Bodyguard Ku Suami Ku

Bodyguard Ku Suami Ku
masalah hutang piutang


__ADS_3

Saat ini di toko bunga milik Chintya sudah akan tutup namun tiba-tiba ada seseorang masuk ke dalam padahal sudah Tia balikan papan tanda close atau tutup namun seperti pelanggan itu tidak membaca membaca.


"mohon maaf toko kami sedang tutup tuan."ucap Tia kepada pelanggan cowo memakai topi dan masker


"yah aku tau namun aku ke sini ingin berbicara dengan mu."ucap Sagara membuka masker nya


"kauu."ucap Tia kaget melihat wajah Sagara


"iya memang aku tampan sampai kau terpesona gitu."ucap gara dengan kepedean nya


"mau apa kau ke sini."ucap Tia


"bukan kau tapi gara dan kamu Chintya bisa di panggil Tia."ucap Sagara


"terserah ku dong,jadi mau apa anda kemarin."ucap Tia dengan malas


"tidak di sini bicara nya aku juga ingin makan malam,apa Tia sudah makan."ucap Sagara


"yah sudah."ucap Tia namun perutnya tidak berkompromi saat ini suara perut terdengar oleh gara.


"udah jangan malu lebih baik kita cari tempat makan yang enak aku tunggu di luar."ucap gara keluar dari toko bunga menuju mobilnya yang terparkir


"dasar tukang paksa."ucap Tia namun menuruti perintah Sagara menuju mobil setelah Tia mengunci tokonya.


"masuk Tia, duduk di depan jangan di belakang memangnya aku supir mu."ucap gara yang melihat Tia membuka pintu mobil belakang


"iya bawel."ucap Tia membuka pintu depan mobil.


Kemudian mereka pun berjalan menuju tempat makan yang di sekitar lokasi ini namun Tampa mereka sadari ada seseorang yang melihat kepergian mereka dengan amarah.


"sialan Tia jadi karena pria itu kau mengacungkan aku."ucap kaivan marah, sebelum ke sini dia mengantar Naya ke rumah dulu lalu dia ingin malam ini bertemu dengan Tia mantan pacar nya itu.Tapi apa yang dia liat sekarang ini malah membuat nya marah melihat Tia pergi bersama seorang pria yang memakai topi hitam.


"brengsek lebih baik mencari hiburan saja."ucap kaivan menuju club' malam yang sering dia kunjungi di saat penat sebelum dia menikah.


Kembali ke pasangan malam ini yang sedang mencari makan malam.


"Tia mau makan apa."ucap gara yang masih fokus menyetir sambil sesekali mencari restoran yang masih buka.


"terserah anda saja,saya ikut saja."ucap Tia yang sedang memandang jalanan

__ADS_1


"baiklah kalo begitu kita makan di restoran Sunda saja apa tidak apa-apa,saya sudah lama tidak makan di sana."ucap Sagara


"ya baiklah."ucap Tia


Setelah itu mereka menuju restoran Sunda yang sudah dari dulu gara makan di sini.


"turun Tia aku ingin memarkir mobil dulu."ucap gara


"baiklah."ucap Tia turun dan menunggu di depan restoran


"sudah kita masuk,kau boleh memesan apa saja."ucap gara membawa Tia memasuki restoran


"wow akhirnya ketemu sambel juga."ucap Tia yang senang melihat makanan favorit nya sambel


"kau suka sambel Tia."ucap gara sambil memilih beberapa makanan yang akan dia pesan


"ya aku sudah lama tidak memakan sambel Setelah sakit mungkin sudah hampir dua bulan aku tidak memakannya."ucap Tia mengambil ayam dan karedok leunca. Restoran Sunda ini bertema prasmanan jadi kita boleh ambil sendiri sesuai yang kita mau.


"pantas saja kamu senang sekali,mba es jeruk nya satu dan kamu Tia mau minum apa."ucap gara kepada Tia setelah dia menyerahkan makanan yang akan di olah terlebih dahulu kepada mba pelayan.


"air mineral saja,gara."ucap Tia


"baik kak di tunggu di mejanya nanti akan kami antar ke meja."ucap mba pelayan


"okei makasih."ucap Tia lalu pergi ke meja yang dekat kolam ikan


"kamu tidak mau makan di saung sana."ucap gara menunjuk saung yang berada di pojokan


"tidak di sini saja,lebih aman."ucap Tia jutek


"ya emang nya mau ngapain sih Tia."ucap gara terkekeh kecil


"entah lah."ucap Tia mengalihkan perhatian kepada kolam ikan


Tak lama makan mereka pun datang dan Tia pun sampai lupa dengan kesalnya saat melihat beberapa makanan yang menggugah selera.


"ayo kita makan dulu baru setelah selesai kita bicarakan."ucap gara


"baiklah gara."ucap Tia mengambil ayam goreng dan sambal dengan di tambah sayuran.

__ADS_1


Saat Tia makan dia tidak sadar sedang di tatap oleh gara,gara sendiri senang melihat cara makan Tia yang lahap tanpa malu-malu menambah makanan. selama ini gara sudah bertemu berbagai macam jenis perempuan ada yang agresif hingga malu-malu namun saat melihat Chintya.


"jadi ada apa tuan Sagara ingin bertemu saya."ucap Tia setelah menghabiskan makanan nya.


"Tia jangan terlalu formal gitu."ucap Sagara


"terserah saya lah."ucap Tia cemberut


"baiklah aku ingin kau ganti rugi mobil ku yang kau tabrak."ucap Sagara serius


"loh bukannya anda yang harusnya ganti rugi,kan anda duluan yang menabrak sepeda saya."ucap Tia binggung


"ya siapa suruh muncul tiba-tiba bikin kaget."ucap gara


"ya udah mau berapa."ucap Tia


"satu saja."ucap gara


"yaudah nanti ku transfer satu juta."ucap Tia yang tidak mau ribut lagi


"eh enak aja satu juta."ucap gara


"lah terus berapa sih."ucap Tia mulai kesal


"satu miliar Tia."ucap gara


"what mahal banget anda mau memeras saya ya."ucap Tia bangkit dari duduknya


"kau tidak tau saja Tia mobil ku hanya ada lima di dunia ini dan itu sangat mahal,kalo kamu tidak percaya lihat saja di internet."ucap Sagara dengan senyum smirk


"dasar cowok gila."umpat Tia kepada gara


"ya sudah kalo kamu masih kesal aku tidak peduli besok aku akan ke toko mu untuk membuat perjanjian pelunasan utang tersebut kamu mau bayar berapa pun yang penting harus lunas dengan menyicil juga boleh."ucap gara bangun


"tunggu akan ku pikirkan dulu tuan jangan seenaknya saja memutuskan secara sepihak."ucap Tia


"baiklah ya sudah kita pulang biar aku antar pulang ke rumah aku tidak ingin kamu kenapa-kenapa sebelum melunasi hutang mu kepada ku."ucap gara melangkah duluan menuju parkiran setelah dia membayar ke kasir.


"dasar pria gila."umpat Tia di dalam hatinya

__ADS_1


__ADS_2