
"Mungkin aku yang terlalu berharap dengan pernikahan ini mas,aku seharusnya sadar diri karena kamu hanya membantu ku tidak mencintai ku" isak Zizi di dalam kamar nya menangis sendiri.
Zizi memutuskan untuk pulang sendiri dia tidak bisa melihat Pras bersama perempuan lain,jujur Zizi sudah jatuh cinta pada suami siri nya ini.
"Tidak seharusnya aku memilih perasaan lebih" isak nya lagi
"Bodoh kamu Zizi....bodoh bisa-bisa nya di sakiti oleh adik dan kakak bergantian" lanjut nya berkomentar sendiri
"Ini yang di katakan istri tapi rasa simpanan, tidak bisa di pamerkan pada semua orang, tidak bisa di kenalkan pada semua orang,akan selamanya di kenalkan sebagai sekretaris" kesal Zizi membuang beberapa tisu bekas ingus nya.
"Tok....tok...."
"Zi.....Zizi buka pintu nya" Pinta Pras
Saat tau Zizi tak ada lagi dalam lokasi pesta Pras segera pulang untuk mencari Zizi.
"Zi....kamu kenapa?" tanya Pras lembut
"Aku tidak kenapa-kenapa,terus saja berpesta" pekik Zizi dari dalam kamar nya
"Zi,,buka dulu! aku tau Zi kalau kamu pasti kecewa dengan kejadian ini tapi setidaknya kamu hargai aku sebagai suami mu Zi,aku yang membawa mu ke pesta kenapa kamu harus pulang sendiri" ujar Pras dari luar,Pras masih berpikir kalau Zizi menangis karena Bara
"Goblok!!!! aku nangis karena kamu" ucap Zizi pelan
Zizi membuka pintu kamar nya dengan cemberut, Matanya terlihat sembab habis menangis.
Zizi berjalan menuju sofa dengan menghapus sisa air mata nya.
__ADS_1
"Zi...jangan begini! maaf kan mas yang sudah membawa mu ke pesta itu"ucap Pras
"Mas benar-benar minta maaf sudah memaksa mu"
"Benar ini semua salah kamu mas,salah kamu" pekik Zizi kesal
Pras memeluk tubuh Zizi yang sedang menangis mengisak
"Lepas, aku benci kamu mas!" tunjuk Zizi
"Zi...mas hanya ingin kamu move on dari Bara, tidak bermaksud apa-apa Zi"
Zizi ingin sekali menjambak rambut lelaki di hadapannya ini,Bara!!! terus saja Bara yang dia katakan padahal saat ini Zizi sedang menangis karena dia,kenapa tidak peka.
Zizi ingin berteriak mengatakan kalau saat ini bukan air mata karena Bara tapi Pras, lelaki yang sudah berhasil masuk dalam kehidupan nya, lelaki yang sudah berhasil mencuri hatinya tapi Zizi terlalu malu untuk mengatakan itu.
Zizi kembali lagi masuk ke dalam kamar.
****
Zizi melihat jam dinding kamar nya sudah pukul 7 pagi,dia tak peduli hari ini telat ke kantor kalau perlu dia tak ingin melihat wajah suami nya itu.
Zizi segera mandi dan bersiap dia membuka pintu kamar nya dan langsung ke atas meja makan,di sana sudah tersedia susu hangat dan nasi goreng seafood beserta selembar kertas.
"Kalau sudah bangun sarapan dulu,hari ini tidak usah ke kantor,maaf mas pergi tanpa pamit karena ada meeting penting pagi ini" pesan Pras
Zizi melirik jam tangannya masih pukul 7:30 ya hari ini Pras ada jadwal meeting dengan para staff direksi untuk kerja sama dengan perusahaan Asing.
Zizi segera memesan taksi online untuk berangkat ke kantor.
__ADS_1
Tok...tok....
ketukan pintu membuat semua mengarah pada Zizi yang baru datang
"Maaf saya telat" ujar Zizi langsung masuk ke ruangan rapat
Pras sedikit menarik sudut bibirnya melihat sang pujaan hati tidak apa-apa dan bisa masuk ke kantor.
Tapi Pras harus menahan kecewa karena Zizi duduk menjauh dari dirinya
Zizi tampak mengalihkan pandangannya dari Pras,dia lebih memilih melihat pada karyawan lain, terlihat sedikit berbeda dari biasanya, suasana pun menjadi lebih tegang.
Daniel berpikir kalau Zizi tengah marah pada keluarga Pras karena pernikahan Bara dan Arum, sudah jadi konsumsi publik jika Bara dan Zizi berpacaran tapi tiba-tiba menikah dengan Arum, otomatis Zizi di tinggal selingkuh.
"Mungkin rapat nya sampai di sini, jika ada pertanyaan lain saya berikan waktu lima menit" ucap Pras tapi semua nya diam karena melihat situasi yang tidak baik.
"Kalau tidak ada terima kasih dan selamat bekerja"
Zizi segera menarik kursi nya dan berjalan duluan meninggalkan ruangan dia tak ingin melihat wajah Pras hari ini.
Pras menatap Zizi yang sedang bekerja dari depan pintu ruangan nya, wanita ini sangat cantik,tak ada wanita yang mampu menggetarkan hati nya kecuali Zizi bahkan dengan mendiang istrinya dulu pun Pras tidak pernah merasakan jatuh cinta sebegini dalam nya.
__ADS_1
Zizi sibuk dengan pekerjaan nya sendiri,hati nya masih sangat kesal dengan Pras.