi mereka akan datang."ucap mom


"dad tinggal mengganti baju saja mom."ucap dad


"ya sudah kalo gitu dad,mom minta tolong liat kan Lily di kamarnya apa dia sudah siap."ucap mom yang akan memasuki kamar mandi


"okei mom dad akan ke Lily dulu."ucap dad Marvel yang bangun dari duduknya dan berjalan menuju kamar Lily yang terletak di pojok dekat dengan kamar Gavin


"tok tok tok."suara ketukan pintu


"Li ini dad sayang."ucap dad dan tak lama Lily pun membuka pintu kamar nya


"iya dad silahkan masuk."ucap Lily yang berjalan duluan dan duduk di pinggir kasur


"loh kok kamu belum siap-siap sayang,nanti kita akan kedatangan tamu loh."ucap dad yang mengelus rambut Lily


"dad bisa ga aku malam ini makan di kamar saja,aku malas sekali ke bawah nya."ucap Lily dengan muka melas


"ga bisa sayang semuanya harus makan bersama okei nanti dad tunggu di bawah sayang."ucap dad yang pamit keluar dari kamar Lily


"baiklah aku berganti dulu nanti aku nyusul dad."ucap Lily malas


"okei dad tunggu."ucap dad yang sudah akan keluar kamar


Setelah itu Lily pun berjalan menuju walk in closet untuk mengambil dress berwarna biru mudah bermotif bunga-bunga yang di belikan oleh Aksa tiga bulan yang lalu baru bisa dia pakai malam ini.


Sedangkan di kediaman Gutama saat sedang ribut masalah berpakaian yang malam ini Aksa pesan untuk malam ini.


"mah serius aku harus pakai baju warna biru muda ini, mama kan tau aku ga suka pakai baju yang cerah."ucap Kirana cemberut


"sudah kamu pakai saja yang sudah kakak mu belikan."ucap mama


"ya tapi kenapa harus cerah gini mana sekarang sudah malam mah."ucap Kirana


"sudah pakai saja dek,kamu cantik kok pakai baju selai warna monokrom."ucap Sagara merayu Sang adik


"kakak juga bisa-bisanya mau juga pakai baju samaan gini."ucap Kirana

__ADS_1


"sudah Kirana jangan bawel terus mama akan memanggil kakak kamu satu lagi."ucap mama jingga yang akan bangkit dari duduknya namun tidak jadi setelah melihat Aksa yang turun dari lantai atas.


"tuh orang nya mah."ucap Kirana


"sudah semua mah apa sudah siap semuanya."ucap Aksa menatap sang mama


"ak kita akan ngapain ke kediaman Narendra."ucap Kakek William yang sedari tadi diam


"kakek juga nanti tahu sendiri, baiklah kalo gitu kita berangkat."ucap Aksa


"iya takut mereka menunggu terlalu lama."ucap papa yang sedari tadi melihat gerak-gerik Aksa yang mencurigakan.


Setelah itu mereka pun pergi dengan Aksa yang membawa mobil sendiri di lanjut dengan Sagara dan Kirana yang semobil kemudian di mobil terakhir ada mama papa dan Kakek yang semobil.


Didalam mobil terakhir ada kakek yang mengajak bicara menantunya.


"jingga kamu tau apa yang akan di lakukan Aksa malam ini."ucap kakek William


"aku tidak tau pah,Aksa cuma minta kita untuk ikut saja."ucap mama jingga


"ya apa hanya perasaan ku saja melihat Aksa curiga."ucap William


"papa tenang saja Aksa tidak mungkin membuat masalah yang besar."ucap jingga yang menenangkan Wiliam


"semoga saja jingga."ucap William


Mobil Aksa pun sudah sampai duluan di gerbang kediaman Narendra dan tak lama gerbang pun terbuka oleh satpam.


Di dalam rumah Narendra seorang pelayan mengabari kalo keluarga Gutama sudah sampai di teras rumah.


"ayo mom kita sambut mereka ke depan."ucap sang dad menggandeng tangan mom


"baiklah dad kalian tunggu saja di sini."ucap mom kepada anak dan menantu yang sedang duduk di sofa ruang tamu.


"baik mom."ucap Naya


Tak lama dad dan mom pun menyambut mereka dengan hangat.


"halo tuan William sudah lama kita tidak berkumpul."sapa dad


"ya kita sudah lama tidak bertemu terakhir yang saya ingat setelah acara nikahan Naya."ucap William


"ya benar tuan, selamat malam."ucap mom


"selamat malam juga Deandra."sapa hangat William

__ADS_1


"oh hai Dave jingga apa kabar malam ini."ucap dad kepada teman seperjuangan nya.


"baik Marvel."ucap Dave yang memeluk hangat.


"baik Marvel,Dea apa kabar kita sudah lama tidak berbelanja bersama."ucap jingga dan memeluk Dea


"baik jingga."ucap Dea yang membalas pelukan


"oh kalian juga apa kabar."ucap dad kepada anak Dave dan jingga


"baik Paman."ucap Sagara


"ya ampun dad ngobrol nya di dalam saja tidak enak masa sambil berdiri."ucap mom Dea


"baiklah silahkan masuk semuanya."ucap dad mengajak mereka masuk.


setelah itu mereka pun masuk ke dalam ruang tamu yang sudah berada anak dan menantu narendra.


Mereka pun saling sapa menyapa dan tidak lama mereka pun menuju ruang makan.


"silahkan duduk tuan William."ucap dad Marvel membantu duduk


"terima kasih Marvel,oh iya Marvel aku tidak melihat kedua orang tua mu."ucap William


"mereka sedang berada di Jerman tuan."ucap Marvel


"silahkan semuanya jangan sungkan untuk makan."ucap William


Setelah itu mereka pun makan dengan obrolan ringan saja namun hanya Aksa dan Lily saja yang sedari tadi diam dan fokus makan.


namun Aksa sedari tadi mencuri pandang ke Lily yang di hadapannya, dia memperhatikan makan Lily yang sedikit dan tidak nafsu makan itu.


Hingga semua orang sudah selesai makan dan menuju ruang tamu yang sudah terdapat beberapa camilan dan minuman ringan.


"silahkan duduk."ucap dad


"jadi Aksa Paman ingin tau ada apa sampai kita berkumpul bersama."ucap dad tenang


"jadi begini paman, maksud saya membawa keluarga saya ingin melamar Lily menjadi istri saya."ucap Aksa tenang dan mengeluarkan kotak cincin di dalam saku jasnya.


Dan semua orang kaget dan tidak percaya dengan omongan Aksa barusan apalagi saat Aksa mengeluarkan cincin.


"maksud mu,kamu sedang melamar Lily."ucap paman marvel syok dan masih binggung


"iya paman saya ingin melamar anak paman dan saya meminta izin untuk menjadikan Lily menjadi istri saya."ucap Aksa dan tak lama beberapa pelayan membawa beberapa hantaran barang lamaran.

__ADS_1


Tak lama semua orang pun tersadar dengan keterkejutan nya .


__ADS_2